Gubernur Kalteng Akan Upayakan Pemerintah Daerah Kelola Jalan Hauling Di Desa Jeweten

Gubernur Kalteng Akan Upayakan Pemerintah Daerah Kelola Jalan Hauling Di Desa Jeweten

Diskominfo (Barito Timur) – Gubrnur provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) H.Sugianto Sabran akan upayakan jalan hauling yang pernah digunakan PT. Pertamina dapat dikembalikan ke Pemerintah Daerah agar dapat menjadi pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

tanggapi pertanyaan warga Desa Jeweten kecamatan Dusun Timur pada kegiatan silahturahmi dalam kunjungan kerja di kabupaten Barito Timur (Bartim) yang juga bertujuan mencari solusi tentang permasalahan yang kerap terjadi di jalan hauling milik PT. Pertamina.

H. Sugianto Sabran, selaku Gubernur Kalteng pada kunjungan kerjanya sekaligus silahturahmi dan berdialog langsung kepada masyarakat desa Jeweten menanggapi serius permasalahan masyarakat kabupaten Bartim. Dirinya berupaya mencari jalan keluar agar polemik yang ada di Bartim dapat diselesaikan oleh pemerintah dan mengambil alih pengelolaan jalan sehingga bermanfaat untuk semua kalangan pengguna jalan tersebut.

“Pemerintah daerah Bartim menyerahkan permasalahan ini kepada Pemerintah provinsi, maka kita berencana akan mengambil alih supaya dikelola pemerintah daerah, tidak boleh ada perusahaan yang merasa punya jalan tersebut,” ucap Gubernur, Jumat (24/01/2020) di balai Desa Jeweten.

Menurut Gubernur, PT. Pertamina mengelola jalan tersebut sebagai hak pakai dan setelah tidak dimanfaatkan maka kembali ke pemerintah. H. Sugianto Sabran juga menyebutkan bahwa dengan dikelola pemerintah maka akan menjadi pemasukan bagi PAD.

“Jika dikelola pemerintah maka masyarakat umum bebas menggunakan jalan itu, namun perusahaan yang menggunakan jalan itu untuk mengangkut hasil tambang maupun perkebunan harus membayar retribusi untuk pemasukan PAD,” jelas orang nomor satu di Kalteng tersebut.

Adapun penyampaian yang disampaikan H. Sugianto Sabran, ditanggapi salah satu warga Desa Jaweten atas nama Marpendi yang menyambut baik dan berterimakasih jika jalan eks Pertamina diambil alih dan dikelola oleh pemerintah daerah maupun badan usaha milik negara.

“Kita berterimakasih dan sepakat apabila jalan tersebut dikelola oleh pemerintah daerah, bahkan bisa juga di kelola oleh salah satu badan usaha milik negara (BUMN) itu akan lebih baik,” ucap Marpendi yang juga warga setempat pemilik lahan di jalan tersebut.

Gubernur juga berharap agar tidak ada lagi konflik antara perusahaan Pertamina dengan perusahaan yang berada di wilayah setempat, begitu juga dengan masyarakatnya, adapun persoalan ini bisa segera terselesaikan sehingga tercipta situasi yang kondusif di Barito Timur. (SM88-Diskominfo Bartim)

Tingkatkan Perekonomian Di Kabupaten Bartim, Gubernur Kalteng Akan Membangun KEK

Tingkatkan Perekonomian Di Kabupaten Bartim, Gubernur Kalteng Akan Membangun KEK

Diskominfo (Barito Timur) – Tingkatkan perekonomian di kabupaten Barito Timur (Bartim), Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H.Sugianto Sabran rencanakan untuk membangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di wilayah Bartim.

Hal tersebut disampaikan Gubernur saat menggelar pertemuan dengan Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas,SE.,MM bersama Camat, Lurah, Kepala Desa, Ketua BPD, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda dan Pelaku UMKM se Kabupaten Barito Timur di Aula Rumah Jabatan Bupati Barito Timur. Jumat malam (24/01/2020)

Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran meminta Pemerintah Kabupaten Barito Timur menyiapkan lahan seluas 1.000 untuk pengembangan tanaman kopi.”Kalau 1.000 haktare setuju kita siapkan, karena saya ingin nanti 4-5 tahun ke depan kita bisa pasarkan ke Banjarmasin juga Ibu Kota Negara (IKN) yang baru,” ucap Gubernur.

Untuk mendukung Barito Timur sebagai daerah penyanggah IKN, Gubernur juga berjanji akan membangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Barito Timur, yaitu kawasan dengan batas tertentu yang tercangkup dalam daerah atau wilayah untuk menyelenggarakan fungsi perekonomian dan memperoleh fasilitas tertentu.

Selain itu, pada kesempatan yang sama Gubernur berpesan bahwa rumah sakit yang ada di Tamiang Layang menolak pasien miskin yang berobat. “Jangan sampai ada rumah sakit, apalagi rumah sakit milik pemerintah yang menolak pasien dari keluarga miskin,” tegas Gubernur Kalteng.

Gubernur menilai bahwa warga miskin tidak memiliki KTP-El adalah hal yang sering ditemui, namun hal itu tidak dapat dijadikan alasan pemerintah daerah untuk menanggung biaya berobat warga miskin.

“Kalau rumah sakit disini tidak mampu mengatasi, silahkan dirujuk ke Rumah Sakit Doris Sylvanus Palangkaraya, Pemerintah Provinsi yang akan menanggung apapun penyakitnya, bahkan jika harus dirujuk ke Jawa kita tetap akan biayai,” jelas Gubernur.

Adapun kegiatan pertemuan tersebut yang merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka kunjungan kerja di Kabupaten Barito Timur, Gubernur H. Sugianto Sabran juga didampingi oleh Wakil Gubernur Habib Ismail Bin Yahya yang juga berdialog kepada masyarakat dibidang. Gubernur juga berharap kabupaten Bartim bisa berkembang lebih baik perekonomiannya, pungkasnya. (SM88-Diskominfo Bartim)

Gubernur Kalteng Tinjau Kualitas Pendidikan Para Siswa Kelas XI Dan XII Se Barito Timur

Gubernur Kalteng Tinjau Kualitas Pendidikan Para Siswa Kelas XI Dan XII Se Barito Timur

Diskominfo (Barito Timur) – Melihat secara langsung pembangunan kabupaten Barito Timur dimulai dari pendidikan. Gubernur provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Sugianto Sabran pada kunjungan kerja bertatap langsung dengan siswa kelas XI dan XII Sekolah SMA, SMK dan MA se – kabupaten Barito Timur (Bartim).

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh anggota DPRD provinsi Kalteng, beberapa kepala Dinas provinsi Kalteng, Bupati dan wakil Bupati Bartim, wakil ketua II DPRD Bartim, berapa kepala OPD Bartim, FKPD Bartim, Guru dan para tokoh masyarakat serta para tamu undangan di halaman sekolah SMA I Tamiang Layang, Jumat (24/01/2020).

Pada kesempatannya, Gubernur Kalteng, H. Sugianto Sabran menyampaikan pesan dalam sambutanya kepada Siswa untuk lebih tingkatkan prestasi dalam mengganyang pelajaran hingga tingkat yang lebih tinggi serta menjauhkan narkoba dan menghindari pergaulan bebas.

“Siswa-siswi sekslian, tunjukan prestasi dan terus menjaga kesehatan. Jauhkan pergaulan bebas dan jangan pernah mengenal narkoba,” ucap Gubernur Kalteng.

Selain itu, Gubernur menegaskan kepada Dinas terkait agar dapat menganggarkan dana untuk membangun dan melengkapi fasilitas ajar mengajar dan kelengkapan kebutuhan sekolah. Gubernur juga mengakui kualitas pendidikan yang dilakukan pihak sekolah atas prestasi para siswanya.

Disela-sela kegiatan, Gubernur memberikan peluang kepada para siswa dan guru untuk menyampaikan pesan dan cita-cita yang diharapkan para siswa kedepannya. Selain itu salah satu guru mendapat santunan sebesar Rp.25 juta kontan oleh Gubernur.

Dikesempatan yang sama, Bupati Bartim dalam sambutannya mengatakan bahwa kedatangan Gubernur dengan tujuan kunjungan kerja ke Bartim sebagai bentuk peninjauan pembangunan yang sudah terealisasi dan program pembangunan kedepan kabupaten Bartim.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Gubernur Kalteng dan rombongan yang bersedia mengunjungi kabupaten Barito Timur dalam rangka kunjungan kerja,” ucap Ampera.


Usai kegiatan rombongan Gubernur didampingi Bupati dan jajaran melanjutkan kegiatan ke Desa Haringen meninjau Embung Sirah dan dilanjutkan kunjungan ke Desa Jeweten untuk membahas permasalahan jalan hauling yang belum juga selesai permasalahannya. (SM88-Diskominfo Bartim)

Wakil Bupati Bartim Harapkan Para Siswa SMK Di Bartim Lebih Memahami Dan Tingkatkan Prakerin

Wakil Bupati Bartim Harapkan Para Siswa SMK Di Bartim Lebih Memahami Dan Tingkatkan Prakerin

Diskominfo (Barito Timur) – seperti yang diketahui, Praktek Kerja Industri (Prakerin) yang bertujuan untuk menambah wawasan ilmu pengetahuan yang dapat menjadi bekal kepada setiap para pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) khususnya kabupaten Bartlito Timur (Bartim) provinsi Kalimantan Tengah sehingga diharapkan dapat diterapkan dan ditingkatkan.

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Bartim Ampera AY Mebas,SE.,MM dalam sambutannya yang dibacakan melalui Wakil Bupati Bartim Habib Abdul Saleh pada kegiatan Pelepasan Siswa Prakerin di SMK Negeri 2 Tamiang Layang, yang akan di ikuti oleh 6 SMK se- Bartim dan dilaksanakan selama 3 minggu mulai tanggal 1 Februari hingga 30 April 2020. di SMK Negeri 2 Tamiang Layang,

Wakil Bupati mengharapkan agar siswa SMK se Kabupaten Barito Timur yang akan mengikuti Prakerin lebih ditingkatkan lagi untuk menerapkan ilmu yang sudah didapatkan di sekolah selama ini. Selasa (21/01/2020).

“Setelah pelepasan siswa ini, semoga ilmu yang didapatkan di sekolah dapat di implementasikan pada Prakerin dan semoga ilmu yang didapatkan selama Prakerin dapat menjadi bekal di kemudian hari,”ucap orang nomor dua di bumi yang berjuluk Gumi Jari Janang Kalalawah.

Pria yang kerap kali menyampaikan Dakwah kepada umatnya tersebut juga menjelaskan bahwa, kegiatan Prakerin bertujuan untuk menambah wawasan ilmu pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan program keahlian yang digelutinya dan mengimplementasikanya melalui kegiatan pengalaman langsung di industri.

“Prakerin juga membentuk pola pikir konstruktif untuk melihat peluang di masa depan. Selain itu, melatih siswa berinteraksi secara profesional di dunia usaha dan dunia industri serta membentuk etos kerja yang baik.

Dengan adanya Prakerin ini juga dapat menjalin kerja sama antara sekolah dengan dunia usaha atau dunia industri dan pemerintah,”tutup pria ramah yang menyandang gelar Habib dan membawa amanah sebagai Wakil Bupati Bartim atas permintaan masyarakat. (SM88-Diskominfo Bartim)

Pemkab Bartim Gelar Teleconference Dan Rencanakan Untuk Menjadi Kabupaten Penyangga Pangan

Pemkab Bartim Gelar Teleconference Dan Rencanakan Untuk Menjadi Kabupaten Penyangga Pangan

Diskominfo (Barito Timur) – Teleconference kick off, penandatanganan kontrak pengadaan barang/jasa. Pemerintah kabupaten (Pemkab) Barito Timur (Bartim) provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) ikut melaksanakan dan merancang strategi dalam menyusun serta menyiapkan potensi terbaik sebagai kabupaten yang dapat menjadi lumbung penyuplai pangan terbesar kepada ibu kota Negara kedepannya.

Teleconference yang turut dilaksanakan Bupati Bartim, Ampera A Y Mebas,SE.,MM beserta jajaran yakni, forum pimpinan koordinasi pimpinan daerah (Forkopinda) Bartim, Kepala organisasi perangkat daerah (OPD), dan Camat se – Bartim, seirama pelaksanaan Teleconference serentak yang diikuti semua kabupaten/ kota se – Kalteng, dipimpin langsung Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran didampingi Wakil Gubernur Habib Ismail Bin Yahya beserta jajaran. Kamis (16/01/2020)

Dalam kegiatan tersebut Bupati Bartim membahas perencanaan peningkatan pembangunan dan kesiapan dari dana yang mencapai Rp.3,7 Milyar yang ada dikontrak serta memberikan arahan kepada masing-masing pimpinan OPD dari program-program pemerintah, sebagai kabupaten penyangga pangan untuk Ibu Kota Negara mendatang.

Usai kegiatan, Bupati menyampaikan kepada awak media, Dirinya mengatakan bahwa Bartim kelak harus bisa memberikan suplai khususnya pangan, seperti di sebut Gubernur Kalteng salah satunya beras organik dari Bartim. “Kita akan terus kembangkan, salah satunya kerjasama dengan TNI, melalui program Serasi untuk membuka lahan dan sebagainya,” ucap Bupati Bartim..

Selain itu Bupati akan berupaya untuk kembangkan telur ayam dan telur bebek, seperti saat ini karang taruna Hayaping kecamatan Awang sudah panen telur.

“Bukan hanya itu, ditahun 2020 ini kita selain mengembangkan beras organik dan telur ayam ras, juga mengembangkan penghijauan dengan menanam pohon buah – buahan, seperti yang sudah terlaksana di Mapolres Bartim,”ungkap Orang nomor satu di Bartim tersebut.

Bupati juga berharap, Organisasi Perangkat Daerah dapat lebih meningkatkan kualitas pembangunan dan terus bersinergi dengan Forum Koordinasi daerah serta mengedepankan pelayanan kepada masyarakat khususnya Bartim, pungkasnya. (SM88-Diskominfo Bartim)

Pemkab. Bartim Selenggarakan Diseminasi PPID

Pemkab. Bartim Selenggarakan Diseminasi PPID

Diskominfo (Barito Timur) – Asisten I Bidang Administrasi Pemerintahan PemerintahKabupaten Barito Timur H Rusdianor mewakili Bupati Ampera AY Mebas membuka acara Diseminasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) yang dihadiri seluruh Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Timur, pada Rabu (30/10/2019) di Kantor Bupati Barito Timur, Tamiang Layang.

Pada sambutannya Rusdianor mengatakan “keberadaan PPID di Barito Timur masih belum berjalan optimal karena berbagai kendala baik teknis maupun non teknis. meskipun tidak dipungkiri di era keterbukaan sekarang ini bukanlah hal yang tabu memberikan akses kepada masyarakat keberadaan informasi publik seluas-luasnya, tetapi tetap pada batasan ketentuan yang berlaku. karna ada beberapa informasi yang wajib dikecualikan, misalnya informasi yang berdampak merugikan kekayaan maupun rahasia negara” ujarnya ketika diwawancarai.

Pada kegiatan itu diundang narasumber untuk memberikan pemaparan yang komprehensif mengenai struktur dan fungsionalitas, serta tujuan penyelenggaraan PPID di daerah. Dari Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Provinsi Kalteng dipaparkan langsung oleh , serta Komisi Informasi Provinsi Kalteng, Baryen, S.T., M.Eng. selaku Kabid. Pengelolaan Informasi Publik dan Laura Andalina, S.P., M.Si. selaku Kasi. Pengendalian Informasi Publik. Sedangkan dari Komisi Informasi Kalteng, dipaparkan oleh Drs. Sugeng Riyadi, MAP. selaku Wakil Ketua Komisi Informasi Provinsi Kaltengdan Setni Betlina, S.P., MMA. selaku Anggota Komisi Informasi Provinsi Kalteng.

sebagaimana diungkapkan narasumber, PPID merupakan bentuk amanat dari Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, dimana PPID merupakan wadah bagi publik untuk memperoleh haknya untuk memperoleh informasi dari suatu badan publik, termasuk Pemerintah Kabupaten Barito Timur salah satunya. Jadi adalah suatu kewajiban bagi penyelenggara negara untuk memberikan hak bagi warganya untuk memperoleh informasi publik seluas-luasnya sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. (FA)

Bupati Barito Timur Resmikan Objek Wisata Dam Turan Amis

Bupati Barito Timur Resmikan Objek Wisata Dam Turan Amis

Diskominfo (Barito Timur) – Bupati Kabupaten Barito Timur Ampera A Y Mebas,SE.,MM resmikan salah satu objek wisata yang di namakan Dam Turan Amis di Desa Turan Amis Kecamatan Raren Batuah pada hari Kamis (24/10/2019)

Peresmian objek wisata tersebut di lakukan dengan penandatanganan di batu Prasasti oleh Bupati Bartim didampingi Wakil ketua I DPRD Bartim, Ariantho S Muller. Perwira Penghubung Kodim 1012 Buntok, R Hadi dan Wakapolres Bartim, Kompol Donal Harianja serta beberapa OPD juga Kepala Desa beserta perangkat pemerintahan Desa.

Bupati Bartim dalam sambutannya mengatakan bahwa berdasarkan kewenangan yang diberikan undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, maka Desa sebagai daerah otonom memiliki kewenangan sendiri untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat dalam batas-batas administratif desa.

Orang nomor satu di Bartim tersebut menjelaskan, “Dengan adanya Dana Desa (DD), Pemerintah Desa dapat memanfaatkan kucuran DD tersebut, dalam pemenuhan pelayanan dasar terhadap warga Desa dalam batas wilayah administratifnya,” jelas Ampera.

Menyikapi hal tersebut, Bupati selaku pemegang pemerintah daerah, akan terus mengupayakan untuk mewujudkan kemandirian Desa. Menurut Bupati dengan adanya salah satu objek wisata dapat berguna untuk meningkatkan pendapatan asli daerah tersebut.

Bupati berharap pemerintah Desa dapat lebih mandiri dan di kembangkan prospek pembangunan dan di prioritaskan kepada pelayanan warga dan pemberdayaan masyarakat serta pembangunan Desa itu sendiri, tutupnya.

Kegiatan tersebut diawali dengan penyambutan Bupati dengan sajian tarian tradisional maupun pencak silat adat daerah dayak serta antusias pengunjung yang menikmati objek wisata tersebut. (SM88-Diskominfo Bartim)

Bupati Harapkan Pejabat DPRD Yang Di Kukuhkan Bisa Menjalankan Amanah

Bupati Harapkan Pejabat DPRD Yang Di Kukuhkan Bisa Menjalankan Amanah

Diskominfo (Barito Timur) – Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Barito Timur provinsi Kalimantan Tengah, yang resmi di ambil sumpahnya pada rapat paripurna II masa sidang I tahun sidang 2019, dapat menjalankan amanah.

Hal tersebut disampaikan Bupati Bartim, Ampera AY Mebas,SE.,MM saat menghadiri rapat paripurna dengan agenda, pengucapan sumpah janji Ketua dan Wakil-wakil ketua DPRD masa jabatan tahun 2019-2024 pada senin (30/09/2019).

Orang nomor satu di Bartim tersebut mengatakan, semoga pimpinan DPRD yang baru saja dikukuhkan, akan bekerja dengan baik dan meningkatkan kerjasama yang lebih baik lagi, yang mana selama ini kerjasama antara eksekutif dan legislatif sudah terjalin dengan baik, ungkap Ampera.

Kita berharap pembangunan di Bartim akan lebih meningkat dan kesejahteraan masyarakat kita akan tercapai, saya mengajak kepada kita semua baik eksekutif, legislatif, FKPD serta jajaran instansi vertikal, lainnya tokoh agama tokoh adat, para pemuda kalangan pers dan lembaga masyarakat agar memberikan partisipasi dan dukungan kepada pemerintah daerah, harap Ampera.

Dalam sambutannya Ketua DPRD Nur Sulistio, usai dikukuhkan mengatakan, kami menyadari bahwa masa jabatan kita yang 5 tahun, tidak akan cukup untuk memberikan pembangunan agar menjadikan Bartim, menjadi seperti kabupaten maju seperti di daerah lain, Nursulistio.

“Oleh sebab itu kami mengajak seluruh unsur penyelenggara pemerintah daerah, mari kita manfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya karena waktu 5 tahun tidak terasa”, paparnya.

Pengucapan sumpah atau janji pimpinan DPRD tersebut dipandu oleh Ketua Pengadilan Negeri Tamiang Layang Maskur Hidayat, dengan demikian resmi sudah susunan pimpinan DPRD Bartim, Ketua dijabat oleh Nur Sulistio dari partai Golkar, Wakil Ketua I diisi Ariantho S Muler dari partai PKPI dan Wakil Ketua II Depe dari partai Demokrat. Turut hadir pada kegiatan tersebut Wakil Bupati Bartim, FKPD, OPD tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya. (SM88-Diskominfo Bartim)

Bupati Bartim Pimpin Upacara Hut RI Ke 74 Tahun

Bupati Bartim Pimpin Upacara Hut RI Ke 74 Tahun

Diskominfo (Barito Timur) – Bupati Kabupaten Barito Timur (Bartim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Ampera A Y Mebas SE,MM pimpin Upacara Hut Republik Indonesia ke 74 tahun, yang diselenggarakan di Lapangan Kantor Pemerintahan Daerah (Pemda), Sabtu (17/08/2019).

Suasana detik-detik Proklamasi, kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). berkibarnya sangsaka merah putih di tanah yang berjuluk “Gumi Jari Janang Kalalawah” menjadikan keindahan yang memukau bagi seluruh rakyat khususnya Kabupaten Bartim, menjadi hikmat bagi seluruh peserta upacara.

Dalam suasana yang cerah, merah putih berkibar dalam memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-74. Di bentangkan oleh pasukan pengibar bendera (Paskibra), putra putri Bartim, juga di lengkapi peserta upacara, unsur Aparatur Sipil Nasional (ASN), Pelajar, TNI-Polri dan undangan lainnya.

Bupati Bartim, Ampera A Y Mebas SE,MM selaku Inspektur Upacara, turut hadir dalam upacara tersebut Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), Seluruh pimpinan Organisasi Pemeritah Daerah (OPD), beserta para undangan tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan ormas se-Barito Timur.

Hari yang istimewa bagi bangsa Indonesia. Dalam memperingati Hari Ulang Tahun Ke-74 Kemerdekaan RI. Rasa bersyukur kepada Allah SWT yang telah meridhoi cita-cita menjadi bangsa yang merdeka, bangsa yang besar, bangsa yang bersatu di tengah keberagaman, Bhinneka Tunggal Ika, dengan peringatan Proklamasi.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis Piagam Kehormatan kepada para tokoh, serta berkas pemberian remisi kepada para tahanan. Begitu juga apresiasi para pejabat tinggi terkait hut Republik Indonesia.

Seluruh kegiatan Upacara di akhiri dengan pertunjukan siswa-siswi Pramuka yang melakukan aktraksi mengenang sejarah Indonesia merebut kemerdekaan di tangan para penjajah, dan di akhiri dengan foto bareng para pejabat Bartim, serta para siswa siswi Pramuka dan Paskibra. (SM88-Diskominfo Bartim)

Pemkab Bartim Terus Berupaya Tingkatkan SDM Dan Ekonomi Melalui Program Inovasi Desa

Pemkab Bartim Terus Berupaya Tingkatkan SDM Dan Ekonomi Melalui Program Inovasi Desa

Diskominfo (Barito Timur) – Bupati Kabupaten Barito Timur, Provinsi Kalimantan Tengah, Ampera A Y Mebas. Terus Tingkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan Ekonomi kepada tiap-tiap desa melalu Progaram pengembangan Inovasi desa.

Hal tersebut di sampaikan Bupati melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Bartim, Drs. Hudaya Husinsah saat memberikan sambutan pada kegiatan Bursa Inovasi Desa (BID) yang dihadiri oleh kepala SOPD se-Kabupaten Bartim, Koordinator Program Wilayah (KPW) 3 Provinsi Kalteng.

Turut di hadiri Camat Awang, Bentot, Kepala Puskesmas, Kapolsek, Tim Inovasi Kabupaten (TIK) Bartim, tenaga ahli Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Kabupaten Bartim, layanan P2KTD, Pendamping lokal Desa dan Pendamping Desa, panitia pelaksana kegiatan BID Cluster IV, kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta tokoh masyarakat, Kamis (25/07/2019).

“Kegiatan program inovasi desa yang hadir, sebagai upaya mendorong peningkatan kualitas pemanfaatan Dana Desa (DD) dengan memberikan rujukan inovasi, pembangunan desa serta merevitalisasi peran pendamping dalam pengembangan potensi ekonomi lokal, kewirausahaan, SDM dan infrastruktur desa”,ucap Ampera.

Orang nomor satu di Bartim tersebut menjelaskan bahwa BID merupakan salah satu bentuk kegiatan pameran, yang menghimpun kegiatan pembangunan masyarakat dan desa yang telah di nilai inovatif/pembaharuan. Sekaligus sebagai ajang pertukaran pengetahuan penyebarluasan kegiatan inovatif serta penyebarluasan keberadaan penyedia jasa layanan teknis bagi masyarakat dan desa.

“Kabupaten Bartim sampai saat ini mulai muncul bentuk inovasi desa, seperti mikro organisme lokal (MOL), di desa Tampa yang bisa masuk ke menu bursa nasional, begitu juga sumur bor untuk perairan sawah maupun kebutuhan masyarakat, namun demikian perlu ditingkatkan kembali dari hasil inovasi tersebut”, jelas Ampera.

Bupati juga mengatakan, “kegiatan ini akan menjadi sarana dan media untuk membagi pengetahuan dan kegiatan pembangunan di desa yang bertujuan memberikan inspirasi kepada desa-desa, untuk dapat melakukan replikasi atau adaptasi dengan sumber dana yang ada di desa masing-masing, khususnya dalam pemanfaatan Dana Desa (DD) agar lebih terarah.

Melalui Program Inovasi Desa (PID), diharapkan mampu memicu munculnya Inovasi dan pertukaran pengetahuan secara partisipatif. BID merupakan salah satu bentuk dukungan Kepada Desa agar lebih efektif dalam menyusun penggunaan DD sebagai investasi dalam peningkatan produktivitas kesejahteraan masyarakat.

Ampera juga menegaskan kepada kepala desa, para ketua BPD, TIK P3MD Kabupaten, PD, PLD, sekiranya berkomitmen akan melakukan replikasi kegiatan inovatif.

“Pada kegiatan bursa ini, agar membahas bersama dengan ketua BPD masing-masing, yang nantinya mendapatkan kesepakatan dari musyawarah desa, melalui mekanisme perencanaan reguler. Jangan asal-asalan membuat komitmen hanya untuk memenuhi syarat dari PID yang ada ada, namun wajib dilaksanakan untuk kepentingan masyarakat desa masing-masing”, tegas Ampera.

Kadis PMD Bartim, Drs. Hudaya Husinsah dalam sambutannya mengatakan Pelaksanaan giat hari ini adalah salah satu kegiatan penunjang ilmu dan pengetahuan untuk meningkatakan SDM, karnan jika Sumber Daya Alam (SDA) melimpah namun tidak ditunjang dengan SDM maka akan sia-sia.

Hudaya juga mengingatkan, kewajiban kepada Desa agar membuat profil desa setiap tahun, karena profil desa yang menggambarkan keadaan di desa

Bendahara desa memenuhi syarat pajak dan dalam setiap belanja dana yang kena pajak, serta penyetorannya sesuai dengan aturan yang ada. Karena kebanyakan yang menjadi temuan adalah pajak atau belanja dan transaksi di desa.

Menurut Hudaya, pajak diisi 10%, “untuk pajak hati-hati dalam penggunaan Dana Desa, jangan sampai salah dalam pemanfaatan anggaran Desa, mengingat sudah ada beberapa orang yang sudah tersandung kasus penyalahgunaan anggaran desa”,ucapnya.

Penawaran undangan pelatihan/bimtek dan lain-lain agar di koordinasi kepada Pemda, sehingga Desa juga harus selektif dalam dana perolehan APBDes, agar menganggarkan dana untuk stunting.

Hudaya menambahkan, “Untuk perdes Bumdes agar dikonsultasikan pembagian hukum sekretaris daerah dan dikoreksi. Bagi yang sudah selesai Perdes Bumdes agar merevisinya kembali, disesuaikan dengan Perbup Bumdes nomor 17 tahun 2018.(SM88-Diskominfo Bartim)