DISKOMINFO PS MENGAHADIRI RAPAT EVALUASI KERJA KPU

DISKOMINFO PS MENGAHADIRI RAPAT EVALUASI KERJA KPU

DISKOMINFO PS (BARITO TIMUR), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Barito Timur, Kamis 25/3/2021 mengadakan Rapat Kerja Evaluasi Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Tahun 2020 dengan mengundang stakeholder terkait, antara lain Dinas Komunikasi, Informasi, Persandian dan Statististik (Diskominfo PS).

Kepala Dinas Diskominfo PS Drs. Dwi Aryanto, yang diwkili oleh Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) Ampiansyah, S. Hut., M.Pd dalam rapat kerja tersebut menyampaikan bahwa Diskominfo PS selalu siap membantu KPU dalam menjalankan tugas-tugasnya dalam rangka tugas-tugas kepemiluan.

“Diskominfo PS pada prinsipnya dan sesuai dengan tupoksi siap membantu dan memfasilitasi tugas KPU termasuk dalam hal-hal publikasi untuk sosialisasi ke masyarakat, bahkan dapat memfasilitasi jika akan berkerjasama dengan pihak media massa, ungkap Ampianyah”.

Kemudian atas adanya evaluasi dari pelaksanaan pemilihan gubernur dan wakil gubernur yang lalu, bahwa KPU kesulitan karena masih ada lokasi dan desa-desa yang kesulitan jaringan komunikasi internet, dan mengharapkan agar dapat menjalin kerjasama dengan provider untuk membangun BTS (Base Tranciever Station)/menara sinyal , Diskominfo PS menyampaikan bahwa apabila kerjasama provider untuk membangun BTS biasanya hal tersebut dilaksanakan oleh pihak ketiga (operator-operator) seluler dengan kreteria-kreteria tertentu dari pihak operator, dan apabila itu dibangun oleh pemerintah biasanya dilaksanakan oleh kementerian, dan hal yang paling mungkin didorong adalah pembangunan penguat sinyal (repeater) oleh pemerintah desa melalui Dana Desa dan dikelola melalui Badan Usaha Desa (BUMDES).

“Untuk usulan ke provider dalam rangka membangun BTS, Diskominfo PS hanya mengusulkan kepada pihak operator, dan apakah disuatu tempat dapat dibangun BTS atau tidak itu tergantung dari kreteria dari pihak operator, dan yang mungkin didorong adalah pemerintah desa yang menyediakan melalui dana desa dan selanjutnya dikelola oleh Bumdes di setiap desa, tambah Ampiansyah.”

Pada acara tersebut pihak KPU Propinsi Kalimantan Tengah melalui KPU Kabupaten Barito Timur memberikan piagam penghargaan kepada pihak-pihak yang telah membantu dan bentuk terima kasih atas peran serta dari berbagai stakeholder dalam menyukseskan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Tahun 2020.

Stakeholder terkait yang hadir pada rapat kerja evaluasi tersebut, yaitu Pihak Pemerintak Kabupaten Barito Timur di hadiri oleh Wakil Bupati Habib Said Abdul Saleh, Polres oleh Kasat Intel, Dandim 1012 Buntok oleh Perwira Penghubung, Ketua Bawaslu, Kepala Dinas Dukcapil, Diskominfo PS.(AMP75).

Diskominfo dan BKPSDM Kab. Barito Timur Koordinasi Implementasi E-Kinerja ke BKN

Diskominfo dan BKPSDM Kab. Barito Timur Koordinasi Implementasi E-Kinerja ke BKN

Diskominfo (Jakarta) – Dinas Komunikasi dan Informatika bersama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Barito Timur melakukan koordinasi ke Badan Kepegawaian Nasional di Jalan Mayjen Sutoyo No. 12 Jakarta Timur, pada Senin (17-02-2020). Kegiatan koordinasi tersebut merupakan langkah awal Pemerintah Kabupaten Barito Timur untuk memperoleh panduan teknis mengenai Aplikasi E-Kinerja milik BKN agar dapat diterapkan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Timur pada tahun 2020 ini.

Pada kegiatan tersebut pihak BKN diwakili oleh Alexcandra, S.Kom., PNS BKN selaku pembuat atau pengembang aplikasi E-Kinerja tersebut. Sedangkan dari pihak Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Barito Timur diwakili oleh Marten Audian Dhanurseta, S.T., MM., Kepala Bidang Penyelenggaraan E-Government, Ari Opu Pahandrian Migang, S.T., Kepala Bidang Pengelolaan Data Statistik dan Keamanan Informasi, dan Friscia Anthony, S.T., Plt. Kepala Seksi Infrastruktur dan Teknologi. Sedangkan dari pihak BKPSDM Kabupaten Barito Timur diwakili oleh Enricko Median Toni, S.Kom., MM.

Pada pertemuan yang berlangsung 2 hari tersebut, Pihak Dinas Komunikasi dan Informatika dan BKPSDM Kabupaten Barito Timur diberikan penjelasan secara terperinci mengenai tahapan-tahapan dan opsi-opsi yang harus dikerjakan secara paralel agar dari mulai penyiapan data kepegawaian dan jabatan, penyiapan server, instalasi aplikasi, dan trainning dapat terlaksana secara optimal. Pihak BKN akan mendukung penuh implemetasi E-Kinerja di Kabupaten Barito Timur sampai selesai. Disamping itu, jika Pemerintah Kabupaten Barito Timur berhasil menerapkan aplikasi tersebut, maka BKN berpeluang akan menunjuk Pemerintah Kabupaten Barito Timur sebagai Mitra (Pilot Project) Daerah rujukan studi banding E-Kinerja BKN. (FA)

Diskominfo Bartim Penjajakan Kerjasama dengan Diskominfosan Kota Yogyakarta

Diskominfo Bartim Penjajakan Kerjasama dengan Diskominfosan Kota Yogyakarta

Diskominfo (Yogyakarta) – Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Barito Timur melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Yogyakarta pada Kamis (14-11-2019). Adapun maksud Kunker tersebut untuk membuka peluang kerjasama pengembangan aplikasi E-government untuk diterapkan di Kabupaten Barito Timur, terutama yang berkaitan langsung dengan aplikasi Government to Government (G2G), yaitu Simpeg, E-Kinerja dan E-Office. Karena pada kunjungan di bulan Januari 2019 Diskominfo Kabupaten Barito Timur telah melihat bahwa Kota Yogyakarta berhasil secara konsisten menerapkan aplikasi-aplikasi tersebut.

Pada acara tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas, Bpk. Ignatius Tri Hastono, S.Sos., M.M, dan Kepala Bidang Teknologi dan Informatika Dinas Kominfo dan Persandian Kota Yogyakarta, Ibu Suciati Sah, S.Kom, M.Eng beserta staf yang menangani pengembangan aplikasi Jogja Smart Service (JSS). Dalam kesempatan itu juga Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Yogyakarta mendemonstrasikan penggunaan aplikasi E-Kinerja dan E-Office baik yang berbasis web maupun OS android dan korelasinya terhadap penghasilan PNS di lingkup Pemerintah Kota Yogyakarta;

Dari pertemuan tersebut pada prinsipnya pihak Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Yogyakarta menyambut baik dan menerima, namun yang menjadi catatan adalah pihak Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Barito Timur harus mau mengikuti proses bisnis dalam struktur pemerintahan Kota Yogyakarta yang kemungkinan sama sekali berbeda. Serta perlu menyiapkan anggaran belanja aplikasi yang memadai guna memfasilitasi penerapan aplikasi-aplikasi tersebut. (FA)

Bupati Bartim Pimpin Upacara Hut RI Ke 74 Tahun

Bupati Bartim Pimpin Upacara Hut RI Ke 74 Tahun

Diskominfo (Barito Timur) – Bupati Kabupaten Barito Timur (Bartim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Ampera A Y Mebas SE,MM pimpin Upacara Hut Republik Indonesia ke 74 tahun, yang diselenggarakan di Lapangan Kantor Pemerintahan Daerah (Pemda), Sabtu (17/08/2019).

Suasana detik-detik Proklamasi, kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). berkibarnya sangsaka merah putih di tanah yang berjuluk “Gumi Jari Janang Kalalawah” menjadikan keindahan yang memukau bagi seluruh rakyat khususnya Kabupaten Bartim, menjadi hikmat bagi seluruh peserta upacara.

Dalam suasana yang cerah, merah putih berkibar dalam memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-74. Di bentangkan oleh pasukan pengibar bendera (Paskibra), putra putri Bartim, juga di lengkapi peserta upacara, unsur Aparatur Sipil Nasional (ASN), Pelajar, TNI-Polri dan undangan lainnya.

Bupati Bartim, Ampera A Y Mebas SE,MM selaku Inspektur Upacara, turut hadir dalam upacara tersebut Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), Seluruh pimpinan Organisasi Pemeritah Daerah (OPD), beserta para undangan tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan ormas se-Barito Timur.

Hari yang istimewa bagi bangsa Indonesia. Dalam memperingati Hari Ulang Tahun Ke-74 Kemerdekaan RI. Rasa bersyukur kepada Allah SWT yang telah meridhoi cita-cita menjadi bangsa yang merdeka, bangsa yang besar, bangsa yang bersatu di tengah keberagaman, Bhinneka Tunggal Ika, dengan peringatan Proklamasi.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis Piagam Kehormatan kepada para tokoh, serta berkas pemberian remisi kepada para tahanan. Begitu juga apresiasi para pejabat tinggi terkait hut Republik Indonesia.

Seluruh kegiatan Upacara di akhiri dengan pertunjukan siswa-siswi Pramuka yang melakukan aktraksi mengenang sejarah Indonesia merebut kemerdekaan di tangan para penjajah, dan di akhiri dengan foto bareng para pejabat Bartim, serta para siswa siswi Pramuka dan Paskibra. (SM88-Diskominfo Bartim)

Pemkab Bartim Terus Berupaya Tingkatkan SDM Dan Ekonomi Melalui Program Inovasi Desa

Pemkab Bartim Terus Berupaya Tingkatkan SDM Dan Ekonomi Melalui Program Inovasi Desa

Diskominfo (Barito Timur) – Bupati Kabupaten Barito Timur, Provinsi Kalimantan Tengah, Ampera A Y Mebas. Terus Tingkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan Ekonomi kepada tiap-tiap desa melalu Progaram pengembangan Inovasi desa.

Hal tersebut di sampaikan Bupati melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Bartim, Drs. Hudaya Husinsah saat memberikan sambutan pada kegiatan Bursa Inovasi Desa (BID) yang dihadiri oleh kepala SOPD se-Kabupaten Bartim, Koordinator Program Wilayah (KPW) 3 Provinsi Kalteng.

Turut di hadiri Camat Awang, Bentot, Kepala Puskesmas, Kapolsek, Tim Inovasi Kabupaten (TIK) Bartim, tenaga ahli Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Kabupaten Bartim, layanan P2KTD, Pendamping lokal Desa dan Pendamping Desa, panitia pelaksana kegiatan BID Cluster IV, kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta tokoh masyarakat, Kamis (25/07/2019).

“Kegiatan program inovasi desa yang hadir, sebagai upaya mendorong peningkatan kualitas pemanfaatan Dana Desa (DD) dengan memberikan rujukan inovasi, pembangunan desa serta merevitalisasi peran pendamping dalam pengembangan potensi ekonomi lokal, kewirausahaan, SDM dan infrastruktur desa”,ucap Ampera.

Orang nomor satu di Bartim tersebut menjelaskan bahwa BID merupakan salah satu bentuk kegiatan pameran, yang menghimpun kegiatan pembangunan masyarakat dan desa yang telah di nilai inovatif/pembaharuan. Sekaligus sebagai ajang pertukaran pengetahuan penyebarluasan kegiatan inovatif serta penyebarluasan keberadaan penyedia jasa layanan teknis bagi masyarakat dan desa.

“Kabupaten Bartim sampai saat ini mulai muncul bentuk inovasi desa, seperti mikro organisme lokal (MOL), di desa Tampa yang bisa masuk ke menu bursa nasional, begitu juga sumur bor untuk perairan sawah maupun kebutuhan masyarakat, namun demikian perlu ditingkatkan kembali dari hasil inovasi tersebut”, jelas Ampera.

Bupati juga mengatakan, “kegiatan ini akan menjadi sarana dan media untuk membagi pengetahuan dan kegiatan pembangunan di desa yang bertujuan memberikan inspirasi kepada desa-desa, untuk dapat melakukan replikasi atau adaptasi dengan sumber dana yang ada di desa masing-masing, khususnya dalam pemanfaatan Dana Desa (DD) agar lebih terarah.

Melalui Program Inovasi Desa (PID), diharapkan mampu memicu munculnya Inovasi dan pertukaran pengetahuan secara partisipatif. BID merupakan salah satu bentuk dukungan Kepada Desa agar lebih efektif dalam menyusun penggunaan DD sebagai investasi dalam peningkatan produktivitas kesejahteraan masyarakat.

Ampera juga menegaskan kepada kepala desa, para ketua BPD, TIK P3MD Kabupaten, PD, PLD, sekiranya berkomitmen akan melakukan replikasi kegiatan inovatif.

“Pada kegiatan bursa ini, agar membahas bersama dengan ketua BPD masing-masing, yang nantinya mendapatkan kesepakatan dari musyawarah desa, melalui mekanisme perencanaan reguler. Jangan asal-asalan membuat komitmen hanya untuk memenuhi syarat dari PID yang ada ada, namun wajib dilaksanakan untuk kepentingan masyarakat desa masing-masing”, tegas Ampera.

Kadis PMD Bartim, Drs. Hudaya Husinsah dalam sambutannya mengatakan Pelaksanaan giat hari ini adalah salah satu kegiatan penunjang ilmu dan pengetahuan untuk meningkatakan SDM, karnan jika Sumber Daya Alam (SDA) melimpah namun tidak ditunjang dengan SDM maka akan sia-sia.

Hudaya juga mengingatkan, kewajiban kepada Desa agar membuat profil desa setiap tahun, karena profil desa yang menggambarkan keadaan di desa

Bendahara desa memenuhi syarat pajak dan dalam setiap belanja dana yang kena pajak, serta penyetorannya sesuai dengan aturan yang ada. Karena kebanyakan yang menjadi temuan adalah pajak atau belanja dan transaksi di desa.

Menurut Hudaya, pajak diisi 10%, “untuk pajak hati-hati dalam penggunaan Dana Desa, jangan sampai salah dalam pemanfaatan anggaran Desa, mengingat sudah ada beberapa orang yang sudah tersandung kasus penyalahgunaan anggaran desa”,ucapnya.

Penawaran undangan pelatihan/bimtek dan lain-lain agar di koordinasi kepada Pemda, sehingga Desa juga harus selektif dalam dana perolehan APBDes, agar menganggarkan dana untuk stunting.

Hudaya menambahkan, “Untuk perdes Bumdes agar dikonsultasikan pembagian hukum sekretaris daerah dan dikoreksi. Bagi yang sudah selesai Perdes Bumdes agar merevisinya kembali, disesuaikan dengan Perbup Bumdes nomor 17 tahun 2018.(SM88-Diskominfo Bartim)

Wabup Harapkan, Perbub Terkait Retribusi Dapat Berjalan Sesuai Dengan Undang-undang

Wabup Harapkan, Perbub Terkait Retribusi Dapat Berjalan Sesuai Dengan Undang-undang

Diskominfo (Barito Timur) – Agenda pembahasan tentang Rancangan Peraturan Bupati Tentang Retribusi (RPBTR) pengendalian menara telekomunikasi di Kabupaten Barito Timur, Provinsi Kalimantan Tengah.

Rencana tersebut dibahas dalam rapat yang dipimpin langsung oleh wakil Bupati (Wabub) kabupaten Bartim, Habib Said Abdul Saleh, terkait RPBTR agar dapat menjadi pendapatan daerah, juga meningkatkan kemajuan teknologi di era perkembangan zaman. Rabu (24/07/2019) di ruang rapat pemkab Bartim.

Wabup mengatakan agar sekiranya RPBTR pengendalian menara telekomunikasi di Bartim dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, penuh rasa tanggung jawab dan selalu berpedoman pada undang-undang yang menjadi dasar Peraturan Bupati.

“Semoga rancangan dan rencana ini dapat berjalan dengan baik, sesuai peraturan yang juga dapat menjadi pendapatan daerah. Saya juga harapkan agar di setiap desa dapat terpasang menara telekomunikasi dan menjadi desa berkembang”, pungkasnya.

Plt.Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bartim, Suprayogi,SE.,MT mengatakan, bahwa rapat pembahasan ini bertujuan untuk menambah penghasilan daerah. Selain itu meningkatkan perkembangan teknologi, agar dapat mempermudah telekomunikasi dan mendapatkan informasi.

“Retribusi ini nantinya diharapkan menjadi salah satu sumber pendapatan daerah, guna membiayai penyelenggaraan dan pembangunan daerah, begitu juga bila pada nantinya peraturan sebut disahkan, sudah menjadi keharusan untuk dilaksanakan pembahasan terhadap RPB, pemantapan substansi materi yang akan diatur di dalamnya, pemantapan konsepsi agar tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan”, ucapnya.

Sementara Evy Listyani,SP, selaku Kepala Bidang penyelenggaraan E-Government menyampaikan dalam agenda rapat tersebut. Dirinya mengatakan kegiatan pembahasan Rancangan Peraturan Bupati (RPB) berdasarkan peraturan daerah kabupaten Barito Timur nomor 2 tahun 2019, tentang perubahan atas peraturan daerah kabupaten Barito Timur Nomor 5 tahun 2011 tentang retribusi jasa umum kabupaten Barito Timur.

Dikatakannya, dimana pada pasal 2 ayat (2) dalam Perda tersebut, salah satu jenis retribusi jasa umum adalah retribusi pengendalian menara telekomunikasi, dan sebagai dasar untuk ketertiban dan kepastian hukum dalam pemungutan retribusi pengendalian menara telekomunikasi. Maka perlu diatur lebih lanjut dalam peraturan Bupati yang mengatur tentang perhitungan, pembayaran, tata cara pembayaran, penyetoran dan sebagainya.

Evy juga menyebutkan, jumlah menara untuk wilayah Bartim ada 41 menara telekomunikasi, dan dapat menghasilkan retribusi sekitar Rp.25.800.000,00- (Dua Puluh Lima Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah) dalam satu tahun untuk menambah pendapatan daerah.(SM88-Diskominfo Bartim)

Bupati Bartim Ingatkan Desa Agar Lebih Berinovasi Untuk Meningkatkan Ekonomi Dan SDM

Bupati Bartim Ingatkan Desa Agar Lebih Berinovasi Untuk Meningkatkan Ekonomi Dan SDM

Diskominfo (Barito Timur) – Bupati Kabupaten Barito Timur, Provinsi Kalimantan Tengah, Ampera A Y Mebas. Ingatkan kepada tiap-tiap desa untuk dapat meningkatkan pengembangan potensi ekonomi lokal, kewirausahaan, sumber daya manusia (SDM) dan infrastruktur desa.

Hal tersebut di sampaikan Ampera saat memberikan sambutan pada kegiatan Bursa Inovasi Desa (BID) yang dihadiri oleh kepala SOPD se-Kabupaten Bartim, Koordinator Program Wilayah (KPW) 3 Provinsi Kalteng, Camat Dusun Tengah, Raden Batuah dan Pematang Karau, Kepala Puskesmas, Kapolsek, Tim Inovasi Kabupaten (TIK) Bartim, tenaga ahli Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) kabupaten Bartim, layanan P2KTD, Pendamping lokal Desa dan Pendamping Desa, panitia pelaksana kegiatan BID Cluster III, kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta tokoh masyarakat, Selasa (23/07/2019).

“Kegiatan program inovasi desa yang hadir, sebagai upaya mendorong peningkatan kualitas pemanfaatan Dana Desa (DD) dengan memberikan rujukan inovasi, pembangunan desa serta merevitalisasi peran pendamping dalam pengembangan potensi ekonomi lokal, kewirausahaan, SDM dan infrastruktur desa”,ucap Ampera.

Orang nomor satu di Bartim tersebut menjelaskan bahwa BID merupakan salah satu bentuk kegiatan pameran, yang menghimpun kegiatan pembangunan masyarakat dan desa yang telah di nilai inovatif/pembaharuan. Sekaligus sebagai ajang pertukaran pengetahuan penyebarluasan kegiatan inovatif serta penyebarluasan keberadaan penyedia jasa layanan teknis bagi masyarakat dan desa.

“Kabupaten Bartim sampai saat ini mulai muncul bentuk inovasi desa, seperti mikro organisme lokal (MOL), di desa Tampa yang bisa masuk ke menu bursa nasional, namun demikian perlu ditingkatkan kembali dari hasil inovasi tersebut”, jelas Ampera.

Diteliti kembali agar dapat mengetahui kandungan unsur hara dalam kandungan pupuk tersebut, sehingga mengandung lisensi dan Mol lebih baik lagi. Harapan kedepan desa-desa dapat menggali potensi dengan karakteristik masing-masing desa, juga Desa bisa memahami tentang inovasi pada akhirnya.

Bupati juga mengatakan, “kegiatan ini akan menjadi sarana dan media untuk membagi pengetahuan dan kegiatan pembangunan di desa yang bertujuan memberikan inspirasi kepada desa-desa, untuk dapat melakukan replikasi atau adaptasi dengan sumber dana yang ada di desa masing-masing, khususnya dalam pemanfaatan Dana Desa (DD) agar lebih terarah.

Melalui Program Inovasi Desa (PID), diharapkan mampu memicu munculnya Inovasi dan pertukaran pengetahuan secara partisipatif. BID merupakan salah satu bentuk dukungan Kepada Desa agar lebih efektif dalam menyusun penggunaan DD sebagai investasi dalam peningkatan produktivitas kesejahteraan masyarakat.

PID dirancang untuk mendorong dan memfasilitasi penguatan kapasitas desa, yang diorientasikan untuk memenuhi pencapaian target melalui peningkatan produktivitas perdesaan, dengan bertumpuan pada pengembangan ekonomi kewirausahaan bumdes serta produk unggulan desa.

Ampera juga menegaskan kepada kepala desa, para ketua BPD, TIK P3MD Kabupaten, PD, PLD, sekiranya berkomitmen akan melakukan replikasi kegiatan inovatif.

“Pada kegiatan bursa ini, agar membahas bersama dengan ketua BPD masing-masing, yang nantinya mendapatkan kesepakatan dari musyawarah desa, melalui mekanisme perencanaan reguler. Jangan asal-asalan membuat komitmen hanya untuk memenuhi syarat dari PID yang ada ada, namun wajib dilaksanakan untuk kepentingan masyarakat desa masing-masing”, tegas Ampera.

Persiapkan agenda penyelarasan RPJM Daerah dan RPJM Desa, agar proses pembangunan desa bersinergi terencana terarah dan terukur dengan baik, dan untuk TIK pada Pokja PPID dan Pokja P2KTD bersama TA P3MD agar benar-benar melaksanakan peran serta dalam melaksanakan tugas dan fungsi yang telah dipercaya, untuk membantu dan mendampingi tim pelaksana inovasi desa (TPID) Kecamatan bersama PD, PLD dalam pelaksanaan kegiatan agar hasil yang kita harapkan lebih maksimal, melalui anggaran APBDes khususnya DD.(SM88-Diskominfo Bartim)

Diskominfo Bartim Berkomitmen Untuk Mendulang Informasi, Dari Penyebaran Berita Hoax

Diskominfo Bartim Berkomitmen Untuk Mendulang Informasi, Dari Penyebaran Berita Hoax

Diskominfo (Barito Timur) – Tanggapi Intruksi Kementerian Komunikasi dan Informatika pusat, Diskominfo Kabupaten Barito Timur, Provinsi Kalimantan Tengah, berkomitmen untuk memerangi peredaran berita hoax, mendulang informasi sebelum beredar luas.

Seperti yang tercatat data dari Kominfo pusat per Juni 2019, temuan hoax berada di angka 330, dan kini turun, dibandingkan bulan Mei yang mencapai 402 hoax.

Hal tersebut menjadi perhatian khusus Diskominfo Bartim untuk terus menekan angka peredaran hoak dari konten ataupun akun dunia maya yang kerap kali di jadikan sarana untuk penyebaran hoax.

Plt.Kepala Dinas Komunikasi Dan Informatika,Suprayogi,SE.,MT melalui Plt.kepala bidang pengelolaan informasi dan komunikasi publik, Ampiansyah,S.Hut.,M.Pd bersama Kepala Seksi Layanan Informasi Publik dan Kehumasan, Bambang Rahmatullah,SE dengan Kepala Seksi Informasi Publik, Elly,S.Sos mengatakan bahwa pihaknya akan terus mengontrol penyebaran berita hoax di wilahnya, dirinya juga mengatakan untuk Bartim masih tahap pengembangan dan terus bekerjasama kepada Kemenkominfo.

“Kita akan terus melakukan kontrol dan berupaya mencegah beredarnya berita hoax khususnya Bartim, walaupun kita masih tahap pengembangan karna belum memilik Mesin Pengais Konten Negatif (AIS) adalah mesin crawling otomatis, seperti yang di miliki Kemenkominfo pusat”, ucapnya.

Dengan maraknya tentang penyebaran berita hoax yang sangat cepat di media sosial maupun situs resmi seperti Facebook, Twiter, Youtube, whatsAap dan lain-lain. Diskominfo Bartim bekerjasama dengan pihak terkait, baik dari penegak hukum maupun dari media-media publik.

“Sejauh ini kita bekerjasama terhadap penegak hukum dan media begitu juga jurnalis agar dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan informasi secara cepat dan akurat”, jelasnya.

Kominfo menggandeng gerakan Siberkreasi untuk memberikan literasi digital kepada masyarakat, salah satu tujuannya agar masyarakat tidak mudah mempercayai hoax dan informasi yang belum pasti kebenarannya.(SM88-Diskominfo Bartim)

Bupati Bartim Tegaskan Untuk Maanfaatkan Inovasi Desa Sebagai Sumber Ekonomi

Bupati Bartim Tegaskan Untuk Maanfaatkan Inovasi Desa Sebagai Sumber Ekonomi

Diskominfo (Barito Timur) – Bupati Bartim Ampera AY Mebas tegaskan untuk tingkatkan ekonomi melalui Badan Usaha Milik Desa (BumDes), yang dapat dimanfaatkan dan di sesuaikan penggunaanya sebagai penguat ekonomi di setiap desa.

Hal itu di sampaikan Bupati saat kegiatan Bursa Inovasi Desa (BID) cluster I bagi desa di tiga kecamatan, yakni kecamatan Dusun Timur, Paju Epat dan Benua Lima di Aula dinas Pendidikan pada selasa (16/07/2019).

Acara dibuka langsung oleh Bupati Bartim Ampera AY Mebas, Wakil Bupati, Kepala Seksi Lembaga Ekonomi Masyarakat DPMD provinsi Kalteng, Kepala Dinas (Kadis) PMD Bartim, Kadis pendidikan, Kadis kesehatan, camat, pendamping desa, Kades dan perangkat desa, BP dari tiga kecamatan serta tokoh masyarakat.

Bupati Batim Ampera AY Mebas mengatakan bahwa BID merupakan salah satu bentuk kegiatan pameran, yang menghimpun kegiatan pembangunan masyarakat dari desa, yang telah dinilai inovatif, sekaligus sebagai ajang pertukaran pengetahuan, menyebarluaskan kegiatan inovatif serta penyebarluasan keberadaan Penyedia Jasa Layanan Teknis (PJLK) bagi masyarakat dan desa.

“Untuk kabupaten Bartim saat ini mulai bentuk inovasi desa, seperti Mukro Organisme Lokal (MOL) di desa Tampa, yang bisa masuk ke menu bursa nasional, terima kasih atas usaha dalam menggali potensi desa dan sekanjutnya dapat dikembangkan, sehingga benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat banyak dan dapat menunjang peningkatan ekonomi desa”, ucap Ampera.

Adapun program inovasi desa dirancang untuk mendorong dan memfasilitasi penguatan kapasitas desa yang diorientasikan untuk memenuhi pencapaian target, melalaui peningkatan produktivitas pedesaan dengan bertumpu pada tiga hal, pertama pengembagan ekonomi lokal dan kewirausahaan, baik pada ranah pengembangan usaha masyarakat maupaun usaha yang diprakarsai oleh desa.

Di jelaskan orang nomor satu di Bartim tersebut, perlunya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), kaitan antara produktivitas pedesaan dengan kualitas SDM ini, diharapkan terjadi dalam jangka pendek, maupun dampak signifikan dalam jangka panjang, melalui investasi dibidang pendidikan PAUD TK dan kesehatan, saat ini berhubungan dengan stunting perlu di perhatikan.

Begitu juga dengan pemenuhan dan peningkatan infrastuktur pedesaan, khususnya yang secara langsung berpengaruh terhadap perkembangan perekonomian desa dan memiliki dampak menguat rekatkan kohesi sosial masyarakat pedesaan.

Bupati juga mengharapkan agar setiap desa dapat berinovasi dengan memanfaatkan BumDes, dan utamakan pengelolaan usaha benar-benar di lakukan masyarakat lokal, agar perputaran ekonomi tetap berada di Bartim.(SM88-Diskominfo Bartim)

Ketua TP PKK Bartim Kunjungi Pameran Pada Momentum HARGANAS XXVI 2019

Ketua TP PKK Bartim Kunjungi Pameran Pada Momentum HARGANAS XXVI 2019

Diskominfo (Barito Timur) – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Kabupaten Barito Timur beserta rombongan Kunjungi Pameran di puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke 26 di Banjar Baru, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Sabtu (06/07/2019).

Pemerintah Kabupaten Bartim turut memperingati Harganas yang di hadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Munita Mustika Dewi,SE.,MM beserta rombongan dan juga turut serta Wakil Bupati Bartim beserta istri. Di lanjutkan dengan melihat pembukaan Pameran yang di gelar usai acara.

Pameran dan Gelar Dagang ini, merupakan Rangkaian Peringatan Hari Keluarga Nasional XXVI Tahun 2019 di Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan yang diinisiasi oleh Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Pasangan dari orang nomor satu di Bartim tersebut sangat mengapresiasi di gelarnya pelaksanaan Pameran dalam rangka memperingati Harganas tersebut, dirinya juga mengunjungi Pemeran dan melihat kualitas produk lokal yang niscayanya perlu di kembangkan sebagai salah satu produk daerah untuk dapat di kenalkan secara meluas.

“Saya mengapresiasi pelaksanaan Pemeran yang di gelar sebagai rangkaian peringatan Harganas yang ke 26 tahun 2019 di Kalimantan Selatan ini, dan perlu di lakukan untuk membantu memperkenalkan dan mensosialisasikan berbagai program pemberdayaan”, ucapnya di sela-sela kegiatan tersebut.

Dengan meninjau langsung di lokasi pameran tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Kab.Bartim tertarik dengan keragaman produk lokal yang di hasilkan dari masyarakat kalimantan, menurutnya pengenalan produk lokal perlu di kembangkan, sebagai penunjang pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kita perlu mengembangkan produk lokal yang di hasilkan dari kerajinan atau kuliner dari daerah masing-masing untuk di kenalkan secara meluas, sebab ini adalah salah satu upaya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, saya harap Kader PKK yang berada di Bartim dapat meningkatkan produknya”, harap Wanita cantik yang juga menjabat sebagai anggota dewan tersebut.

Kegiatan yang di hadiri langsung oleh Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat dr. Erni Guntarti Tjahjo Kumolo, sekaligus membuka acara. Turut mendampingi dr. Dwikisworo Setyowireni Hasto Wardoyo (isteri kepala BKKBN RI), yang dilaksanakan di Kantor Pemerintahan Provinsi Kalimantan Selatan.

Ketua Umum TP PKK, dr. Erni Guntarti Tjahjo Kumolo dalam sambutan pembukaan dirinya mengatakan bahwa Pameran dan Gelar Dagang ini merupakan salah satu upaya untuk memperkenalkan dan mensosialisasikan berbagai program pemberdayaan ekonomi keluarga, seperti berbagai produk-produk UKM dari seluruh provinsi di Indonesia dan produk-produk unggulan hasil karya para Kader PKK dari seluruh Indonesia.(SM88-Diskominfo Bartim)