Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Timur H. Abdul Majid Rahimi, S.Ag
TAMIANG LAYANG – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Timur H. Abdul Majid Rahimi, S.Ag mengatakan vaksin covid-19 aman dan halal. Karena itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Timur menggajak masyarakat khususnya umat muslim untuk ikut vaksinasi covid-19. Pasalnya mudik lebaran tahun 2022 ini diperbolehkan dan tidak lagi swab antigen/PCR, asalkan sudah vaksin lengkap covid-19.
“Saya tadi (Senin
4/4) sudah vaksin boster di Puskesmas Pasar Panas. Semuanya berjalan lancar,
meski saat ini saya menjankan ibadah puasa,” kata Kepala Kantor Kementerian
Agama Kabupaten Barito Timur H. Abdul Majid Rahimi, S.Ag.
H. Abdul Majid Rahimi
pun mengucapkan terimakasih kepada Dinas Kesehatan dan Puskesmas Pasar Panas
telah memfasilitasi pelaksanaan vaksin covid-19 ini. Orang nomor satu di Kepala
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Timur ini pun mengajak umat muslim
segera mengikuti anjuran pemerintah untuk vaksin lengkap.
Sekedar diketahui Pemerintah
Pusat memutuskan untuk memberikan lampu hijau mudik pada Idulfitri 2022 kali
ini di tengah situasi pandemi virus corona (Covid-19), setelah dua tahun sebelumnya
dilarang. Namun demikian, pada relaksasi mudik tahun ini, pemerintah menetapkan
sejumlah aturan mudik yang mulai berlaku terhitung mulai 2 April 2022.
Adapun seluruh ketentuan itu diatur melalui Surat Edaran Satuan Tugas (Satgas)
Penanganan Covid-19 Nomor 16 Tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang
Dalam Negeri (PPDN) Pada Masa Pandemi Virus Corona Disease (Covid-19) yang
diteken oleh Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Suharyanto pada 2
April 2022.
Satgas meminta, agar
setiap individu yang melaksanakan perjalanan orang wajib menerapkan dan
mematuhi protokol kesehatan (prokes) Covid-19 3M, yakni memakai masker, menjaga
jarak dan menghindari kerumunan, serta mencuci tangan dengan sabun atau
menggunakan hand sanitizer.(lim/cak/diskominfosantik)
TAMIANG LAYANG- Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas
mengharapkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang beragama Non Muslim, menghargai
dan menghormati ASN beragama Islam yang sedang menjalankan Ibadah Puasa
Ramadhan.
Harapan tersebut disampaikan Bupati Barito Timur
Ampera AY Mebas dalam surat edaran Nomor: 800/61/ORG, tentang Pengaturan Jam
Kerja Selama Bulan Ramadhan 1443 H Tahun 2022 bagi ASN di lingkup Pemerintah
Kabupaten Barito Timur.
Selain meminta ASN Non Muslim menghargai ASN yang
menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan, dalam surat tertanggal 29 Maret 2022
tersebut, Bupati Barito Timur juga menyampaikan jam kerja ASN di lingkup
Pemerintah Kabupaten Barito Timur pada Bulan Ramadhan 1443 H.
Bagi unit kerja
yang memberlakukan 5 (lima) hari kerja
hari senin s/d kamis masuk kantor
mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 15.00 WIB dengan waktu istirahat
pukul 12.00 WIB s/d 12.30 WIB. Sedangkan Hari Jumat ASN dengan lima hari kerja
masuk pukul 08.00 WIB sampai dengan 15.30 WIB dengan waktu istirahat mulai
pukul 11.30 s/d 12.30 WIB.
Untuk unti kerja yang memberlakukan 6 (enam) hari
kerja senin s/d kamis masuk kantor mulai
pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 14.00 WIB dengan waktu istirahat pukul
12.00 WIB s/d 12.30 WIB. Sedangkan Hari Jumat ASN dengan enam hari kerja masuk
pukul 08.00 WIB sampai dengan 15.30 WIB dengan waktu istirahat mulai pukul
11.30 s/d 12.30 WIB.
Sementara unit kerja yang berfungsi memberikan
pelayanan langsung kepada masyarakat yang mencakup kepentingan masyarakat luas
seperti rumah sakit/puskesmas, pemadam
kebakaran, keamanan dan ketertiban, perbankan, perhubungan, perpajakan, bea
cukai dan unit kerja pelayanan lainnya yang sejenis, diharapkan agar mengatur
penugasan pegawai/karyawan pada bulan suci ramadhan.(cak/diskominfosantik)
FOTO BERSAMA- Masyarakat Desa Bamban Kecamatan Benua Lima sedang bergotong royong melaksanakan bedah rumah di Desa Bamban, Jumat (1/4).
TAMIANG LAYANG- Pelaksana
Tugas Camat Benua Lima Simon Stveins Oktavianus, S.STP melalui Kepala Seksi
Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Kasi PPMD) Kecamatan Benua Lima Siti
Amiati, ST melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi ke Desa Bamban
Kecamatan Bunua Lima, Jumat (1/4). Tujuannya melihat kegiatan bedah rumah yang
sedang berlangsung di tersebut.
Kasi PPMD tak
sendiri, dia didampingi oleh Kepala Seksi Tata Pemerintahan Wahya Walmiki, S.STP,
Kapolsek Benua Lima dan Babinsa serta Babinkantimas.
Plt. Camat Benua Lima
Simon Stveins Oktavianus, S.STP melalui Kepala Seksi Pembangunan dan
Pemberdayaan Masyarakat Desa Siti Amiati, ST dalam pers rilisnya yang disampaikan
kepada MMC Barito Timur mengatakan, kegiatan monev itu bertujuan untuk
memastikan kegiatan bedah rumah di Desa Bamban benar-benar dilaksanakan, serta
dikerjakan dengan baik dan benar sesuai rencana anggaran biaya yang sudah ada.
“Pelaksanaan bedah
rumah di Desa Bamban dilaksanakan secara gotong royong oleh masyarakat Bamban.
Kegiatan ini tertuang dalam APBDes Desa Bamban Tahun Anggaran 2022,” jelas Siti
Amiati.
Ada dua buah rumah
yang dibedah di Desa Bamban. “Hari ini Jumat 1 April 2022 satu rumah yang
dibedah, Rabu 6 April 2022 giliran satu lagi yang dibedah,” ujar Kasi PPMD.
Setelah melihat
langsung pelaksanaan pekerjaan bedah rumah di Bamban, Siti mengaku bangga dan
kagum dengan semangat dan kerja sama dari masyarakat Bamban yang begitu erat. Dia
pun berharap kegiatan tersebut bermanfaat bagai masyarakat mendapatkan program
tersebut.
“Tujuan bedah rumayh
ini untuk mewujudkan hunian yang layak bagi masyarakat tidak mampu, sekaligus
mengurangi jumlah rumah yang tidak layak huni di Desa Bamban,” kata Siti
Amiati.(cak/diskominfosantik)
FOTO BERSAMA- Sebelum latihan para pecinta bola basket ini menyempatkan diri foto bersama di Lapangan Basket Ruang Terbuka Hijau Taman Nansarunai, Tamiang Layang.
TAMIANG LAYANG –Kepengurusan
Perbasi Barito Timur masa kerja 2021-2025 membawa dampak positif bagi
perkembangan bola basket di Gumi Jari Janang Kalalawah. Buktinya saat ini sudah
banyak anak-anak muda pecinta bola basket bergabung dan ikut latihan yang
digelar oleh Pengurus Kabupaten Perbasi Barito Timur
Salah satu program latihan dari Pengurus Kabupaten Perbasi Barito Timur baru saja selesai. Kegiatan latihan bersama itu dilaksanakan sejak tanggal 26 hingga 29 Maret 2022. Latihan yang dikemas dg tajuk BB WP Pick Up Game ini dibagi menjadi 3 kategori, yaitu kategori Senior, kategori putri dan kategori putra U-16.
“Peminat cabang olahraga bola basket di Barito Timur semakin banyak,sehingga Pengkab Perbasi Barito Timur perlu membagi program latihannya dengan masing-masing kategori,” terang Ketua Umum Pengkab Perbasi Barito Timur, I Putu Widid Septiawan melalui pers rilisnya yang disampaikan kepada Kontributor MMC Bartim, Rabu (30/3).
Putu mengatakan dalam
suasana latihan terjalin suasana keakraban diikuti semangat sportifitas sehingga
meningkatkan keseruan dari game yang rutin dilaksanakan ini.
“Sampai saat ini ada banyak pencapaian, dan tentunya ada yang perlu kami evaluasi juga untuk program kerja Pengkab Perbasi Barito Timur selanjutnya,” papar Putu.
Melalui kesempatan
itu, atas nama Pengkab Perbasi Barito Timur, Putu mengucapkan terima kasih yang
sebesar-besarnya kepada Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas, (selaku Ketua KONI
Barito Timur) yang selalu mendukung dalam memajukan olah raga bola basket di
Barito Timur.
Sementara itu Sekretaris
Umum Pengkab Perbasi Barito Timur Kawuri Teah Boenday menambahkan pihaknya akan
terus berupaya semaksimal mungkin membangun olahrga bola basket, agar bisa mencetak
atlit-atlit bola basket berkualitas di Kabupaten Barito Timur.(cak/diskominfosatik)
CINDERAMATA -Kepala Balai Bahasa Provisni Kalimantan Tengan melalui Plt. Kasubbag Tata Usaha Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, Rebda Agus Prabowo, S.E. menyerahkan cinderamata kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur pada acara Pembukaan Pelatihan Revitalisasi Sastra Lisan Tumet Leut pada hari Selasa, 29 Maret 2022 di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur.
TAMIANG LAYANG– Balai
Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten
Barito Timur mengadakan Pelatihan Revitalisasi Sastra Lisan Tumet Leut bagi Siswa SLTP dan SLTA
se-Kabupaten Barito Timur pada Selasa—Kamis, 29—31 Maret 2022, di Tamiang
Layang. Kegiatan yang diselenggarakan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Barito
Timur itu dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan, Sabai, S.Pd., M.M.,
didampingi oleh Plt. Kasubbag Tata Usaha Balai Bahasa Provinsi Kalimantan
Tengah, Rebda Agus Prabowo, S.E.
Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah Valentina
Lovina Tanate, S.Pd, M.Hum. diwakili
Plt. Kasubbag Tata Usaha Rebda Agus Prabowo, S.E. melalui sambungan telepon
genggam kepada kontributor MMC Barito Timur
menjelaskan bahwa pelatihan itu
merupakan salah satu kegiatan dalam program pelindungan dan pelestarian bahasa
dan sastra Kalimantan Tengah. Agus juga mengapresiasi kerja sama yang baik
antara Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah dan Dinas Pendidikan Kabupaten
Barito Timur, sekolah, guru pendamping, dan maestro sastra lisan tumet leut demi menjaga kekayaan budaya
di Kabupaten Barito Timur.
Agus memaparkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan selama 3
(tiga) hari, adapun narasumber dalam
pelatihan itu ialah dua maestro tumet
leut, Debbi Leriantoni, Rayanto, dan penyuluh-pegiat sastra dari Balai
Bahasa, Elis Setiati, M.Hum. Pelatihan selama tiga hari itu merupakan pertemuan
awal dan akan dilanjutkan dengan enam kali pertemuan bersama para narasumber.
Selama masa pelatihan, para narasumber berharap peserta memanfaatkan dengan
baik kesempatan belajar yang diberikan. Peserta diharapkan mampu melagukan atau
menyanyikan prosa atau puisi lisan dalam bahasa Maanyan atau bahasa Maanyan
Pangunraun. Selanjutnya peserta akan tampil dalam acara puncak, yaitu Festival Tumet Leut, yang akan dilaksanakan pada
Mei 2022. Semoga kegiatan ini didukung
oleh pemangku kebijakan dan seluruh masyarakat di Kabupaten Barito Timur
pintanya.
Agus juga berharap
ke depannya agar Kegiatan
Festival Tumet Leut bagi Siswa SLTP dan SLTA se-Kabupaten Barito Timur dalam
Rangka Pelestarian dan Pendokumentasian Sastra Lisan Daerah mampu
mendokumentasikan salah satu sastra lisan yang hidup di tengah masyarakat
Kalimantan Tengah. Dari upaya pendokumentasian tersebut nantinya dapat
menguatkan dan melestarikan sastra lisan di daerah agar tidak punah. Selain itu
juga dapat meningkatkan kreativitas, apresiasi, dan rasa bangga masyarakat pada
sastra lisan ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito
Timur Sabai, S.Pd., MM dalam sambutannya
menjelaskan bahwa Tumet Leut merupakan Budaya bernyanyi/ bertutur dengan
menggunakan Bahasa Pangunraun (Sastra Kuno Dayak Maayan), dinyanyikan atau
dituturkan misalnya dalam acara adat
natas ban’nyang di pemenuhan hukum adat pernikahan warga Dayak Maanyan maupun dalam acara lain
untuk menyampaikan petuah-petuah yang bijak . Seni ini tidak hanya menyajikan
keindahan nada tetapi juga menyajikan keindah bertutur yang sangat menjunjung
tinggi nilai sopan santun. Sabai berharap agar sastra lisan tumet leut harus dikembangkan dan
dilestarikan. Peserta kegiatan diimbau untuk terus menggali ilmu tentang sastra
lisan tumet leut agar tidak
terlupakan atau punah pada masa yang akan datang ujarnya.
Di akhir sambutannya Sabai
berterima kasih kepada Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah yang
sudah memprogramkan Pelatihan Revitalisasi Sastra Lisan Tumet Leut di Kabupaten
Barito Timur secara khusus melibatkan Dinas Pendidikan untuk memfasilitasi
kegiatan ini. Ia berharap ke depannya
kerjasama semacam ini terus ditingkatkan ujarnya. (Lim/Diskominfosantik).
KEGIATAN- Wakil Bupati Barito Timur Habib Said Abdul Saleh (dua dari kanan) saat menghadiri acara Pekan Panutan Penyampaian SPT Tahunan Tahun Pajak 2021, di Ruang Rapat Bupati Barito Timur, Selasa (29/3).
TAMIANG LAYANG – Wakil
Bupati Barito Timur Habib Said Abdul Saleh mengimbau masyarakat agar segera
melaporkan SPT Tahunan Orang Pribadi. Imbauan tersebut disampaikan Wabup saat
menghadiri acara Pekan Panutan Penyampaian SPT Tahunan Tahun Pajak 2021 yang
digelar di ruang rapat Kantor Bupati Barito Timur, Selasa, 29 Maret 2022.
“Saya mengimbau
masyarakat dan ASN (Aparatur Sipil Negara) di lingkungan Pemkab Barito Timur
untuk segera melaporkan SPT Tahunan Orang Pribadi sebelum tenggat waktu tanggal
31 Maret,” ujar Wabup dalam acara yang diadakan Pemkab dan Kantor Pelayanan
Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan atau KP2KP Tamiang Layang itu.
Pada kesempatan
tersebut dia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pembayar pajak atas
kontribusinya dalam pembangunan Kabupaten Barito Timur.
“Meskipun pajak
diadministrasikan oleh pemerintah pusat, pada akhirnya pajak akan kembali juga
ke daerah, baik dalam skema Bagi Hasil Pajak maupun transfer ke daerah,” ungkap
Wabup.
Dengan diadakannya
kegiatan tersebut, Wabup berharap para pejabat daerah dan ASN dapat menjadi
pribadi yang tertib administrasi perpajakan karena seiring dengan kemajuan
teknologi, pelaporan pajak dapat dilakukan di mana saja melalui e-Filing,
sehingga wajib pajak tidak perlu datang langsung ke kantor pajak.
Pada kegiatan
tersebut, Wabup beserta jajarannya juga melaksanakan pelaporan SPT Tahunan
secara serentak didampingi oleh Kepala
KP2KP Tamiang Layang, Fakhri Ahadi dan Kepala Seksi Pemeriksaan, Penilaian, dan
Penagihan KPP Pratama Muara Teweh, Adnanto.(cak/diskominfosantik)
BERBINCANG- Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Forty Rickyannou, ST, MM didampingi Kepala Bidang Pariwisata berbincang dengan para pejabat dari Kantor Wilayah Kementerian Koordinator Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Selasa (29/3).
TAMIANG LAYANG-
Pejabat Kantor Wilayah Kementerian Koordinator Hukum dan Hak Asasi Manusia
(Kemenkumham) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Berkunjung ke Kabupaten
Barito Timur, Selasa (29/3). Para pejabat tersebut berkoordinasi dengan Dinas
Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Barito Timur, terkait
rencana pelaksanaan penyerahan Sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal (KIK)
Kabupaten Barito Timur
“Kunjungan tersebut dimpimpin oleh Kabid Pelayanan Hukum yang juga sebagai Plh. Kepala Divisi Pelayanan Hukum & HAM Kantor Wilayah Kementerian Koordinator Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Provinsi Kalimantan Tengah Karyadi, S.H.,MH,” terang Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Barito Timur Forty Rickyannou, ST, MM kepada Kontributor MMC Bartim, Rabu (30/3) pagi.
Selain berkoordinasi
sola jadwal penyerahan sertifikat KIK, para pejabat Kemenkumham Kalteng juga
bersilaturahmi dengan Disbudparpora.
Dijelaskan Forty,
Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Timur tahun lalu telah mendaftaran kekayaan
intelktual komunal (KIK) Kabupaten Barito Timur ke Kantor Wilayah Kementerian
Koordinator Hukum dan Hak Asasi Manusia. Pendaftaran tersebut bertujuan
melindungi warisan kekataab intelktual yang hingga saat ini masih dilestarikan.
Ada 9 sembilan KIK,
ujar Forty, yang sudah lolos dan disetujui. Ke Sembilan KIK itu yakni Lewu
Hante Taniran (benda), Ijamme (kegiatan),Wadian Dadas Upu (orang),Nuleng
(kegiatan), Tanuhui (kegiatan),Tumet Leut (kegiatan),Papaluan (kegiatan),Wadian
Pangunraun Jatuh (orang) dan Mu’au (kegiatan).
Selain 9 KIK yang
sudah lolos, Disbudparpora tahun 2022 ini juga kembali mengusulkan 10 KIK baru.
Sepuluh usulan tersebut yakni Babara (benda),Pilabuh (benda), Gunung Pirak
(benda), Tanringitan Wundrung (benda),Sawung Diki Ruyan (permainan rakyat),Salung
(benda),Ansak (benda),Baluntang (benda),Nariuk (kegiatan),Miya Misaya
(kegiatan).“Kita berharap KIK yang diusulkan ini lolos dan segera mendapatkan
sertifikat,” harap Forty.(lim/cak/diskominfosantik)
PELATIHAN – siswa jenjang SLTP dan SLTA Kabupaten Barito Timur mengikuti pelatihan revitalisasi sastra lisan tumet leut yang dilaksankan dari tanggal 29 – 30 Maret 2022 di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur.
TAMIANG LAYANG– Guna
melestarikan Sastra Lisan Tumet Leut Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur
bekerjasama dengan Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan
Pelatihan Revitalisasi Sastra Lisan Tumet Leut pada Siswa-siswa jenjang SLTP
dan SLTA pada Hari Selasa tanggal 29 Maret 2022.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur Sabai, S.Pd , MM saat berbincang dengan kontributor MMC
Barito Timur menjelaskan bahwa Tumet Leut merupakan Budaya bernyanyi atau bertutur
dengan menggunakan Bahasa Pangunraun (Sastra Kuno Dayak Maayan), biasanya
dinyanyikan dalam acara adat natas ban’nyang di pemenuhan hukum adat
pernikahan warga Dayak Maanyan. Seni ini
tidak hanya menyajikan keindahan nada tetapi juga menyajikan keindah bertutur
yang sangat menjunjung tinggi nilai sopan santun.
Lebih jauh putera terbaik Desa
Kandris Kecamtan Karusen Janang memaparkan bahwa kegiatan pelatihan ini terselenggaran berkat
ada kerjasama yang baik antara Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah dengan
Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur. Adapun tujuan kegiatan ini : a. Menarik
minat dan kepedulian penutur muda terhadap sastra lisan, b. Meningkatkan
partisipasi masyarakat dalam pelindungan bahasa dan sastra daerah, c. Menjaga kelestarian sastra lisan milik
masyarakat di daerah Kalimantan Tengah agar tidak punah dan d. Meregenerasi dan
membina penutur muda dalam menjaga sastra lisan di daerah agar berkelanjutan.ujarnya.
CINDERAMATA- Yang mewakili Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah menyerahkan cinderamata kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur Sabai, S.Pd, MM.
Orang nomor satu di Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur berharap Kegiatan Festival Tumet Leut Bagi Generasi Muda SLTP dan SLTA se-Kabupaten Barito Timur dalam Rangka Pelestarian dan Pendokumentasian Sastra Lisan Daerah mampu mendokumentasikan salah satu sastra lisan yang hidup di tengah masyarakat Kalimantan Tengah khususnya Dayak Maayan. Dari upaya pendokumentasian tersebut nantinya dapat menguatkan dan melestarikan sastra lisan di daerah agar tidak punah. Selain itu juga dapat meningkatkan kreativitas, apresiasi, dan rasa bangga masyarakat pada sastra lisan, tak lupa Ia juga menyampaikan terima kasih dan menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah yang sangat peduli akan kelestarian budaya yang ada di tengah masyarakat khususnya Dayak Maayan pungkasnya. (Lim/Diskominfosantik).
SELEKSI PASKIBRAKA- Salah satu peserta seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Barito Timur sedang menjalani tes kesehatan di Bumi Perkemahan Bangi Wao Tamiang Layang, Selasa (29/3).
TAMIANG LAYANG –
Sebanyak 84 orang siswa/siswi Kabupaten Barito Timur mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka)
Tingkat Kabupaten Barito Timur. Kegiatan seleksi Paskibraka dibuka secara resmi
oleh Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Forty
Ricyannau, ST, MT Kabupaten Barito Timur, diwakili oleh Kepala Bidang Kepemudaan
dan Olahraga Disbudparpora Kabupaten Barito Timur Ivo Christyan, Selasa, (29/3) di Bumi Perkemahan Bangi Wao
Tamiang Layang.
Kepala Disbudparpora
Kabupaten Barito Timur Forty Ricyannau, ST, MT dalam sambutanya yang dibacakan
oleh Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga Disbudparpora Kabupaten Barito Timur
Ivo Christyan menjelaskan kegiatan Seleksi Paskibraka tingkat Kabupaten Barito
Timur ini dilaksanakan selama dua hari dan diikuti oleh 84 siswa/siswi dari 19 SMA
se-Kabupaten Barito Timur.
MENGUKUR- Salah satu peserta seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Barito Timur sedang menjalani pengukuran tinggi badan di Bumi Perkemahan Bangi Wao Tamiang Layang, Selasa (29/3).
Dari 84 peserta seleksi akan cari sebanyak 30 orang sebagai Paskibraka Kabupaten Barito Timur dan 4 orang sebagai utusan Paskibraka Propinsi Kalimantan Tengah. “Adapun para pelatih dari Disbudparpora, Purna Paskibraka Indonesia (PPI), TNI dan Polri, Tim Kesehatan, Pratisi Olahraga, Kepemudaan (KNPI) serta praktisi Seni dan Budaya,” terang Forty.
Sementara itu Ketua
PPI Kabupaten Barito Timur Ridho Dwi Harwito menjelaskan rangkaian seleksi Paskibraka
yang dilaksanakan adalah Parade, PBB, Psikotest, Samapta Jasmani,
Kesehatan/Kebugaran, wawancara, kesenian daerah dan budaya.
Usai acara pembukaan seleksi
Pasukan Pengibar Bendera Pusaka
(Paskibraka) Tingkat Kabupaten Barito Timur Ketua KNPI Barito Timur melalui Bidang
OKK DPD KNPI Barito Timur Syeba Ferea Mangkuwongan, S. IP mengatakan mendukung
dan menyambut baik kegiatan seleksi Paskibraka Kabupaten Barito Timur. Dia
menilai seleksi yang dilaksanakan sangat baik dan transparan.
Syeba berharap siapa pun yang terpilih nantinya menjadi Paskibraka Kabupaten Barito Timur diharapkan mampu menjalankan tugasnya dengan baik.”Khusunya yang terpilih mewakili Bartim ke Provinsi Kalteng nantinya, kami harapkan lulus seleksi semuanya tidak ada yang dipulangkan dan bisa membawa harum nama daerah Barito Timur,” terang Syeba.(sul/win/diskominfosantik)
LITERASI-TK Alfitrah Tamiang Layang melaksanakan kunjungan ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Barito Timur untuk meningkatkan kemampuan literasi bagi anak didiknya selama dua hari dimulai pada hari, Selasa (29/03).
TAMIANG LAYANG– Literasi adalah keberaksaraan yang merupakan kemampuan komprehensif menurut Education Development Center (EDC) literasi merupakan kemampuan dimana setiap individu dapat menggunakan segala potensi dan keterampilan yang dimilikinya dalam hidup. Karena begitu pentingnya literasi pada Usia Dini, maka Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Barito Timur menyambut baik kunjungan dari TK Alfitrah Tamiang Layang sebanyak 92 orang pada Hari Selasa 29/03 2022.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) Kabupaten Barito Timur Drs. Frindiano Leloni, MM saat berbincang dengan kontributor MMC Barito Timur mengatakan sangat menyambut baik kunjungan TK Alfitrah Tamiang Layang karena peran perpustakaan merupakan jendela dunia sehingga sangat baik apabila sedini mungkin pihak sekolah Taman Kanak-Kanak dan orang tua memperkenalkan pentingnya literasi bagi anak usia dini.
Kepala Dinas yang sangat humble
ini memaparkan bahwa dijaman sekarang ini peran literasi sangat penting karena
manfaat dan dampak positif bagi anak mendapatkan pendidkan literasi sedari dini
adalah dapat mempengaruhi pada prestasi dan perkembangan akademik sang anak. Ia
berharap dengan memperkenalkan anak membaca buku sedari dini dapat membuat anak
menjadi lebih sukses dibidang akademik dimasa yang akan datang ujarnya.
FOTO BERSAMA- TK Alfitrah Tamiang Layang melaksanakan kunjungan ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Barito Timur
Leloni lebih jauh menjelaskan peran perpustakaan sangat penting dalam menanamkan kemampuan literasi pada murid Taman Kanak-Kanak karena bermanfaat : 1. Mempersiapkan anak untuk masuk sekolah, 2. Mempengaruhi perkembangan akademik anak, 3. Mengembangkan kemampuan berpikir kritis pada anak, 4. Meningkatkan hubungan sosial anak dan 5. Berguna bagi kesehatan mental anak. Adapun kegiatan TK Alfitrah selama di perpustakaan anak diperkenalkan fungsi dan manfaat perpustakaan, Telling Story (guru membaca cerita) dan belajar membaca. Ia berharap TK-TK lain yang ada di Barito Timur dapat mengagendakan kunjungan seperti ini ujarnya diakhir permincangan.
Sedangkan Kepala TK Alfitrah
Tamiang Layang Suminarni, S.Pd memaparkan bahwa kujungan ke perpustakaan ini
dalam rangka puncak tema sumber informasi sehingga diharapkan dapat menumbuhkan
minat baca pada anak dan anak mencintai buku sejak usia dini. Selain itu
kegiatan ini bertujuan agar meningkatkan kemampuan berbahasa dan menumbuhkan rasa percaya diri pada anak dalam
bercerita serta menyampaikan apa yang diketahuinya berkenaan isi cerita
ujarnya.
Seirama dengan apa yang
disampaikan oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Suminarni mengatakan bahwa Perpustakaan
sangat berperan penting sebagai wadah memfasilitasi sekolah untuk mendapatkan
sumber bacaan, ilmu dan informasi pada anak. Ia merasa terbantu dengan adanya
perpustakaan daerah ini untuk memenuhi buku bacaan yang diperlukan anak
didiknya.
Diakhir perbincangan Suminarni
berharap dapat bekerjasam dengan Dinas
perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Barito Timur dalam kunjungan
belajar rutin dan kedepannya ada kegiatan mendongeng utk anak TK dan menonton
video edukatif sehingga anak-anak merasa
tidak bosan untuk datang ke perpustakaan pintanya . (Lim/Diskominfosantik).