REKOR 24 KG MASIH BERTAHAN, IKAN TAPAH  5,8 KG JUARA 1 KATAGORI TERBERAT FESTIVAL NARIUK III TAHUN 2023

REKOR 24 KG MASIH BERTAHAN, IKAN TAPAH  5,8 KG JUARA 1 KATAGORI TERBERAT FESTIVAL NARIUK III TAHUN 2023

Bupati Bartim Ampera AY Mebas menyerahkan piala bergilir kepada sang juara dari Desa Bamban Kecamatan Benua Lima

TAMIANG LAYANG- Rekor Festival Nariuk I Tahun 2019 ikan tapah seberat 24 kilogram (kg) belum terpecahkan. Dari hasil lomba nariuk III,  Minggu (2/7/2023), juara satu Festival Nariuk III Tahun 2023 kategori terberat hanya mendapatkan ikan tapah seberat 5,8 kg.

Hasil ini tentu diluar dugaan panitia. Pasalnya, sebelum gelaran lomba dimulai warga setempat pernah melihat satu ekor ikan tapah besar memunculkan dirinya di atas permukaan air diarea lokasi lomba. Bahkan warga yang pernah melihat kemunculan ikan tersebut menyebutkan, berat ikan tersebut diduga lebih dari yang didapat pada tahun 2019 lalu.

Wabup Bartim Habib Said Abdul Saleh foto bersama dengan salah satu juara pada festival nariuk III.

Meski berat ikan terbesar didapat tahun ini tak mampu melebih berat perolehan ikan pada tahun 2019, Panitia Festival Nariuk III Tahun 2023 menetapkan Kasriano berasal dari Desa Bamban Kecamatan Benua Lima sebagai juara 1 katagori terberat Festival Nariuk III tahun 2023. Kasriano berhasil mendapatkan ikan tapah seberat 5,8 kg. Kemudian juara II jatuh pada Ricky  asal Desa Simpang Bingkuang. Ricky mendapatkan ikan seberat 5,3 kg dan Rusdianto juara III juga berasal dari Desa Simpang Bingkuang, Rusdianto mendapatkan ikan seberat 5 kg.

Kemudian untuk kategori ikan terbanyak juara 1 Bertonius dari Desa Sumur dengan jumlah ikan 5 ekor, perolehan ikan terbanyak II dimenangkan Hardiyanto dari Desa Bamban dengan jumlah 5 ekor serta perolehan ikan terbanyak III dimenangkan oleh Andi dari Desa Tewah Pupuh dengan jumlah ikan 4 ekor.

Sedangkan kategori khusus mendapatkan ikan tercepat diraih oleh Kasriano dari Desa Bamban dengan waktu 2 menit, sekaligus memecahkan rekor tercepat pada Festival Nariuk II tahun 2022 dengan waktu 2 menit 50 detik. Ikan yang didapat Kasriano adalah ikan tapah dengan berat 5,8 kg. Sementara itu peserta terfaforit pada Festival Nariuk III tahun 2023 ini jatuh kepada Desa Simpang Bangkuang dengan jumlah peserta sebanyak 53 orang.

Sekda Bartim Panahan Moetar saat menyerahkan hadiah

Kepada para pemenang Pantia Festival Nariuk III tahun 2023 memberikan piala tetap dan uang pembinaan yang diserahkan langsung oleh Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas, Wakil Bupati Bartim Habib Said Abdul Saleh, Ketua TP-PKK Kabupaten Bartim Ny.Munita Mustika Dewi AY Mebas dan Sekda Bartim Panahan Moetar.

Usai menutup Festival Nariuk III, Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas  kepada sejumlah wartawan menyampaikan harapannya agar pada tahun-tahun selanjutnya Festival Nariuk tetap digelar bahkan dengan konsep yang semakin tertata bagus. “Memang ada momennya (pelaksanaan Nariuk) yaitu pada saat air sungai sedang surut, kemarau. Memang nggak bisa sembarang hari-harinya,” ujarnya.

Bupati juga memastikan dukungan pemerintah daerah melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan Dan Olahraga untuk pelaksanaan festival selanjutnya pada tahun 2024. “Tahun yang akan datang sebelum pelaksanaan festival harus gencar promosinya untuk menarik pengunjung dan peserta,” pesannya kepada panitia.

Ketua TP-PKK Kabupaten Barito Timur Ny.Munita Mustika Dewi AY Mebas menyerahkan hadiah dan uang pembinaan kepada para juara.

Terkait jalan masuk ke lokasi festival sepanjang kurang lebih 1 kilometer yang kurang nyaman dilintasi pengunjung, Bupati mengatakan akan ditingkatkan dengan menggunakan dana desa. “Karena ini di desa (termasuk jalan desa), maka nanti kita akan masukkan dalam kegiatan di dana desa,” jelasnya.

Sekedar mengingatkan Festival Nariuk di Desa Pulau Patai Kecamatan Dusun Timur sudah dilaksanakan 3 (tiga) kali. Festival pertama dilaksanakan tahun 2019, kemudian tahun 2020 hingga 2021 tidak bisa dilaksanakan karena pandemi covid-19. Baru tahun 2022 Festival Nariuk II kembali digelar. Dan hari ini (Minggu 2 Juni 2023) untuk ketiga kalinya Festival Nariuk kembali dilaksanakan dengan lancar dan sukses.(fre/sul)

Budidaya Jamur Diharapkan Mampu Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga di Kabupaten Barito Timur

Budidaya Jamur Diharapkan Mampu Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga di Kabupaten Barito Timur

Ketua TP PKK Kabupaten Barito Timur Ny. Munita Mustika Dewi Ampera AY Mebas secara simbolis menyerahkan bantuan baglog siap tumbuh 100 kepada peserta pelatihan.

TAMIANG LAYANG- Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui peningkatan usaha kecil masyarakat, Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kabupaten Barito Timur menyelenggarakan pelatihan budi daya jamur, Rabu (7/6/2023). Kegiatan ini merupakan program prioritas TP PKK Kabupaten Barito Timur tahun 2023 yang dilaksanakan oleh Pokja III. Pelatihan ini dihadiri oleh para pengurus dan kader PKK di Desa Bagok.

Ketua TP PKK Kabupaten Barito Timur Ny. Munita Mustika Dewi Ampera AY Mebas dalam saambutannya menyampaikan harapannya agar pelatihan ini dapat menambah pengetahuan dan keterampilan para kader, ibu-ibu, dan remaja putri di desa-desa, sehingga mereka dapat meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga secara sederhana.

“Salah satu tujuan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan ketersediaan ragam bahan pangan, khususnya sayuran, yang bisa dikonsumsi oleh keluarga. Dengan mengembangkan usaha budi daya jamur, diharapkan keluarga dapat memperoleh sumber penghasilan tambahan dan memiliki akses terhadap pangan yang bergizi,” terang Ny. Munita Mustika Dewi Ampera AY Mebas

Ketua TP PKK Kabupaten Barito Timur Ny. Munita Mustika Dewi Ampera AY Mebas ikut mengisi folibag tempat media membudidayakan jamur.

Ketua TP PKK Kabupaten Barito Timur juga menekankan pentingnya penyebarluasan ilmu dan pengetahuan yang diperoleh melalui pelatihan ini. Ia berharap peserta pelatihan dapat mengajarkan kembali kepada ibu-ibu di desa mereka, sehingga manfaat dari kegiatan ini dapat tersebar luas dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan itu, Ny. Munita juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim dan pelatih dari Kabupaten Barito Timur yang telah terlibat dalam pelaksanaan kegiatan ini. Ia juga berterima kasih kepada pemerintah daerah dan TP PKK Desa Bagok atas fasilitas yang diberikan, baik berupa tempat maupun peserta, sehingga pelatihan dapat berjalan lancar. pada momen pelatihan itu juga Ketua TP PKK Kabupaten Barito Timur Ny. Munita Mustika Dewi Ampera AY Mebas secara simbolis menyerahkan bantuan baglog siap tumbuh 100 kepada peserta pelatihan.

Pelatihan budi daya jamur ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi kesejahteraan keluarga di Kabupaten Barito Timur. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh, diharapkan masyarakat dapat mengembangkan usaha kecil yang berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup mereka.(cak/win)

DISKOMINFOSANDI HSU KAJI BANDING SIPD E-WALIDATA, PORTAL SDI & SIPD RI KE BARTIM

DISKOMINFOSANDI HSU KAJI BANDING SIPD E-WALIDATA, PORTAL SDI & SIPD RI KE BARTIM

Suasana kunjungan Diskominfosandi Kab.HSU di ruang kerja Kepala Diskominfosantik Kab.Barito Timur

TAMIANG LAYANG-Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfosandi) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menyambangi Kantor Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Barito Timur, Kamis (8/6/2023). Kedatangan rombongan Diskominfosandi HSU yang tanpa pemberitahuan terlebih dahulu  ini disambut langsung oleh Kepala Diskominfosantik Kab.Bartim Drs.Dwi Aryanto, di ruang kerjanya didampingi oleh Sekretaris Diskominfosantik Limer, S.Pd, M.Si, Kepala Bidang PIKP Wayan Cakre, S.IP, Kepala Bidang E-Goverment Marten Audian Dhanurseta, ST, MM, Kepala Bidang Persandian dan Statistik Ari Opu Pahandrean Migang, ST.

Sementara itu rombongan dari Diskominfosandi HSU dipimpin langsung oleh Plt.Kepala Diskominfosandi HSU Muzain, SE didampingi oleh Kabid Persandian Farid Majedi, S.Sos, Syamsudin Noor, S.Sos, M.AP (sandimen), Kasubag Keuangan Agus Wahyudi, S.Sos, M.AP, H. Halida, S.Pd (Pranata Hubungan Masyarakat), Damika Hermeda, S.Sos, MA (Pranata Komputer) dan Zaini Najih Karini, S.IP, M.IP (Analis Persandian).

Kepada Kepala Diskominfosantik Kab.Bartim Drs.Dwi Aryanto, Plt.Kepala Diskominfosandi Kab.HSU Muzain menyampaikan maksud kedatangan rombonganya ke Gumi Jari Janang Kalalawah  untuk belajar tentang Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) E-Walidata, Portal SDI & SIPD RI yang sudah diterapkan di Kabupaten Barito Timur. Nantinya setelah mendapatkan informasi dari Diskominfosantik Kab. Bartim, Diskominfosandi Kabupaten HSU akan menerapkanya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Giat kaji banding Diskominfosandi Kabupaten HSU ke Diskominfosantik Kab. Bartim berjalan dengan baik dan penuh keakraban, pasalnya sebagaian besar rombongan dari Diskominfosandi Kab. HSU sudah mengenal beberapa pejabat yang ada di Diskominfosantik Kab.Bartim.

Selain wadah untuk bertukar informasi mengenai kemajuan SIPD E-Walidata, Portal SDI & SIPD RI di daerah masing-masing, kaji banding ini juga sebagai ajang silaturahmi  antar pegawai Diskominfosantik Bartim dengan Diskominfosandi Kab.HSU. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Diskominfosandi Kabupaten HSU karena telah berkunjung ke Diskominfosantik Bartim. Semoga kunjungan ini semakin mempererat talisilaturahmi  dan tetap saling bisa bertukar informasi untuk membangun daerah masing-masing,” terang Kepala Diskominfosantik Kab.Bartim Drs.Dwi Aryanto.(cak).

DISDUKCAPIL AKTIVASI IKD ASN DI BARTIM

DISDUKCAPIL AKTIVASI IKD ASN DI BARTIM

Kegiatan aktivasi Identitas Kependudukan Digital di Kantor Kesbangpol Kab.Barito Timur, Rabu (7/6/2023).

TAMIANG LAYANG- Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil mensosialisasikan Identitas Kependudukan Digital (IKD) kepada Aperatur Sipil Negara (ASN), PHT dan PHL  di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Timur. Mulai Senin 5 sampai dengan 20 Juni 2023, Tim dari Disdukcapil Kab.Bartim akan mendatangi Kantor Organisasi Perangkat Derah untuk memperkenalkan IKD sekaligus aktivasi.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Barito Timur H. Muslim Raharjo menjelaskan kegiatan sosialisasi dan aktivasi IKD ini merupakan program dari Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia. Nantinya ujar, Muslim, dokumen kependudukan tidak perlu lagi dicetak atau disimpan bentuk fisiknya di dompet, melainkan dapat disimpan di handphone.

Lebih jauh Muslim Raharjo menjelaskan, untuk memiliki identitas digital syaratnya harus memiliki handphone atau smartphone, kemudian daerahnya harus ada jaringan dan masyarakat harus bisa menggunakan teknologi.

“Dukcapil tetap memberikan pelayanan pembuatan identitas ini secara bertahap. Yang belum memiliki handphone maupun tak ada jaringan tetap dilayani dengan bentuk fisik dan layanan manual seperti sekarang,” katanya.

Oleh karena itu, pria murah seyum ini mengatakan, penerapan identitas digital ini dilakukan secara bertahap, dukcapil tetap menerapkan prinsip double track system services, pemberian layanan dengan dua jalur, layanan digital, dan secara fisik manual.

“Identitas digital adalah data kependudukan yang merupakan representasi penduduk dalam aplikasi digital yang melekat pada seseorang dan terdaftar sebagai penduduk. Serta memastikan identitas tersebut,” paparnya.(cak)

Bartim Ikuti Bimbingan Teknis Pengembangan Perpustakaan Sekolah dan Pengukuhan Pengurus Daerah Forum Perpustakaan Sekolah/Madrasah Indonesia

Bartim Ikuti Bimbingan Teknis Pengembangan Perpustakaan Sekolah dan Pengukuhan Pengurus Daerah Forum Perpustakaan Sekolah/Madrasah Indonesia

Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bartim Ernawaty, S.Pd (kanan) foto bersama Pustakawan dan Humas Perpustakaan Kab.Bartim.

TAMIANG LAYANG-Para Pustakawan perwakilan dari Kabupaten Barito Timur  mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis Pengembangan Perpustakaan Sekolah dan Pengukuhan Pengurus Daerah Forum Perpustakaan Sekolah/Madrasah Indonesia (FPSM). Acara yang diadakan di Bast Waslem Betang Garing Hotel, Jalan. RTA.Milono Km. 1,5 Kota Palangaka Raya ini sukses dilaksanakan.

Wakil dari Bartim yang mengkuti kegiatan tersebut antara lain pustakawan perpustakaan SMA 1 Paju Epat, tenaga teknis dari SMPN – 1 Pematang Karau, kepala perpustakaan SMPN -2 Banua Lima, serta perwakilan dari SMPN 1 Tamiang Layang dan didampingi oleh perwakilan dari Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bartim, Kabid Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca, serta Humas Perpustakaan.

Kegiatan bimbingan teknis ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengembangan perpustakaan di sekolah-sekolah di Kabupaten Bartim. Para peserta mendapatkan informasi dan pemahaman yang lebih mendalam tentang pengembangan perpustakaan, termasuk strategi pengelolaan koleksi, promosi literasi, dan integrasi teknologi dalam perpustakaan.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengukuhkan Pengurus Daerah Forum Perpustakaan Sekolah/Madrasah Indonesia (FPSM) Kabupaten Bartim. Proses pengukuhan melibatkan pemilihan dan penugasan pengurus yang akan bertanggung jawab dalam memajukan perpustakaan sekolah dan madrasah di wilayah tersebut.

Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bartim Ernawaty, S.Pd,, berharaap kegiatan ini dapat memperkuat kerjasama antara perpustakaan sekolah di Kabupaten Bartim. Ia meminta melalui kegiatan ini, pengelola perpustakaan dapat saling berbagi pengetahuan, pengalaman, dan inovasi untuk meningkatkan kualitas layanan perpustakaan di Kabupaten Bartim.

Dalam bidang pendidikan, perpustakaan merupakan salah satu wahana atau tempat membaca yang penting. Namun, tidak semua sekolah memiliki sarana dan prasarana penunjang perpustakaan seperti keberagaman buku penunjang (referensi). Untuk itu, sebagai wujud kepedulian, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah menyelenggarakan Bimbingan Teknis Pengembangan Perpustakaan Sekolah/Madrasah se-Provinsi Kalimantan Tengah pada awal bulan Juni 2023.(cak)

Penetapan Calon Kepala Desa dan Pengundian Nomor Urut Pilkades di Kecamatan Paku Berlangsung Lancar

Penetapan Calon Kepala Desa dan Pengundian Nomor Urut Pilkades di Kecamatan Paku Berlangsung Lancar

Camat Paku, Paskahariadi, S.STP

PAKU – Pada hari Kamis, 25 Mei 2023, Pemerintah Kecamatan Paku melalui panitia pemilihan kepala desa tingkat kecamatan dan panitia tingkat desa telah menyelesaikan tahapan pemilihan kepala desa tahun 2023. Camat Paku, Paskahariadi, S.STP, menyampaikan bahwa penetapan calon kepala desa dan pengundian nomor urut calon serta penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) telah dilakukan sesuai dengan tahapan yang ditetapkan.

Dalam proses penetapan calon kepala desa, panitia pemilihan di masing-masing desa telah menetapkan calon-calon yang akan bertarung dalam pemilihan kepala desa. Berikut adalah daftar calon kepala desa yang telah ditetapkan:

  1. Desa Tampa:
    • Misdiana
    • Dubinata
    • Sari Hastuti
  2. Desa Kupang Baru:
    • Kopriusa P. Mitel
    • Pro Hartanto
    • Rinus Sikal
    • Iko Hartono
  3. Desa Luau Jawuk:
    • Erwin Widodo
    • Sumaji
    • Cahyono
    • Kamid, S.Pd
  4. Desa Runggu Raya:
    • Joko
    • Kardian
    • Catur Karya
  5. Desa Bantai Napu:
    • Yamun
    • Dela Yunita
    • Raberson H. Are
  6. Desa Tarinsing:
    • Luterman
    • Hermanto
  7. Desa Simpang Bangkuang:
    • Awatno
    • Harjumafat Gussemto
    • Seno Hartano
  8. Desa Patung:
    • Kristinus
    • Krisdianto
    • Asiana
    • Nempel K. Jandang
  9. Desa Pangkan:
    • Jon Hartoni
    • Kristian
    • Hermanto
  10. Desa Gandrung:
    • Utuh Halus
    • Jumanto
    • Mardani
  11. Desa Kalamus:
    • Kawak
    • Sapdianto Ata
    • Yawakson
  12. Desa Paku Beto:
    • Harnama
    • Lestari

Penetapan calon kepala desa dan pengundian nomor urut ini merupakan langkah awal dalam proses pemilihan kepala desa yang akan berlangsung di Kecamatan Paku. Pemerintah Kecamatan mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi panitia pemilihan di tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa yang telah mempersiapkan pemilihan kepala desa serentak ini. Harapannya adalah agar pemilihan kepala desa berjalan dengan sukses dan memberikan kepala desa yang berkualitas untuk masyarakat. (davit)

Penilaian Kinerja 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting di Kabupaten Barito Timur, Mewujudkan Target Nasional 2024

Penilaian Kinerja 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting di Kabupaten Barito Timur, Mewujudkan Target Nasional 2024

Plt. Assisten I Setda Kabupaten Barito Timur Ari Panan Putut Lelo, SH saat membacakan sambutan Bupati Barito Timur.

TAMIANG LAYANG- Pada hari Kamis, 25 Mei 2023, diadakan acara penilaian kinerja pelaksanaan 8 aksi konvergensi penurunan stunting di Kabupaten Barito Timur. Acara tersebut dihadiri oleh Plt. Assisten I Setda Kabupaten Barito Timur sebagai perwakilan Bupati dan Sekda yang tidak dapat hadir karena ada kegiatan penting lainnya.

Dalam acara tersebut, disampaikan bahwa pemerintah telah menetapkan target penurunan prevalensi stunting sebesar 14% pada tahun 2024. Untuk mencapai target tersebut, diperlukan kerja keras dari semua pihak dengan rata-rata penurunan prevalensi stunting sebesar 2,7% setiap tahunnya. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Barito Timur telah menyusun Strategi Nasional Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2018-2024 yang berlandaskan pada 5 pilar untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan pada tahun 2030.

Dalam data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022, angka stunting di Indonesia mencapai 21,6%, sedangkan di Kabupaten Barito Timur angka stunting mencapai 26,9%, turun 6,8% dari tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan upaya yang dilakukan dalam penurunan angka stunting di daerah tersebut.

Pentingnya mengatasi permasalahan stunting tidak hanya difokuskan pada program perbaikan gizi saja, tetapi juga melibatkan program lainnya. Oleh karena itu, dilakukan upaya konvergensi yang melibatkan berbagai stakeholder dan lintas sektor dalam intervensi penurunan stunting. Koordinasi dan konsolidasi program serta kegiatan dari pusat, daerah, dan desa menjadi kunci dalam memperkuat konvergensi.

Beberapa intervensi pencegahan stunting yang dilakukan antara lain pendampingan keluarga, pembentukan dapur sehat, rembuk stunting tingkat desa, dan rapat koordinasi tingkat kabupaten. Selain itu, juga dilakukan pemberian tablet tambah darah pada remaja dan ibu hamil, pengadaan alat antropometri di puskesmas, serta kerjasama dengan KUA untuk pendampingan calon pengantin. Seluruh upaya ini bertujuan untuk memberikan bahan pangan bergizi kepada keluarga berisiko stunting.

Penilaian kinerja 8 aksi konvergensi penurunan stunting di Kabupaten Barito Timur ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi kegiatan serupa di seluruh Kalimantan Tengah. Dengan sinergi dan upaya bersama, diharapkan target penurunan angka stunting dapat tercapai sesuai dengan komitmen nasional.(*)

BARBUK INKRAH LARIS TERJUAL, 34 HP, 1 UNIT CHAINSAW & 1 UNIT CANGKUL SUDAH ADA PEMILIKNYA

Kejaksaan Negeri Barito Timur melelang barang bukti yang sudah inkrah mengacu pada Peraturan Mentri Keuangan No 08/PMK.06/2018 tentang Pengelolaan Barang  Milik Negara yang berasal dari barang rampasan dan barang gratifikasi.  Serta mengacu pada Peraturan Jaksa Agung RI No PER-002/A/JA/05/2017 tanggal 19 Mei 2017  Tentang Pelelangan dan Penjualan Langsung  Benda Sitaan atau Barang Rampasan  Negara  atau  Benda Sitaan  Eksekusi sebagaimana telah  diubah dengan Peraturan  Kejaksaan No 10 Tahun 2019 Tentang Perubahan Atas Peraturan Jaksa Agung No 002/A/JA/05/2017 Tetang Pelelangan  dan Penjualan Langsung Benda Sitaan Negara Atau Benda Sitaan Eksekusi.

TAMIANG LAYANG- Barang bukti (barbuk) yang sudah inkrah di jual oleh Kejaksaan Negeri Barito Timur, Rabu (24/05/2023) di Aula Kejaksaan Negeri Barito Timur. Barbuk berupa 34 hand phone (HP), 1 unit chainsaw dan 1 unit cangkul ini pun laris terjual alias sudah ada pemiliknya.

Penjualan langsung dilaksanakan sebagai wujud pelaksanaan  Putusan Pengadilan yang telah berkekuatan Hukum Tetap. Sebanyak 34 unit HP berbagai merek,  dan 1 unit mesin chainsaw serta 1 buah cangkul yang berasal dari Perkara tindak pidana umum selama Tahun 2022 dan 2023  yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah) dijual  kepada masyarakat umum.

Penjualan langsung barang bukti tersebut mengacu pada Peraturan Mentri Keuangan No 08/PMK.06/2018 tentang Pengelolaan Barang  Milik Negara yang berasal dari barang rampasan dan barang gratifikasi.  Serta mengacu pada Peraturan Jaksa Agung RI No PER-002/A/JA/05/2017 tanggal 19 Mei 2017  Tentang Pelelangan dan Penjualan Langsung  Benda Sitaan atau Barang Rampasan  Negara  atau  Benda Sitaan  Eksekusi sebagaimana telah  diubah dengan Peraturan  Kejaksaan No 10 Tahun 2019 Tentang Perubahan Atas Peraturan Jaksa Agung No 002/A/JA/05/2017 Tetang Pelelangan  dan Penjualan Langsung Benda Sitaan Negara Atau Benda Sitaan Eksekusi.

Kepala Kejaksaan Negeri Barito Timur Daniel Panannagan SH.,MH melalui Kasi Pengelola Barang Bukti dan Barang Rampasan Negara M.A Qadri SH.,MH didampingi Kasi Intel Angga Saputra SH melalui pers rilisnya yang disampaikan ke kontributor Diskominfops menjelaskan barang bukti yang dijual langsung terdiri dari tindak pidana umum periode tahun 2022-2023 yang telah berkekuatan hukum tetap, untuk tim penilai kita bekerjasama dengan pihak yang berwenang dalam hal ini Dinas Perindustrian dan Koprasi Kabupaten  Bartim guna menentukan Harga jual barang sesuai dengan kondisi barang,selain itu dengan pelaksaanaan  penjualan langsung barang milik negara ini diharapkan dapat menambah Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Bahwa dari 34 unit HP berbagai merek yang dilakukan penjualan langsung, sebanyak 22 unti HP, 1 buah mesin chainsaw, 1 buah cangkul,  sedangkan 14  unit yang belum terjual terdiri dari 6 unit HP yang gagal lelang pada periode berikutnya, dan 8 unit dalam  penjualan langsung periode ini. “Ya dari semua hp yang kita laksanakan penjualan langsung, ada beberapa yang tidak laku terjual, karna kondisi HP rusak dan tidak hidup, akan tetapi kedepanya akan kita ikutkan didalam penjualan langsung berikutnya.”ujar Kasi PB3R baru-baru ini.(cak)

RSUD Tamiang Layang Resmi Jadi Mitra BNNP Kalteng, sebagai Lembaga Rehabilitas Napza

RSUD Tamiang Layang Resmi Jadi Mitra BNNP Kalteng, sebagai Lembaga Rehabilitas Napza

Suasana acara penandatanganan perjanjikan kersama antara BNNP Kalteng dengan RSUD Tamiang Layang, Rabu (17/05/2023) di Ruang Rapat Bupati Barito Timur.

TAMIANG LAYANG- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tamiang Layang resmi menjadi Lembaga Reabilitas Napza, ini setelah dilaksanakan penandatanganan kerja sama (PKS) antara Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Tengah (BNNP Kalteng) dengan pihak RSUD Tamiang Layang, Rabu (17/05/2023) di Ruang Rapat Bupati Barito Timur.

Hadir dalam penandatanganan PKS tersebut Wakil Bupati Barito Timur Habib Said Abdul Saleh, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Kepala Organisasi Perangkat Derah, Camat dan wartawan baik dari media cetak, elektronik dan online.

Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas dalam sambutanya yang dibacakan oleh Wakil Bupati Barito Timur Habib Said Abdul Saleh pada acara penandatanganan kerja sama antara Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Tengah (BNNP Kalteng) dengan pihak RSUD Tamiang Layang menekankan, peredaran gelap narkoba telah menjadi ancaman serius bagi bangsa Indonesia. Presiden Republik Indonesia telah menyatakan Indonesia darurat narkoba, karena masalah ini telah menyebar hingga ke berbagai lapisan masyarakat, termasuk di Jawa Timur.

Dikatakan Bupati, Pemerintah dan masyarakat merasa terbatas dalam menangani permasalahan penggunaan narkoba, baik dalam jumlah maupun kapasitas daya tampungnya. Sementara Undang-Undang Narkotika Nomor 35 Tahun 2009 yang berlaku nasional perlu diterapkan secara efektif hingga akhir tahun 2022.

Data dari BNN menunjukkan bahwa jumlah penyalahguna narkotika di Indonesia Timur, termasuk di Kabupaten Barito Timur, mencapai angka 500 orang atau sekitar 0,4% dari populasi, dengan jumlah umum sekitar 2.000 orang. Oleh karena itu, perlu diambil strategi yang efektif dari pemerintah untuk menangani penggunaan narkoba ini, dan dalam hal ini dukungan dari berbagai pihak sangat diperlukan.

Perjanjian kerja sama ini, ujar Bupati, menjadi langkah awal yang diharapkan dapat membangun komunikasi yang baik antara BNNP Kalteng dan RSUD Tamiang Layang. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan akan terjadi peningkatan koordinasi, pertukaran informasi, dan upaya bersama dalam penanganan peredaran narkoba di Kabupaten Barito Timur.(sul)

ASN Barito Timur Diberikan Edukasi dan Waspada Berinvestasi dalam Industri Keuangan oleh OJK

ASN Barito Timur Diberikan Edukasi dan Waspada Berinvestasi dalam Industri Keuangan oleh OJK

Asisten II Setda Kabupaten Barito Timur Amrullah, SH,MA memberikan cenderamata kepada Kepala Bursa Efek Indonesia Perwakilan Kalimantan Tengah, Selasa (16/05/2023) di Ruang Rapat Bupati Barito Timur.

TAMIANG LAYANG- Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Kalimantan Tengah menyelenggarakan kegiatan Edukasi dan Sosialisasi Pengenalan OJK dan Industri Jasa Keuangan Serta Waspada Berinvestasi kepada ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Timur. Kegiatan yang diselenggarakan di ruang rapat Bupati Bartim, Selasa (16/05/2023) ini, dihadiri oleh Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) KR 9 Kalimantan, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Tengah, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Kepala PT. Bank Kalteng, Kepala Perwakilan Bursa Efek Indonesia Kalimantan Tengah, Kepala OPD dan Camat di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Barito Timur.

Acara ini dibuka Bupati Bartim Ampera AY Mebas diwakili oleh Assisten II Setda Kabupaten Barito Timur, Amrullah, SH, MA. Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten II, Bupati Bartim menjelaskan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah lembaga independen yang berperan menyelenggarakan sistem dan pengawasan terhadap seluruh kegiatan di sektor keuangan. Pengawasan yang dilakukan oleh OJK di sektor keuangan, kata Bupati, meliputi pasar modal, perbankan, hingga sektor Industri Keuangan Non Bank (IKNB) seperti asuransi, dana pensiun, lembaga pembiayaan, dan lembaga jasa keuangan.

Bupati Bartim dua periode ini menjelaskan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dibentuk dengan tujuan agar keseluruhan kegiatan di dalam sektor jasa keuangan terselenggara secara teratur, adil, transparan, dan akuntabel, Mampu mewujudkan sistem keuangan yang tumbuh secara berkelanjutan dan stabil, dan Mampu melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat.

Mantan Anggota DPRD Kabupaten Tabalong ini mengungkapkan, hadirnya OJK sendiri memiliki peranan penting dalam kegiatan investasi. Ini karena OJK memiliki daftar perusahaan di sektor keuangan dan telah mengantongi izin OJK legalitasnya. “Jadi jika berkeinginan melakukan investasi di suatu platform atau perusahaan, harus terlebih dahulu dapat mengecek legalitas izinnya apakah sudah terdaftar di OJK atau belum. Jika sudah, maka seluruh kegiatan investasi, akan diawasi langsung oleh OJk dan dinilai lebih aman,” jelas Bupati.

Para peserta kegiatan Edukasi dan Sosialisasi Pengenalan OJK dan Industri Jasa Keuangan Serta Waspada Berinvestasi kepada ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Timur tampak serius menyimak materi yang disampaikan narasumber.

Lebih jauh Bupati Bartim menjelaskan,  keberadaan OJK di berbagai daerah tidak hanya bertugas melakukan pengawasan terhadap industri jasa keuangan, tetapi juga harus mampu berkontribusi untuk menggerakkan roda perekonomian daerah. Keberadaan kantor OJK di daerah juga harus bisa berperan nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan melakukan edukasi keuangan bagi berbagai lapisan masyarakat, membuka akses keuangan yang selebar-lebarnya serta melindungi kepentingan masyarakat dari berbagai produk investasi/keuangan ilegal yang berpotensi merugikan masyarakat.

Di pasca pandemi ini, terang Bupati, keberadaan OJK di daerah juga harus mampu menggerakkan sektor usaha, khususnya segmen UMKM, dengan menindaklanjuti penerapan program Pemulihan Ekonomi Nasional yang sudah dirilis oleh OJK bersama dengan Pemerintah dan otoritas lainnya. Upaya mendorong perekonomian daerah melalui peningkatan akses keuangan masyarakat kecil juga terus dilakukan OJK, misalnya dengan menginisiasi beberapa program strategis dalam menyediakan pembiayaan dan pendampingan bagi masyarakat dan usaha mikro kecil, seperti Bank Wakaf Mikro, KUR Klaster, Program JARING, dan optimalisasi BUMDES.

Melalui kegiatan Edukasi dan Sosialisasi Pengenalan OJK dan Industri Jasa Keuangan Serta Waspada Berinvestasi kepada ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Timur, Bupati Ampera berharap dapat memberikan pengetahuan, berupa informasi dan edukasi kepada ASN yang hadir dalam kegiatan sosialisasi, dan dapat di informasikan kepada ASN di lingkungan OPD masing-masing serta masyarakat pada umumnya, atas karakteristik sektor jasa keuangan, layanan, dan produk yang aman dalam berinvestasi, sehingga diharapkan investasi yang kita lakukan memberikan dampak positif.

Pada kesempatan itu, Bupati Bartim  memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 9 Kalimantan dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Tengah, yang telah memberikan kepercayaannya pada Kabupaten Barito Timur sebagai tempat pelaksanaan Kegiatan Edukasi dan Sosialisasi Pengenalan OJK dan Industri Jasa Keuangan Serta Waspada Berinvestasi kepada ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Timur.  Orang Nomor Satu di Gumi Jari Janang Kalalawah ini juga mengapresiasi setinggi-tinggi kepada Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Kepala PT. Bank Kalteng, Kepala Perwakilan Bursa Efek Indonesia Kalimantan Tengah serta kehadiran seluruh Kepala OPD Lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Timur.(lim/sul)