RESMIKAN TPS3R DI MUNSIT, BUPATI MINTA DIBANGUNKAN DI AMPAH

RESMIKAN TPS3R DI MUNSIT, BUPATI MINTA DIBANGUNKAN DI AMPAH


CEK LANGSUNG- Usai menandatangani berita acara penyerahan pekerjaan dan peresmian, Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas didampingi kepala SOPD Kabupaten Barito Timur meninjau mesin pengolahan sampah di Munsit, Layang Kecamatan Dusun Timur, Rabu (22/9).

TAMIANG LAYANG- Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas meminta Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) dibangun lagi di Ampah Kecamatan Dusun Tengah, permintaan tersebut disampaikan orang nomor satu di Gumi Jari Janang Kalalawah dalam sambutanya pada acara penandatanganan berita acara penyerahan pekerjaan, dan peresmian Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Munsit Kelurahan Tamiang Layang, Rabu (22/9) pagi.

Ampera AY Mebas mengatakan, membangun TPS3R memerlukan anggaran yang besar. Sementara anggaran di Kabupaten Barito Timur sangat minim. Selain itu, ujar Ampera,  pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Barito Timur masih kecil, sehingga Ia berharap TPS3R  juga dibangun oleh Balai Besar Wilayah Kalimatan Tengah di Ampah Kecamatan Dusun Tengah.

Orang nomor satu di Barito Timur ini menjelaskan, Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) merupakan sistem pengelolaan dan teknologi pengolahan sampah.  TPS3R ini dimaksudkan sebagai solusi dalam mengatasi persoalan sampah dan dampak yang ditimbulkannya. Melalui TPS3R ini, tidak hanya persoalan pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh sampah yang dapat dikurangi, namun juga dihasilkan produk-produk yang bernilai ekonomis dari sampah yang diolah tersebut.

Dengan dibangunya TPS3R ini Ampera berharap, TPS3R ini tidak hanya menjadi solusi pengeolahan sampah, tetapi juga dapat menjadi saran untuk edukasi masyarakat, pusat pendidikan dan pusat belajar bagi banyak orang, serta dapat menginspirasi warga untuk memahami panangaanan sampah secara berkelanjautan, sehingga warga dapat lebih menjaga lingkungannya. Dikatakan Ampera,  Teknologi  TPS3R adalah sistem pengolahan sampah dengan inovasi teknologi mesin pencacah sampah dan pengayak kompos yang lebih efektif dan efesien. Hasil pengolahan sampah organik berupa kompos digunakan untuk pupuk.

Usai acara sambutan-sambutan dilanjutkan dengan acara penandatangan berita acara serah terima TPS3R, pemotongan pita oleh Bupati Barito Timur serta peninjauan bangunan TPS3R Musit Tamiang Layang. Hadir dalam acara tersebut Kepala SOPD se Kabupaten Barito Timur, Camat Dusun Timur dan undangan lainnya.

Perlu diketahui TPS3R  yang diresmikan Bupati Barito Timur  rabu (22/9) ini,  dibangun menggunakan dana pusat melalui Balai Besar Wilayah Kalimatan Tengah. Selanjutnya Balai Besar Wilayah Kalimantan Tengah menyerahkan aset tersebut ke Pemerintah Kabupaten Barito Timur.(lasano/diskominfops)

PENGURUS PKK DESA DIHARAPKAN PAHAMI TUPOSI

PENGURUS PKK DESA DIHARAPKAN PAHAMI TUPOSI


PELATIHAN- Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Timur Ny.Munita Mustika Dewi Ampera AY Mebas saat menjadi narasumber pelatihan Administrasi PKK di Desa Telang Kecamatan Paju Epat Kabupaten Barito Timur, Rabu (22/9).

TAMIANG LAYANG- Pengurus PKK di  desa harus mampu memahami tugas pokok dan fungsinya, ini diperlukan agar PKK di desa mampu berperan untuk mensejahterakan masyarakat setempat. Demikian disampaikan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Timur Ny. Munita Mustika Dewi Ampera AY Mebas dalam sambutanya pada acara pelatihan administrasi PKK di Desa Telang Kecamatan Paju Epat Kabupaten Barito Timur, Rabu (22/9). Dijelaskan Munita, jika pengurus PKK sudah memahami tugas dan fungsinya maka pengelolaan administrasi di desa tertata dengan baik. “Baiknya administrasi PKK di desa dapat menunjang peran PKK di desa tersebut,” jelasnya.

Sementara itu Plt. Camat Paju Epat Welly Ananda, S,STP, MM dalam sambutanya mengharapkan peserta pelatihan dapat mengikuti kegiatan dengan baik,  dan mampu mengaplikasikan ilmu dalam tugasnya sebagai pengurus PKK desa. “Ikuti pelatihan dengan baik dan aplikasikan nanti di lapangan,”ujar Welly.

ANTUSIAS- Pengurus PKK Desa Telang Kecamatan Paju Epat Kabupaten Barito Timur serius mengikuti kegiatan pelatihan administrasi PKK, Rabu (22/9).

Pelataihan administrasi PKK di Desa Telang ini disambut baik oleh pengurus PKK desa setempat, selain sebagai tempat berbagi ilmu, kegiatan tersebut sebagai tempat berbagi pengalaman. Salah satu peserta pelatihan Titi Sumanti yang juga wakil ketua IV TP PKK Desa Telang  mengucapkan terima kasih atas ilmu yg diberikan oleh pengurus TP PKK Kabupaten. Dia mengharapkan agar pelatihan seperti ini dapat dilaksanakan  lagi.  (cak/diskominfops)

BAKAL BERURUSAN DENGAN KEJAKSAAN, JIKA NUNGGAK TAGIHAN PDAM

BAKAL BERURUSAN DENGAN KEJAKSAAN, JIKA NUNGGAK TAGIHAN PDAM

NOTA KESEPAHAMAN – Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Timur Panahan Moetar, SE, M.Si, menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman  antara Kejaksaam Negeri Kabupaten Barito Timur dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Barito Timur dan Kecamatan Karusen Janang dalam hal bidang hukum perdata dan tata usaha negara, Selasa (21/9) kemarin.

TAMIANG LAYANG – Pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Kabupaten Barito Timur bakal berurusan dengan pihak Kejaksaan, hal itu terjadi jika pelanggan memiliki tunggakan pembayaran tagihan air bersih. Pasalnya PDAM telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Kejaksaan wilayah itu, di Aula Kejaksaan Negeri Barito Timur, Selasa (21/9) siang . Hal tersebut terkait masalah bidang hukum perdata dan tata usaha negara.

Selain dengan PDAM kejaksaan juga MoU dengan Kecamatan Karusen Janang. Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Timur Panahan Moetar, SE, M.Si, Kajari Daniel Pannangan, Kasi Datun, Kasi Intel, Direktur PDAM, dan Camat Karusen Janang.

“Kejari Bartim siap melakukan pendampingan terkait penagihan tunggakan pelanggan PDAM,” ucap Daniel Pannangan, kepada awak media. Dikatakan Daniel, PDAM merupakan perusahaan milik daerah. Di salah satu sisi terdapat tunggakan, kehadiran Kejaksaan ini untuk melakukan pendampingan penagihan tunggakan tersebut. “Perusahaan milik daerah, ada uang negara di dalamnya. Besarnya tunggakan dapat memicu kerugian negara,” ungkapnya.

Dijelaskan Daniel, Pendampingan dalam hal ini, nantinya para pelanggan yang memiliki tunggakan akan diundang ke Kejari, akan ditelusuri yang menjadi kendala hingga banyak tunggakan. Selain itu, penjelasan dari para pelanggan akan menjadi masukan juga untuk PDAM. “Kejaksaan memanggil tersebut, apabila ada surat permohonan dari pihak PDAM dan memberikan SKK. Selain itu Kami hadir juga untuk masyarakat, apa yang menjadi kritik pelanggan akan kami sampaikan ke PDAM sehingga pelayanan dapat diperbaiki,” Sambungnya.

Ditambahkan Daniel, meski sudah ada Mou dengan Kejari bukan berarti para pihak yang melakukan MoU luput dari pengawasan. “Saat ini sudah banyak yang meminta pendampingan ke Kejari seperti dari SOPD, Kecamatan hingga desa, jika ditemukan ada kesalahan dan ada perbuatan melawan hukum tentu kami akan proses sesuai koridor yang berlaku,” pungkasnya.(cak/diskominfops)

HARI KE-4 TES SKD CPNS TERKENDALA JARINGAN

HARI KE-4 TES SKD CPNS TERKENDALA JARINGAN


BERBINCANG- Kepala Bidang Pengadaan, Formasi, Mutasi, Pemberhentian, Pensiun, Informasi dan Data BKPSDM Kabupaten Barito Timur  Sapta Prasetyo, S.IP, MA (kanan) saat berbincang-bincang dengan Kepala Pelayanan Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfops Barito Timur Limer, S,Pd, MM (kiri), Selasa (21/9) di SMAN 1 Tamiang Layang.

TAMIANG LAYANG- Tes seleksi kompetensi dasar (SKD) untuk calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten Barito Timur, Senin (20/9) mengalami kendala jaringan internet. Akibatnya jadwal pelaksanaan Tes SKD molor dari jadwal yang telah ditapkan panitia. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Diskominfops Kabupaten Barito Timur  gangguan internet ini terjadi, pada sistem komunikasi kabel laut JaSuKa (Jawa, Sumatera dan Kalimantan) ruas Batam-Pontianak.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Kabupaten Barito Timur Jhon Wahyudi, AP, M.Si melalui Kepala Bidang Pengadaan, Formasi, Mutasi, Pemberhentian, Pensiun, Informasi dan Data BKPSDM Sapta Prasetyo, S.IP, MA yang  berhasil diwawancarai Diskominfops Kabupaten Barito Timur, Selasa (21/9) membenarkan  kendala tersebut.  Meski mengalami gangguan jaringan internet dan jadwal tes sempat molor, namun seluruh peserta di hari ke empat berhasil mengikuti tes seleksi kompetensi dasar.

“Hari ke empat (Senin (20/9), red)  kemarin tes SKD selesai pukul 21.40 WIB dari jadwal yang ditetapkan pukul 17.10 WIB, “ terang Sapta Prasetyo. Kepala Bidang Pengadaan, Formasi, Mutasi, Pemberhentian, Pensiun, Informasi dan Data BKPSDM inipun menjelaskan sistem jaringan yang digunakan dalam tes SKD ini adalah Telkomsel, karena Telkomsel ada gangguan maka jaringan dialihkan menggunakan proider Indosat dan XL. “Meski Senin (20/9) kemarin ada ganggunan, namun semuanya bisa diatasi,” terang Sapta.

Alumni STPMD “APMD” Yogyakrata ini juga mengatakan di hari Sabtu (18/9) lalu pihaknya juga sempat mengalami gangguan pada server yang ada di BKN. Akibat gangguan itu tes juga sempat mundur kurang lebih 2 jam. “Mudah-mudahan hari ini tidak ada gangguan. Semuanya berjalan dengan lancar,” harap pria murah senyum ini.

STERIL-Setelah digunakan duduk oleh peserta Tes seleksi kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) sesi pertama, tempat duduk di ruang antre disterilkan kembali dengan menyemprotkan cairan disinfektan oleh petugas dari BKN Banjarmasin, Selasa (21/9).

Ketika ditanya apakah ada peserta tes CPNS yang terpapar covid-19?, Alumni Pasca Sarjana Universitas Gajahmada Yogyakarta ini mengatakan, sampai dengan hari ke 5 dari 700 peserta yang seharusnya ikut tes SKD, ada dua yang terkonfirmasi positif covid-19 berdasarkan  hasil swab antigen. Bagi peserta yang terkonfirmasi positif covid-19, ujar Sapta, diminta mengirimkan hasil swab antigen dan surat keterangan dari dokter, yang menyatakan bahwa yang bersangkutan memang benar terpapar covid-19 dan harus menjalani isolasi.

“Hasil swab antigen dan surat keterangan dari dokter tersebut dikirim secara online ke panitia daerah. Setelah itu kami teruskan ke BKN pusat,” jelas Sapta. Selanjutnya, terang Sapta, BKN pusat lah yang akan menentukan kapan dan di mana peserta tes CPNS tersebut akan melaksanakan tes susulan.”Yang pastinya peserta yang terpapar tersebut telah selesai menjalani isolasi,” terang Sapta.

Sementara itu pantaun Diskominfops Barito Timur, Selasa (21/9) pagi, sesi pertama pelaksanaan tes SKD CPNS Kabupaten Barito Timur di SMAN 1 Tamiang Layang berjalan lancar. Jaringan internet Senin (20/9) yang sempat gangguan kini normal kembali.  Panitia pun tampak sumringah dan dapat menjalankan tugas seperti biasa. (cak/diskominfops)

BERIKAN MOTIVASI, BUPATI BARTIM TINJAU VAKSIN DI TAMIANG LAYANG & AMPAH

BERIKAN MOTIVASI, BUPATI BARTIM TINJAU VAKSIN DI TAMIANG LAYANG & AMPAH

TINJAU VAKSIN-Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas, bersama Forum Pimpinan Daerah dan Kepala SOPD, saat meninjau kegiatan vaksinasi covid-19 di Tamiang Layang Kecamatan Dusun Timur dan Ampah Kecamatan Dusun Tengah, Sabtu (18/9) lalu.

TAMIANG LAYANG- Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas memberikan semangat dan motivasi kepada para siswa-siswi peserta vaksinasi covid-19 di Kabupaten Barito Timur. Semangat dan motivasi diberikan agar para siswa-siswi tersebut tidak takut dan panik saat menjalani vaksin. Semangat dan motivasi tersebut disampaikan Bupati Barito Timur  Ampera AY Mebas saat meninjau pelaksanaan vaksinasi covid-19 di Gedung Tenis Indor Jalan Nansarunai Tamiang Layang dan Gedung Olahraga di Ampah Kecamatan Dusun Tengah.

Selain memberi motivasi kepada peserta vaksin, orang nomor satu di Gumi Jari Janang Kalalawah ini juga memberi semangat kepada petugas kesehatan yang saat itu menjalankan tugas.

Perlu diketahui dalam 1 hari (Sabtu (18/9) Bupati Barito Timur meninjau dua lokasi pelayanan vaksin yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur di Tamiang Layang dan Ampah. Bupati Barito Timur tak sendiri, beliau didampingi oleh Wakil Bupati Barito Timur Habib Said Abdul Saleh dan istri, Ketua TP PKK Kabupaten Barito Timur Ny.Munita Mustika Dewi Ampera AY Mebas, Forpimda Kabupaten Barito Timur, Kepala SOPD Kabupaten Barito Timur.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur dr.Jimmi W.S Hutagalung, M.Mkes kepada diskomingops Kabupaten Barito Timur mengatakan target peserta vaksin adalah anak-anak usia 12 s/d 17 tahun di Tamiang Layang dan Ampah. Vaksin inipun tidak dipungut biaya.

“Vaksinasi Gratis dengan sasaran Anak – anak dan masyarakat umum. ini tak lain untuk mencegah semakin banyaknya usia remaja dan usia tua terpapar covid-19,” jelas dr Jimmi. Kepala Dinas Kesehatan Barito Timur  ini mengungkapkan, selain dikhususkan untuk anak sekolah 12-17 tahun masyarakat umum dan rentan,   pelayanan publik (ASN : PNS-PHT-PHL) juga dilayani.

Dijelaskan dr Jimmi, pihaknya menyiapakan kurang Lebih 800 dosis pertama untuk vaksin Sinovac dan selanjutkan akan dilakukan secara bertahap.

Pantauan diskominfops Bartim Sabtu (18/9) lalu,  Pelaksanaan vaksinasi khusus anak-anak usia 12 -17 tahun  dimulai sejak pukul 08.00 WIB pagi sampai pukul 12.00 WIB.sedangkan vaksin bagi masyarakat umum dimulai pukul 13.00 wib s/d 16.00 wib.

Sementara itu petugas tenaga kesehatan yang diturunkan untuk kegiatan vaksin di Lapangan Tenis Indoor  Nakes Rumah sakit, anggota Nakes Puskesmas Tamiang  layang,Puskesmas Edison Jaar, Puskesmas Dayu dan Puskesmas Tampa.(winda-diskominfopsbartim)

PEMKAB BARTIM BANGUN TPS3R

PEMKAB BARTIM BANGUN TPS3R


PERSIAPAN- Inilah Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) yang dibangun Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Timur di Komplek Janah Munsit, Tamiang Layang.

TAMIANG LAYANG- Pemerintah Kabupaten Barito Timur melakukan trobosan baru dalam hal pengelolaan sampah. Salah satunya dengan membangun Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R). Pengelolaan sampah moderan tersebut dibangun di Komplek Janah Munsit Kecamatan Dusun Timur. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Barito Timur Lurikto, SP, MM kepada diskominfops Barito Timur mengatakan bangunan TPS3R sudah selesai dibangun dan tinggal menunggu peresmian.

Dengan dibangunya TPS3R ini Kepala DLH Bartim berharap, TPS3R ini tidak hanya menjadi solusi pengeolahan sampah, tetapi juga dapat menjadi saran untuk edukasi masyarakat, pusat pendidikan dan pusat belajar bagi banyak orang, serta dapat menginspirasi warga untuk memahami panangaanan sampah secara berkelanjautan, sehingga warga dapat lebih menjaga lingkungannya.

Perlu diketahui Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) merupakan sistem pengelolaan dan teknologi pengolahan sampah.  TPS3R ini dimaksudkan sebagai solusi dalam mengatasi persoalan sampah dan dampak yang ditimbulkannya. Melalui TPS3R ini, tidak hanya persoalan pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh sampah yang dapat dikurangi, namun juga dihasilkan produk-produk yang bernilai ekonomis dari sampah yang diolah tersebut.

 Teknologi  TPS3R adalah sistem pengolahan sampah dengan inovasi teknologi mesin pencacah sampah dan pengayak kompos yang lebih efektif dan efesien. Hasil pengolahan sampah organik berupa kompos digunakan untuk pupuk. (cak/diskominfopsbartim)

BKPSDM BARTIM LAKSANAKAN TES KOMPETENSI CPNS & PPPK NON-GURU

BKPSDM BARTIM LAKSANAKAN TES KOMPETENSI CPNS & PPPK NON-GURU

CEK SUHU TUBUH– Sebelum melakukan registrasi para peserta tes kompetensi CPNS & PPPK non-guru di Kabupaten Barito Timur diwajibkan melakukan pemeriksaan suhu tubuh.

TAMIANG LAYANG- Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Barito Timur, Jumat (17/9) melaksanakan tes kompetensi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) non-guru. Lokasi pelaksanaan di SMAN 1 Tamiang Layang.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Kabupaten Barito Timur Jhon Wahyudi, AP, M.Si melalui Kepala Bidang Pengadaan, Formasi, Mutasi, Pemberhentian, Pensiun, Informasi dan Data BKPSDM Sapta Prasetyo, S.IP, MA mengatakan, jumlah seluruh peserta tes kompetensi sebanyak 961 orang, terdiri dari 915 CPNS dan 46 orang PPPK non-guru. Tes Kompetensi dilasanakan selama 6 hari mulai tanggal 17 sampai dengan 22 September 2021. Sapta mengatakan, dalam tes tersebut pihaknya menyediakan dua ruangan. Satu ruangan berisi 25 orang.

Alumni STPMD “APMD” Yogyakarta ini menjelaskan, para peserta tes kompetensi harus mematuhi tata tertib yang ditentukan panitia, salah satunya yaitu mematuhi protocol kesehatan. “Berdasarkan rekomendasi Ketua Satgas Covid-19 pelaksanaan seleksi CPNS  tahun 2021 wajib dilaksanakan dengan protocol kesehatan secara ketat,” tegas Sapta Prasetyo.

Sementara itu pantaun Diskominfops Barito Timur di lapangan, saat melakukan registrasi peserta ada mengalami beberapa kendala. Diantaranya  wajah tidak terdeteksi karena foto yang terlampir di kartu ujian tidak sama dengan asli.  Ada juga peserta tertinggal kartu peserta ujian. Menyikapi hal tersebut pihak BKPSDM  sudah berupaya membantu, dengan cara mencetak ulang kartu peserta. Namun sayang karena keterlambatan waktu peserta tersebut tidak dapat mengikuti tes. Dengan rasa sedih, dia pergi meninggalkan lokasi tes.

Kegiatan Tes Kompetensi, Jumat (17/9) mendapat perhatian Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Timur Panahan Moetar, SE,M.Si. Sekda Bartim datang meninjau ke lokaksi ujian CASN di SMAN 1 Tamiang Layang. Sekda Bartim meminta setiap peserta harus menerapakan protokol kesehatan dan harus disiplin.(winda/Fredy-Diskominfopsbartim).

BUNDA PAUD KECAMATAN, DESA & KELURAHAN DIMINTA PAHAMI TUPOKSI

BUNDA PAUD KECAMATAN, DESA & KELURAHAN DIMINTA PAHAMI TUPOKSI


POSE- Usai acara pembukaan para peserta Bimtek Penguatan Kapasitas Bunda PAUD Kecamatan/Desa/Kelurahan se Kabupaten Barito Timur menyempatkan diri foto bersama dengan Bunda PAUD Kabupaten Barito Timur Munita Mustika Dewi, SE, MM, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur Sabai, S.Pd, MM dan jajaranya.

TAMIANG LAYANG- Bunda PAUD yang berada di Kecamatan, Desa dan Kelurahan diminta memahami tugas pokok, fungsi dan perannya, hal ini agar Bunda PAUD memiliki kesamaan persepsi  dan dapat menyusun program kerja dengan baik. Harapan tersebut disampaikan oleh Bunda PAUD Kabupaten Barito Timur Munita Mustika Dewi, SE, MM dalam sambutanya pada acara Bimtek Penguatan Kapasitas Bunda PAUD Kecamatan, Desa/Kelurahan se Kabupaten Barito Timur, Kamis (16/9) di Aula Dinas Pendidikan Jalan Nansarunai, Tamiang Layang.

Dijelaskan Munita, program kerja Bunda PAUD adalah sebuah susunan rencana kegiatan kerja Pokja Bunda PAUD yang dirancang untuk dilaksanakan dalam jangka waktu tertentu.Salah satunya ujar Munita adalah Bimtek Penguatan Kapasitas Pokja Bunda PAUD tingkat Kecamatan, Desa/Kelurahan ini.  “Tujuan bimtek ini adalah untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya PAUD, serta menguatkan dukungan bagi satuan PAUD agar dapat menyediakan layanan PAUD berkualitas dengan layanan holistic inegratif,” terang Bunda PAUD Munita Mustika Dewi.

Anggota DPRD Kabupaten Barito Timur inipun menjelaskan, PAUD Holistik Integratif merupakan upaya pengembangan anak usia dini, yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan esesial anak yang beragam dan saling terkait secara stimulan, sistematis dan terintegritas. “PAUD HI tujuanya adalah untuk membantu tumbuh kembang anak sehat, cerdas dan berkarakter sebagai generasi masa depan yang berkualitas dan kompetitif,” jelas Munita.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Sabai, S.Pd, MM dalam sambutanya sangat mendukung dan merespon baik pelaksanaan Bimtek Penguatan Kapasitas Bunda PAUD Kecamatan, Desa/Kelurahan di Kabupaten Barito Timur tahun 2021. Kepala Dinas Pendidikan pun berharap, semua peserta mengikuti kegiatan tersebut sampai selesai.(lim/cak/sul/diskominfops)

DINAS KESEHATAN BUKA GERAI VAKSINASI COVID-19 UNTUK USIA 12 S/D 17 TAHUN


WAWANCARA-Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur  dr.Jimmi Hutagalung , M.Mkes saat memberikan keterangan kepada Kepala Bidang Pelayanan Informasi dan Pelayanan Publik Diskominfops Barito Timur, Limer, S.Pd, MM, di ruang kerjanya, Kamis (16/9) pagi.

TAMIANG LAYANG- Kabar gembira bagi anak-anak di Kabupaten Barito Timur yang ingin mendapatkan vaksin covid-19. Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui Dinas Kesehatan menyelenggarakan vaksinasi bagi masyarakat umum rentan dan anak usia 12 s/d 17 tahun. Kegiatan tersebut dilaksanakan Sabtu (18/9) di Gedung Tenis Indoor Jalan Nansarunai Tamiang Layang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur dr.Jimmi Hutagalung, M.Mkes  yang berhasil diwawancarai, Kamis (16/9) membenarkan pihaknya akan melaksanakan vaksinasi  khusus anak-anak usai 12 s/d 17 tahun dan masyarakat umum yang rentan terpapar covid-19. Target Gerai Vaksinasi tersebut, ujar dr Jimmi, 800 (delapan ratus) orang. “Sasaran utama adalah anak-anak sekolah, khusunya para siswa-siswi SMKN 2 Tamiang Layang,” jelas dr Jimmi. Program vaksinasi masal ini, kata Kepala Dinas Kesehatan,  guna mendukung rencana dibukanya pembelajaran tatap muka di sekolah.

Disamping para siswa-siswi SMKN 2 Tamiang Layang, masyarakat umum juga menjadi sasaran Gerai Vaksinasi Covid-19 Dinas Kesehatan, diantaranya pelayan publik seperti ASN, PHT, PHL dan masyarakat umum seperti pedagang. Terkait rencana vaksin tersebut pihak Dinas Kesehatan sudah melakukan persiapan-persiapan, diantaranya meminta dukungan fasilitasi penyediaan jalur jaringan internet, untuk pelaksanaan Gerai Vaksinasi Covid-19 tersebut, kepada Dinas Komunikasi, Informasi, Persandian dan Statistik Kabupaten Barito Timur.(sul/cak/lim/diskominfops)

HARI KEEMPAT SELEKSI PPPK BARITO TIMUR BERJALAN LANCAR

HARI KEEMPAT SELEKSI PPPK BARITO TIMUR BERJALAN LANCAR


ANTRE- Para perserta seleksi Calon Guru PPPK di Kabupaten Barito Timur melakukan regrestasi sebelum pelaksanakan tes dimulai. Kegiatan seleksi  hari ke empat Kamis (16/9) berjalan dengan lancar dan tertib.

TAMIANG LAYANG- Memasuki hari ke empat seleksi calon Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Barito Timur, masih berlangsung. Meski cuaca mendung dan udara terasa dingin, para calon “pahlawan tanpa tanda jasa” ini tetap hadir. Mereka datang mengikuti tes demi masa depan yang lebih baik.  Penanggungjawab Tempat Uji Kompetensi (TUK) Pelaksanaan Seleksi PPPK Guru Kabupaten Barito Timur   Abdul Chaq, S.Pd.I yang diwawancarai diskominfops bartim, Kamis (16/9) mengatakan, tidak ada kendala dalam pelaksaan seleksi calon Guru PPPK, semuanya berjalan dengan lancar dan tertib.

“Di hari ke empat ini berjalan dengan lancar dan tertib tidak ada kendala. Ini karena setelah selesai pelaksanaan tes kita langsung lakukan evaluasi, sehingga semuanya lancar,” ujar Abdul Chaq. Kepala Sekolah SMKN 2 Tamiang Layang ini menambahkan, sampai dengan hari ke empat ini ada sekitar 616 orang yang sudah mengikuti tes. Jumlah tersebut sudah meliputi semua jenjang yakni guru SD, SMP, SMA,SMK dan SLB. Ketika ditanya kapan hasil seleksi itu diumumkan?, Abdul Chaq mengatakan pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk mengumumkan hasil seleksi. Dikatakanya hasil seleksi nanti akan diumumkan oleh Diren Guru dan Tenaga Kependidikan Selaku Panitia Seleksi PPPK JF Guru.

Namun berdasarkan pengumuman yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, nomor 4661/B/GT.01.00/2021, tertanggal 28 Agustus 2021,  pengumuman hasil seleksi kompetensi 1 (satu) akan dilaksanakan pada tanggal 24 September 2021, kemudian dilanjutkan dengan masa sanggah 1 tanggal 24 s/d 27 September 2021.

Perlu diketahui seleksi calon Guru PPPK ini diselenggarkan  oleh Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Kegiatan tersebut di pusatkan  di SMKN 2 Tamiang Layang.

Pantauan Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Barito Timur, Kamis (16/9) pagi puluhan peserta seleksi Guru PPPK masih berdatangan. Sesampainya di pintu depan SMKN 2 Tamiang Layang para peserta yang mengenakan pakaian putih hitam wajib melakukan regestrasi dan melakukan pengukuran suhu tubuh. Merekapun diminta menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Sebelum mengikuti seleksi, satu hari sebelumnya para  peserta diwajibkan melakukan swab antigen.  (lia/cak/diskominfops)