Diskominfo Bartim Berkomitmen Untuk Mendulang Informasi, Dari Penyebaran Berita Hoax

Diskominfo Bartim Berkomitmen Untuk Mendulang Informasi, Dari Penyebaran Berita Hoax

Diskominfo (Barito Timur) – Tanggapi Intruksi Kementerian Komunikasi dan Informatika pusat, Diskominfo Kabupaten Barito Timur, Provinsi Kalimantan Tengah, berkomitmen untuk memerangi peredaran berita hoax, mendulang informasi sebelum beredar luas.

Seperti yang tercatat data dari Kominfo pusat per Juni 2019, temuan hoax berada di angka 330, dan kini turun, dibandingkan bulan Mei yang mencapai 402 hoax.

Hal tersebut menjadi perhatian khusus Diskominfo Bartim untuk terus menekan angka peredaran hoak dari konten ataupun akun dunia maya yang kerap kali di jadikan sarana untuk penyebaran hoax.

Plt.Kepala Dinas Komunikasi Dan Informatika,Suprayogi,SE.,MT melalui Plt.kepala bidang pengelolaan informasi dan komunikasi publik, Ampiansyah,S.Hut.,M.Pd bersama Kepala Seksi Layanan Informasi Publik dan Kehumasan, Bambang Rahmatullah,SE dengan Kepala Seksi Informasi Publik, Elly,S.Sos mengatakan bahwa pihaknya akan terus mengontrol penyebaran berita hoax di wilahnya, dirinya juga mengatakan untuk Bartim masih tahap pengembangan dan terus bekerjasama kepada Kemenkominfo.

“Kita akan terus melakukan kontrol dan berupaya mencegah beredarnya berita hoax khususnya Bartim, walaupun kita masih tahap pengembangan karna belum memilik Mesin Pengais Konten Negatif (AIS) adalah mesin crawling otomatis, seperti yang di miliki Kemenkominfo pusat”, ucapnya.

Dengan maraknya tentang penyebaran berita hoax yang sangat cepat di media sosial maupun situs resmi seperti Facebook, Twiter, Youtube, whatsAap dan lain-lain. Diskominfo Bartim bekerjasama dengan pihak terkait, baik dari penegak hukum maupun dari media-media publik.

“Sejauh ini kita bekerjasama terhadap penegak hukum dan media begitu juga jurnalis agar dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan informasi secara cepat dan akurat”, jelasnya.

Kominfo menggandeng gerakan Siberkreasi untuk memberikan literasi digital kepada masyarakat, salah satu tujuannya agar masyarakat tidak mudah mempercayai hoax dan informasi yang belum pasti kebenarannya.(SM88-Diskominfo Bartim)

Bupati Bartim Tegaskan Untuk Maanfaatkan Inovasi Desa Sebagai Sumber Ekonomi

Bupati Bartim Tegaskan Untuk Maanfaatkan Inovasi Desa Sebagai Sumber Ekonomi

Diskominfo (Barito Timur) – Bupati Bartim Ampera AY Mebas tegaskan untuk tingkatkan ekonomi melalui Badan Usaha Milik Desa (BumDes), yang dapat dimanfaatkan dan di sesuaikan penggunaanya sebagai penguat ekonomi di setiap desa.

Hal itu di sampaikan Bupati saat kegiatan Bursa Inovasi Desa (BID) cluster I bagi desa di tiga kecamatan, yakni kecamatan Dusun Timur, Paju Epat dan Benua Lima di Aula dinas Pendidikan pada selasa (16/07/2019).

Acara dibuka langsung oleh Bupati Bartim Ampera AY Mebas, Wakil Bupati, Kepala Seksi Lembaga Ekonomi Masyarakat DPMD provinsi Kalteng, Kepala Dinas (Kadis) PMD Bartim, Kadis pendidikan, Kadis kesehatan, camat, pendamping desa, Kades dan perangkat desa, BP dari tiga kecamatan serta tokoh masyarakat.

Bupati Batim Ampera AY Mebas mengatakan bahwa BID merupakan salah satu bentuk kegiatan pameran, yang menghimpun kegiatan pembangunan masyarakat dari desa, yang telah dinilai inovatif, sekaligus sebagai ajang pertukaran pengetahuan, menyebarluaskan kegiatan inovatif serta penyebarluasan keberadaan Penyedia Jasa Layanan Teknis (PJLK) bagi masyarakat dan desa.

“Untuk kabupaten Bartim saat ini mulai bentuk inovasi desa, seperti Mukro Organisme Lokal (MOL) di desa Tampa, yang bisa masuk ke menu bursa nasional, terima kasih atas usaha dalam menggali potensi desa dan sekanjutnya dapat dikembangkan, sehingga benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat banyak dan dapat menunjang peningkatan ekonomi desa”, ucap Ampera.

Adapun program inovasi desa dirancang untuk mendorong dan memfasilitasi penguatan kapasitas desa yang diorientasikan untuk memenuhi pencapaian target, melalaui peningkatan produktivitas pedesaan dengan bertumpu pada tiga hal, pertama pengembagan ekonomi lokal dan kewirausahaan, baik pada ranah pengembangan usaha masyarakat maupaun usaha yang diprakarsai oleh desa.

Di jelaskan orang nomor satu di Bartim tersebut, perlunya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), kaitan antara produktivitas pedesaan dengan kualitas SDM ini, diharapkan terjadi dalam jangka pendek, maupun dampak signifikan dalam jangka panjang, melalui investasi dibidang pendidikan PAUD TK dan kesehatan, saat ini berhubungan dengan stunting perlu di perhatikan.

Begitu juga dengan pemenuhan dan peningkatan infrastuktur pedesaan, khususnya yang secara langsung berpengaruh terhadap perkembangan perekonomian desa dan memiliki dampak menguat rekatkan kohesi sosial masyarakat pedesaan.

Bupati juga mengharapkan agar setiap desa dapat berinovasi dengan memanfaatkan BumDes, dan utamakan pengelolaan usaha benar-benar di lakukan masyarakat lokal, agar perputaran ekonomi tetap berada di Bartim.(SM88-Diskominfo Bartim)

Ketua TP PKK Bartim Kunjungi Pameran Pada Momentum HARGANAS XXVI 2019

Ketua TP PKK Bartim Kunjungi Pameran Pada Momentum HARGANAS XXVI 2019

Diskominfo (Barito Timur) – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Kabupaten Barito Timur beserta rombongan Kunjungi Pameran di puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke 26 di Banjar Baru, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Sabtu (06/07/2019).

Pemerintah Kabupaten Bartim turut memperingati Harganas yang di hadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Munita Mustika Dewi,SE.,MM beserta rombongan dan juga turut serta Wakil Bupati Bartim beserta istri. Di lanjutkan dengan melihat pembukaan Pameran yang di gelar usai acara.

Pameran dan Gelar Dagang ini, merupakan Rangkaian Peringatan Hari Keluarga Nasional XXVI Tahun 2019 di Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan yang diinisiasi oleh Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Pasangan dari orang nomor satu di Bartim tersebut sangat mengapresiasi di gelarnya pelaksanaan Pameran dalam rangka memperingati Harganas tersebut, dirinya juga mengunjungi Pemeran dan melihat kualitas produk lokal yang niscayanya perlu di kembangkan sebagai salah satu produk daerah untuk dapat di kenalkan secara meluas.

“Saya mengapresiasi pelaksanaan Pemeran yang di gelar sebagai rangkaian peringatan Harganas yang ke 26 tahun 2019 di Kalimantan Selatan ini, dan perlu di lakukan untuk membantu memperkenalkan dan mensosialisasikan berbagai program pemberdayaan”, ucapnya di sela-sela kegiatan tersebut.

Dengan meninjau langsung di lokasi pameran tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Kab.Bartim tertarik dengan keragaman produk lokal yang di hasilkan dari masyarakat kalimantan, menurutnya pengenalan produk lokal perlu di kembangkan, sebagai penunjang pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kita perlu mengembangkan produk lokal yang di hasilkan dari kerajinan atau kuliner dari daerah masing-masing untuk di kenalkan secara meluas, sebab ini adalah salah satu upaya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, saya harap Kader PKK yang berada di Bartim dapat meningkatkan produknya”, harap Wanita cantik yang juga menjabat sebagai anggota dewan tersebut.

Kegiatan yang di hadiri langsung oleh Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat dr. Erni Guntarti Tjahjo Kumolo, sekaligus membuka acara. Turut mendampingi dr. Dwikisworo Setyowireni Hasto Wardoyo (isteri kepala BKKBN RI), yang dilaksanakan di Kantor Pemerintahan Provinsi Kalimantan Selatan.

Ketua Umum TP PKK, dr. Erni Guntarti Tjahjo Kumolo dalam sambutan pembukaan dirinya mengatakan bahwa Pameran dan Gelar Dagang ini merupakan salah satu upaya untuk memperkenalkan dan mensosialisasikan berbagai program pemberdayaan ekonomi keluarga, seperti berbagai produk-produk UKM dari seluruh provinsi di Indonesia dan produk-produk unggulan hasil karya para Kader PKK dari seluruh Indonesia.(SM88-Diskominfo Bartim)

Wakil Bupati Barito Timur Ikut Memperingati HARGANAS XXVI 2019 Di Kalsel

Wakil Bupati Barito Timur Ikut Memperingati HARGANAS XXVI 2019 Di Kalsel

Diskominfo (Barito Timur) – Wakil Bupati (Wabub) Barito Timur (Bartim) menghadiri puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke 26 di Banjar Baru, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Sabtu (06/07/2019).

Pemerintah Kabupaten Barito Timur (Bartim) yang juga turut hadir dalam acara tersebut yakni Wakil Bupati Bartim Habib Said Abdul Saleh beserta Istri mengikuti pelaksanaan kegiatan sampai akhir acara.

Wakil Bupati sangat mengapresiasi berjalannya pelaksanaan kegiatan yang di hadiri puluhan ribu warga dari segala penjuru kalimantan. Dirinya juga mengharapkan apa yang di sampaikan Presiden melalui Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Puan Maharani dapat di terapkan di Bartim.

“Saya merasa bangga dengan semangat masyarakat yang menghadiri kegiatan ini, kita juga berharap apa yang di sampaikan Bapak Presiden Jokowi melalui Menteri dapat di terapkan di Bartim”, ucapnya.

Orang nomor 2 (dua) di Bartim tersebut juga mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi motivasi bagi masyarakat di setiap daerah, menurutnya dalam membentuk perkembangan dan pertumbuhan daerah dapat di mulai dari pemberdayaan masyarakat menuju keluarga sejahtera.

“Perkembangan daerah tercipta dari pemberdayaan masyarakat, maka hal itu di mulai dari keluarga, bila keluarga sejahtera maka otomatis akan berdampak kepada lingkungan dan masyarakat luas”, jelas Wakil Bupati, pria yang juga kerap kali sebagai contoh pengayom yang baik kepada warga.

Puan Maharani, dalam sambutannya meminta pada peringatan Harganas tahun ini dapat menjadi momentum meningkatkan kegiatan interaksi di lingkungan keluarga sehingga hubungan di antara anak dan orangtua bisa semakin erat.

Sementara itu, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI Hasto Wardoyo selaku Ketua Panitia penyelenggara mengatakan, pihaknya akan lebih mengembangkan Kampung KB yang ada disetiap daerah di tanah air, melalui pemberdayaan masyarakat agar terwujudnya keluaraga yang sejahtera dan berkualitas.

Dalam peringatan Harganas ini Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor sebagai tuan rumah memberikan apresiasi, kepada seluruh pihak terkait hingga terlaksananya peringatan harganas di daerahnya.

Ia meminta agar Harganas ini dapat menjadi momentum bagi para keluarga untuk lebih baik kedepannya.(SM88-Diskominfo Bartim)

Meskipun Presiden Tidak Hadir, Acara HARGANAS XXVI 2019 Tetap Di Sambut Antusias Puluhan Ribu Manusia Dari Segala Penjuru Kalimantan

Meskipun Presiden Tidak Hadir, Acara HARGANAS XXVI 2019 Tetap Di Sambut Antusias Puluhan Ribu Manusia Dari Segala Penjuru Kalimantan

Diskominfo (Barito Timur) – Semangat Masyarakat Kalimantan tidak pudar meskipun Presiden Joko Widodo batal menghadiri puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke 26 di Banjar Baru, Provinsi Kalimantan Selatan, Sabtu (06/07/2019).

Acara puncak Harganas dihadiri Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Puan Maharani, Menteri Kesehatan RI, Nila Djuwita F Moelok, dan Ketua TP PKK Pusat Erni Guntarti Tjahjo Kumolo, serta gubernur dan bupati/walikota beserta Ketua TP PKK masing-masing se Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Puan Maharani, yang mewakili semua kegiatan sehingga dapat berjalan lancar dan sukses sampai akhir acara.

Pemerintah Kabupaten Barito Timur (Bartim) yang juga turut hadir dalam acara tersebut yakni Wakil Bupati Bartim beserta Istri dan Ketua PKK beserta rombongan mengikuti pelaksanaan kegiatan dengan penuh antusias.

Puan Maharani, dalam sambutannya meminta pada peringatan Harganas tahun ini dapat menjadi momentum meningkatkan kegiatan interaksi di lingkungan keluarga sehingga hubungan di antara anak dan orangtua bisa semakin erat.

“Haraganas tahun ini tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya dan cukup ramai, saya mewakili Presiden Joko Widodo meminta kepada seluruh pihak terkait dan juga elemen masyarakat untuk dapat menjadikan keluarga sebagai hal yang sangat penting dikehidupan. Terutama hal ini dilakukan melalui Kampung KB yang ada di setiap daerah”kata Puan.

Sementara itu, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI Hasto Wardoyo selaku Ketua Panitia penyelenggara mengatakan, pihaknya akan lebih mengembangkan Kampung KB yang ada disetiap daerah di tanah air, melalui pemberdayaan masyarakat agar terwujudnya keluaraga yang sejahtera dan berkualitas.

“Kami kedepan akan lebih mengembangkan Kampung KB melalui pemberdayaan masyarakat agar terciptanya keluarga yang berkualitas dsn sejahtera”, ujar Hasto.

Dalam peringatan Harganas ini Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor sebagai tuan rumah memberikan apresiasi, kepada seluruh pihak terkait hingga terlaksananya peringatan harganas di daerahnya.

Ia meminta agar Harganas ini dapat menjadi momentum bagi para keluarga untuk lebih baik kedepannya.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak terkait yang sudah mensukseskan penyelenggaraaan Harganas tahun ini di Kalsel dan tidak terkecuali kepada BKKBN yang sebagai pemilik acara”tuturnya.(SM88-Diskominfo Bartim)

Komisi Informasi Kalteng Monitoring Verifikasi Keterbukaan Informasi Publik

Komisi Informasi Kalteng Monitoring Verifikasi Keterbukaan Informasi Publik

Diskominfo (Barito Timur) – Pelaksanaan kegiatan yang akan dilakukan Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Tengah, terkait Verifikasi Keterbukaan Informasi Publik kepada setiap daerah yang berada di wilayah Kalimantan Tengah.

Jadwal yang sudah disiapkan untuk 4 Kabupaten di antaranya yakni : Barito Selatan, Barito Timur, Barito Utara dan Murung Raya, untuk dapat melakukan verifikasi Keterbukaan Informasi Publik sesuai amanat undang-undang.

Pemeringkatan keterbukaan informasi badan publik tahun 2019 dilakukan guna mengetahui pelaksanaan keterbukaan informasi di badan publik sebagaimana amanah undang-undang nomor 14 tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi Publik (selanjutnya disebut UU KIP) dan peraturan komisi informasi nomor 1 tahun 2010 tentang standar layanan informasi publik (selanjutnya disebut Perki SLIP).

Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 4 bulan yang dimulai dari bulan Mei sampai dengan Agustus 2019, yang diakhiri dengan pemeringkatan badan publik dan wajib kepada badan publik untuk mengikuti seluruh alur kegiatan, yang ditetapkan oleh komisi informasi Provinsi Kalteng.

Adapun kegiatan diantaranya Pengiriman SAQ (self Assessment Questionnaire) verifikasi SAQ, Visitasi dan Persentasi. pemeringkatan keterbukaan informasi badan publik tahun 2019 dalam penilaiannya mengutamakan 4 indikator yaitu :

  • Umumkan Informasi Publik Sesuai dengan pasal 9 UU KIP pasal 11 Perki SLIP.
  • Menyediakan informasi publik Sesuai dengan pasal 11 14 dan 15 UU KIP pasal 13 Perki SLIP.
  • Pelayanan pemohonan Informasi Publik Sesuai dengan pasal 7 dan 12 UU Kip pasal 4, 8 dan 9 Perki SLIP.
  • Pengelolaan informasi dan dokumentasi Sesuai dengan pasal 13 UU pasal 7 Perki SLIP.

Ketua Komisi Informasi Provinsi Kalteng Dr.Mambang L Tubil.,SH.,MAP melalui Bidang kelembagaan dari Komisi Informasi Provinsi Setni Betlina,SP.M.MA mengharapkan kerjasama dari pimpinan daerah kabupaten dan kota di Kalteng, untuk memberikan dukungan materi dan moril atau badan publik dalam melaksanakan keterbukaan informasi.

Pelaksanaan visitasi dan verifikasi seperti jadwal yang ditetapkan, dan nantinya dalam pelaksanaan tersebut di mohon Pejabat pengelola informasi dan dokumentasi (PPID) Utama kabupaten/kota untuk menyampaikan presentasi layanan keterbukaan informasi di PPID masing-masing.(SM88-Diskominfo Bartim)

Inovasi Desa Mulai Di Kembangkan Melalui Usaha Tani

Inovasi Desa Mulai Di Kembangkan Melalui Usaha Tani

Diskominfo (Barito Timur) – Dimulai dari usaha kecil, Kelompok Tani Desa Paku Beto, Kecamatan Paku Kabupaten Barito Timur bekerja sama dengan Bumdes Sinar Harapan. Usaha menengah yang dapat tingkatkan pertumbuhan ekonomi dari hasil pertanian yang memproduksi Beras merah.

Produk lokal Kabupaten Bartim, Beras merah Paku Beto yang memiliki keunggulan antara lain: lebih rendah Gi Iglemik Indek, baik di konsumsi bagi penderita diabetes, melakukan diet sehat dan tidak mengandung obat-obatan penyubur atau pupuk.

Hujiana selaku pengusaha dari Kelompok Tani yang biasa di sapa dengan sebutan ineh Mella mengatakan bahwa jenis usaha yang di lakukan atas kerjasama dengan pihak Bumdes, dan bersama kelompok yang terdiri dari 5 (lima) orang.

“Kemungkinan sekitar 5 (lima) tahun yang lalu sudah menjalankan usaha ini, tapi kita memproduksinya masih sedikit, kebetulan produsi ini berawal pada waktu mengikuti kegiatan pertanian di daerah kabupaten Sukamara, kita melihat ada produk usaha dari petani yang menjanjikan, sehingga kita tertarik dan menerapkan di sini” ,ucapnya saat di wawancarai oleh Tim MMC Diskominfo Kab.bartim.

Dirinya mengatakan, produk tersebut masih menggunakan padi lokal, pemasarannya pun masih belum meluas dengan daya jual per kilo, serta jumlah produksi masih bersekala kecil dan masih perlu di tingkatkan.

“Seperti yang kita ketahui, beras merah ini sangat baik untuk kesehatan dan nilai jualnya pun lebih tinggi dari beras biasa, maka dengan cara itu kita melakukan usaha ini dan akan mengembangkannya”, jelas Hujiana.

Di teruskan Hujiana, kedepannya diharapkan ada pesanan bersekala besar, jumlah pekerja bertambah sehingga dapat memproduksi lebih banyak, begitu juga pemasarannya dapat meluas dan mudah. Pungkasnya.(SM88-Diskominfo Bartim)

SDM Menjadi Faktor Utama Dalam Pembangunan Desa

SDM Menjadi Faktor Utama Dalam Pembangunan Desa

Diskominfo (Barito Timur) – Pelaksanaan kegiatan kedua terkait Inovasi Desa dengan melibatkan Kepala Desa (Kades) wilayah Kecamatan Karusen Janang dan Kecamatan Paku serta mengajak dan memberi arahan dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Rabu (26/06/2019)

Kadis PMD Bartim, Drs. Hudaya Husinsah dalam sambutannya mengatakan Pelaksanaan giat hari ini adalah salah satu kegiatan penunjang ilmu dan pengetahuan untuk meningkatakan SDM, karna jika Sumber Daya Alam (SDA) melimpah namun tidak ditunjang dengan SDM maka akan sia-sia.

Tujuan dari program inovasi desa adalah untuk membuat inkubasi agar masyarakat desa membuat inovasi inovasi dalam pembangunan desa untuk peningkatan sumber daya manusia dan ekonomi yang sesuai dengan potensi masing-masing.

“Penggunaan dana desa untuk peningkatan SDM dan ekonomi yang sesuai dengan potensi desa masing-masing. Giat ini diharapkan dapat meningkatkan keberdayaan, kemandirian dan menguatkan kapasitas masyarakat untuk mengambil peran lebih aktif dalam rangka peningkatan kualitas masyarakat khususnya bidang pendidikan dan kesehatan”, pungkasnya.

Kementerian Desa pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi memulai program inovasi desa Tahun Anggaran 2019, mengalokasikan dana desa (DD). Operasi kegiatan untuk mendukung kegiatan pengembangan SDM pada setiap lokasi sasaran.

“Kegiatan ini diharapkan dapat berperan lebih aktif dalam rangka peningkatan kualitas masyarakat dalam pelayanan khususnya bidang pendidikan dan kesehatan, terkait implementasi undang-undang Nomor 6 2014 tentang Desa, agar dapat meningkatkan akselerasi pencapaian dan tujuan”, pungkasnya.

Plt.Camat Karusen Janang Fernando.S.STP mengatakan, kegiatan tersebut adalah salah satu bentuk upaya untuk meningkatkan inovasi di desa yang meliputi wilayah Kecamatan Karusen Janang. Dirinya juga mengatakan tujuan dari pada kegiatan ini adalah meningkatkan SDM sebagai penunjang ilmu dan pengetahuan dalam mengembangkan potensi SDA.

“Kita laksanakan kegiatan ini dengan tujuan meningkatkan SDM dan mengembangkan SDA yang berada di wilayah kabupaten Bartim”,ucapnya usai kegiatan di kantornya.

Di teruskannya, seperti yang diketahui, program PSDM adalah sebagai bentuk keberhasilan dalam pembangunan Desa, sesuai dengan pengaturan penggunaan DD. Maka kegiatan tersebut dilakukan agar desa dapat meningkatkan keberdayaan, kemandirian dan menguatkannya kapasitas masyarakat yang berada di desa. Pelatihan yang dilakukan untuk memberi manfaat bagi pembangunan sektor Desa masing-masing.

“Dengan adanya program ini, seluruh kades bisa sama-sama melaksanakan, bersama pendamping desa dan tenaga ahli dan mengutamakan kesejahteraan masyarakat”, harapnya.

Kegiatan tersebut diisi oleh beberapa narasumber yang berasal dari Bappeda, Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan. Adapun yang menjadi peserta giat adalah : kades/perangkat desa, Kader Pembagunan Masyarakat, Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa.(SM88-Diskominfo Bartim)

Pelatihan Pengembangan SDM Dengan Tujuan Memprioritaskan Kesejahteraan Rakyat

Pelatihan Pengembangan SDM Dengan Tujuan Memprioritaskan Kesejahteraan Rakyat

Diskominfo (Barito Timur) – Pelaksanaan kegiatan yang melibatkan Kepala Desa (Kades) wilayah Kecamatan Dusun Timur, Kecamatan Benua Lima, dan Kecamatan Paju Epat dengan mengajak serta memberi arahan dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

Pelatihan Pengembangan SDM kader pembagunan manusia terlaksana di Aula Kecamatan Dusun Timur yang langsung dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Camat Dustim, Paju Epat, Benua Lima/yg mewakili serta Kades dari kecamatan Dusun Timur, Senin (24/06/2019)

Kadis PMD Bartim, Drs. Hudaya Husinsah dalam sambutannya mengatakan Pelaksanaan giat hari ini adalah salah satu kegiatan penunjang ilmu dan pengetahuan untuk mningkatakan SDM, karnan jika Sumber Daya Alam (SDA) melimpah namun tidak ditunjang dengan SDM maka akan sia-sia.

“Selama ini pemanfaatan Dana Desa (DD) kebanyakan ke arah infrastruktur saja. Pembagunan manusianya masih sangat kurang” ucap Drs. Hudaya Husinsah

Kabupaten Bartim bersyukur pada tahun ini diberi kepercayaan memperoleh dana operasional kegiatan program inovasi, kegiatan pengembangan SDM.

Diteruskan Drs. Hudaya Husinsah, menurutnya kunci keberhasilan efektifitas pelaksanaan program DD adalah inovasi desa. Tujuan dari program inovasi desa adalah untuk membuat Inkubasi, agar masyarakat desa membuat inovasi-inovasi.

“Penggunaan dana desa untuk peningkatan SDM dan ekonomi yang sesuai dengan potensi desa masing-masing. Giat ini diharapkan dapat meningkatkan keberdayaan, kemandirian dan menguatkan kapasitas masyarakat untuk mengambil peran lebih aktif dalam rangka peningkatan kualitas masyarakat khususnya bidang pendidikan dan kesehatan”, pungkasnya.

Sementara Camat Dusun Timur, Yudesman, S.AP dalam sambutannya mengatakan bahwa inovasi yang perlu digali dari desa diharapkan sebagai unggulan dari desa masing-masing, dirinya juga berharap pelaksanaan giat ini bisa mengembangkan inovasi di desa menjadi unggulan di desa masing-masing.

“Dengan kehadiran kader, seluruh penduduk kades bisa sama-sama melaksanakan, bersama pendamping desa dan tenaga ahli, demi kesejahteraan masyarakat kita”, harapnya.

Kegiatan tersebut diisi oleh beberapa narasumber yang berasal dr Bappeda, Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan. Adapun yang menjadi peserta giat adalah : hari pertama seluruh kades/perangkat desa, Kader Pembagunan Masyarakat, Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa. Sedangkan hari kedua yakni hari selasa tanggal 25 Juni 2019 pesertanya kemungkinan Kader Pembangunan Desa, Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa, masing-masing dari tiap desa 3 (tiga) orang.(SM88-Diskominfo Bartim)

Diskominfo Kalteng Kunjungi Diskominfo Bartim Lakukan Persamaan Informasi Serta Pembinaan

Diskominfo Kalteng Kunjungi Diskominfo Bartim Lakukan Persamaan Informasi Serta Pembinaan

Diskominfo (Barito Timur) –  Informasi Komunikasi Publik (IKP) Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), kunjungi Diskominfo Kabupaten Barito Timur (Bartim) terkait pembinaan yang dilakukan di Kabupaten Bartim.

Sebelumnya IKP Diskominfo Provinsi Kalteng melakukan kunjungan guna pembinaan di Kabupaten Barito Selatan terkait Persandian dan Statistik dan penyamaan persepsi Provinsi Kalimantan Tengah yang bertempat di ruang rapat kantor Diskominfo Bartim. Kamis (25/04/2019).

Kedatangan tim IKP Diskominfo kalteng yang dalam hal ini diwakili oleh Baryen, ST., M. Eng, Drs, Sianto., M. Si, Elyanie, SP, Suliwati, SE, dan Laura Andalina, SP.,M. Si  disambut langsung oleh Kepala Diskominfo Bartim, dr. Husni Anwar, MPH beserta jajarannya.

Pada saat ini Diskominfo Bartim mendapat giliran dari kunjungan IKP Diskominfo Provinsi Kalteng dengan tujuan menyamakan gerak dan persepsi antara Diskominfo Prov. Kalteng dan Diskominfo Bartim, sehingga terjalin sinergitas dalam mewujudkan Kalteng Berkah dan mendorong terwujudnya Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE).

Kegiatan tersebut berjalan dengan diskusi tentang pembentukan PPID, KIM, Keterbukaan informasi publik, PERTUNRA, Persandian dan Statistik guna mengetahui kendala apa saja yang jadi hambatan di Diskominfo Bartim, dan apa saja yang bisa diperbantukan Diskominfo Kalteng terkait perkembangan Diskominfo tingkat Kabupaten. (SM88-Diskominfo Bartim)