MUTU KARET RENDAH, PENYEBAB PETANI TIDAK MEMILIKI KEKUATAN DALAM MENENTUKAN HARGA

MUTU KARET RENDAH, PENYEBAB PETANI TIDAK MEMILIKI KEKUATAN DALAM MENENTUKAN HARGA

TINJAU PABRIK KARET- Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas beserta rombongan didampingi oleh Kepala Dinas Perkebunan dan Perternakan Provinsi Kalimantan Barat Ir. M Munsif, MM, melihat langsung pengolahan karet di salah satu perushaan karet di Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat.

DISKOMINFOSANTIK- Rendahnya mutu karet penyebab petani tidak memiliki kekuatan dalam menentukan harga. Keadaan ini kemudian dimanfaatkan oleh para tengkulak dalam memainkan harga bongkar yang tidak sesuai dengan harga yang ada di pasaran. Demikian disampaikan oleh Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas dalam sambutannya pada acara studi banding peningkatan mutu bongkar dan pemasaran hasil di Aula Dinas Perkebunan dan Perternakan Provinsi Kalimantan Barat, Selasa (9/2).

SIBUK- Karyawan PT Hok Tong sibuk melakukan pekerjaanya.

Ampera mengatakan kondisi tersebut sudah terjadi sejak lama dan dirasakan oleh para petani di Kabupaten Barito Timur. Berangkat dari permasalahan itulah Bupati Bartim dan rombongan Tim Ekonomi Kerakyatan Kabupaten Barito Timur melakukan studi banding.

“Kami ingin belajar dan menggali kiat-kiat dalam peningkatan mutu bongkar dan harga di tingkat petani dan pabrikan dari Dinas Perkebunan dan Perternakan Provinsi Kalimantan Barat,” terang Bupati Barito Timur.

Melalui kesempatan itu Orang Nomor Satu di Gumi Jari Janang Kalalawah ini juga mengutarakan  ingin menimba ilmu dari Unit Pengolahan dan Pemasaran Bongkar (UPBB) Petani Karet binaan Dinas Perkebunan dan Perternakan Provinsi Kalbar dan sekaligus melihat langsung pabrik karet yang menerima penjualan bongkar petani karet di Kalbar.

TSIAP DIKEMAS- Bahan karet setengah jadi ini siap dikemas. tampak Kabag Protokol Setda Bartim Fernando, S.STP, MM serius mengamati proses pengolahan bahan karet mentah menjadi bahan setengah jadi.

Atas permintaan Bupati Barito Timur tersebut, Dinas Perkebunan dan Perternakan Provinsi Kalimantan Barat menghadirkan pengurus Unit Pengolahan dan Pemasaran Bongkar (UPBB) Petani Karet dari Kabupaten Sambas.Usai mendengarakan penjelasan panjang lebar tersebut, Bupati Barito Timur bersama Sekda Bartim Panahan Moetar dan rombongan langsung menuju pabrik karet PT. Hok Tong Pontianak.

Diperusahaan tersebut Bupati Barito Timur dan rombongan didampingi oleh Kepala Dinas Perkebunan dan Perternakan Provinsi Kalbar dan pemilik PT. Hok Tong berkeliling di areal perusahan tersebut. Ampera dan rombongan melihat langsung proses pengolahan karet dari bahan mentah (lom) menjadi bahan setengah jadi yang sudah dikemas dalam plastik. Berdasarkan hasil informasi yang berhasil diperoleh contributor MMC Diskominfosantik Kabupaten Bartim, bahan setengah jadi yang sudah dikemas tersebut akan dieskpor ke Negeri Ginseng atau yang lebih dikenal Korea.(cak/diskominfosantik).

SEKDA BARTIM : STUDI BANDING KE KALBAR HARUS ADA HASILNYA

ARAHAN- Sekda Bartim Panahan Moetar, SE, M.Si saat memberikan arahan kepada anggota Tim Ekonomi Kerakyatan Kabupaten Bartim untuk ikut meninjau bongkar muat dan pengolahan karet di gudang milik PT HOT TONG, Pontianak Provinsi Kalbar, Rabu (9/2).

DISKOMINFOSANTIK-Kunjungan kerja yang dilakukan Tim Ekonomi Kerakyatan Kabupaten Barito Timur dalam rangka study banding peningkatan mutu dan pemasaran hasil di Pontianak Provinsi Kalimantan Barat harus membuahkan hasil. Salah satunya harus mampu meningkatkan perekonomian di Kabupaten Barito Timur.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Barito Timur (Bartim) Provinsi Kalimantan Tengah Panahan Moetar, SE, MM saat diwawancarai awak media, di lokasi Pabrik Karet PT. Hok Tong Pontianak, Rabu (09/02/2022).

“Kita berharap seperti yang disampaikan Bupat Bartim  harus ada perubahan dan hasil yang kita bawa dengan adanya kegiatan study banding ini,” ucap Panahan yang juga selaku Ketua Tim Ekonomi Kerakyatan.

Menurutnya perjalan yang memakan waktu dan tenaga ini jangan sampai sia-sia, sepulangnya nanti harus ada yang diterapkan agar bermanfaat bagi masyarakat.

“Kalau kita kesini (Pontianak) dengan memakan waktu 30 jam lebih, setelah pulang dari sini kita tidak dapat apa-apa, itu adalah hal yang sia-sia,” terang  Panahan.

Dia berharap kepada seluruh anggota tim setelah dalam waktu seminggu, masing-masing bisa menghasilkan pemikiran yang dapat disimpulkan untuk mengambil langkah kedepan guna meningkatkan ekonomi masyarakat Bartim.

“Pada kegiatan ini kita mendapatkan informasi untuk bahan perbandingan dan melaksanakan di tempat kita dan itu yang diharapkan oleh pimpinan kita,” ungkapnya.

Panahan juga menyebutkan bahwa hasil dari kegiatan tersebut akan dievaluasi bersama tim baik rekan-rekan pendukung yang dapat menghasilkan pemikiran untuk tujuan dan visi misi Pemkab Bartim.

“Visi dan misinya adalah untuk mempermudah usaha masyarakat. Jadi perputaran ekonomi kerakyatan berjalan dan pada ujungnya peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (cak/diskominfosantik)

BUPATI UNDANG INVESTOR KALBAR BERINVESTASI DI BARTIM

BUPATI UNDANG INVESTOR KALBAR BERINVESTASI DI BARTIM

CINDERAMATA-Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas didampingi oleh Sekda Bartim Panahan Moetar, SE., M.Si dan Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barito Timur Trikorianto, SP., MM menyerahkan cenderamata kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang diwakili oleh Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Setda Provinsi Kalbar Drs. Junaidi, MM, Rabu (9/2) di Aula Dinas Perkebunan dan Perternakan Provinsi Kalbar.

DISKOMINFOSANTIK- Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas mengundang para investor yang ada di Provinsi Kalimantan Barat untuk berinvestasisi di Kabupaten Barito Timur. Undangan ini disampaikan Bupati Bartim Ampera AY Mebas saat memberikan sambutan pada acara studi banding peningkatan mutu bongkar dan pemasaran hasil di Aula Dinas Perkebunan dan Perternakan Provinsi Kalimantan Barat, Rabu (9/2).

Melalui kesempatan itu Ampera mengatakan kehadiran para investor khususnya karet sangat diperlukan. Pasalnya orang nomor satu di Bartim ini berkeinginan mengangkat harga karet di Bartim menjadi lebih baik.

Bahkan mantan anggota DPRD Kabupaten Tabalong ini menyampaikan pihaknya akan mendukung penuh kehadiran investor bila berniat  mengembangkan usaha karetnya di Bartim. “Kami sudah memiliki pelabuhan,  perizinan akan kami permudah.  Kami juga siap  membantu mencari  lokasi usaha yang strategis,” papar Ampera.

Tak lupa melalui kesempatan itu Bupati Bartim juga menyampaikan maksud dan tujuan studi banding yang Pemerintah Kabupaten Barito Timur lakukan ke Dinas Perkebunan dan Perternakan Provinsi Kalbar.

Sementara itu Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat  dr. Harisson, M.Kes dalam sambutanya yang dibacakan oleh Asisten II Bidang Perekonomian Pembangunan Setda Provinsi Kalbar Drs. Junaidi, MM menyampaikan ucapan selamat datang kepada Bupati  Timur dan rombongan di Kota Pontianak Kalimantan Barat. Sekda Kalbar berharap kunjungan ini dapat mempererat tali silaturahmi antar provinsi di pulau Kalimantan.

“Kunjungan ini juga mempunyai arti penting, dimana pembangunan infrastruktur di Pulau Kalimantan  terutama pembangunan jalan trans kalimantan telah menyatukan pulau Kalimantan secara keseluruhan,” kata Sekda Kalbar.

Selain jalan trans kalimantan tersebut, Kalbar juga mempunyai aksesibilitas darat yang baik ke Negara Bagian Serawak, ke Sabah hingga Brunei Darussalam melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN), terutama di Etikong Kabupaten Sanggu dan Badau di Kabupaten Kapuas Hulu.

Sekda Kalbar juga mengatakan studi banding peningkatan mutu bongkar dan pemasaran hasil Pemerintah Kabupaten Bartim ke Pontianak Kalbar menjadi wadah tukar menukar informasi dan pembelajaran dari keberhasilan dan kegagalan masing-masing baik Pemerintah Provinsi Kalbar dan Pemerintah Kabupaten Bartim.

Usai acara pembukaan studi banding dilanjutkan penyerahan cinderamata dari Bupati Barito Timur ke Pemerintah Provinsi Kalbar dan sebaliknya dari Provinsi Kalbar ke Pemkab Bartim.(cak/diskominfosantik)

SEMPAT TERTUNDA DUA TAHUN, STUDY BANDING KE KALBAR TERLAKSANA 2022

ISTIRAHAT- Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas saat berbincang dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Timur Panahan Moetar, SE, M.Si, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barito Timur Trikorianto, SP, MM, dan Pimpinan Bank Kalteng Cabang Barito Timur, usai menempuh perjalanan yang cukup melelahkan, Selasa (8/2).

DISKOMINFOSANTIK – Walaupun sempat tertunda selama dua tahun, kegiatan studi banding tentang karet ke Pontianak, Provinsi Kalimantam Barat, akhirnya bisa terlaksana tahun 2022 ini.

Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas mengatakan bahwa rencana kegiatan studi banding tentang pengolahan dan pemasaram karet di Pontianak, Kalimantan Barat, telah direncanakan sejak tahun 2020. Namun akibat wabah pendemi Covid-19, rencana kegiatan tersebut ditunda.

“Baru tahun ini bisa terlaksana, walaupun sempat tertunda selama dua tahun,”ungkapnya kepada awak media, Selasa (8/2).

Dijelaskannya kegiatan studi banding ini sangat penting, mengingat sangat berkaitan dengan visi dam misi pemerintah kabupaten, di bidang ekonomi kerakyatan.

“Saya juga meminta kepada tim ekonomi kerakyatan yang ikut dalam kegiatan studi banding, bisa benar-benar memanfaatkan momen ini, agar bisa memberi manfaat bagi para petani karet yang ada di Kabupaten Barito Timur,”terangnya.

Ampera juga berharap dengan adanya kegiatan studi banding ini, akan memberi wawasan kepada OPD terkait untuk merealisasikan program ekonomi kerakyatan,khususnya di bidang pengolahan dan pemasaran karet ditingkat petani.

Hal ini sebutnya mengingat di Kabupaten Barito Timur, karet merupakan salah satu usaha andalan petani. “Intinya  saya minta kegiatan yang sudah lama tertunda ini, bisa memberi manfaat bagi para petani karet dalam upaya meningkatkan harga yang lebih tinggi dan berdampak pada pendapatan ekonomi petani karet di Bartim,”tandasnya. (cak/diskominfosantik)

BUPATI BARTIM HIMBAU MASYARAKAT TETAP TERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN

PROTKES- Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas saat meninjau pelaksanaan vaksinasi covid-19 anak usia 6-11 tahun di Kecamatan Awang, beberapa waktu lalu. Orang Nomor Satu di Gumi Jari Janang Kakalawah ini meminta warganya jangan lengah dan tetap mematuhi protokol kesehatan agar tidak terpapar covid-19.

DISKOMINFOSANTIK- Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas menghimbau masyarakat Kabupaten Barito Timur tetap menerapkan protocol kesehatan (protkes). Imbaun itu disampaikan menyikapi ada kasus baru covid 19 di Kabupaten Bartim baru-baru ini.

Guna mengantisipasi masuknya penyebaran Covid-19 ke wilayah Bartim, Pemerintah Kabupaten Barito Timur bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Barito Timur  melakukan penyekatan di perbatasan Kabupaten Barito Timur dengan Kabupaten Tabalong tepatnya di Kelurahan Taniran-Pasar Panas Kecamatan Benua Lima.

“Setiap warga yang masuk ke Bartim harus menunjukan bukti sudah melaksanakan vaksin. Jika tidak ada maka putar balik dan diimbau untuk segera ikut vaksin,” terang Bupati Bartim Ampera AY Mebas saat diwawancarai awak media disela kegiatan kunjungan kerja ke Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (7/2).

Lebih jauh Ampera mengatakan, memperketat perbatasan merupakan salah satu arahan atau instruksi Presiden  RI. Ini dilakukan untuk antisipasi penyebaran covid Omicron yang jumlah kasusnya meningkat di wilayah di DKI, Jawa Barat dan Jawa Timur.

“Presiden sudah memberikan arahan agar vaksinasi di percepat, Protkes lebih ditingkatkan, obat-obatan harus ada, oksigen disiapkan dan bila vaksinasi kurang segera hubungi Kemenkas, isolsasi terpusat agar diaktfkan kembali,” jelas Bupati Bartim,

Terkait adanya kasus covid-19 di Bartim, Bupati  meminta agar masyarakat jangan panik, dan semua pihak untuk tenang dan  terapkan protkes agar terhindar dari Covid-19.(cak/diskominfosantik)

BUPATI BARTIM UPAYAKAN HARGA KARET MENINGKAT, PIMPIN TIM EKONOMI KERAKYATAN STUDY BANDING KE PONTIANAK

KETERANGAN PERS- Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas saat memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan terkait tujuan study banding ke Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, Senin (7/2).

DISKOMINFOSANTIK- Bupati Barito Timur (Bartim) Ampera AY Mebas memimpin langsung Tim Ekonomi Kerakyatan melakukan study Banding ke Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat. Hal itu sebagai upaya serius pemerintah daerah meningkatkan harga karet yang dihasilkan para petani di kabupaten yang berjuluk Gumi Jari Janang Kalalawah, Senin (7/2).

Bupati Bartim Ampera AY Mebas mengatakan Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Timur terus berupaya membantu para petani di dalam daerah, salah satunya dengan mengupayakan peningkatan harga karet yang dihasilkan petani di Bartim.

“Saya mengharapkan bagaimana caranya agar harga karet petani di Bartim, bisa lebih tinggi. Kalau investor mau mendirikan pabrik di Bartim, pemerintah daerah akan mempermudah perizinannya,” kata  Ampera

Dijelaskannya bahwa disana (Pontianak) harga karet sangat tinggi, sehingga diharapkan melalui kegiatan study banding tentang karet ini, akan banyak hal yang dapat diakomodir dan diterapkan dalam daerah. sehingga harga karet ditingkat petani yang selama ini masih rendah dapat ditingkatkan lagi.

“Jadi dalam kegiatan study banding ini fokus tentang karet, sehingga bagaimana nanti harga karet petani bisa lebih tinggi lagi,”timpalnya.

Pria yang menjabat Bupati Bartim dua periode ini menambahkan, bila nanti investor tertarik mendirikan pabrik dalam daerah, maka pemerintah daerah akan siap membantu memfasilitasi segala sesuatu yang diperlukan. Misalnya perlu pelabuhan daerah sudah ada dan bisa dipergunakan.

“Kalau investor perlu lahan, pemenrintah daerah juga siap membantu mencari dan menyediakan sesuai kriteria yang diperlukan,”tandasnya.(cak/diskominfosantik)

SERIUS TINGKATKAN EKONOMI KERAKYATAN,PEMKAB BARTIM STUDI BANDING KE KALBAR

SERIUS TINGKATKAN EKONOMI KERAKYATAN,PEMKAB BARTIM STUDI BANDING KE KALBAR

WAWANCARA- Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barito Timur Trikorianto,SP, MM saat memberikan keterangan pers kepada beberapa wartawan, Senin (7/2).

DISKOMINFOSANTIK- Bupati  Barito Timur Ampera AY Mebas  terus fokus menyelesaikan visi dan misinya, salah satunya berupaya meningkatkan ekonomi kerakyatan masyarakat Gumi Jari Janang Kakalawah.

Guna mewujudkan hal tersebut Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui Tim Ekonomi Kerakyatan Kabupaten Bartim yang diketuai oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bartim Panahan Moetar, SE, MM  melakukan studi banding ke Pontianak Provinsi Kalimantan Barat. Tujuanya untuk belajar dan melihat langsung  bongkar dan muat olahan karet.

Disela- sela perjalanan menuju Pontianak Provinsi Kalbar, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bartim, Trikornianto, SP, MM  saat diwawancarai awak media mengatakan pihaknya melakukan studi banding ke Kalimantan Barat dengan tujuan meningkatkan ekonomi kerakyatan sesuai program dan visi misi Pemkab Bartim.

“Kita lakukan study banding melihat mutu Bokar atau bahan olahan karet, sekaligus pemasaran dan nanti kita lihat bagaimana mata rantainya,” ucap Trikorianto.

Mengapa harus ke Kalbar?, mantan Camat Benua Lima dan Patangkep Tutui ini menjelaskan  pengelolahan karet di Kalimantan Barat cukup potensial, harga jualnya tinggi. Karena baiknya pengelolaan itu lah Pemkab Bartim melakukan studibanding.

“Hampir mayoritas mata pencaharian masyarakat Bartim dari karet. Karena itu lah Pemkab Bartim ingin meningkatkan harga karet,” terangnya.

Dalam kegiatan studi banding ini ujar Trikorinto pihak melibatkan dinas terkait diantaranya dinas Perdagangan, Pertanian dan Peternakan, Perikanan, BPMD dan Bapeda.

“Tujuannya nanti kedepan kita berusaha menghadirkan investor bila ada pabrik karet di Bartim,” pungkasnya.(cak/diskominfosantik)

NIK SEBAGAI IDENTITAS PESERTA PROGRAM JKN-KIS

PELAYANAN BPJS- Pemerintah terus mempermudah pelayanan program JKN-KIS, salah satunya dengan mempergunakan NIK sebagai nomor identitas peserta program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat.

DISKOMINFOSANTIK- Nomor induk kependudukan digunakan sebagai nomor identitas peserta program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat. Hal ini diharapkan mempermudah peserta program tersebut untuk mengakses layanan kesehatan.

Plh.Kepala BPJS Cabang Muara Teweh Pupung Purnama melalui pers rilisnya yang disampaikan ke Diskominfosantik Kabupaten Barito Timur mengatakan, nomor induk kependudukan (NIK) berfungsi untuk menentukan validitas dan eligibilitas peserta yang mengakses layanan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). NIK juga menentukan akses pengelolaan data peserta.

“Launcing NIK sebagai identitas tunggal bagi peserta JKN-KIS sudah dilakukan tanggal 21 Januari 2022 lalu,” terang Pupung. Dia menjelaskan manfaat pertama penggunaan NIK sebagai identitas tunggal peserta JKN-KIS yaitu muda, peserta  cukup membawa 1 jenis kartu saja yaitu KTP. Kemudaan kedua ujar Pupung yaitu cepat, peserta cukup menyebutkan nomor NIK yang tertera di KTP untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan tempat peserta terdaftar.

“Kemudahan yang ke tiga yaitu pasti, data peserta terintegrasi dalam sistem BPJS kesehatan dan fasilitas kesehatan untuk mendapatakan layanan administrasi dan pelayanan kesehatan,” terangnya.

Berkaitan  dengan hal terbaru ini, Plh Kepala BPJS Cabang Muara Teweh ini meminta masyarakat yang mengetahui informasi ini diharapkan membantu menyebar luaskan kepada suadara, teman dan tetangga yang belum mengetahuinya. “bagi masyarakat yang turud membantu menyebar luaskan berita ini kami cupkan terima kasih,” ucap Pupung.(cak/diskominfosantik).

ASISTEN III SETDA BARTIM JABATAN KALAKSA BPBD DAMKAR

SABUTAN- Sekda Kabupaten Barito Timur Panahan Moetar, SE, M.Si saat memberikan sambutan pada acara serah terima jabatan Kalaksa BPBD Damkar Kabupaten Barito Timur, Kamis (3/2) di Kantor BPBD Damkar Barito Timur.

DISKOMINFOSANTIK- Asisten III Setda Kabupaten Barito Timur  H. Rusdianor, S.Sos, MAP menjabat sebagai Kalaksa BPBD Damkar Kabupaten Barito Timur.  H. Rusdianor  menggantikan  Ir. Riza Rahmadi  yang saat ini sudah menjabat Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalteng.

Serahterima jabatan Kalaksa BPBD Damkar Kabupaten Barito Timur dilaksanakan di Kantor BPBD Damkar Barito Timur, Kamis, 3 Januari 2022 dan disaksikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Timur  Panahan Moetar, SE, M.Si.

Proses serah terima jabatan tersebut ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Riza Rahmadi, H Rusdianor dan Sekda. “Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Riza Rahmadi yang telah memimpin BPBD Damkar sebagai Kepala Pelaksana selama 1 tahun sejak dibentuknya BPBD Damkar,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Timur Panahan Moetar, SE., M.Si dalam sambutannya.

Menurutnya BPBD Damkar dibentuk di tengah pandemi covid-19, hal ini membawa pengaruh yang besar bagi Barito Timur terutama dalam hal anggaran, bahkan pada tahun 2022 APBD Barito Timur merupakan yang paling kecil dibanding beberapa tahun terakhir.

“Kondisi keterbatasan anggaran membuat semua OPD termasuk BPBD Damkar tidak dapat bergerak secara maksimal,” ungkapnya.

Panahan menjelaskan, dengan segala keterbatasan anggaran dan personil, BPBD Damkar masih dapat berjalan dengan baik selama satu tahun ini.

Dia berharap dengan posisi Riza Rahmadi di provinsi dapat terus memberikan dukungan bagi Pemkab Barito Timur serta membantu mengawal bantuan yang telah diprogramkan untuk BPBD Damkar agar bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Barito Timur.

“Karena dengan kondisi saat ini sangat sulit bagi pemerintah kabupaten dalam mengatur formasi anggaran,” imbuhnya.

Kepada H. Rusdianor yang dipercaya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kalaksa BPBD Damkar yang baru, Sekda berharap dapat meneruskan dengan baik jabatan yang di ditinggalkan oleh Riza Rahmadi.

Sementara itu Rusdianor mengaku menerima tanggung jawab sebagai Plt Kalaksa BPBD Damkar dengan tulus hati dan siap meneruskan apa yang telah diprogramkan di BPBD Damkar oleh Kalaksa sebelumnya.

“Saya merupakan orang baru di BPBD Damkar, namun saya percaya dengan bimbingan Bapak Sekda sebagai Kepala BPBD Damkar serta dukungan seluruh kabid dan staf BPBD Damkar kita dapat melaksanakan tugas ini dengan baik dan tulus ikhlas,” kata Rusdianor.

Dia juga tetap berharap dukungan dari Riza Rahmadi yang telah merintis BPBD Damkar sehingga apa yang telah dimulai tidak sia-sia dan BPBD Damkar terus dapat berkembang dengan baik untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat dalam hal kebencanaan. (cak/diskominfosantik)

DOMINAN BIDANG INFRASTRUKTUR, USULAN MASYARAKAT PAKU PADA MUSRENBANGCAM

DOMINAN BIDANG INFRASTRUKTUR, USULAN MASYARAKAT PAKU PADA MUSRENBANGCAM

ZOOM-Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Barito Timur Bertulumeus, S.Sos saat membacakan sambutan Bupati Barito Timur pada acara pembukaan musrenbangcam Kecamatan Paku, Kamis (3/2).

DISKOMINFOSNTIK-Sekitar 91 (sembilan puluh satu) usulan yang disampaikan masyarakat Kecamatan Paku pada acara musyawarah perencanaan pembangunan kecamatan (musrenbangcam), ke 91 usulan tersebut berasal dari rekapitulasi usulan 12 desa se Kecamatan Paku. Dari 91 usulan tersebut bidang infrastruktur mendominasi usulan di Kecamatan Paku.

Camat Paku Paskahriadi, S.STP, dalam sambutanya pada acara musrenbangcam Kecamatan Paku, Kamis (3/2) mengatakan sebelum melaksanakan musrenbangcam ini, Kecamatan Paku sudah melaksanakan musrenbangdes dari tanggal 6 sampai dengan 13 Januari 2022. “Hasil musrenbangdes 12 desa inilah kami rekap dan akan kami sampaikan ke Bappedalitbang,” terang Paskahriadi.

Melalui kesempatan tersebut, Camat Paku melaporkan selain diikuti oleh Kepala Desa,BPD dan perwakilan tokoh masyarakat, musrenbancam Kecamatan Paku juga dihadiri dari Unsurmuspika Kecamatan Paku.

Musrenbangcam Kecamatan Paku ini seyogyanya di dihadiri oleh Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas. Namun karena ada rapat penting lainnya Bupati Barito Timur mewakilkannya kepada Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Barito Timur Bertulemeus, S.Sos.

Dalam arahannya Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas yang dibacakan oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Barito Timur Bertulemeus, S.Sos mengatakan acara musrenbang kecamatan tahun 2022 ini dilaksanakan tidak seperti biasanya yaitu melalui zoom. Ini dilakukan guna mencegah penyebaran covid-19 di Kabupaten Barito Timur.

Dijelaskan Bupati Bartim musrenbangcam bertujuan untuk mengakomodir aspirasi masyarkat, dimana musrenbang diharapkan dapat mengakomodasi sebagian besar usulan masyarakat, secara bertahap dan berkesinambungan, yang selanjutnya akan tertuang dalam Renja SOPD tahun 2023.

Musrenbangcam tahunn 2022 ini, ujar Bupati, sudah menggunakan aplikasi e-musrenbang, dimana seluruh kecamatan akan mengimput baik online maupun secara offline. Sehingga kedepannya usulan desa dan kecamatan yang tidak terakomodir tidak hilang begitu saja, melainkan ada daftar prioritas dan daftar tunggu dan bisa dilaksanakan di tahun berikutnya.(cak/diskominfosantik)