PENYULUHAN-Plt. Camat Benua Lima Simon Stevins Octavianus, S.STP, didampingi Lurah Taniran Riantho, Koordinator PPL Dinas Pertanian Ketahan Pangan Kabupaten Barito Timur, serta PPL UPTD BPP Benua Lima, saat meninjau lokasi penanaman jagung pakan ternak milik kelompok tani di Jalan Padat Karya Km 35 Kelurahan Taniran, baru-baru ini.
TAMIANG
LAYANG-Kelurahan Taniran Kecamatan Benua Lima Kabupaten Barito Timur memiliki
potensi untuk memproduksi pakan ternak, potensi ini tentu bukan isapan jempol
belaka. Pasalanya banyak faktor pendukung tersedia di Kelurahan Taniran untuk
mewujudkan mimpi tersebut. Salah satunya tersedianya lahan yang luas dan adanya
kelompok tani yang handal. Demikian disampaikan Lurah Taniran Riantho kepada
Dinas Komunikasi Informasi Statistik dan Persandian Kabupaten Barito Timur,
baru-baru ini.
Lebih jauh Riantho
mengatakan, saat ini di Kelurahan Taniran memiliki Kelompok Tani penanam jagung
pakan ternak. ” Luas lahan sementara yang sudah disiapakan sekitar 8 ha,
lokasinya berada di Jalan Padat Karya km 35,” terang Bapak dua anak ini. Lebih
jauh mantan Kepala Seksi Pelayanan Kecamatan Benua Lima ini mengatakan,
baru-baru ini Ia bersama dengan Plt. Camat Benua Lima Simon Stevins Octavianus,
S.STP, Koordinator PPL Dinas Pertanian Ketahan Pangan Kabupaten Barito Timur,
serta PPL UPTD BPP Benua Limas, meninjau
lokasi penanaman jagung pakan ternak milik kelompok tani di Jalan Padat Karya
Km 35 Kelurahan. “ Selain meninjau kami juga memberikan bantuan bibit jagung
dari Dinas Pertanian dan melakukan penanaman jagung, “ katanya.
Disampaikan Lurah
Taniran, penanaman jagung ini merupakan uji coba penanaman jagung di lahan
berpasir, dengan pemanfaatan pupuk kandang yang ada tersedia di wilayang itu. “Ketika
kami ke lokasi sudah ada jagung yang ditanam, jagungnya memang subur, umur
jagung yang sudah ditanam kurang lebih 90-100 hari,” paparnya. Melihat jagung
yang tumbuh subur, Lurah Taniran optimistis, Kelurahan Taniran memiliki potensi
yang sangat besar untuk mengembangkan jagung pakan ternak itu. “Yang pasti
Kelompok Tani harus rajin mengurusnya, serta ada pembinaan dari PPL di wilayah
Taniran, pasti berhasil,” tegasnya.(wayan cakre-kominfobartim).
CEK LAPANGAN- Pelaksana Tugas (Plt) Camat Benua Lima Simon Stevins Octavianus, S.STP (baju hitam) saat meninjau lokasi pembangunan Jalan Usaha Tani Ungang dan Titian Usaha Tani Mauji di Desa Bagok Kecamatan Benua Lima baru-baru ini.
TAMIANG
LAYANG- Pemerintah
Desa Bagok tak mau main-main dalam melaksanakan kegiatan pembangunan. Semua
kegiatan pembangunan baik cor beton maupun titian harus dikerjakan dengan mengedepankan kualitas
yang baik. Demikian disampaikan oleh Kepala Desa Bagok Kecamatan Benua Lima Kabupaten Barito Timur
Risa Ramayati kepada Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian
Kabupaten Barito Timur baru-baru ini.
Dijelaskan Risa, saat
ini di desanya sedang berlangsung
kegiatan pembangunan, fokusnya masih sama membangun titian usaha tani dan cor
beton jalan usaha tani. “ Hari jumat 23 Juli 2021,Plt. Camat Benua Lima
monitoring dan evaluasi ke Desa Bagok, saya dan Tim Pengelola Kegiatan Desa
Bagok, bersama PLD, Babinsa, Babinkantimas dan BPD Desa Bagok mendampingi Camat
melihat Pembuatan Jalan Usaha Tani Ungang di RT 02, ukuran jalan usaha tani
tersebut 1 x 100 Meter, dan penerima manfaat jalan tersebut 50 persen masyakat
Bagok,” jelas Risa.
Selain itu ibu tiga
anak ini mengatakan, usai melihat jalan Camat Benua Lima juga menyempatkan diri
melihat titian usaha tani Mauji. “ Panjang titian usaha tani mauji 120 meter
dengan lebar 1,8 meter, lokasinya berada di RT 01 Desa Bagok, pemanfaatnya 80
persen masyarakat Desa Bagok,” jelas Risa seraya mengatakan seluruh bahan yang
digunakan untuk membangun titian usaha tani mauji adalah kayu ulin.
Terkait kegiatan
monitoring dan evaluasi dilakukan oleh pihak Kecamatan Benua Lima, Kepala Desa
Bagok Risa Ramayati mengaku menyambut baik kegiatan tersebut, pasalnya dengan
adanya pengawasan dari pihak Kecamatan, Ia dan seluruh Aparat Desa Bagok mendapat
masukan-masukan, sehingga harapanya pembangunan di Desa Bagok berjalan dengan
baik. (wayan cakre-diskominfobartim)
MONEV- Pelaksana Tugas (Plt) Camat Benua Lima Simon Stevins Octavianus, S.STP (baju putih tengah) saat meninjau lokasi pembangunan Titian Usaha Tani Baruh Jukung 2 di Desa Banyu Landas Kecamatan Benua Lima Kabupaten Barito Timur, didampingi Kasi PPMD Siti Amiati, ST(baju hitam), Kasi Tata Pemerintahan Wahya Walmiki, S.STP (baju putih lengan panjang), Kepala Desa Banyu Landas Bahran (baju biru) dan Sekretaris Desa Banyu Landas Suprianto (baju merah)
TAMIANG
LAYANG- Guna
memastikan tersedianya lokasi tempat pembangunan sarana dan prasarana milik
desa, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Benua
Lima Simon Stevins Octavianus, S.STP “turun gunung” . Bapak satu anak ini
mengecek lokasi tempat pembangunan Titian Usaha Tani Baruh Jukung 2 di Desa
Banyu Landas Kecamatan Benua Lima Kabupaten Barito Timur baru-baru ini.
Didampingi oleh Kepala Seksi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kecamatan Benua Lima Siti Amiati, ST dan Kepala Seksi Tata Pemerintahan Kecamatan Benua
Lima Wahya Walmiki, S.STP, Simon mengatakan pihaknya tak mau kecolongan dengan
duduk manis di kantor saja. “Tujuan kami monitoring adalah untuk melihat
langsung lokasi atau tempat titian yang akan di bangun di Desa Banyu Landas,
sekaligus agar saya tahu keadaan wilayah Banyu Landas,” kata Simon kepada
Diskominfo Barito Timur.
Lebih jauh alumni
IPDN ini mengatakan, dirinya pernah melihat
kabar di media cetak dan elektronik banyak Kepala Desa yang terseret kasus
hukum lantaran kurang bijak dalam mengelola dana desa. “Karena itu saya
berpesan kepada seluruh Kepala Desa di wilayah Kecamatan Benua Lima harus
berhati-hati menggunakan dana desa, buatlah perencanaan pembangunan dengan
matang, laksanakan kegiatan dengan baik, selesaikan surat pertanggungjawabanya,
agar tidak ada masalah dikemudian hari,” jelas Plt Camat Benua Lima.
Pria yang akrab
disapa Okta ini mengatakan akan sering melakukan monitoring dan evaluasi
kegiatan di desa yang didanai dari Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD).
“ Yang kami cek di Desa Banyu Landas ini adalah lokasi Pembangunan Titian Usaha
Tani yang sumber dananya dari dana desa tahap 2 yang sebentar lagi kami
cairkan. Sebelum dicairkan kami turun dulu ke lapangan memastikan lokasi tempat
pembangunanya ada nggak,”terangnya. Lebih jauh pira berbadan subur ini
mengatakan pihaknya akan memberikan rekomendasi pencairan dana desa tahap 2,
jika desa sudah menyelesaikan surat pertanggungjawaban ADD dan DD Tahap 1 tahun
anggaran 2021. “Kalau SPj tahap 1 sudah selesai dan disampaikan ke Kecamatan,
baru lah kami berikan rekomendasi pencarian tahap berikutnya,” tegas
Okta.(Wayan Cakre-Diskominfo)
PANTAU- Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Barito Timur Daniel Panannangan, S.H, M.H meninjau kegiatan vaksinasi massal di Halaman Kantor Kejaksaan Negeri Barito Timur, Kamis 22 Juli 2021.
TAMIANG LAYANG-Genderang perang melawan
penyebaran covis-19 terus dilakukan oleh Pemerintah, salah satu caranya adalah
melalui vaksinasi massal. Kamis, 22 Juli
2021 ratusan masyarakat Kabupaten Barito Timur mendatangi Kantor Kejaksaan
Negeri Barito Timur, mereka datang untuk mendapatkan vaksinasi covid-19 secara
gratis. Kepala Kejaksaan Negeri Barito Timur Daniel Panannangan, S.H, M.H
mengatakan kegiatan vaksinasi masal ini dilaksanakan dalam rangka Hari Bakti
Adhyaksa ke 61 dan HUT XXI Ikatan
Adyaksa Dharmakarini tahun 2021. “Kegiatan vaksinasi ini hasil kerjasama antara
Kejaksaan Negeri Barito Timur, dengan Pemkab Barito Timur dan Polres Barito
Timur,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri Barito Timur Daniel Panannangan, S.H, M.H,
kepada sejumlah wartawan.
Daniel menjelasakan target vaksinasi ini
berjumlah 200 orang. Sebelum vaksin dilaksanakan pihaknya sudah membuka
pendaftaran vaksin dan peserta sudah mengisi formulir yang disediakan. “Kami
berharap kegiatan ini berjalan lancar dan tertib,” harap Daniel. Selain
melaksanakan vaksinasi tahap pertama, pihak Kejaksaan Negeri Barito Timur juga
berencana akan melaksanakan vaksinasi kedua, namun untuk vaksin ke dua,
pihaknya masih berkordiansi dengan Pemerintah Kabupaten Barito Timur, karena
terkait ketersediaan vaksin.
Melalui kesempatan itu Daniel Panannangan
mengimbau warga Barito Timur tetap patuh terhadap protocol kesehatan. “Kami
berharap masyarakat Barito Timur tetap menerapkan protocol kesehatan menjaga
jarak, mencuci tangan dan memakai masker, “ harap Daniel Panannangan. Bahkan
kata Kepala Kejaksaan Negeri Barito Timur pemakaian masker sekarang dianjurkan
dua lapis, ini seiring dengan ada ditemukan virus varian delta yang baru yang
bisa menembus satu masker. “Harapannya dari kegiatan ini, kami dapat membantu
memutus mata rantai penyebaran covid 19 di Kabupaten Barito Timur ini,” jelas
Daniel Panannangan.(Sul/Sal/Cak/Kominfo Bartim)
BINCANG- Disela-sela kesibukanya meninjau kegiatan vaksin massal di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Barito Timur,Kamis 22 Juli 2021, Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas menyempatkan berbincang-bincang dengan Kepala Kejaksaan Negeri Barito Timur Daniel Panannangan, SH, MH, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur dr. Jimmy Hutagalung, dan Perwira Penghubung Kodim 1012 Buntok.
TAMIANG LAYANG- Bupati Barito Timur Ampera AY
Mebas mengatakan akan menjalin kerjasama pendampingan hukum dengan Kejaksaan
Negeri Barito Timur, terkait dengan kegiatan pembangunan di wilayah Kabupaten
Barito Timur baik yang dikelola oleh SOPD maupun oleh Pemerintah Desa. Tujuannya
agar realisasi kegiatan berjalan dengan baik. Hal ini diungkapakan Bupati
Barito Timur di sela-sela meninjau kegiatan vaksinasi massal di halaman Kantor
Kejaksaan Negeri Barito Timur, Kamis 22 Juli 2021.
Didampingi oleh Kepala Kejaksaan Negeri
Barito Timur Daniel Panannangan, SH,MH, orang nomor satu di Gumi Jari Janang
Kalalawah ini mengatakan pemerintah daerah sangat membutuhkan pendampingan
dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan sampai ke desa-desa.
Melalui kesempatan ini juga Ampera AY Mebas
juga menyampaikan ucapan selamat Hari Bhakti Adyaksa ke 61 untuk organisasi
kejaksaan di seluruh Indonesia khususnya
di Kabupaten Barito Timur. Dijelaskan Bupati Barito Timur momen ini menjadi
refleksi diri insan adhyaksa untuk meningkatkan kinerja dan terus eksis kedepanya
dalam penegakan hukum.
Perlu diketahui Kamis 22 Juli 2021 Bupati
Barito Timur meninjau kegiatan vaksinasi
massal covid 19 di Halaman Kantor Kejaksaan Negeri Barito Timur. Melalui
kesempatan itu Bupati Barito Timur menyempatkan diri berbincang-bincang dengan
Tim Medis dan masyarakat yang mengikuti vaksinasi. Berdasarkan keterangan dari
Kepala Kejaksaan Negeri Barito Timur
target peserta vaksinasi covid-19 ini berjumlah 200 orang. Kegiatan ini
pun berjalan aman dan lancar.(Sil/Las/Cak-Kominfo)
Bupati Kabupaten Barito Timur,AMPERA A.Y. MEBAS,SE.,MM saat menghadiri Rakernas Pembangunan Pertanian Tahun 2021 secara virtual
Bupati Kabupaten Barito Timur AMPERA A.Y. MEBAS,SE.,MM didampingi Kepala BAPPEDA, Kepala Dinas Pertanian dan Asisten II, mengikuti Pembukaan Rapat Kerja Nasional, Terkait Pembangunan Pertanian Tahun 2021.
Rakernas tersebut dibuka langsung Presiden RI Ir. H. Joko Widodo secara virtual dan dikuti Bupati Bartim di Rujab Bupati Kabupaten Barito Timur.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kementerian Pertanian RI, Di Gedung Istana Negara 11 Januari 2021. Rakernas tahun 2021 kali ini bertemakan “ Memperkuat Peran Sektor Pertanian Dalam Menopang Pertumbuhan Ekonomi di Tengah Pandemi Covid-19”.
Presiden RI Joko Widodo saat menyampaikan arahannya pada Rakernas Pembangunan Pertanian Tahun 2021
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan, rakernas digelar dalam rangka penyusunan program kerja Kementerian Pertanian tahun 2021. “Arah pembangunan pertanian tahun 2021 adalah pertanian maju, mandiri, dan modern,” kata Menteri Pertanian.
Ia mengatakan, arah pembangunan Kementerian Pertanian adalah meningkatkan produktivitas beserta program pendukung terkait peningkatan produktivitas, dan diversifikasi pangan. “Setiap provinsi harus ada pangan lokal seperti pisang, sagu, dan sorgun,” kata Mentan.
Hadir pada kesempatan itu, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Kepala BKPM Bahlil Lahadalia.(SM88-Diskominfo Bartim)
Bupati Kabupaten Barito Timur Ampera A.Y. Mebas,SE.,MM Memimpin Langsung Kegiatan Rakor Penanganan Covid-19 Secara Virtual Di Aula Rujan Bupati Kab.Bartim.
Diskominfo (Barito Timur) – Tim Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Barito Timur melaksanakan rapat koordinasi secara virtual berdasarkan situasi jumlah kasus Konfirmasi Covid-19 di Wilayah Kabupaten Barito Timur.
Rakor dipimpin langsung Bupati Barito Timur Ampera A.Y. Mebas,SE.,MM yang diikuti seluruh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Barito Timur. (Jum’at,11 Desember 2020)
Acara tindak lanjut rapat koordinasi penanganan Covid-19 Kabupaten Barito Timur sebagai berikut :
Perkembangan Kasus Konfirmasi Covid-19 di Kab.Bartim,
Laporan dan rencana tindak lanjut/langkah cepat masing-masing bidang Gugus Tugas,
Hal-hal lain berhubungan dengan Covid-19.
Dalam arahannya Bupati Ampera A.Y. Mebas,SE.,MM menyampaikan langkah-langkah strategis dalam penanganan covid-19 di Kabupaten Barito Timur “Tidak takut covid-19 bukan berarti tidak menghilangkan kewaspadaan, kita waspada bukan berarti takut,” ucapnya.
Kemudian Bupati Kabupaten Barito Timur Ampera A.Y. Mebas,SE.,MM menegaskan, ” setiap ruang publik harus melakukan protokol kesehatan yang ketat” tambahnya. (SM88-Diskominfo Bartim)
Diskominfo (Barito Timur) – Pemerintah Kabupaten Barito Timur, Senin (30/11/2020) mengikuti Video Confrence tentang Rapat Koordinasi (Rakor) Terbatas Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi dalam rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19 yang diselenggarakan oleh Sekretariat Presiden. Bupati Barito Timur Ampera A.Y Mebas, SE., MM mengikuti langsung rapat tersebut dengan didampingi oleh Asisten Administrasi Umum Sekda H. Rusdiannor, S. Sos., MAP, Kepala Dinas Kesehatan dr. Simon Biring, MPH dan Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Suprayogi, SE., MT di Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Barito Timur.
Dalam Rakor terbatas virtual tersebut juga diikuti oleh Bupati/Walikota seluruh Indonesia yang mendengarkan pemaparan dari 4 (empat) Kementerian, yaitu Kementerian Kesehatan oleh Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Kementerian BUMN oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Kementerian Komunikasi dan Informatika oleh Menteri Kominfo Johnny Gerrard Plate, dan Kementerian Dalam Negeri oleh Mendagri H. Muhammad Tito Karnavian.
Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Terawan Agus Putranto menyatakan bahwa Presiden RI Joko Widodo telah menandatangani penggunaan vaksin virus COVID-19 untuk digunakan secara nasional dan pemerintah memastikan hanya menyediakan vaksin yang terbukti aman dan lolos uji klinis sesuai dengan rekomendasi WHO.
“ Bahwa pemerintah akan melakukan vaksinasi Covid-19 di Indonesia akan dimulai tahun 2021 “, ujarnya.
Lebih lanjut Terawan Agus Putranto menyampaikan untuk kelompok sasaran penerima vaksin COVID-19 usia 18-59 Tahun dengan skema program. Adapun rencana sistem distribusi vaksin COVID-19 yakni Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan disalurkan ke Provinsi dan Kabupaten/Kota yang akan dilaksanakan oleh Instansi terkait dan diberikan kepada kelompok sasaran.
Sementara itu, Menteri BUMN RI, Erick Thohir mengungkapkan pemerintah berupaya untuk dapat menyediakan vaksin kepada rakyat, dengan terus berkerjasama dengan pihak-pihak yang dapat menyediakan vaksin yang aman bagi rakyat.
“ Vaksin program Pemerintah difokuskan untuk tenaga kesehatan, pelayanan publik dan peserta BPJS. Untuk vaksin mandiri difokuskan kepada masyarakat dan pelaku ekonomi lainnya dengan jumlah sasaran sebanyak 75 juta orang “, ujar Erick.
Menteri Kominfo RI, Johnny Gerrard Plate dalam paparannya mengungkapkan bahwa Pandemi Covid-19 fokus melakukan strategi komunikasi publik vaksinasi COVID-19. Kita secara bersama-sama memutus rantai covid-19 dengan melakukan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Serta ditambah dengan melakukan 3T yaitu testing, tracing dan treatmen. Maka lindungi diri, lindungi negri dan lawan pandemi.
“ Kementerian Kominfo fokus pada komunikasi publik agar seluruh masyarakat mendukung usaha menyukseskan vaksiniasi covid-19, dengan menghadirkan narasi yang mengedukasi masyarakat. Mensosialisasikan kehidupan pasca vaksinasi tetap menjalankan 3M oleh masyarakat dan 3T oleh pemerintah “, tambahnya.
Menteri Dalam Negeri RI H. Muhammad Tito Karnavian dalam pernyataannya mengatakan masalah pandemi adalah masalah kita bersama dan masalah Bangsa.
” Kita memakai demokrasi terintegrasi sehingga kita harus bersatu antara Pusat dan Daerah. Vaksin ini sangat penting karena ini adalah untuk kelangsungan Bangsa dan Negara kita ke depan. Pengadaan secara bertahap, harus ada timeline yang jelas dan harus jelas skala prioritas untuk siapa saja agar jangan nantinya menjadi isu diruang publik “, kata Tito Karnavian.
Tito juga menghimbau kepada Kepala Daerah untuk mendukung dengan mensosialisasikan pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 karena Kepala Daerah yang tahu bagaimana kondisi dari setiap daerahnya dan mengharapkan peran kepala daerah sejalan pusat dan daerah, mengefektifkan sosoalisasi, terutama dalam menangkal hoax dalam penggunaan vaksin-19.
Terkait dengan Rakor tersebut Bupati Barito Timur Ampera A.Y. Mebas, SE., MM menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Barito Timur untuk siap secara terus-menerusmengimbau masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran COVID-19 yang masih terus terjadi dan mendukung pemerintah pusat melalui program vaksinasi guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia.
“Pada prinsipnya pemerintah Kabupaten Barito Timur siap menyukseskan dan mengamankan pelaksanaan vaksin COVID-19 di wilayah Kabupaten Barito Timur bila pada saatnya kegiatan tersebut sudah dilaksanakan, ujar Bupati. (Kabid-PIKP)
Diskominfo (Barito Timur) – Bupati Barito Timur AMPERA A.Y. MEBAS,SE.,MM mengikuti rapat koordinasi dan evaluasi percepatan penanganan Covid-19 di ruang rapat aula rujab Bupati Bartim dilakukan secara daring, Rabu (25/11/2020).
Turut hadir dalam Rakor virtual yang diikuti tersebut yakni Plt. Gubernur Kalteng, Sekretaris Daerah prov. Kalteng, Unsur Forkopimda dan Kepala Perangkat Daerah terkait.
Plt. Gubernur Kalteng menyampaikan,kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kalteng berada diangka 1,08% terhadap data kasus terkonfirmasi Nasional. Disampaikan oleh Habib Ismail Bin Yahya, telah terjadi Peningkatan Kasus Konfirmasi Positif di Kalteng pada Bulan November 2020 dibandingkan dengan Bulan Oktober 2020, bahkan lebih tinggi dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Selain itu, terjadi Peningkatan Kasus Kematian pada Bulan November 2020 dibandingkan dengan Bulan Oktober 2020, bahkan masih lebih tinggi dibandingkan bulan-bulan sebelumnya sejak Bulan Agustus 2020.
Habib Ismail Bin Yahya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada terhadap penyebaran Covid-19. Plt. Gubernur menyampaikan bahwa Pemprov. kalteng rencananya akan membuat rekomendasi berupa Edaran atau instruksi kepada Kabupaten/Kota karena masih ada terdapat 7 Kabupaten yang belum melaporkan Pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 sesuai dengan SE Menteri Dalam Negeri Nomor 440/5184/SJ Tanggal 17 September 2020, yaitu Lamandau, Kapuas, Pulang Pisau, Gunung Mas, Barito Utara, Barito Timur, dan Barito Selatan.
Sementara itu setelah Rakor bersama Pemprov Kal-teng, Bupati Bartim AMPERA A.Y. MEBAS,SE.,MM yang di wawancarai lansung oleh Tim Humas Covid-19 Kab.Bartim menyampaikan peran aktif serta dukungan dari satgas kabupaten yang mempunyai wilayah kerja hingga ke tingkat Kecamatan, RW dan RT sangat diharapkan. Gerak akselerasi juga perlu dipercepat karena kondisi perkembangan kasus covid semakin meningkat. Sinergi antar bidang serta dukungan lintas sektor dalam upaya pencegahan maupun penanganan termasuk pemberian sangsi juga harus semakin diperkuat.
“Kita ingin penanganan ini jangan kendor. Jadi kita lakukan koordinasi lalu membuat daftar inventaris masalah. Kemudian harus ada aksi, maka tim-tim satgas covid-19 kab.bartim harus punya kerja nyata untuk penanganan covid di Gumi Jari Janang Kalalawah,” tuturnya. (SM88-Diskominfo Bartim)
Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Rincian Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Tahun 2021 oleh Presiden RI pada hari Rabu, tanggal 25 November 2020 pukul 10.00 WIB diharapkan kehadiran Bapak/Ibu Gubernur, Bupati/Walikota/ Sekda Provinsi dan Sekda Kabupaten/Kota secara virtual,
Diskominfo (Barito Timur) – Bupati Barito Timur mengikuti Video conference dalam acara penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Daftar Alokasi Transfer ke Daerah Serta Dana Desa (TKDD) tahun 2021 pada hari Rabu, (25/11/2020).
Teknologi yang digunakan dalam acara seremonial tersebut adalah Aplikasi OM SPAN. Diharapkan, melalui pendekatan teknologi dan virtual, seremonial penyerahan DIPA Tahun 2021 tetap memiliki semangat dan esensi yang sama dengan tahun-tahun sebelumnya dan di sisi lain mampu menerapkan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan penularan Covid-19.
Presiden Joko Widodo didampingi oleh Wakil Presiden, Ma’ruf Amin dan Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati menyerahkan DIPA dan Dana Alokasi untuk Daerah dan Dana Desa kepada seluruh Kepala Lembaga Tinggi Negara, Menteri, Kepala LPNK, dan kepada seluruh Gubernur,Walikota dan Bupati seluruh Indonesia.
Dalam kesempatannya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan arahan, dimana untuk saat ini keuangan negara menjadi instrumen penting, terutama untuk meningkatkan ekonomi di saat pandemi seperti ini. APBN merupakan instrumen utama dan sangat penting dalam menghadapi dampak pandemi, selain itu juga sebagai perlindungan sosial dan pemulihan ekonomi.
“Saya sangat mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah dan kementrian di saat pandemi seperti ini. Momentum seperti ini sangat penting untuk meningkatkan perekonomian di tahun 2021.
Perlu diingat sebagai instrumen penting APBN harus tetap di jaga, dan kita juga harus tetap menurunkan defisit di tahun 2021. Untuk mewujudkannya kita pun harus berkomitmen bahwa setiap pemerintah daerah, harus menghemat pengeluarannya” ujarnya.
Tidak hanya itu, Presiden RI Joko Widodo menyampaikan dalam pelaksanaan program-program pemerintah tahun 2021 kepada Menteri, Pimpinan Lembaga, serta seluruh Gubernur,Walikota dan Bupati.
“Terkait dengan pembangunan Sumber Daya Manusia, pembangunan infrastruktur, deregulasi, tranformasi ekonomi dan debirokratisasi, di tahun 2021 kita masih akan menghadapi ketidakpastian, terutama masalah Perekonomian global, kecepatan, dan ketepatan.
Selain itu, Presiden RI pun menjelaskan bahwa untuk Dana APBN 2021 akan fokus pada 4 hal, dan akan diutamakan pada penangan kesehatan yang di fokuskan ke faksinisasi, Perlindungan sosial, Pemulihan ekonomi, dan Reformasi Struktur.
Presiden juga berpesan kepada seluruh Menteri dan Pimpinan Kementerian dan Lembaga, Kepala Daerah untuk melakukan reformasi anggaran agar bisa menggerakan ekonomi di nasional maupun di Daerah dengan memanfaatkan APBN, APBD dengan cermat, efektif, tepat sasaran untuk kepentingan rakyat.
Selanjutnya, Joko Widodo juga mengajak agar kita melakukan lelang sedini mungkin untuk penggerakkan ekonomi di tahun 2021.
“Disini saya juga meminta kepada seluruh negeri dan daerah untuk melakukan reformasi anggaran, APBN dan APBD harus dibelanjakan untuk kepentingan rakyat, dan perlu saya ingatkan kembali bahwa fleksibilitas sangat penting,”tutupnya. (SM88-Diskominfo Bartim)