SAMBUTAN- Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas saat menyampaikan sambutan pada acara Kaji Banding di Kabupatten Sukamara, baru-baru lalu.

TAMIANG LAYANG-Baru-baru ini Pemerintah Kabupaten Barito Timur melakukan studi banding (kaji banding) ke tiga kabupaten di Provinsi KalimantanTengah. Tiga kabupaten itu yakni Kabupaten Kotawaringin Timur, Lamandau dan Sukamara. Lalu mengapa tiga kabupaten itu menjadi tujuan kaji banding? Mau tahu alasannya, berikut penuturan Ketua Rombongan Studi Banding Bertolumeus, S.Sos.

Menurut Bertolumeus, sasaran kaji banding yaitu pertama pengelolaan BUMDes/Bumdesmart bersama, kedua ekonomi kerakyatan dan ketiga tata kelola pemerintahan.

Lebih jauh Pria yang menjabat Asisten I Setda Bartim menjelaskan tujuan kaji banding ke Kabupaten Kotawaringin Timur untuk belajar dan menggali strategi dan kiat-kiat apa yang dilakukan pengurus dan pengelola Badan Usaha Milik Desa dalam menjalankan usahanya.

โ€œDi Kabupaten Lamandau kita banyak belajar menyangkut Tata Kelola Pemerintahan yaitu pelayanan publik di bidang perizinan. Karena Kabupaten Lamandau Nomor 2 terbaik pelayanan publik seluruh Indonesia,โ€ jelas Bertolumeus kepada MMC Bartim akhir pekan lalu.

Sedangkan kaji banding  di Kabupaten  Sukamara, terangnya,  melihat program unggulan kabupaten itu, sekaligus belajar bagaimana cara budidaya udang paname dan budidaya ikan air tawar.

โ€œDari kaji banding ini kita mendapatkan pengetahuan baru dan mudah-mudahan kedepannya BUMDes di Barito Timur bisa berkembang dengana baik,โ€ harap Bertolumeus. (cak)

, , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 × two =

Search

About

Lorem Ipsum has been the industrys standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown prmontserrat took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book.

Lorem Ipsum has been the industrys standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown prmontserrat took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book. It has survived not only five centuries, but also the leap into electronic typesetting, remaining essentially unchanged.

Tags

Gallery