SEMPAT MOLOR 1 JAM, MUSRENBANGCAM BENUA LIMA DIBUKA WAKIL BUPATI BARTIM

SEMPAT MOLOR 1 JAM, MUSRENBANGCAM BENUA LIMA DIBUKA WAKIL BUPATI BARTIM

MUSRENBANGCAM- Inilah peserta musrenbangcam Benua Lima di Aula Bappedalitbang Kabupaten Barito Timur, Rabu (16/2).

DISKOMINFOSNTIK- Wakil Bupati Barito Timur Habib Said Abdul Saleh, Rabu (16/2) membuka acara musyawarah perencanaan pembangunan kecamatan (musrenbangcam) Kecamatan Benua Lima. Acara pembukaan yang seyogyanya dimulai pukul 09.00 WIB ini sempat molor dan baru bisa dimulai sekitar pukul 10.00 WIB.

Keterlambatan kurang lebih 1 jam tersebut karena kendala listrik dan jaringan wifi di Kantor Kecamatan Benua Lima. Lantaran gangguan teknis tersebut Camat Benua Lima bersama Kepala Desa/Lurah, BPD se Kecamatan Benua Lima melaksanakan musrenbangcam di Aula Bappedalitbang Kabupaten Barito Timur bersama-sama dengan Kepala Bappedalitbang Kabupaten Barito Timur  Ir. Frarns Sila Utama, MAP dan jajarannya.

“Di kantor Kecamatan Benua Lima ada ganggunan listrik. Kemudian kami gunakan genzet. Tapi sayangnya jaringan wifi lelet, ini yang menyebabkan keterlambat dan kami harus melaksanakan musrenbangcam di Kantor  Bappedalitbang,” terang Plt. Camat Benua Lima Simon Stevins Oktavianus, S.STP ketika dikonfirmasi contributor mmc Diskominfosantik, saat acara musrembangcam sedang istirahat.

Meski kegiatan mengalami keterlambatan namun acara pembukaan musrenbangcam Benua Lima berjalan dengan lancar dan tertib.

Sementara itu Wakil Bupati Barito Timur Habib Said Abdul Saleh dalam sambutanya mengatakan acara musrenbang kecamatan tahun 2022 ini dilaksanakan melalui zoom. Ini dilakukan guna mencegah penyebaran covid-19 di Kabupaten Barito Timur.

Dijelaskannya, musrenbangcam bertujuan untuk mengakomodir aspirasi masyarakat, dimana musrenbang diharapkan dapat mengakomodasi sebagian besar usulan masyarakat, secara bertahap dan berkesinambungan, yang selanjutnya akan tertuang dalam Renja SOPD tahun 2023.

Musrenbangcam tahun 2022 ini, ujar Wakil Bupati, sudah menggunakan aplikasi e-musrenbang, dimana seluruh kecamatan akan mengimput baik online maupun secara offline. Sehingga kedepannya usulan desa dan kecamatan yang tidak terakomodir tidak hilang begitu saja, melainkan ada daftar prioritas dan daftar tunggu dan bisa dilaksanakan di tahun berikutnya.

Sekedar diketahui rangkaian acara musrenbangcam Kecamatan Benua Lima dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa, sambutan Camat Benua Lima dan Pokok-poko arahan Bupati Barito Timur yang dibacakan oleh Wakil Bupati Barito Timur.

Setelah acara pembukaan rangkaian inti musrenbangcam Kecamatan Benua Lima langsung dipandu oleh Kepala Bappedalitbang Kabupaten Barito Timur  Ir. Frarns Sila Utama, MAP. Sampai berita ini ditayangkan acara musrenbangcam Kecamatan Benua Lima masih berlangsung.(cak/diskominfosantik).

DI BARTIM 1.528 EKOR BABI MATI AKIBAT DEMAM BABI

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Barito Timur Mishael,S.Pi,SE.,MM

DISKOMINFOSANTIK- Sebanyak 1.528 ekor babi mengalami kematian di Kabupaten Barito Timur. Babi-babi tersebut diduga  mati akibat Virus African Swine Fever  atau demam babi yang masuk ke Gumi Jari Janang Kakalawah beberapa waktu lalu. Berdasarkan data dari Dinas Perikanan dan Perternakan Kabupaten Barito Timur, ribuan babi yang mati itu tersebar di tiga kecamatan yakni Kecamatan Awang 1.147 ekor, Dusun Timur  167 ekor dan Benua Lima 214 ekor.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Barito Timur Mishael,S.Pi,SE.,MM yang berhasil dikonfirmasi contributor MMC Diskominfosantik Kabupaten Barito Timur membenarkan ada sekitar 1.528 ekor babi mati diduga akibat virus ASF. Saat ini pihaknya terus berupaya melakukan penanganan agar virus tersebut tidak menyebar lebih luas.

“Penanganan  dari Dinas Perikanan dan Peternakan dibantu Masyarakat  terus dilakukan, dengan melakukan penyuntikan serum konvalen ASF,  penyuntikan vitamin, penyemprotan desinfectan di sekitar kandang dan tempat makan babi,” terang Mishael.

Tak hanya itu Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Barito Timur bekerjasama dengan Tim Balai Veteriner Banjarbaru dan Tim dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Provinsi Kalteng melakukan KIE (komunikasi, informasi dan Edukasi) di lapangan.

Sekedar diketahui demam babi  ini menyerang babi pertama kali di desa Wilayah Kecamatan Awang. Kasus ini mulai terdeteksi setelah terjadi banyak kematian ternak babi di Desa Tangkan dan Desa Ampari beberapa waktu lalu.

Virus African Swine Fever  merupakan penyakit pada babi yang sangat menular dan dapat menyebabkan kematian pada babi hingga 100 persen sehingga mengakibatkan kerugian ekonomi yang sangat besar. Virus ini juga sangat tahan hidup di berbagai lingkungan serta relatif lebih tahan terhadap disinfektan.

Babi yang terserang ASF menunjukkan gejala demam tinggi, kemerahan pada kulit terutama moncong dan telinga, sesak nafas, nafsu makan hilang, kejang-kejang dan pada akhirnya mengalami kematian.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kalimantan Tengah mengirim bantuan berupa serum konvalesen sebanyak 1.000 dosis, formades 20 liter , vitamin dan hand sprayer. cak/diskominfosantik)

BUNDARAN GUNUNG PERAK AKAN DIHIASI AIR MANCUR “MENARI” TIGA DIMENSI

BUNDARAN – Salah satu pelajar berpose dengan latar Bundaran Gunung Perak. Tahun 2022 bundaran yang berada di Desa Jaar Kecamatan Dusun Timur ini pembangunannya dilanjutkan dan akan dihiasi air mancur menari tiga dimensi.

DISKOMINFOSANTIK-Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Permukiman setempat akan melanjutkan pembangunan Gunung Perak pada tahun 2022 ini.

“Tahun ini dialokasikan kurang lebih Rp2 Miliar,” kata Kadis PUPR Perkim Barito Timur, Yumail J Paladuk kepada sejumlah wartawan baru-baru ini.

Menurutnya, gunung perak yang menjadi ikon pembangunan daerah itu akan diperindah dengan tambahan air mancur menari tiga dimensi seperti di wilayah Kota Malang, Jawa Timur.

“Pembangunan bundaran tetap sesuai dengan rencana awal, hanya saja ada penambahan air mancur saja,” kata Yumail lagi.

Ditambahkan Yumail, air mancur yang diinginkan bukan air mancur berbentuk pada biasanya tetapi yang keluar bersahutan dan airnya berbentuk kipas ditambah dengan penerangan lampu sorot dan berwarna – warni sesuai warna yang ada dalam Tugu Gunung Perak.

Penambahan air mancur disertai lampu-lampu tersebut saat ini sedang masuk dalam rancangan untuk memperhitungkan secara matang berkaitan daya pompa airnya, kapasitas air, listrik, lampu dan penampungan sirkulasi airnya.

“Kolam atau bak penampungan air kolamnya mungkin nanti tidak terlihat secara kasat mata,” kata Yumail.

Selain itu, tambah Yumail, dikarenakan hidup dengan perhitungan 1×24 jam maka sistem kelistrikan juga harus benar-benar diperhitungkan secara matang.

Pembangunan pada tahun 2022 lainya diantaranya peningkatan jalan Tamiang Layang – Murutuwu di Desa Sarapat, Kecamatan Dusun Timur. Peningkatan jalan lingkar dalam Longkang – Jaar – Mangkarap – Dorong, peningkatan Jalan Bundaran Gunung Perak, peningkatan jalan turan Amis – Malintut, peningkatan jalan Wuran – Muara Plantau dan sejumlah peningkatan jalan lainnya.

“Peningkatan infrastruktur jalan merupakan salah satu program prioritas daerah sesuai dengan visi misi daerah 2018-2023,” jelas Yumail Paladuk.(cak/diskominfosantik).

BUPATI BARITO TIMUR BUKA MUSRENBANGCAM PATANGKEP TUTUI

BUPATI BARITO TIMUR BUKA MUSRENBANGCAM PATANGKEP TUTUI

MUSRENBANGCAM- Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas saat membuka acara musyawarah perencanaan pembangunan Kecamatan Patangkep Tutui, Selasa (15/2). Musrenbangcam tahun 2022 ini dilaksanakan secara zoom metting.

DISKOMINFOSANTIK- Bupati Barito Timur Barito Timur Ampera AY Mebas membuka acara musyawarah perencanaan pembangunan kecamatan (musrenbangcam) Kecamatan Patangkep Tutui. Acara yang diselenggarakan melalui zoom ini dihadiri oleh Wakil Bupati Barito Timur Habib Said Abdul Saleh, Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Timur Panahan Moetar, SE, M.Si, Kepala OPD se Kabupaten Barito Timur, Camat Patangkep Tutui, Kepala Desa, BPD dan Unsur Muspika di wilayah Kecamatan Patangkep Tutui.

Rangkaian acara musrenbangcam Kecamatan Patangkep Tutui dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan doa, laporan Camat Patangkep Tutui Nina Marissa, S.STP dan Pokok-pokok arahan Bupati Barito Timur.

Camat Patangkep Tutui Nina Marissa, S.STP  dalam lapaorannya mengatakan, sebelum melaksanakan musrenbang tingkat Kecamatan, 10 desa di wilayah Kecamatan Patengkep Tutui sudah melaksanakan musrenbangdes mulai tanggal 17 sampai dengan 31 Januari 2022. Setiap desa, ujar Nina, menyampaikan lima usulan prioritas. Usulan tersebut, kata Nina, sudah selesai diimput kedalam aplikasi e-musrenbang di Bappedalitbang Kabupaten Barito Timur.

SERIUS-Camat Patengkep Tutui Nina Marissa, S.STP (duduk didepan tengah) bersama unsur muspika, Kepala Desa dan BPD se Kecamatan Patengkep Tutui serius mendengarkan arahan Bupati Barito Timur, Selasa (15/2).

Sementara itu Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas dalam arahannya menyinggung soal kinerja  OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Timur. Orang Nomor Satu di Gumi Jari Janang Kalalawah ini mengharapkan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Timur untuk meningkatkan kinerja masing-masing.

“Diakhir masa jabatan saya dengan Wakil Bupati Habib Said Abdul Saleh harusnya kita bisa gas pol untuk menuntaskan visi dan misi. Namun karena kondisi masih pandemic covid-19 dan keterbatasan anggaran belum bisa dilakukan secara maksimal,” terang Ampera.

Ampera AY Mebas mengatakan banyak hal yang sudah dilakukan selama kepemimpinanya, namun banyak juga hal-hal yang belum terselesaikan dan masih menjadi pekerjaan rumah.

Melalui kesempatan itu Bupati Bartim dua periode ini mengakui ada  ASN yang kurang suka dengan metode kepemimpinanya selama ini, dan cenderung membandingkan dengan pemerintahan sebelumnya. “Hal itu dilakukan guna memaksimalkan anggaran yang terbatas, agar pembangunan di Barito Timur bisa terlaksana meski anggaran terbatas,” tegas Ampera.

Setelah acara pembukaan selesai rangkaian acara inti musrenbangcam Kecamatan Patangkep Tutui langsung dipandu oleh Kepala Bappedalitbang Kabupaten Barito Timur  Ir. Frarns Sila Utama, MAP.(lim/cak/diskominfosantik).

ASISTEN III SETDA BARTIM BUKA MUSRENBANG KECAMATAN AWANG

ZOOM METTING-Asisten III Setda Bartim saat membuka acara musyawarah perencanaan pembangunan Kecamatan Awang melalui zoom, Senin (14/2).

DISKOMINFOSNTIK- Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Barito Timur H.Rusdianoor, S.Sos, M,AP mewakili Bupati Barito Timur membuka acara musyawarah perencanaan pembangunan kecamatan (musrenbangcam) Kecamatan Awang. Acara yang diselenggarakan melalui zoom ini dihadiri oleh Kepala OPD se Kabupaten Barito Timur, Camat Awang, Kepala Desa, BPD dan Tokoh Masyarakat di wilayah Kecamatan Awang.

Asisten III mengatakan acara musrenbang kecamatan tahun 2022 ini dilaksanakan tidak seperti biasanya yaitu melalui zoom. Ini dilakukan guna mencegah penyebaran covid-19 di Kabupaten Barito Timur.

Dijelaskannya, musrenbangcam bertujuan untuk mengakomodir aspirasi masyarakat, dimana musrenbang diharapkan dapat mengakomodasi sebagian besar usulan masyarakat, secara bertahap dan berkesinambungan, yang selanjutnya akan tertuang dalam Renja SOPD tahun 2023.

Musrenbangcam tahun 2022 ini, ujar Asisten III, sudah menggunakan aplikasi e-musrenbang, dimana seluruh kecamatan akan mengimput baik online maupun secara offline. Sehingga kedepannya usulan desa dan kecamatan yang tidak terakomodir tidak hilang begitu saja, melainkan ada daftar prioritas dan daftar tunggu dan bisa dilaksanakan di tahun berikutnya.

Rangkaian acara musrenbangcam Kecamatan Awang dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa, laporan Camat Awang Kandurung, S.AP dan Pokok-poko arahan Bupati Barito Timur yang dibacakan oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Barito Timur H.Rusdianoor, S.Sos, M,AP

Setelah acara pembukaan rangkaian inti musrenbangcam Kecamatan Awang langsung dipandu oleh Kepala Bappedalitbang Kabupaten Barito Timur  Ir. Frarns Sila Utama, MAP. Sampai berita ini ditayangkan acara musrenbangcam Kecamatan Awang masih berlangsung.(cak/diskominfosantik).

HKTI  BARTIM DUKUNG UPAYA BUPATI NAIKKAN HARGA KARET

HKTI BARTIM DUKUNG UPAYA BUPATI NAIKKAN HARGA KARET

PABRIK KARET- Inilah pabraik karet di Pontianak yang dikunjungi Bupati Barito Timur dan rombongan baru-baru ini. HKTI berharap melalui studi banding ini dapat mengangkat harga karet di Barito Timur.

DISKOMINFOSANTIK- Upaya Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas untuk meningkatkan harga karet di Kabupaten berjuluk Gumi Jari Janang Kalalawah mendapat respon positif  dari Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Barito Timur. HKTI mendukung penuh program Pemerintah Daerah yang tujuanya untuk mensejahterakan masyarakat.

Ketua HKTI Barito Timur Marianus kepada sejumlah wartawan baru-baru ini mengatakan, program Pemkab Bartim meningkatkan ekonomi kerakyatan harus mendapat dukungan dari semua pihak.  Dukungan itu diperlukan agar tujuan Pemerintah Kabupaten Barito Timur untuk mensejahterakan rakyat dapat terwujud.

Dijelaskan Marianus, awal terbentuknya HKTI yang Ia pimpin, juga memiliki program yang sama dengan Pemerintah Kabupaten Barito Timur yaitu ingin meningkatkan harga karet di Bartim.

Lebih jauh pria berkacamata ini memaparakan, saat ini harga karet di Barito Timur masih rendah, itu dikarenakan ada monopoli dalam pembeliannya.

“Pembelian karet di Bartim dimonopoli satu perusahaan saja. Tidak ada persaingan harga yang sehat. Sehingga dengan mudah perusahaan tersebut memainkan dan menekan harganya,” jelas Marianus.

Dikatakan Marianus studi banding yang dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Timur ke Pontianak Provinsi Kalimantan Barat dinilai tepat. Pasalnya, Pemerintah Daerah ingin mencari pasar baru dan pembeli baru, sehingga harga karet di pasaran bisa bersaing.

“Saya melihat di Pontianak banyak yang bisa ditiru dan diterapan di Bartim dalam hal pengolahan kualitas karet. Dan saya menyakini jika mutu karet  ditingkatkan, Bartim akan menjadi sumber bahan baku karet yang berkualitas baik,” terangnya.

Namun Marinus mengatakan mencapai tujuan seperti apa yang Ia sampaikan tidak bisa dilakukan sendiri. Harus ada kerja sama yang baik antara Pemerintah dan masyarakat. “Apalagi kalau ingin mendatangkan investor ke Bartim tidaklah mudah dan cepat,  semuanya butuh proses,” katanya.

Karena itu Marianus berharap kepada petani karet di Barito Timur bisa bersabar dan menunggu langkah-langkah selanjutnya yang akan dilakukan oleh Pemerintah Derah guna mengangkat harkat dan martabat para petani di Gumi Jari Janang Kalalawah.(cak/diskominfosantik).

BANK KALTENG DUKUNG PROGRAM EKONOMI KERAKYATAN PEMKAB BARTIM

BANK KALTENG DUKUNG PROGRAM EKONOMI KERAKYATAN PEMKAB BARTIM

KUNKER-Kepala Operasional Bank Kalteng Cabang Tamiang Layang Soleman Hukubun (kiri) saat mendampingi Bupati Bartim berkunjung ke pabrik karet di Pontianak Provinsi Kalimantan Barat.

DISKOMINFOSANTIK- Bank Kalteng berkomitmen mendukung program ekonomi kerakyatan yang digulirkan Pemkab Barito Timur. Pasalnya program ekonomi kerakyatan tersebut sejalan dengan misi Bank Kalteng.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Operasional Bank Kalteng Cabang Tamiang Layang, Soleman Hukubun saat ikut dalam rombongan studi banding Bupati Barito Timur dan Tim Ekonomi Kerakyatan ke Pontianak Kalimantan Barat.
“Salah satu misi Bank Kalteng di samping melayani kebutuhan nasabah pemda dan masyarakat, kami juga harus berkontribusi nyata bagi pembangunan pembangunan daerah dan pertumbuhan kesejahteraan masyarakat,” ujar Soleman kepada wartawan, Kamis, 10 Februari 2022.
Artinya, lanjut Soleman, ketika melihat masalah di daerah, Bank Kalteng mencoba hadir untuk memberikan solusi.
“Kami ke sini pun melapor atau seizin direksi. Jadi bank Kalteng siap hadir untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh pemerintah daerah,” tambah Soleman.
Dia mengakui masalah tataniaga karet cukup kompleks dari hulu ke hilir, itu sebabnya Bank Kalteng berupaya terlibat untuk mengurai masalah tersebut terutama yang berhubungan dengan peningkatan mutu, harga jual dan pemasaran bahan olah karet atau bokar.
Terkait rencana pembentukan Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar atau UPPB di setiap kecamatan maupun rencana mendatangkan investor ke Barito Timur untuk membangun pabrik pengolahan karet, Soleman mengatakan Bank Kalteng siap memberikan dukungan pembiayaan.
“Yang penting pengajuan pembiayaan sesuai dengan ketentuan perbankan, karena kita harus akui juga ada beberapa nasabah kita dalam usaha karet ini yang kreditnya bermasalah,” ungkapnya.
Soleman berpesan agar pelaku usaha yang mengajukan pinjaman atau kredit dari lembaga keuangan manapun, benar-benar menggunakan dana tersebut untuk mengembangkan usahanya sehingga tidak menjadi masalah di kemudian hari.
“Kalau macet di samping menghilangkan kepercayaan, juga jaminan yang diagunkan bisa saja disita oleh kreditur, kan kasihan,” ujarnya.
Selama kunjungan studi banding, Soleman yang didampingi staf juga turut menghadiri pertemuan dengan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalimantan Barat, UPPB dari Kabupaten Sambas serta melakukan kunjungan ke pabrik karet, UPTD Agribisnis dan Balai Hasil Hutan Kota Pontianak. (Cak/diskominfosantik)

PEMERINTAH KECAMATAN DAN DESA SE KECAMATAN PEMATANG KARAU TEKEN MoU DENGAN KAJARI BARTIM

PEMERINTAH KECAMATAN DAN DESA SE KECAMATAN PEMATANG KARAU TEKEN MoU DENGAN KAJARI BARTIM

TEKEN MoU- Camat Pematang Karau dan Sekretaris Inspektorat Kabupaten Barito Timur menyaksikan penandatanganan kerjasama antara Kepala Desa se Kecamatan Pematang Karau dengan Kajari Bartim, Kamis (10/2)

DISKOMINFOSANTIK- Guna mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan fungsi para pihak dalam bidang perdata dan tata usaha negara, serta meningkatkan efektivitas penanganan dan atau penyelesaian masalah hukum dalam bidang perdata dan tata usaha negara, Pemerintah Kecamatan dan Desa se Kecamatan Pematang Karau menjalin kerjasama dengan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Barito Timur.
Kerjasama dalam bentuk Penandatanganan Kesepakatan Bersama (MoU) dengan Kejaksaan Negeri Barito Timur ini sebagian diikuti secara vritual melalui zoom metting, Kamis (10/2).

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Negeri Barito Timur Daniel Panannangan, SH. MH, Camat Pematang Karau Edy Adwar, Sekretaris Dinas BPMDesSos Kabupaten Barito Timur Osa Awatawu dan Ketua Asosiasi Kepala Desa se – Pematang Karau Uliadi dan Tim Jaksa Pengacara Negara Kejaksaan Negeri Barito Timur.

Penandatanganan Kesepakatan Bersama (MoU) ini antara Kejaksaan Negeri Barito Timur dengan Kecamatan Pematang Karau serta 12 Kepala Desa se-Kecamatan Pematang Karau Tentang Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.

Ke- 12 Desa di Kecamatan Pematang Karau tersebut adalah Desa Bambulung, Desa Kupang Bersih,Desa Lampeong, Desa Muru Duyung,Desa Muara Plantau, Desa Sumber Rejo, Desa Nagaleah, Desa Ketab, Desa Tumpung Ulung, Desa Tuyau, Desa Pinang Tunggal dan Desa Bararawa

MoU ini meliputi kegiatan berupa pemberian Bantuan Hukum, Pertimbangan Hukum dan Tindakan Hukum Lainnya di Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.

Kesepakatan Bersama ini berlaku untuk jangka waktu sampai 31 Desember 2022 terhitung sejak tanggal penandatanganan dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan berdasarkan kesepakatan para pihak.

Penandatanganan Kesepakatan Bersama (MoU) tersebut dilaksanakan dengan mengikuti Protokol Kesehatan secara ketat dengan menerapkan 5M.(cak/diskominfosantik)

BUPATI BARTIM AKAN  AMBIL LANGKAH STRATEGIS, TINDAK LANJUT DARI STUDI BANDING KE KALBAR

BUPATI BARTIM AKAN AMBIL LANGKAH STRATEGIS, TINDAK LANJUT DARI STUDI BANDING KE KALBAR

MENINJAU PABRIK KARET- Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas (batik biru) saat meninjau pabrik karet di Pontianak Propinsi Kalimantan Barat. Ampera sangat berharap nantinya ada pabrik karet di Kabupaten Bartim.

DISKOMINFOSANTIK-Pemerintah Kabupaten Barito Timur akan segera mengambil langkah-langkah strategis, setelah melakukan studi banding ke Pontianak Kalimantan Barat. Langkah strategis itu dilakukan guna secepat mungkin untuk memperbaiki harga karet di Kabupaten Barito Timur.

“Setelah studi banding kita tidak mau berlama-lama, secepatnya rapatkan barisan untuk menjalankan langkah-langkah strategis,”terang Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas yang berhasil dikonfirmasi kontributor MMC Diskominfosantik, Kamis (10/2).

Adapun langkah-langkah strategis yang dimaksud Bupati adalah pertama membentuk Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB). Setelah UPPB terbentuk selanjutnya malakukan kerjasama atau MoU dengan perusahaan karet.

“Kita juga akan meminta Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang memiliki potensi karet di wilayahnya untuk dapat mengelola pembelian karet. Tentu saja Bumdes harus ada kerjasama atau MoU juga dengan pabrik karet,” terang Bupati Bartim.

Tak hanya cukup dengan itu, Bupati Bartim dua periode ini juga akan mengupayakan secara rutin melakukan pembinaan petani karet. Tujuannya tentu agar kualitas karet menjadi baik dan sesuai dengan yang diharapkan.

“Dan yang terakhir ini paling penting mengundang investor membuat pabrik di Bartim. Hal ini akan terus kami upayakan sampai ada investor mau menanamkan modalnya di Bartim,” tegas Ampera AY Mebas. (cak/diskominfosantik)

WAKIL BUPATI BARITO TIMUR BUKA MUSRENBANGCAM RAREN BATUAH

WAKIL BUPATI BARITO TIMUR BUKA MUSRENBANGCAM RAREN BATUAH

ZOOM METTING-Wakil Bupati Barito Timur Habib Said Abdul Saleh saat membuka acara musyawarah perencanaan pembangunan Kecamatan Raren Batuah melalui zoom, Kamis (10/2).

DISKOMINFOSANTIK- Wakil Bupati Barito Timur Habib Said Abdul Saleh, Kamis (10/2) membuka acara musyawarah perencanaan pembangunan kecamatan (musrenbangcam) Kecamatan Raren Batuah. Acara yang diselenggarakan melalui zoom ini dihadiri oleh Kepala OPD se Kabupaten Barito Timur, Camat Raren Batuah, Kepala Desa, BPD dan Tokoh Masyarakat di wilayah Kecamatan Raren Batuah.

Wakil Bupati Barito Timur Habib Said Abdul Saleh mengatakan acara musrenbang kecamatan tahun 2022 ini dilaksanakan melalui zoom. Ini dilakukan guna mencegah penyebaran covid-19 di Kabupaten Barito Timur.

Dijelaskannya, musrenbangcam bertujuan untuk mengakomodir aspirasi masyarakat, dimana musrenbang diharapkan dapat mengakomodasi sebagian besar usulan masyarakat, secara bertahap dan berkesinambungan, yang selanjutnya akan tertuang dalam Renja SOPD tahun 2023.

Musrenbangcam tahun 2022 ini, ujar Wakil Bupati, sudah menggunakan aplikasi e-musrenbang, dimana seluruh kecamatan akan mengimput baik online maupun secara offline. Sehingga kedepannya usulan desa dan kecamatan yang tidak terakomodir tidak hilang begitu saja, melainkan ada daftar prioritas dan daftar tunggu dan bisa dilaksanakan di tahun berikutnya.

Sekedar diketahui rangkaian acara musrenbangcam Kecamatan Raren Batuah dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa, sambutan Camat Raren Batuah  Amrullah, SH dan Pokok-pokok arahan Bupati Barito Timur yang dibacakan oleh Wakil Bupati Barito Timur.

Setelah acara pembukaan rangkaian inti musrenbangcam Kecamatan Raren Batuah langsung dipandu oleh Kepala Bappedalitbang Kabupaten Barito Timur  Ir. Frarns Sila Utama, MAP. Sampai berita ini ditayangkan acara musrenbangcam Kecamatan Raren Batuah masih berlangsung.(cak/diskominfosantik).