Ini Alasannya Pemkab Bartim Kaji Banding ke Kotim, Lamandau dan Sukamara

SAMBUTAN- Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas saat menyampaikan sambutan pada acara Kaji Banding di Kabupatten Sukamara, baru-baru lalu.

TAMIANG LAYANG-Baru-baru ini Pemerintah Kabupaten Barito Timur melakukan studi banding (kaji banding) ke tiga kabupaten di Provinsi KalimantanTengah. Tiga kabupaten itu yakni Kabupaten Kotawaringin Timur, Lamandau dan Sukamara. Lalu mengapa tiga kabupaten itu menjadi tujuan kaji banding? Mau tahu alasannya, berikut penuturan Ketua Rombongan Studi Banding Bertolumeus, S.Sos.

Menurut Bertolumeus, sasaran kaji banding yaitu pertama pengelolaan BUMDes/Bumdesmart bersama, kedua ekonomi kerakyatan dan ketiga tata kelola pemerintahan.

Lebih jauh Pria yang menjabat Asisten I Setda Bartim menjelaskan tujuan kaji banding ke Kabupaten Kotawaringin Timur untuk belajar dan menggali strategi dan kiat-kiat apa yang dilakukan pengurus dan pengelola Badan Usaha Milik Desa dalam menjalankan usahanya.

“Di Kabupaten Lamandau kita banyak belajar menyangkut Tata Kelola Pemerintahan yaitu pelayanan publik di bidang perizinan. Karena Kabupaten Lamandau Nomor 2 terbaik pelayanan publik seluruh Indonesia,” jelas Bertolumeus kepada MMC Bartim akhir pekan lalu.

Sedangkan kaji banding  di Kabupaten  Sukamara, terangnya,  melihat program unggulan kabupaten itu, sekaligus belajar bagaimana cara budidaya udang paname dan budidaya ikan air tawar.

“Dari kaji banding ini kita mendapatkan pengetahuan baru dan mudah-mudahan kedepannya BUMDes di Barito Timur bisa berkembang dengana baik,” harap Bertolumeus. (cak)

PELAYANAN KEJARI BARTIM DINILAI MEMUASKAN

ANGGA: INI MERUPAKAN SALAH SATU INOVASI KEJAKSAAN

PELAYANAN- Martambuan Baji (50) warga Banjarmasin, Kalimantan Selatan, mengapresiasi Kejaksaan Negeri Barito Timur, Kalimantan Tengah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dia menilai pelayanan diberikan sangat baik dan memuaskan.

TAMIANG LAYANG- Pelayanan yang diberikan oleh jajaran Kejaksaan Negeri Barito Timur kepada masyarakat dinilai warga sangat baik.  Bahkan ada masyarakat yang mengungkapkan pelayanan yang diberikan koprs Adhiyaksa itu sangat memuaskan.

Martambuan Baji (50) warga Banjarmasin, Kalimantan Selatan, mengapresiasi Kejaksaan Negeri Barito Timur, Kalimantan Tengah. Apresiasi diberikan Martambuan lantaran dalam pengambilan barang bukti (BB) berupa sepeda motor roda jenis Suzuki Shogun, tanpa biaya sedikitpun.

“Pengambilannya barang bukti sangat cepat. Ini hebat dan tanpa pungutan biaya lagi,” kata Martambuan di Tamiang Layang, Jumat (20/5) lalu.

Menurut pria berprofesi sebagai guru di Banjarmasin itu, pelayanan yang diberikan Kejari Barito Timur dalam pengambilan barang bukti itu sangat memuaskan. Pelayanannya pun juga ramah.

Kepala Kejaksaan Negeri Barito Timur, Daniel Panannangan melalui Kasi Intelijen Angga Saputra mengatakan, pelayanan yang diberikan kepada masyarakat merupakan salah satu inovasi kejaksaan.

“Kami berharap kepada masyarakat yang ingin mengambil barang bukti yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap di Kejaksaan Negeri Barito Timur agar segera mengambil karena prosesnya mudah, cepat dan tidak dipungut biaya,” jelas Angga Saputra.(cak)

KEPALA DPKD LEPAS DAN SAMBUT PESERTA KURSUS KOMPUTER JENJANG SEKOLAH DASAR

BERSEMANGAT-Siswa-Siswi Sekolah Dasar bersemangat mendengarkan pengarahan tentang pelaksanaan Kursus Komputer Tahap 3 yang dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Barito Timur pada hari, Senin (23/5).

TAMIANG LAYANG– Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) Kabupaten Barito Timur kembali laksanakan kursus komputer gratis untuk siswa-siswi jenjang Sekolah Dasar tahap 3.  Acara pembukaan kursus komputer gratis ini dilaksanakan di Kantor Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Barito Timur, Senin (23/5).

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Barito Timur Drs. Frindiano Leloni, MM saat berbincangan dengan kontributor MMC Barito Timur   menyampaikan kursus komputer gratis ini merupakan  program inklusi berbasis sosial untuk  menambah minat baca dan kunjungan keperpustakaan dengan memanfaatkan  sarana bantuan dari perpustakaan nasional. Sampai saat ini Dinas yang dipimpinnya sudah melaksanakan kursus komputer gratis sebanyak 2 tahap dengan total siswa yang lulus berjumlah 147 orang,  dengan rincian 90 orang tahap 1 dan 57 orang tahap 2.

Kepala Dinas yang sangat humble ini saat menyerahkan sertifikat bagi siswa-siswa yang lulus tahap 2 menyampaikan selamat atas keberhasilan mengikuti semua rangkaian kursus dan berpesan agar ilmu dan keterampilan yang diperoleh dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menunjang tugasnya sebagai seorang pelajar agar  memperoleh  prestasi dan perkembangan akademik yang maksimal ujarnya.

Leloni lebih jauh menjelaskan peran IT dalam dunia pendidikan masa sekarang ini sangat penting apalagi dimasa Pandemi Covid-19 diantaranya Informasi yang dibutuhkan akan semakin cepat dan mudah di akses untuk kepentingan pendidikan, Inovasi dalam pembelajaran semakin berkembang dengan adanya inovasi e-learning yang semakin memudahkan proses pendidikan dan  Kemajuan TIK juga akan memungkinkan berkembangnya kelas virtual atau kelas yang berbasis teleconference yang tidak mengharuskan sang pendidik dan peserta didik berada dalam satu ruangan. Kegiatan kursus komputer gratis  yang dilaksanakan oleh dinas yang dipimpinnya untuk membantu siswa-siswi Sekolah Dasar menyesuaikan diri dalam  kemajuan IPTEK tersebut  pungkasnya.

Kepala Dinas berharap kepada peserta kursus komputer tahap 3 yang berjumlah 70 dari  sepuluh sekolah dapat mengikuti semua materi yang disampaikan oleh intruktur dengan baik agar memperoleh ilmu dan keterampilan sesuai progress yang sudah ditetapkan. Ia tidak lupa menyampaikan terima kasih kepada Instruktur yang juga pegawai Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Barito Timur atas loyalitas dan pengabdian yang diberikan melalui layanan yang maksimal kepada kursus komputer ujarnya.

Disela-sela memberikan sambutan Kadis PKD memberikan kuis kepada siswa peserta kursus komputer dengan menanyakan siapa nama Bupati dan Wakil Bupati Barito Timur.  Siapa yang dapat menjawab dengan tepat akan diberi hadiah,  namun tidak ada yang dapat menjawab secara tepat dan lengkap.

Sementara itu Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Barito Timur  yang juga Ketua Panitia Pelaksana  H. Supadi, S.Sos, MM dalam laporannya menyampaikan bahwa kursus computer gratis ini merupakan implementasi dari Program Indonesia Pintar IT. Ia berharap dengan kegiatan ini dapat lebih memotivasi siswa jenjang Sekolah Dasar untuk menguasai IT dan menunjang tugas pokoknya sebagai pelajar sehingga  kedepan tidak ada lagi siswa-siswi kita yang gaptek harapnya. (Lim).

BUPATI BARTIM: KAJI BANDING, PENCERAHAN UNTUK KADES & PENGURUS BUMDES

SAMBUTAN- Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas saat memberikan sambutan pada acara kunjungan kerja di Kabupaten Sukamara, Kamis (19/5).

TAMIANG LAYANG- Kunjungan kerja (kaji  banding) Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas bersama dengan Tim Ekonomi Kerakyaatan, Camat, Kepala Desa dan Pengurus BUMDes ke Kabupaten Kotawaringin Timur, Lamandau dan Sukamara bukan tanpa tujuan. Orang Nomor Satu di Gumi Jari Janang Kalalawah ini berharap dengan kaji banding tersebut dapat membuka lebar-lebar wawasan dan pengetahuan para Kepala Desa dan Pengurus BUMDes di Kabupaten Barito Timur.

“Tujuan studi banding (kaji banding) ini untuk memberikan pencerahan kepada Kepala Desa dan Pengurus BUMDes di Kabupaten Barito Timur, agar bertambah wawasannya,” terang Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas yang berhasil dikonfirmasi MMC Bartim, jumat (20/5) pagi.

POSE BERSAMA- Usai kegiatan rombongan kunjungan kerja dari Barito Timur di pimpin oleh Bupati Bartim Ampera AY Mebas menyempatkan diri foto besama dengan Bupati Sukamara dan jajarannya.

Dengan melihat langsung atau belajar langsung, Bupati Bartim dua periode ini berharap wawasan para Kepala Desa dan Pengurus BUMDes bisa terbuka lebar-lebar dan bisa membuka usaha, meniru dan mengembangkan usaha BUMDes dengan baik.

“Setelah studi banding ini diharapkan bisa memberi motivasi Kepala Desa dan Pengurus BUMDes untuk menggali potensi dan menggembangkan usaha sesuai potensi yang ada di desa masing-masing,” harap Ampera.

Lebih jauh Bupati Bartim menjelaskan rencananya akan ada 4 (empat) kecamatan di Bartim akan mendirikan bumdesmart, dan akan disusul oleh 4 kecamatan mendirikan usaha bumdes bersama. “Kalau di desanya penghasil karet, BUMDesnya bisa jual beli karet, kalau di desanya penghasil gabah silahkan jual beli gabah dan seterusnya. Silahkan bangun BUMDes sesuai potensi desa,” jelas Bupati Bartim.(cak)

BUMDES DIHARAPKAN MENJADI SUMBER PENDAPATAN ASLI DESA

FOTO BERSAMA- Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas foto bersama dengan Bupati Sukamara Windu Subagio dan para pejabat dari Kabupaten Sukamara dan Kabupaten Barito Timur.

TAMIANG LAYANG – Bupati Barito Timur  Ampera AY Mebas berharap Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) menjadi sumber pendapatan asli desa. Agar menjadi sumber pendapatan yang mampu menopang pendapan asli desa, BUMDes yang didirikan oleh Pemerintah Desa harus memiliki berbagai jenis usaha dan mampu meningkatkan perekonomian di desa.

Guna mewujudkan hal tersebut Bupati Barito Timur bersama dengan Tim Ekonomi Kerakyatan dan sejumlah Kepala Desa serta pengurus BUMDes melakukan kungjungan kerja ke Kabupaten Kotawaringin Timur, Kabupaten Lamandau dan Kabupaten Sukamara.

 “Dari kunjungan kerja ini kita berharap BUMDes bisa bersaing dan bergerak maju, serta mampu menjadi sumber pendapatan asli desa,” terang Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas kepada MMC Bartim, Jumat (20/5).

Dijelaskan Ampera, BUMDes perlu dilibatkan dalam transformasi ekonomi di desa sebagai salah satu sarana pendorong ekonomi pedesaan. BUMDes juga perlu bertransformasi merambah pasar-pasar global dan ekspor.

“Presiden Ri Joko Widodo telah menyampaikan itu saat rapat koordinasi BUMDes beberapa waktu lalu,” papar Ampera.

Mantan Anggota DPRD Kabupaten Tabalong ini menegaskan, pihaknya terus berupaya mendorong masyarakat untuk membangun dan menjadikan desa sebagai basis kegiatan ekonomi yang produktif yang memacu pertumbuhan usaha-usaha baru yang dibutuhkan di masyarakat.

Usaha itu bisa bergerak di sektor pertanian, perindustrian, konstruksi, pertambangan, produk UMKM maupun lainnya. Salah satu desa di Kabupaten Barito Timur telah membuat kemajuan dengan membuat BUMDes Mart.

“Saya juga berharap agar apa yang didapati di Kabupaten Sukamara ini bisa menjadi bahan informasi dan pengetahuan untuk mengembangkan BUMDes di Kabupaten Barito Timur,” jelas Bupati Bartim dua periode ini.

Pemerintah Kabupaten Barito Timur juga akan mendorong BUMDes yang ada di Kabupaten Barito Timur untuk bisa bekerjasama dengan pihak-pihak perusahaan yang yang ada di wilayah setempat.

“Di Kabupaten Barito Timur juga akan segera terbentuk BUMDes Bersama,” jelas Ampera AY Mebas.

Kunjungan kerja kaji banding Pemerintah Kabupaten Barito Timur dipimpin langsung Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas didampingi sejumlah kepala dinas dan kepala desa dan pengurus BUMDes. Bupati Ampera AY Mebas diterima langsung Bupati Sukamara Windu Subagio beserta jajarannya.(cak)

PRAKTIS,MUDAH & CEPAT, WARGA APRESIASI PELAYANAN TILANG KEJARI BARTIM

PELAYANAN TILANG ELEKTRONIK- Pelayanan tilang yang diberikan oleh Kejaksaan Negeri Barito Timur dinilai masyarakat sangat praktis, muda dan baik.

TAMIANG LAYANG – Pelayanan tilang yang diberikan oleh Kejaksaan Negeri Barito Timur dinilai masyarakat sangat praktis. Tak hanya praktis pelayanan tilang itu juga mudah dan baik. Demikian diungkapkan oleh  Likatno (45) warga Desa Siong, Kecamatan Paju Epat, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah. Dia pun mengapresiasi pelayanan tilang yang diberikan Kejaksaan Negeri Barito Timur.

“Pelayanannya praktis, mudah dan pelayanannya baik,” kata Likatno kepada sejumlah wartawan baru-baru ini. Menurutnya, petugas tilang memberikan penjelasan yang cukup mudah dipahami. Ketika persyaratan yang diminta lengkap maka bukti tilang baik berupa SIM maupun STNK akan diserahkan petugas.

“Saya pertama kali ini kena tilang. Sebelumnya sudah diberi informasi saat ditilang petugas akan ada kode Briva pembayaran dan setelah membayar lewat ATM BRI atau yang tidak mempunyai ATM BRI maka langsung membayar di Bank BRI dan bukti bayarnya dibawa untuk pengurusan tilang di Kejari Bartim,” jelasnya Likatno.

Dia juga menegaskan tidak ada biaya atau pembayaran lain selain membayar denda tilang elektronik dan biaya denda yang dibayarkan melalui perbankan sama dengan biaya yang diputuskan PN Tamiang Layang.

Hal serupa juga disampaikan warga Kabupaten Barito Timur lainnya, Reno (34). Menurutnya, pelayanan yang diberikan tidak memakan waktu lama, bahkan hanya beberapa menit saja jika sudah memiliki bukti pembayaran denda tilang.

“Tadi pelayanannya sebentar saja. Sesudah menyerahkan bukti pembayaran denda tilang dan dimasukkan ke dalam komputer tadi bukti STNK sudah bisa diambil,” terang Reno.

Kajari Barito Timur Daniel Panannangan melalui Kasi Intelijen Angga Saputra menjelaskan, Kejaksaan Negeri Barito Timur tidak lagi menerima pembayaran denda tilang secara tunai.

“Pembayaran secara non tunai, jika persyaratan sudah dilengkapi maka pengambilan bukti tilang diproses,” kata Angga.

Petugas juga bisa memberikan informasi berkaitan tilang bagi masyarakat yang membutuhkan informasi berkaitan informasi tilang seperti besaran denda tilang, proses tilang dan lainnya.

Diakui bahwa dalam beberapa tahun terakhir ini, Kejaksaan Negeri Barito Timur terus berbenah meningkatkan kualitas pelayanan publik yang juga harus ditunjang dengan fasilitas publik yang memadai.

Oleh karena itu, Kejaksaan Negeri Barito Timur juga memperhatikan fasilitas publik guna meningkatkan rasa nyaman bagi masyarakat seperti Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan pelayanan lainnya.(cak)

LUAR BIASA, PEMKAB BARTIM RAIH WTP LAGI

AMPERA AY MEBAS : INI UNTUK KE ENAM KALINYA BERTURUT-TURUT

RAIH OPINI WTP- Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas menerima hasil pemeriksaan pengelolaan keuangan dari Kepala BPK RI Perwakilan Kalteng Agus Priyono di Palangka Raya, Jumat (13/5).

TAMIANG LAYANG –   Luar biasa itulah kata yang pantas diucapkan untuk Pemerintah Kabupaten Barito Timur. Pasalnya, untuk keenam kalinya di bawah kepemimpinan Bupati Ampera AY Mebas berhasil meraih prestasi dalam pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara dengan opini wajar tanpa pengecualian (WTP).

Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas yang berhahsil dikonfirmasi MMC Bartim, Jumat (13/5) petang membenarkan Pemerintah Kabupaten Barito Timur meraih opini WTP dalam pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara tahun anggaran 2021.

Raihan WTP ini, ujar Bupati Bartim, untuk yang keenam kalinya. WTP pertama diraih tahun anggaran 2016, kemudian WTP kedua diperoleh tahun anggaran 2017, WTP ketiga tahun anggaran 2018, WTP ke empat tahun anggaran 2019, WTP ke lima tahun anggaran 2020 dan WTP ke enam diperoleh tahun anggaran 2021.

Bupati Bartim mengatakan sukses yang diraih  ini merupakan keberhasilan bersama antara Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah dan Kepala OPD, para Camat serta Staf yang tak kenal lelah melakukan perbaikan dalam penatausahaan laporan keuangan dari tahun ke tahun.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang sudah berkerja sama untuk mempertahankan dan meraih kembali opini WTP keenam  kalinya ini secara berturut-turut,” terang Bupati Bartim dua periode ini.

Meski sudah meraih WTP untuk ke enam kalinya, Bupati Bartim  yang selangkah lagi meraih gelar doktor di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya ini menyatakan tak membuat pihaknya terlena dan larut dalam euforia kesenangan berlebihan.  Tapi keberhasilan ini ujarnya, harus dijadikan motivasi untuk terus berkerja dengan baik.(cak).

ASISTEN III JABAT PELAKSANA TUGAS KEPALA DP3AKB

SERTIJAB- dr. Simon Biring, MPH (dua dari kiri) menyerahkan jabatan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Barito Timur kepada Plt. DP3AKB Kabupaten Barito Timur H. Rusdianor, S.Sos, MAP disaksikan oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Barito Timur Jhon Wahyudi, AP, M.Si dan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Barito Timur Drs. Dwi Aryanto di Aula DP3AKB, Jumat (13/5) pagi.

TAMIANG LAYANG – Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Barito Timur H Rusdianor, S.Sos, MAP mendapat tugas baru. H.Rusdianor dipercaya oleh Bupati Barito Timur menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt)  Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Barito Timur. Pemberian tugas baru tersebut lantaran Kepala DP3AKB Kabupaten Barito Timur dr. Simon Biring, MPH telah purna tugas terhitung sejak tanggal 1 Mei 2022.

Acara serahterima jabatan (sertijab) dilaksanakan di Kantor DP3AKB, Jumat (13/5) pagi. Hadir dalam acara serahterima jabatan itu Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Barito Timur Jhon Wahyudi, AP, M.Si,  Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Barito Timur Drs. Dwi Aryanto, para pejabat eselon III di lingkungan DP3AKB, serta PNS,PHT dan PHL dilingkungan DP3AKB.

Usai acara sertijab, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Barito Timur Jhon Wahyudi, AP, M.Si kepada contributor MMC Bartim mengatakan selamat memasuki purna tugas kepada dr. Simon Biring, MPH. Orang nomor satu di BKPSDM Kabupaten Barito Timur ini juga mengucapkan terima kasih atas pengabdian dr. Simon Biring, MPH.

SAKSIKAN SERTIJAB- Para Pejabat dan ASN di lingkungan DP3AKB saat menyaksikan serahterima jabatan Kepala DP3AKB Kabupaten Barito Timur, Jumat (13/5).

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Barito Timur kami menyampaikan ucapan terima kasih atas pengabdian dr. Simon Biring, MPH di Kabupaten Barito Timur. Tetaplah berkarya setelah masa purna, apalagi beliau seorang dokter dimana profesi ini tidak pernah pensiun untuk tetap mengabdikan diri bagi masyarakat,” harap Jhon Wahyudi.

Kepada Plt. Kepla DP3AKB Kabupaten Barito Timur H. Rusdianor, S.Sos, MAP, Kepala BKPSDM mengucapkan selamat melaksanakan tugas tambahan dari pimpinan dan melaksanakan amanah sebagaimana taggungjawab OPD tersebut  sampai pejabat definitf dilantik.

Sementara itu Plt. Kepla DP3AKB Kabupaten Barito Timur H. Rusdianor, S.Sos , M.AP yang berhasil dibincangi contributor MMC Bartim mengaku siap melaksanakan tugas yang diberikan Bupati Barito Timur. H. Rusdianor pun akan melanjutkan program kegiatan yang sudah disusun Kepala DP3AKB sebelumnya. “Saya siap melaksanakan tugas di DP3AKB dan dalam menjalankan tugas itu mengharapkan kerjasama yang  baik dari Sekretaris DP3AKB, Kepala Bidang, Pejabat Fungsional di DP3AKB dan seluruh staf DP3AKB,” harap H. Rusdianor.(lim/cak)

DISDIK BARTIM & BAN PAUD PNF KALTENG LAKSANAKAN SOSIALISASI AKREDITASI

ANTUSIAS-Para peserta antusias mendengaran paparan narasumber pada kegiatan sosialisasi akreditasi Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal, Kamis (12/5) di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur.

TAMIANG LAYANG-Guna meningkatkan layanan dan mewujudkan pendidikan yang berkualitas bagi masyarakat, Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur bekerjasama dengan BAN PAUD PNF Provinsi Kalimantan Tengah  menyelenggarakan sosialisasi akreditasi PAUD dan PNF Tahun 2022,  di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten  Barito Timur pada  Kamis (12/5).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur Sabai, S.Pd., MM melalui Sekretaris Dinas Pendidikan  Messias, S.Pd., MS saat berbincang dengan kontibutor MMC Barito Timur mengatakan bahwa akreditasi merupakan evaluasi bagi suatu lembaga pendidikan untuk meningkatkan pelayanan bagi masyarakat. Dengan pengelolaan lembaga yang baik, maka akan menghasilkan pelayanan yang baik pula guna melayani masyarakat.

Messias memaparkan bahwa   “Akreditasi ini dilakukan sebagai evaluasi kinerja di satuan lembaga terkait dengan pelayanan masyarakat. Pada dasarnya, kita sebagai pelayan untuk melayani masyarakat dengan baik. Proses kinerja kita dalam melayani masyarakat dilaksanakan dengan baik itu semua akan dibahas melalui akreditasi ini,” ujarnya.

Messias berharap agar  “Akreditasi PAUD dan PNF” ini tidak menjadi  sesuatu hal yang menakutkan. Namun jadikan akreditasi sebagai semangat baru untuk mewujudkan mutu layanan pendidikan yang lebih baik. Insya Allah akan selalu ada jalan,” tuturnya.

Sementara itu Plh. Kepala Seksi Kelembagaan dan Sarana Prasarana  Bidang PAUD dan PNF  yang juga sebagai  Panitia pelaksana  Yunatan, S.Pd mengungkapkan bahwa tujuan kegiatan ini adalah agar asesi/satuan PAUD dapat memahami cara pengisian Penilaian Prasyarat  Akreditasi  (PPA) di aplikasi Sispena 3.1 yang selaras dengan standarnasonal pendidikan sehingga bisa lolos Klasifikasi Permohanan Akreditasi (KPA) dan bisa diajukan ke tahap visitasi ujarnya.  

Yunatan juga mendorong semua PAUD yang ada di Kabupaten Barito Timur agar betul-betul memperhatikan pengisian data di aplikasi Data Pokok Pendidikan sekolahnya, karena Kementerian Pendidikan,  Kebudayaan Riset dan Teknologi menjadikan Dapodik ini satu-satunya sumber data yang diakomudir dalam menentukan kebijakan baik Kesiswaan, Tenaga Pendidik maupun sarana dan prasarana tegasnya.

Diakhir perbincangan Yunatan berterima kasih kepada narasumber dari BAN  PAUD DAN PNF Provinsi Kalimantan Tengah yang sudah berbagi ilmu dan strategi kepada sekolah dalam mempersiapkan diri untuk mengikuti Akreditasi.  Ia berharap semua peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat untuk menyongsong pelaksanaan akreditasi nanti pungkasnya. (Lim).

PEMKAB BARTIM IKUTI APEL SIAGA TIM PENDAMPING KELUARGA NUSANTARA BERGERAK

APEL SIAGA TPK-Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas bersama dengan Forkopimda, Kepala OPD terkait, Camat se Kabupaten Barito Timur dan sejumlah undangan lainnya saat mengikuti kegiatan apel siaga Tim Pendamping Keluarga Nusantara Bergerak secara virtual di Ruang Rapat Bupati Barito Timur, Kamis (12/5).

TAMIANG LAYANG- Pemerintah Kabupaten Barito Timur mengikuti Apel Siaga Tim Pendamping Keluarga Nusantara Bergerak. Kegiatan yang serentak dilaksanakan secara virtual ini diikuti oleh Pemerintah Kabupaten/Kota seluruh Indonesia. Di Kabupaten Barito Timur sendiri Apel Siaga Tim Pendamping Keluarga Nusantara Bergerak ini dipusatkan di Ruang Rapat Bupati Barito Timur, Kamis (12/5).

Tampak hadir dalam acara Apel Siaga Tim Pendamping Keluarga Nusantara Bergerak itu yakni Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas, Forkopimda Kabupaten Barito Timur, Kepala OPD terkait, Camat se Kabupaten Barito Timur dan sejumlah undangan lainnya.

Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Kupaten Barito Timur H.Rusdianor, S.Sos.,MAP kepada contributor MMC Bartim menjelaskan Apel Siaga bertemakan Tim Pendamping Keluarga (TPK) Nusanatara Bergerakdilaksanakan dalam rangkameningkatkan pelaksanaan pendampingan bagi Calon Penganten, Ibu Hamil, Ibu Pasca Salin, dan Baduta oleh Tim Pendamping Keluarga (TPK) sebagai upaya percepatan penurunan angka stunting  di Indonesia.

Di jelaskan H. Rusdianor, stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya yang berada di bawah standar. Stunting menjadi salah satu yang harus diselesaikan untuk mencapai pembangunan SDM yang berkualitas , dinamis , trampil, serta menguasai IPTEK , sehingga dalam Visi dan Misi kerja lima tahunan pemerintah sangat memprioritaskan penyelesaian persoalan stunting di Indonesia.

Salah satu pembaruan strategi percepatan penurunan stunting, ujar H. Rusdianor, adalah pendekatan keluarga melalui pendampigan keluarga beresiko stunting untuk mencapai target sasaran yakni Calon Pengantin (Catin) Pasangan Usia Subur (PUS), Ibu Hamil dan Ibu Menyusui, sampai dengan pasca salin, dan anak usia 0 – 59  bulan.

Dalam pelaksanaan pendampingan keluarga beresiko stunting, kata H. Rusdianor, diperlukan kolaborasi di tingkat lapangan yang terdiri dari Bidan , Kader Tim Penggerak PKK serta Kader Keluarga Berencana untuk melaksanakan pendampingan keluarga beresiko stunting.  “Tim Pendamping Keluarga akan berperan sebagai ujung tombak percepatan penurunan stunting . Mereka akan mengawal proses percepatan penurunan stunting dari hulu terutama dalam pencegahan, mulai dari proses inkubasi hingga melakukan tindakan pencegahan lain dari faktor lain penyebab stunting,” papar H. Rusdianor.(lim/cak)