KAMPIUM- Ketua Panitia Pik Up Game 2021 Kawuri Teah Boenday menyerahkan piagam penghargaan dan uang pembinaan kepada Tim 7 yang berhasil menjuarai Pik up Fun Game 2021.
DISKOMINFOSANTIK- Setalah menjalani pertandingan yang cukup melelahkan akhirnya Tim 7 keluar sebagai juara 1 pada Pik Up Fun Game 2021 yang digelar oleh Pengurus Kabupaten Persatuan Bola Basket Indonesia (Pengkab Perbasi) Barito Timur.
Tim 7 keluar sebagai kampiun
setelah menumbangkan Tim 2 di babak final, Sabtu (11/12) sore di Lapangan
Basket Ruang Terbuka Hijau Jalan Nansarunai Tamiang Layang.
JUARA DUA-Tim 2 yang tampil begitu apik juga menerima penghargaan dan uang pembinaan dari panitia penyelenggara.
Pertandingan final ini antara Tim 7 vs Tim 2 dilakukan 2 quarter dengan waktu 12 menit per quarter. Tiap quarter Tim hanya mendapatkan 1 kali Tim Out. Hasil pertandingan final Pik up Fun Game dimenangkan oleh Tim 7 sebagai juara 1 dan Tim 2 menduduki juara 2, sedangkan juara 3 di duduki oleh Tim 5.
Ketua Panitia Pik Up Fun game Kawuri Teah Boenday melalui pers rilisnya yang disampaikan kepada contributor MMC Diskominfosantik Kabupaten Barito Timur menjelaskan pertandingan final kemarin berjalan intens dan seimbang hal ini di buktikan dengan score saling kejar antara Tim, sehingga sulit menentukan pemenang game sebelum peluit panjang berakhir. “Game malam ini (red, kemarin) menampilkan permainan yang sportif, sehingga memberikan kesan positif,” terang Teah panggilan akrab Kawuri Teah Boenday.
JUARA TIGA- Meski hanya menjadi juara 3, tapi penamplilan Tim 5 tetap diperhitungan di turanamen Pik up Fun Game 2021 ini.
Pria bertubuh atletis ini menceritakan, pemain yang bermain Pik Up Fan Game berasal dari berbagai daerah di Bartim diantaranya dari Kecamatan Benua Lima, Kecamatan Dusun Timur, dan Kecamatan Dusun Tengah. “Pertandingan ditutup dengan penyerahan Piagam dan Uang pembinaan. Piagam dan uang pembinaan di sponsori oleh Ketua Pengkab Perbasi I Putu Widid Septiawan,” jelas Teah.
Sekedar mengingatkan Pengurus
Pengkab Perbasi Barito Timur mengelar Pik up game 2021. Kegiatan ini merupakan
salah satu agenda dari Ketua Pengkab Perbasi I Putu Widid Septiawan. Acara ini dilaksanakan 10-11 Desember 2021. (cak/diskominfosantik)
SIAP BERTANDING-Inilah para pecinta bola basket yang ikut ambil bagian dalam kegiatan pik up game basket yang diselenggarakan oleh Pengkab Perbasi Bartim, mulai tanggal 10 sampai dengan 11 Desember 2021 di Lapangan Basket Ruang Terbuka Hijau Jalan Nansarunai, Tamiang Layang.
DISKOMINFOSANTIK- Hujan yang
mengguyur Kota Tamiang Layang (10/12) sore tak menyurutkan semangat pencinta
bola basket di Gumi Jari Janang Kalalawah untuk berolah raga. Kegiatan pik up
game basket tetap dilaksanakan karena sudah dipersiapkan dengan matang.
“Babak penyisihan sudah
dilewati, selamat untuk tim yang masuk semi final, selamat bertanding, dan
untuk tim yang gugur, jangan patah semangat, terus berlatih, percayalah suatu
hari nanti kalian akan menjadi juara,” terang Basrai, Pengurus Pengkab Perbasi Barito Timur melalui
pers rilisnya yang disampaikan ke Kontributor MMC Diskominfosantik, Sabtu
(11/12) pagi.
POSE- Sebelum bertanding tim bola basket yang ikut ambil bagian dalam pertandingan Basket menyempatkan diri foto bersama untuk kenang-kenangan.
Basri menceritakan, pertandiangan diajang pik up game basket berjalan seru. Melihat antusiasme dari para penonton yang notabene masih remaja membuat pertandingan lebih meriah.
Dikatakan Basri, kegiatan
olahraga pik up game basket ini bertujuan untuk menjaga silaturahmi antara
penghobi basket dan sekaligus menggalakkan olahraga basket di Bartim. Dan tidak
menutup kemungkinan, katanya, melalui ajang ini akan terjaring bibit-bibit
atlet basket di Barito Timur.
“Pik up game merupakan salah
satu agenda dari Ketua Pengkab Perbasi I Putu Widid Septiawan, kegiatan dilaksanakan
10-11 Desember,” jelasnya.
Lebih jauh Basri mengatakan,
komposisi tim-tim yang bermain dalam pik up game sistem acak, sehingga
kemampuan antar tim berimbang. Dijelaskan Basri, dalam kegiatan ini terdapat tim yang disiapkan untuk mengikuti kejurprov dan porprov. “Harapannya kegiatan ini mampu meningkatkan
skill dan pengalaman atlet,” terang Basri.(cak/diskominfosantik)
MINTA PENJELASAN- Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas meminta penjelasan pengawas proyek pelebaran Jalan Nansarunai dari CV Putra Amandit terkait pengerjaan proyek tersebut, Jumat (10/12) pagi.
DISKOMINFOSANTIK- Pemerintah Kabupaten Barito Timur terus
memantau proyek dan kegiatan yang masih berlangsung di bulan Desember 2021 ini. Tujuanya agar
pembangunan berjalan dengan baik dan selesai tepat waktu. Seperti biasa, Jumat (10/12)
Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas kembali meninjau pembangunan di Ruang
Terbuka Hijau (RTH) dan pelebaran Jalan Nansarunai.
“Giat pagi ini
melihat progres pelebaran Jalan Nansarunai. Kami juga ingin memastikan proyek
ini selesai tepat waktu pada tanggal 24 Desember 2021,” jelas Bupati Barito
Timur Ampera AY Mebas kepada contributor MMC Diskominfosantik.
Selain memastikan
pembangunan Jalan Nansarunai, Orang nomor satu di Barito Timur ini juga melihat
penataan ruang terbuka hijau yang masih berlangsung.
Didampingi oleh Kepala
Dinas PUPR Yumail J. Paladuk dan Kepala Diskominfosantik Drs. Dwi Aryanto,
Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas berjalan kaki dari ruang terbuka hijau
sampai dengan depan kantor Dinas Komunikasi Informasi Persandian dan Statistik
Kabupaten Barito Timur.
Mantan Anggota DPRD
Kabupaten Tabalong ini meminta kepada
rekanan yang mengerjakan proyek pelebaran Jalan Nansarunai, agar mengerjakan
jalan dengan baik dan rapi. Usai berkeliling dan melihat pekerjaan Bupati
Barito Timur dan rombongan kembali ke kantor masing-masing.
Sementara itu, pihak CV
Putra Amandit yang ikut meninjau pembangunan itu siap memperbaiki dan siap
mengerjakan proyek dengan baik. “Kami akan kerjakan dengan baik dan siap
memperbaiki bila ada kerusakan,” terang Erman Edy, Bsc salah satu pengawas dari
CV. Putra Amandit yang berhasil diwawancarai contributor Diskominfosantik. Dia
mengatakan proyek pelebaran jalan Nansarunai ini selesai tepat
waktu.(cak/diskominfosantik).
PENDAMPINGAN- Instruktur Daerah Program Organisasi Penggerak (POP) Kabupaten Barito Timur mulai melakukan pendampingan kepada Kepala Sekolah dan Guru sasaran.
DISKOMINFOSANTIK- Banyak cara dilakukan oleh Instruktur Daerah Program Organisasi Penggerak (POP) Kabupaten Barito Timur saat melakukan pendampingan kepada Kepala Sekolah. Salah satunya dengan terlebih dahulu mensosialisasikan instrumen pendampingan kepada Kepala Sekolah sasaran.
Salah seorang Intsruktur Daerah POP Sri Mahety, S.Pd saat berbincang dengan kontributor
MMC Diskominfosantik baru-baru ini menjelaskan skenario pendampingan kepada
Kepala Sekolah dan Guru di 15 sekolah sasaran diawali dengan mensosialisasikan
instrumen pendampingan yang telah dirancang oleh Kementerian Pendidikan,
Kebudayaan, Riset dan Teknologi.
Lebih
jauh Guru SDN 3 Tamiang Layang ini
menjabarkan untuk instrumen pendampingan Kepala Sekolah ada beberapa poin
penting yaitu : Penguatan Kompetensi Kepala Sekolah, Manajerial, Supervisi,
Penguatan literasi numerasi, pengembangan karakter dalam konteks kepemimpinan
kepala sekolah, kecakapan abad 21 serta
digital sekolah. Sedangan untuk guru sasaran ada tiga instrumen yang
disampaikan yaitu : pendampingan
penyusunan RPP, pendampingan pelaksanaan pembelajaran dan pendampingan
pelaksanaan penilaian ujarnya.
Sri
Mahety merasakan dengan adanya kegiatan Program Organisasi Penggerak menambah
pengetahuan guru tentang bagaimana kecakapan guru dalam pembelajaran abad 21, pembelajaran dan
penilaian HOTS, Pembuatan RPP Terintegratif, Penguatan Literasi, Numerasi dan
Pengembangan Karakter. Ia pun berharapan agar guru-guru yang mengikuti kegiatan
Program Organisasi Penggerak secara umum dan Sekolah sasaran POP secara khusus
bisa menerapkan pengetahuan yang sudah di dapat melalui kegiatan POP di satuan
pendidikan masing-masing sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan
kualitas pendidikan pungkasnya.
Terpisah,
Kepala SDN Longkang Kecamatan Dusun Timur Kariani, S.Pd kepada diskominfosantik
mengatakan berterima kasih karena sekolahnya menjadi salah satu sasaran Program
Organisasi Penggerak Tahun 2021, hal ini
sangat mambantu mereka untuk menambah
wawasan dalam mempersiapkan proses
belajar mengajar. Hal senada juga disampaikan oleh Melinsia, S. Pd dan
Yenriani, S.Pd sebagai guru sasaran di SDN Longkang, mereka berdua sepakat merasakan bahwa program
ini sangat membantu guru untuk meningkatkan kompetensi profesional mengikuti tuntutan kemajuan sesuai Program
Merdeka Belajar yang menjadi program unggulan Kementerian Pendidikan,
Kebudayaan, Riset dan Teknologi.
Baik Kepala Sekolah maupun guru sasaran Program Organisasi Penggerak di SDN
Longkang Kecamatan Dusun Timur berharap agar sekolah lain juga mempunyai
kesempatan yang sama untuk menerima
pendampingan dari program ini, agar
semua guru di Kabupaten Barito Timur menerima pencerahan dalam
melaksanakan tugas, pokok dan fungsi mereka sehingga mutu pendidikan semakin
meningkat kata mereka diakhir perbincangan.
Perlu diketahui Program Organisasi Penggerak bertujuan
untuk meningkatkan kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan, dengan melibatkan peran serta
Ormas bidang pendidikan yang dibuktikan dengan peningkatan hasil belajar
peserta didik, dengan
mengidentifikasi program-program peningkatan kompetensi Pendidik dan
Tenaga Kependidikan, yang dilakukan oleh Ormas dan
telah terbukti memiliki dampak positif terhadap peningkatan hasil belajar
peserta didik serta memperluas dan mendiseminasikan model peningkatan
kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang berdampak terhadap peningkatan proses
dan hasil belajar peserta didik pada skala yang lebih besar. (Lim/diskominfosantik).
Diskominfosantik – Yogyakarta. Tidak mau melewatkan kesempatan selagi berada di Sleman. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Barito Timur (Diskominfosantik), Drs. Dwi Aryanto beserta Kabid Penyelenggaraan E-Government, Marten Audian Dhanurseta, S.T., M.M., Kasi Pengembangan Aplikasi dan Layanan E-Government, Mapriyatno, S.Kom., M.Si., Kasi Infrastruktur dan Teknologi, Friscia Anthony, S.T., serta Kabid Pengembangan Kompetensi dan Penilaian Kinerja Aparatur Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Barito Timur (BKPSDM), Enrico Median Toni, S.Kom. mengunjungi Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sleman, sebagai tindak lanjut kegiatan hari senin (6/12) di BKPP Sleman.
Serius Menyimak Penjelasan dari Diskominfo Sleman
Dalam kesempatan, selasa (7/12) itu, Diskominfosantik Kabupaten Barito Timur belajar banyak tentang Bisnis Proses Aplikasi Absensi ASN berbasis android dan SIM E-Kinerja yang dikembangkan sendiri oleh Diskominfo Kabupaten Sleman. Kami perlu belajar dari Diskominfo Kabupaten Sleman, untuk mencontoh bagaimana cara agar Aplikasi E-Kinerja dan Absensi ASN nantinya dapat digunakan secara sederhana namun efektif, ujar Dwi Aryanto.
Diskominfo Sleman Menerangkan Penggunaan Aplikasi Absensi ASN Berbasis Android
Pada pertemuan itu juga, Diskominfo Kabupaten Sleman mendemontrasikan aplikasi E-Kinerja dan Absensi ASN yang mereka gunakan. Secara tampilan dan fungsionalitas sudah sangat mewakili kebutuhan dari Pemerintah Kabupaten Barito Timur (FA)
Diskominfosantik – Yogyakarta. Bupati Barito Timur beserta jajarannya melaksanakan kunjungan pembelajaran ke Pemerintah Kabupaten Sleman dalam rangka mempelajari implementasi penilaian kinerja PNS berbasis elektronik (e-kinerja) dan kebijakan pemberian tunjuangan berbasis kinerja, serta pelaksanaan manajemen ASN berdasarkan sistem merit di lingkangan Pemerintah Kabupaten Sleman, senin (6/12).
Bupati Barito Timur, Ampera A. Y. Mebas Memberikan Sambutan Pada Kegiatan Kunjungan Pembelajaran di Aula BKPP Kabupaten Sleman (6/12)
Pada kegiatan tersebut, Bupati didampingi oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Barito Timur, Jhon Wahyudi, S.IP., M.Si., beserta staf dan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Barito Timur (Diskominfosantik), Drs. Dwi Aryanto beserta staf.
Dalam sambutannya, orang nomor satu di Barito Timur ini mengatakan Pemerintah Kabupaten Barito Timur ingin menimba ilmu sebanyak-banyaknya dan berharap agar pengalaman yang dibagikan oleh Pemerintah Kabupaten Sleman nantinya dapat diimplementasikan di Kabupaten Barito Timur.
Rombongan Kegiatan Kunjungan Pembelajaran di Aula BKPP Kabupaten Sleman (6/12)
Sebaliknya melalui Drs. Kunto Riyadi, MPPM, Asisten Sekretaris 3 Bidang Pemerintah Umum selaku yang mewakili Pemerintah Kabupaten Sleman, menyambut hangat kedatangan Bupati Barito Timur beserta rombongan, dan merasa tersanjung telah menjadikan Sleman sebagai bagian pembelajaran (FA).
ANTUSIAS-Siswa SDN 1 Jaar sangat antusias mengikuti belajar bahasa inggris jarak jauh kerjasama antara SDN 1 Jaar Kecamatan Dusun Timur dengan Myanmar.
DISKOMINFOSANTIK-Dewasa
ini, penggunaan bahasa Inggris telah menjadi kebutuhan bagi setiap orang dari
semua kalangan, baik anak-anak maupun orang dewasa. Bahasa Inggris sebagai
bahasa global berperan penting sebagai jendela untuk mendapatkan informasi
dengan mudah dari belahan dunia manapun. Bahkan penguasaan bahasa Inggris dapat
mempermudah seseorang mempersiapkan bekal bagi masa depannya, karena pada
umumnya penguasaan bahasa Inggris secara aktif maupun pasif dijadikan sebagai
salah satu syarat untuk melamar pekerjaan baik di perusahaan, lembaga formal
atau informal, dan lain sebagainya. Dengan menguasai bahasa internasional ini,
kita dapat lebih mudah menghadapi dunia, dan bisa selangkah lebih maju untuk
meraih cita-cita.
Guru PHL SDN 1 Jaar Kecamatan Dusun Timur, Desy Apriati, S.Pd saat berbincang dengan Kontributor MMC Diskominfosantik
memaparkan kepeduliannya untuk membangkitkan animo siswa sekolah dasar dalam
belajar dan menyenangi Bahasa Inggris.
Ia menyadari belum semua sekolah dasar memasukkan
bahasa Inggris ke dalam kurikulum mereka. Sehingga, ada orang tua yang rela
memasukkan anaknya ke tempat kursus untuk bisa belajar bahasa Inggris. Bagi
orang tua yang mampu secara finansial hal ini mungkin tidak masalah, tapi bagi
orang tua yang tidak mampu, memasukkan anak ke tempat kursus adalah hal yang
sulit. Sehingga ada anak yang memperoleh kesempatan belajar bahasa Inggris
nanti di saat dia duduk di bangku sekolah menengah pertama ujarnya.
Desy membeberkan tantangan ini menggelitik hatinya sehingga mulai
berjuang mendirikan tempat khursus bahasa inggris Rumah Belajar Gege bagi anak-anak Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang
sampai sekarang ini sudah melayani banyak siswa, selain itu untuk meningkatkan
kemampuan berbahasa inggris peserta didiknya di SDN 1 Jaar, ia telah menjalin
kerjasama dengan SK BATU BALAI, JERANTUT
PAHANG, MALAYSIA dan “BRIGHT GARDEN ENGLISH CENTRE”, LASHIO SHASTATE MYANMAR
Guru yang selalu
ceria ini menceritakan yang menjembatani
kami bisa terhubung dengan dunia luar pada saat itu di pertemuan Conversation
Club dengan Global Edocators dan anak-anak di seluruh dunia. Saya adalah
Founder RUMAH BELAJAR GEGE salah satu tempat kursus Bahasa Inggris anak-anak
didik juga datang dari berbagai desa, selain di lingkungan Desa Jaar, anak-anak
didik juga berdatangan dari Tamiang Layang, Desa dorong, Desa Didi, desa
Hayaping, Desa Ipu Mea bahkan dari Desa Tampa. Saya bertemu dengan Teacher
URIFAH, S.Pd. yang merupakan Independent International Learning Collaborator
Indonesia. Internasional Collaborator from Kinderganten to Senior Secondary
School in Indonesia with more than 10 Countries. Beliau menawarkan untuk
menjalin kerjasama dengan Malaysia, karena beliau tau kondisi sekolah SDN 1
JAAR.
Pada tanggal 1 Januari 2021 SDN 1 JAAR menandatangani mutual memorandum dengan SK BATU BALAI, JERANTUT PAHANG, MALAYSIA, bersama Teacher SUMIYAH YAHYA dalam project PENPAI PROJECT. Anak-anak SDN 1 JAAR mendapatkan pin dan surat dari anak-anak SK BATU BALAI MALAYSIA. Selama pandemik dengan keterbatasan alat teknologi yang kami punya, kami melaksanakan PENPAI PROJECT.
Desy juga
menambahkan pada awal oktober kami mendapatkan kuota
belajar untuk pertama kalinya. Kamipun membuat Program Zoom Meeting untuk
meningkatkan kepercayaan diri, berani tampil dalam Bahasa Inggris. Kamipun
mengadakan zoom meeting dengan SK BATU BALAI MALAYSIA yang dikoordinasi oleh
Teacher Sumiyah yahya. SDN 1 JAAR kembali mendapat dukungan untuk mengasah
kemampuan Bahasa Inggris dari guru-guru dari Myanmar. Pengalaman pertama untuk
anak-anak kelas 1 SDN 1 JAAR belajar bersama Ms. Aeint Po Po Min, dari “GOOD
CHOICE, ENGLISH FOR KIDS EDUCARE CENTRE, MYANMAR untuk kelas 6. Belajar bersama
“ Ms. Min Min Pe dari “THE RIGHT PLACE EDUCATION, MYANMAR, dan Ms. Nan Hnin
Hnin Aye dari “BRIGHT GARDEN ENGLISH CENTRE”, LASHIO SHASTATE MYANMAR.ujarnya.
Kepala SDN 1 Jaar Yarisa Hayati, S.Pd
mengungkapkan sangat mendukung apa yang sudah dilakukan oleh salah satu gurunya
yang telah berupaya maksimal untuk
meningkatkan kompetensi peserta didiknya secara khusus mata pelajaran bahasa
inggris. Ia menyampaikan beberapa kendala
diantaranya minimnya peralatan IT yang dimiliki sekolah serta signal internet yang kurang stabil.
Yarisa berencana
kedepan akan mengundang perwakilan sekolah yang ada dikecamatan Dusun Timur
agar ambil bagian dalam proses pembelajaran bahasa inggris kerjasama dengan
Myanmar untuk meningkatkan motivasi
siswa dalam menguasai bahasa inggris. Ia berharap nantinya ada lomba bercerita atau mendongeng mengangkat cerita lokal Barito Timur dalam bahasa inggris atau lebih dikenal
dengan story telling jenjang
sekolah dasar katanya diakhir perbincangan. (Lim/Diskominfosantik).
BERKEBUN- Kepala Desa Bagok Kecamatan Benua Lima Risa Ramayati dan jajarannya menanam jagung dan kedelai di lahan milik Pemerintah Desa Bagok. Kepala Desa Bagok berharap masyarakatnya mau menanam jagung dan kedelai untuk menambah penghasilan dan memanfaatkan lahan yang kosong.
DISKOMINFOSANTIK- Guna memotivasi masyarakatnya Kepala
Desa Bagok Kecamatan Benua Lima dan Aparat Desa setempat baru-baru ini menanam
jagung dan kedelai. Jagung dan kedelai di tanam dilahan milik Pemerintah Desa
Bagok dengan luasan 3632, 36 M2.
“Kami menanam jagung dan kedelai di lahan milik
Pemerintah Desa Bagok. Tujuanya selain memanfaatkan lahan yang ada juga untuk
memotivasi masyarakat Bagok agar mau mencoba menanam jagung dan kedelai,”
terang Kepala Desa Bagok Risa Ramayati kepada contributor MMC Diskominfosantik
Kabupaten Barito Timur, Selasa (7/12).
Melalui komoditas jagung dan kedelai, Risa
berharap lahan yang ditanami ini bisa bermanfaat
bagi masyarakat Desa Bagok.
“Semoga lahan yang dimanfaatkan ini bisa memenuhi kebutuhan
pangan masyarakat Bagok,” harap Risa Ramayati.
Kepala Desa Bagok ini menceritakan sebelum ditanami
jagung dan kedelai, lahan tersebut diolah sendiri oleh Pemerintah Desa bekerja
sama dengan PKK Desa Bagok. “Kami olah tanah dengan menggunakan peralatan
tradisional seperti cangkul dan obat-obatan herbisida,” terang Risa.
Ibu tiga anak ini mengatakan seluruh anggaran yang
dikeluarkan dalam pengelolaan lahan desa tersebut dibiayai oleh desa.”Semoga
apa yang kami lakukan ini berhasil dan menjadii contoh serta ditiru warga Desa
Bagok,” harap Risa Ramayati.(cak/diskominfosantik).
DISKOMINFOSANTIK –Dalam upaya
mempersiapkan serta meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Gumi
Jari Janang Kalalawah. Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Timur membiayai
puluhan orang anak muda dari kabupaten setempat untuk menjadi dokter.
Bupati Bartim, Ampera AY
Mebas mengatakan bahwa pelayanan kesehatan bagi masyarakat merupakan salah satu
program prioritas yang harus terus ditingkatkan. Oleh sebab itu sebutnya untuk
mewujudkannya perlu persiapan dan peningkatan sumber daya manusia, khususnya
untuk tenaga kesehatan dikabupaten Barito Timur.
“Untuk meningkatkan pelayanan
kesehatan, pemerintah Kabupaten Barito Timur telah membiayai pendidikan dokter
sebanyak 47 orang, sejak tahun 2013 -2021,” kata Ampera, belum lama ini.
Dijelaskannya dari 47 orang
yang disekolahkan atau dibiayai oleh pemerintah daerah, ada sebanyak 6 orang
yang sudah lulus dan mengabdi dalam daerah. Di mana para dokter yang telah
menyelesaikan pendidikannya tersebut ditempatkan pada rumah sakit daerah dan
puskesmas sesuai kebutuhan.
“Jadi yang sudah
menyelesaikan pendidikan kedokteran dan mengabdi daerah ada 6 orang dan tiga
orang internhsip,”timpalnya.
Ditambahkannya Internship adalah
pendidikan profesi untuk pemahiran dan pemandirian dokter setelah lulus
pendidikan dokter untuk penyelarasan hasil pendidikan dengan kondisi di
lapangan.
“Magang atau internship
adalah fase terakhir sebelum seseorang resmi menjadi dokter
umum,”terangnya.
Mantan Anggota DPRD
Kabupaten Tabalong ini mengatakan, putra putri Bartim yang menempuh pendidikan
kedokteran tersebut tersebar disejumlah perguruan tinggi, seperti di Kalteng, Kalsel dan pulau Jawa.
Ditambahkannya untuk bisa ditanggung pembiayaan, mulai semester dua, selama
kurun waktu lima tahun.
“Saya berharap dengan
semakin banyaknya tenaga kesehatan dokter. Pelayanan kesehatan bagi masyarakat
kedepannya akan lebih baik lagi, untuk mewujudkan warga Bartim
sehat,”tandasnya.(cak/diskominfosantik)
BERGAYA- Secara bergantian para peserta lomba fashion show dengan tema busana kerja kantoran saat unjuk kebolehan berjalan di atas catwalk dihadapan dewan juri, di Aula Rumah Jabatan Bupati Barito Timur, Sabtu (4/12).
DISKOMINFOSANTIK- Bupati
Barito Timur Ampera AY Mebas mengatakan Gunung Perak dan Anggrek Hitam menjadi
motif batik khas Kabupaten Barito Timur. Karena itu orang nomor satu di Gumi Jari
Janang Kakalawah ini meminta SOPD di Kabupaten Barito Timur ikut mensosialisasikanya.
“Setiap kegiatan atau acara
resmi kita harus menggunakan batik khas Barito Timur. Ada rasa bangga saat menggunakan
batik khas Barito Timur,”jelas Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas saat
memberikan sambutan pada acara Peringatan Hari IBu ke-93, DP3AKB, Kesatuan
Gerak PKK dan HUT DWP ke-22 Kabupaten Barito Timur di Aula Rumah Jabatan Bupati
Barito Timur, Sabtu (4/12).
Selain motif Gunung Perak
dan Anggrek Hitam, Bupati Bartim juga menginginkan satu lagi motif batik khas
Bartim, yaitu motif talabang/perisai. Motif Perisai ini juga ujar Ampera, menjadi
ciri khas Bartim dan bisa diterapkan dalam ornament-ornamen perkantoran dan
ruang publik.
Sementara itu Kepala Dinas
Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Barito Timur Forty
Ricyannau, ST, MT menjelaskan dalam rangka memperingati Hari Ibu Disbudparpora
bekerja sama dengan TP-PKK Kabupaten Barito Timur menggelar Fashion Show batik
khas Barito Timur. Selain lomba,
kegiatan ini juga sebagai ajang sosialisasi batik khas Barito Timur.
“Tujuan Fashion Show ini
agar semua ASN dan masyarakat mencintai dan bangga memiliki Batik Mawinei ciri
khas Barito Timur,” jelas Forty dalam sambutanya.
Lebih jauh Forty memaparkan,
pelaksanaan Grand Final Lomba Fashion Show dengan tema Busana Kerja Kantoran
telah menghasilkan pemenang atau juara. “Lomba ini dinilai dengan obyektif dari
Dewan Juri Munita Mustika Dewi, Meriati Nyudem dan Ina Karuniani Gandrung,”
jelasnya.
Untuk kategori Putri, kata
Forty, juara 1 atas nama Pitna Rayani, Juara 2 Sukaniati dan Juara 3 Yuliani,
sedangkan kategori pria Juara 1 atas nama M. Basri, Juara 2 Aldo Suprianto dan
Juara 3 Prisandi.(lim/cak/diskominfosantik).