Penulis: admin
DISKOMINFOSANTIK BARTIM BELAJAR KE SLEMAN
Diskominfosantik – Yogyakarta. Tidak mau melewatkan kesempatan selagi berada di Sleman. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Barito Timur (Diskominfosantik), Drs. Dwi Aryanto beserta Kabid Penyelenggaraan E-Government, Marten Audian Dhanurseta, S.T., M.M., Kasi Pengembangan Aplikasi dan Layanan E-Government, Mapriyatno, S.Kom., M.Si., Kasi Infrastruktur dan Teknologi, Friscia Anthony, S.T., serta Kabid Pengembangan Kompetensi dan Penilaian Kinerja Aparatur Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Barito Timur (BKPSDM), Enrico Median Toni, S.Kom. mengunjungi Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sleman, sebagai tindak lanjut kegiatan hari senin (6/12) di BKPP Sleman.

Dalam kesempatan, selasa (7/12) itu, Diskominfosantik Kabupaten Barito Timur belajar banyak tentang Bisnis Proses Aplikasi Absensi ASN berbasis android dan SIM E-Kinerja yang dikembangkan sendiri oleh Diskominfo Kabupaten Sleman. Kami perlu belajar dari Diskominfo Kabupaten Sleman, untuk mencontoh bagaimana cara agar Aplikasi E-Kinerja dan Absensi ASN nantinya dapat digunakan secara sederhana namun efektif, ujar Dwi Aryanto.

Pada pertemuan itu juga, Diskominfo Kabupaten Sleman mendemontrasikan aplikasi E-Kinerja dan Absensi ASN yang mereka gunakan. Secara tampilan dan fungsionalitas sudah sangat mewakili kebutuhan dari Pemerintah Kabupaten Barito Timur (FA)
BUPATI BARTIM BESERTA JAJARAN KUNJUNGAN PEMBELAJARAN KE SLEMAN
Diskominfosantik – Yogyakarta. Bupati Barito Timur beserta jajarannya melaksanakan kunjungan pembelajaran ke Pemerintah Kabupaten Sleman dalam rangka mempelajari implementasi penilaian kinerja PNS berbasis elektronik (e-kinerja) dan kebijakan pemberian tunjuangan berbasis kinerja, serta pelaksanaan manajemen ASN berdasarkan sistem merit di lingkangan Pemerintah Kabupaten Sleman, senin (6/12).

Pada kegiatan tersebut, Bupati didampingi oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Barito Timur, Jhon Wahyudi, S.IP., M.Si., beserta staf dan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Barito Timur (Diskominfosantik), Drs. Dwi Aryanto beserta staf.
Dalam sambutannya, orang nomor satu di Barito Timur ini mengatakan Pemerintah Kabupaten Barito Timur ingin menimba ilmu sebanyak-banyaknya dan berharap agar pengalaman yang dibagikan oleh Pemerintah Kabupaten Sleman nantinya dapat diimplementasikan di Kabupaten Barito Timur.

Sebaliknya melalui Drs. Kunto Riyadi, MPPM, Asisten Sekretaris 3 Bidang Pemerintah Umum selaku yang mewakili Pemerintah Kabupaten Sleman, menyambut hangat kedatangan Bupati Barito Timur beserta rombongan, dan merasa tersanjung telah menjadikan Sleman sebagai bagian pembelajaran (FA).
Desa Lagan Melaksanakan Kegiatan Pelatihan Website
Diskominfosantik – Lagan. Sebagaimana cita-cita Desa Lagan menuju Desa Digital. “Kami berharap melalui pelatihan website ini bisa membuka wawasan dan pengetahuan perangkat desa terhadap perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin pesat, ” Ungkap Frans Sigel. Kepala Desa Lagan ini juga menambahkan, “untuk bisa memajukan Desa Lagan kita harus terbuka terhadap teknologi internet, meskipun infrastruktur internet di Desa Lagan masih sangat minim.”
Pelatihan pembuatan website Desa Lagan, Selasa (28/9/2021) mengundang narasumber dari Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Barito Timur (Red – Diskominfops). Friscia Anthony, ST ditunjuk sebagai narasumber untuk memberi pelatihan mengenai cara pembuatan website.

Pada kesempatan itu “sebenarnya saya ingin mendemokan cara pembuatan website hingga online. Namun karena terkendala sarana internet milik desa yang masih dalam perbaikan, sedangkan internet dari provider sendiri masih gangguan, maka sangat sedikit sekali materi yang bisa disampaikan pada pelatihan tersebut,” katanya.
Saya mengundang bapak ibu peserta pelatihan agar datang ke Kantor Diskominfops untuk menerima pelatihan yang efektif, agar dapat praktik langsung bisa membuat dan mengonlinekan website Desa Lagan, ” Tambahnya.
Selain dari membuat website sendiri, yang tidak kalah penting adalah memiliki nama domain yang benar, sesuai ketentuan Permenkominfo No. 5 tahun 2015 tentang Registrar Nama Domain Instansi Penyelenggaran Negara. Pengajuan nama domain untuk penyelenggara negara seperti Pemerintah Desa tidak diperkenankan menggunakan akhiran domain .com .co.id .info .net dan lainnya. sesuai aturan harus menggunakan akhiran .desa.id. sehingga untuk desa lagan nama domainnya adalah lagan.desa.id atau lagan-baritotimurkab.desa.id.
Kedepannya Pemerintah Desa Lagan perlu mempersiapkan kelengkapan persyaratan pengajuan domain melalui layanan pada www.domain.go.id agar memperoleh nama domain tersebut. (FA)
Diskominfops dan BKPSDM Bartim belajar ke Balangan
Diskominfops – Balangan. Dinas Komunikasi Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfops) beserta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Barito Timur melaksanakan studi banding penerapan aplikasi E-Kinerja ke Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Balangan (Senin, 30 Agustus 2021)
Pada pertemuan tersebut, diterima langsung oleh Kepala BKPPD Kabupaten Balangan Sufriannor, S.Sos., M.AP. beserta Kepala Bidang dan Kepala Sub bidang yang membidangi pelaksanaan aplikasi E-Kinerja. Kesempatan itu Kepala BKPPD Kabupaten Balangan menyampaikan sambutan yang baik dan merasa tersanjung dengan kedatangan pihak Pemerintah Kabupaten Barito Timur, dalam hal ini diwakilkan oleh Diskominfops dan BKPSDM. Karna jika dilihat dari historis keberadaan Kabupaten Barito Timur dan Kabupaten Balangan sendiri selain bertetangga dekat juga terbilang seumuran.

Pada kesempatan itu juga, BKPSDM Kabupaten Barito Timur menanyakan permasalahan uraian tugas dan kredit jabatan fungsional tertentu, besaran tambahan penghasilan dan sistem presensi/kehadiran pegawai apakah sudah online atau offline, serta meminta sharing pengalaman bagaimana kesulitan dan kendala yang dialami pada saat awal penerapan aplikasi E-Kinerja. Sedangkan pihak Diskominfops Kabupaten Barito Timur menanyakan kebutuhan spesifikasi teknis server dan sistem aplikasi presensi pegawai jika sudah online.
Pihak BKPPD Kabupaten Balangan yang diwakili Kepala Sub Bidang Informasi Kepegawaian, Arswendi Arrisdhira, S.Kom menjelaskan bahwa latar belakang penerapan aplikasi E-Kinerja di Balangan didasari oleh tuntutan pegawai yang ingin segera diterapkannya tambahan penghasilan, disamping itu juga hasil rekomendasi KPK agar diterapkannya suatu sistem aplikasi yang menunjang pelaksanaan tambahan penghasilan, kemudian kebetulan pada tahun 2019 itu Balagan terpilih menjadi salah satu Pilot Project-nya BKN untuk penerapan aplikasi E-Kinerja.

Arswendi juga menjelaskan Pemerintah Kabupaten Balangan menggunakan 3 aplikasi dalam penerapan E-Kinerja yaitu Daily Evaluations System (DES), 360, Silka Online (Sistem Informasi Kepegawaian) dan 1 aplikasi penunjang yaitu Aplikasi Absensi Kepegawaian Balangan (Berbasis Android) yang dikelola oleh Diskominfo Kabupaten Balangan. Aplikasi tersebut terintegrasi secara fungsionalitas. Dimana aplikasi DES untuk menghitung nilai SKP, yang kemudian data nilai SKP tersebut dikirimkan ke Silka Online untuk dihitung bersama Nilai Persentase Absensi yang diperoleh dari Aplikasi Absensi Kepegawaian Balangan. Sedangkan aplikasi 360 sebagai bagian dari sistem penilaian perilaku diintegrasikan dengan Silka Online untuk memperoleh data hasil Penilaian Prestasi Kerja ASN.
“Aplikasi E-Kinerja yang diperoleh dari BKN juga telah dimodifikasi menyesuaikan regulasi peraturan daerah tetang tambahan penghasilan pegawai yang berlaku di Balangan ,” tambahnya.
Berkaca dari hasil pertemuan tersebut jika dibandingkan maka Pemerintah Kabupaten Barito Timur masih belum sampai setengah jalan menuju proses penerapan aplikasi E-Kinerja yang benar-benar sama seperti Kabupaten Balangan. Meski demikian Pemerintah Kabupaten Barito Timur optimis dapat mengejar ketertinggalan tersebut.(FA)
Akhirnya Dambung Bersinyal
Diskominfosantik – Dambung. Sudah sekian lama Desa Dambung mendambakan saluran komunikasi yang lancar sehingga dapat berkomunikasi dengan dunia luar. dan akhirnya Perangkat Telekomunikasi VSAT (Very Small Aperture Terminal) bantuan dari Program KPU/USO Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika tiba dan terpasang di Desa Dambung, Jumat (27/8/2021).

Pemasangan Perangkat Internet VSAT di Desa Dambung didampingi dan difasilitasi langsung oleh Kepala Bidang Penyelenggaraan E-Government, Dinas Komunikasi Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Barito Timur, Marten Audian Danursetha, ST., MM. Mengingat kondisi akses jalan yang sulit, Perangkat internet dari BAKTI tersebut diangkut menggunakan Kendaran Dinas milik Pemerintah Kabupaten Barito Timur sebagai bagian komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Timur memajukan Desa Dambung.

“Ini baru tahap awal, selain dari ini Pemerintah Kabupaten Barito Timur, melalui Dinas Komunikasi Informatika, Persandian dan Statistik akan komitmen memfasilitasi pendirian Repeater untuk menambah jangkauan sinyal telekomunikasi di Desa Dambung, selain dari pada usulan yang sudah disampaikan ke BAKTI untuk pendirian Menara Telekomunikasi untuk Operator Telekomunikasi seperti XL, Indosat dan Telkomsel,” terangnya.
Tim Bidang Penyelenggaraan E-Government juga turut merasakan betapa sulitnya akses telekomunikasi yang dirasakan anak sekolah di Desa Dambung yang harus mendaki Gunung Kasali, hanya untuk mencari sinyal untuk menyelesaikan Tugas Daring dari sekolahnya. Tim mengikuti perjalanan anak-anak Desa Dambung dan merasakan betapa terjalnya ketinggian jalan dan track yang berbahaya untuk dilalui.


“Akhirnya kita bisa berbangga hati, sarana Internet VSAT ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Dambung untuk berkomunikasi, terutama bagi anak-anak sekolah di Desa Dambung untuk mengerjakan tugas daring dan tugas sekolah lainnya,” ujar Marten menutup perjumpaan dengan Kepala Desa dan Perangkat Desa Dambung hari itu.(FA)
Bupati Bartim AMPERA A.Y. MEBAS,SE.,MM Mengikuti Rakernas Pembangunan Pertanian Tahun 2021 Secara Virtual

Bupati Kabupaten Barito Timur,AMPERA A.Y. MEBAS,SE.,MM saat menghadiri Rakernas Pembangunan Pertanian Tahun 2021 secara virtual
Bupati Kabupaten Barito Timur AMPERA A.Y. MEBAS,SE.,MM didampingi Kepala BAPPEDA, Kepala Dinas Pertanian dan Asisten II, mengikuti Pembukaan Rapat Kerja Nasional, Terkait Pembangunan Pertanian Tahun 2021.
Rakernas tersebut dibuka langsung Presiden RI Ir. H. Joko Widodo secara virtual dan dikuti Bupati Bartim di Rujab Bupati Kabupaten Barito Timur.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kementerian Pertanian RI, Di Gedung Istana Negara 11 Januari 2021. Rakernas tahun 2021 kali ini bertemakan
“ Memperkuat Peran Sektor Pertanian Dalam Menopang Pertumbuhan Ekonomi di Tengah Pandemi Covid-19”.

Presiden RI Joko Widodo saat menyampaikan arahannya pada Rakernas Pembangunan Pertanian Tahun 2021
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan, rakernas digelar dalam rangka penyusunan program kerja Kementerian Pertanian tahun 2021. “Arah pembangunan pertanian tahun 2021 adalah pertanian maju, mandiri, dan modern,” kata Menteri Pertanian.
Ia mengatakan, arah pembangunan Kementerian Pertanian adalah meningkatkan produktivitas beserta program pendukung terkait peningkatan produktivitas, dan diversifikasi pangan. “Setiap provinsi harus ada pangan lokal seperti pisang, sagu, dan sorgun,” kata Mentan.
Hadir pada kesempatan itu, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Kepala BKPM Bahlil Lahadalia.(SM88-Diskominfo Bartim)
Rakor Tim Gugus Penanganan COVID-19 Kabupaten Barito Timur

Diskominfo (Barito Timur) – Tim Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Barito Timur melaksanakan rapat koordinasi secara virtual berdasarkan situasi jumlah kasus Konfirmasi Covid-19 di Wilayah Kabupaten Barito Timur.
Rakor dipimpin langsung Bupati Barito Timur Ampera A.Y. Mebas,SE.,MM yang diikuti seluruh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Barito Timur. (Jum’at,11 Desember 2020)

Acara tindak lanjut rapat koordinasi penanganan Covid-19 Kabupaten Barito Timur sebagai berikut :
- Perkembangan Kasus Konfirmasi Covid-19 di Kab.Bartim,
- Laporan dan rencana tindak lanjut/langkah cepat masing-masing bidang Gugus Tugas,
- Hal-hal lain berhubungan dengan Covid-19.
Dalam arahannya Bupati Ampera A.Y. Mebas,SE.,MM menyampaikan langkah-langkah strategis dalam penanganan covid-19 di Kabupaten Barito Timur “Tidak takut covid-19 bukan berarti tidak menghilangkan kewaspadaan, kita waspada bukan berarti takut,” ucapnya.
Kemudian Bupati Kabupaten Barito Timur Ampera A.Y. Mebas,SE.,MM menegaskan, ” setiap ruang publik harus melakukan protokol kesehatan yang ketat” tambahnya. (SM88-Diskominfo Bartim)
PEMERINTAH KABUPATEN BARITO TIMUR MENGIKUTI RAKOR TERBATAS PENGADAAN VAKSIN DAN PELAKSANAAN VAKSINASI DALAM RANGKA PENANGGULANGAN PANDEMI COVID-19

Diskominfo (Barito Timur) – Pemerintah Kabupaten Barito Timur, Senin (30/11/2020) mengikuti Video Confrence tentang Rapat Koordinasi (Rakor) Terbatas Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi dalam rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19 yang diselenggarakan oleh Sekretariat Presiden. Bupati Barito Timur Ampera A.Y Mebas, SE., MM mengikuti langsung rapat tersebut dengan didampingi oleh Asisten Administrasi Umum Sekda H. Rusdiannor, S. Sos., MAP, Kepala Dinas Kesehatan dr. Simon Biring, MPH dan Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Suprayogi, SE., MT di Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Barito Timur.
Dalam Rakor terbatas virtual tersebut juga diikuti oleh Bupati/Walikota seluruh Indonesia yang mendengarkan pemaparan dari 4 (empat) Kementerian, yaitu Kementerian Kesehatan oleh Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Kementerian BUMN oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Kementerian Komunikasi dan Informatika oleh Menteri Kominfo Johnny Gerrard Plate, dan Kementerian Dalam Negeri oleh Mendagri H. Muhammad Tito Karnavian.
Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Terawan Agus Putranto menyatakan bahwa Presiden RI Joko Widodo telah menandatangani penggunaan vaksin virus COVID-19 untuk digunakan secara nasional dan pemerintah memastikan hanya menyediakan vaksin yang terbukti aman dan lolos uji klinis sesuai dengan rekomendasi WHO.
“ Bahwa pemerintah akan melakukan vaksinasi Covid-19 di Indonesia akan dimulai tahun 2021 “, ujarnya.
Lebih lanjut Terawan Agus Putranto menyampaikan untuk kelompok sasaran penerima vaksin COVID-19 usia 18-59 Tahun dengan skema program. Adapun rencana sistem distribusi vaksin COVID-19 yakni Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan disalurkan ke Provinsi dan Kabupaten/Kota yang akan dilaksanakan oleh Instansi terkait dan diberikan kepada kelompok sasaran.

Sementara itu, Menteri BUMN RI, Erick Thohir mengungkapkan pemerintah berupaya untuk dapat menyediakan vaksin kepada rakyat, dengan terus berkerjasama dengan pihak-pihak yang dapat menyediakan vaksin yang aman bagi rakyat.
“ Vaksin program Pemerintah difokuskan untuk tenaga kesehatan, pelayanan publik dan peserta BPJS. Untuk vaksin mandiri difokuskan kepada masyarakat dan pelaku ekonomi lainnya dengan jumlah sasaran sebanyak 75 juta orang “, ujar Erick.
Menteri Kominfo RI, Johnny Gerrard Plate dalam paparannya mengungkapkan bahwa Pandemi Covid-19 fokus melakukan strategi komunikasi publik vaksinasi COVID-19. Kita secara bersama-sama memutus rantai covid-19 dengan melakukan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Serta ditambah dengan melakukan 3T yaitu testing, tracing dan treatmen. Maka lindungi diri, lindungi negri dan lawan pandemi.
“ Kementerian Kominfo fokus pada komunikasi publik agar seluruh masyarakat mendukung usaha menyukseskan vaksiniasi covid-19, dengan menghadirkan narasi yang mengedukasi masyarakat. Mensosialisasikan kehidupan pasca vaksinasi tetap menjalankan 3M oleh masyarakat dan 3T oleh pemerintah “, tambahnya.
Menteri Dalam Negeri RI H. Muhammad Tito Karnavian dalam pernyataannya mengatakan masalah pandemi adalah masalah kita bersama dan masalah Bangsa.
” Kita memakai demokrasi terintegrasi sehingga kita harus bersatu antara Pusat dan Daerah. Vaksin ini sangat penting karena ini adalah untuk kelangsungan Bangsa dan Negara kita ke depan. Pengadaan secara bertahap, harus ada timeline yang jelas dan harus jelas skala prioritas untuk siapa saja agar jangan nantinya menjadi isu diruang publik “, kata Tito Karnavian.
Tito juga menghimbau kepada Kepala Daerah untuk mendukung dengan mensosialisasikan pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 karena Kepala Daerah yang tahu bagaimana kondisi dari setiap daerahnya dan mengharapkan peran kepala daerah sejalan pusat dan daerah, mengefektifkan sosoalisasi, terutama dalam menangkal hoax dalam penggunaan vaksin-19.
Terkait dengan Rakor tersebut Bupati Barito Timur Ampera A.Y. Mebas, SE., MM menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Barito Timur untuk siap secara terus-menerusmengimbau masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran COVID-19 yang masih terus terjadi dan mendukung pemerintah pusat melalui program vaksinasi guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia.
“Pada prinsipnya pemerintah Kabupaten Barito Timur siap menyukseskan dan mengamankan pelaksanaan vaksin COVID-19 di wilayah Kabupaten Barito Timur bila pada saatnya kegiatan tersebut sudah dilaksanakan, ujar Bupati. (Kabid-PIKP)
BUPATI BARITO TIMUR AMPERA A.Y. MEBAS,SE.,MM MENGIKUTI RAKOR PENANGANAN COVID-19.

Diskominfo (Barito Timur) – Bupati Barito Timur AMPERA A.Y. MEBAS,SE.,MM mengikuti rapat koordinasi dan evaluasi percepatan penanganan Covid-19 di ruang rapat aula rujab Bupati Bartim dilakukan secara daring, Rabu (25/11/2020).
Turut hadir dalam Rakor virtual yang diikuti tersebut yakni Plt. Gubernur Kalteng, Sekretaris Daerah prov. Kalteng, Unsur Forkopimda dan Kepala Perangkat Daerah terkait.
Plt. Gubernur Kalteng menyampaikan,kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kalteng berada diangka 1,08% terhadap data kasus terkonfirmasi Nasional. Disampaikan oleh Habib Ismail Bin Yahya, telah terjadi Peningkatan Kasus Konfirmasi Positif di Kalteng pada Bulan November 2020 dibandingkan dengan Bulan Oktober 2020, bahkan lebih tinggi dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Selain itu, terjadi Peningkatan Kasus Kematian pada Bulan November 2020 dibandingkan dengan Bulan Oktober 2020, bahkan masih lebih tinggi dibandingkan bulan-bulan sebelumnya sejak Bulan Agustus 2020.
Habib Ismail Bin Yahya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada terhadap penyebaran Covid-19. Plt. Gubernur menyampaikan bahwa Pemprov. kalteng rencananya akan membuat rekomendasi berupa Edaran atau instruksi kepada Kabupaten/Kota karena masih ada terdapat 7 Kabupaten yang belum melaporkan Pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 sesuai dengan SE Menteri Dalam Negeri Nomor 440/5184/SJ Tanggal 17 September 2020, yaitu Lamandau, Kapuas, Pulang Pisau, Gunung Mas, Barito Utara, Barito Timur, dan Barito Selatan.

Sementara itu setelah Rakor bersama Pemprov Kal-teng, Bupati Bartim AMPERA A.Y. MEBAS,SE.,MM yang di wawancarai lansung oleh Tim Humas Covid-19 Kab.Bartim menyampaikan peran aktif serta dukungan dari satgas kabupaten yang mempunyai wilayah kerja hingga ke tingkat Kecamatan, RW dan RT sangat diharapkan. Gerak akselerasi juga perlu dipercepat karena kondisi perkembangan kasus covid semakin meningkat. Sinergi antar bidang serta dukungan lintas sektor dalam upaya pencegahan maupun penanganan termasuk pemberian sangsi juga harus semakin diperkuat.
“Kita ingin penanganan ini jangan kendor. Jadi kita lakukan koordinasi lalu membuat daftar inventaris masalah. Kemudian harus ada aksi, maka tim-tim satgas covid-19 kab.bartim harus punya kerja nyata untuk penanganan covid di Gumi Jari Janang Kalalawah,” tuturnya. (SM88-Diskominfo Bartim)
![[PROFIL PEMBANGUNAN – KABUPATEN BARITO TIMUR TAHUN 2022]](https://diskominfo.baritotimurkab.go.id/wp-content/uploads/2017/02/mediadiskominfo.png)








