TIGA SANGGAR DI BARTIM TERIMA BANTUAN KANGKANUNG DARI PEMKAB BARTIM

BANTUAN- Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Barito Timur memberikan bantuan kangkanung/kenong kepada tiga sanggar di wilayah Kabupaten Barito Timur, Senin (30/5).

TAMIANG LAYANG- Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Timur  (Pemkab Bartim) terus berupaya memajukan seni budaya di Gumi Jari Janang Kalalawah. Salah satu upayanya dengan melakukan pembinaan sanggar-sanggar yang ada di Barito Timur.

Melalui Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Pemkab Bartim, Senin (30/5), memberikan bantuan alat musik tradisional yaitu kangkanung/kenong  kepada tiga sanggar di wilayah Kabupaten Barito Timur.

Tiga sanggar yang menerima bantuan itu yakni  Sanggar Jamuhala Maleh Desa Balawa, Sanggar Maeh Pakat Desa Janah Jari dan Sanggar Kawuri Ngamang Talam Desa Bamban. Penyerahan langsung dilakukan oleh Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Barito Timur didamping oleh Pejabat Fungsional Tertentu Pamong Budaya di ruang Bidang Kebudayaan.

“Pemerintah Daerah melalui Disbudparpora baru saja menyerahkan bantuan kangkanung/kenong kepada tiga sanggar seni di Barito Timur. Penyerahan bantuan ini salah satu wujud perhatian Pemerintah Daerah terhadap seni budaya di Bartim,” terang Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Barito Timur Forty Rickyannau, ST, MT melelui pers rilisnya yang disampaikan kepada contributor MMC Bartim, Senin (30/5) sore.

Forty menjelaskan bantuan alat musik tradisional ini merupakan program salah satu bagian dari pembinaan yang dilakukan Pemerintah Daerah terhadap perkembangan seni budaya di Barito Timur.

“Secara bertahap dengan memperhatikan ketersediaan dana/anggaran, Pemkab Bartim melalui Disbudparpora akan terus mengupayakan program seperti ini dilaksanakan secara kontinyu mengingat banyaknya sanggar-sanggar yang terdaftar di Disbudparpora,” terang Forty.

Lebih jauh Kepala Disbudparpora mengatakan bantuan alat music tradisional ini juga sekaligus sebagai motivasi sanggar-sanggar menyambut Festival Budaya Jajaka yang rencananya dilaksanakan bulan Agustus 2022 nanti. “Kami berharap semangat  seniman-seniman di Barito Timur bisa ikut memeriahkan event ini. Karena event ini masuk dalam rangkaian Perayaan HUT Kab. Barito Timur tahun 2022,” pungkas Forty.(lim/cak)

BUPATI BARITO TIMUR UCAPKAN TERIMA KASIH KEPADA SEMUA PIHAK TELAH MEMBANTU WARGA YANG TERKENA MUSIBAH BANJIR

ARAHAN- Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas saat memberikan arahan pada rapat penetapan status tanggap darurat bencana daerah Kabupaten Barito Timur, Senin (30/5) di ruang rapat Bupati Barito Timur.

TAMIANG LAYANG- Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu warganya yang terdampak musibah banjir. Ucapan terima kasih tersebut disampaikan oleh Orang Nomor Satu di Gumi Jari Janang Kalalawah ini dalam arahannya pada kegiatan rapat penetapan status tanggap darurat bencana daerah Kabupaten Barito Timur, Senin (30/5), di ruang rapat Bupati Barito Timur.

Tak hanya menyampaikan terimakasih dihadapan peserta rapat, Bupati Bartim dua periode ini juga menyampaikan hal serupa dihadapan rekan-rekan wartawan media cetak, elektronik maupun online usai memimpin rapat tersebut.

“Saya atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Timur mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalteng, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, OPD di Barito Timur, Perusahaan-perusahaan di Barito Timur, Organisasi Kepemudaan, Organisasi Keagamaan, Organisasi Mayarakat, Partai Politik dan semua pihak yang sudah bahu membahu membantu warga Barito Timur yang terkena musibah banjir,” ucap Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas saat diwawancarai awak media.

Bupati Bartim berharap keberhasilan dan kebersamaan dalam penanganan banjir di Kabupaten Barito Timur terus dipertahankan dan dilanjutkan. Dijelaskan Ampera AY Mebas  dalam rapat penetapan status tanggap darurat bencana daerah Kabupaten Barito Timur itu salah satu tujuannya yakni menguatkan koordinasi antar stakeholder yang ada di Kabupaten Barito Timur.

“Jika nanti ada bencana seperti ini kita sudah siap tindakan apa yang harus diambil, dimana posko bencananya dan lain sebagainya,” harap Bupati Bartim. Selain membahas soal koordinasi antar stakeholder dalama rapat tersebut juga dibahas soal penanganan pasca banjir yaitu dampak banjir seperti kesehatan masyarakat, kerugian masyarakat akibat banjir seperti padi terendam banjir, ternak yang mati atau hilang dan lain sebagainya.

Meski di sejumlah desa di Bartim banjir sudah mulai surut, Bupati Barito Timur meminta masyarakat tetap waspada. Ia berharap masyarakat dan Pemerintah Desa bisa mencegah sejak dini terjadinya banjir akibat luapan air sungai. “Saya sudah meminta data sungai-suangai di Bartim. Misalnya sungai Sirau hulunya dimana, kalau di hulu terjadi hujan dengan intensitas tinggi di hulunya harus siap-siap. Di desa ada dana gotong royong, bisa gunakan dana itu untuk melakukan pembersihan sungai seperti sampah, kayu yang jatuh ke sungai dan lain sebagainya, sehingga arus sungai jadi lancar,” jelas Bupati Bartim.(cak)

PEMKAB BARTIM INVENTARISIR FASILITAS UMUM YANG RUSAK AKIBAT BANJIR

TURUN LAPANGAN- Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Sosial Kabupaten Barito Timur dan TAGANA Barito Timur saat menyalurkan bantuan kepada korban banjir, mendirikan dapur umum dan membantu pengaturan jalan raya di lokasi banjir, Kamis (26/5).

TAMIANG LAYANG – Pemerintah Kabupaten Barito Timur (Bartim) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Sosial Kabupaten Barito Timur  telah menyalurkan bantuan untuk masyarakat terdampak banjir. Kedua OPD  tersebut langsung merespon kejadian dengan terjun langsung ke lapangan, Kamis (26/5). Selain terjuan memberikan bantuan, Pemkab Bartim melalui  BPBD juga menginventarisir/mendata fasilitas umum yang rusak akibat banjir.

Plt. Kalaksa BPBD Damkar Kabupaten Bartim Bertolumeus, S.Sos menyebutkan, selain membantu evakuasi warga khususnya yang mereka yang rumahnya terendam air dengan intensitas tinggi, pihaknya juga menyalurkan bantuan tanggap darurat.

“Bantuan berupa sembako dari Pemkab Bartim (DPMDSos), swasta, ormas keagamaan, LSM, BPBD dari Kabupaten Balangan serta para masyarakat selalu donatur.  Semalam – malamnya kita salurkan bantuan warga yang terdampak banjir, ” ucap Bertolemeus kepada MMC Bartim.

Menurutnya, BPBD juga mendata beberapa fasilitas umum yang rusak karena diterjang banjir. Antara lain, jembatan penyeberangan di tengah Desa Haringen Kecamatan Dusun Timur. “Kami selalu melakukan pemantauan untuk bencana banjir yang melanda dan melaporkan terus perkembangan, ” tukasnya.

Sekadar informasi, Banjir di Kabupaten Bartim merendam dua kelurahan yaitu, Tamiang Layang dan Ampah Kota di Kecamatan Dusun Tengah. Sedangkan untuk desa terdampak antara lain, Haringen, Magantis, Karang Langit di Kecamatan Dusun Timur. Kemudian, Paku Beto, Pangkan, Tampa, Kalamus, Runggu Raya, Simpang Bingkuang, Bantai Napu di Kecamatan Paku. Ketab, Muru Duyung, Lebo, Bararawa,  Pinang Tunggal, Tuyau Nagaleah, Muara Pelantau di Kecamatan Pematang Karau.

Selanjutnya, Hayaping, Tangkan di Kecamatan Awang. Malintut, Batuah, Lenggang, Puri di Kecamatan Raren Batuah. Dayu dan Ipu Mea di Kecamatan Karusen Janang. Bentot, Ramania, Pulau Padang di Kecamatan Patengkep Tutui.(cak)

RESPONSIF-Jajaran BPBD Damkar menyalurkan bantuan untuk warga terdampak banjir, Kamis (26/5) malam.

PRASOJO EKO APRIANTO PIMPIN PWI BARITO TIMUR

Prasojo Eko Aprianto
Ketua PWI Barito Timur masa bakti 2022 – 2025.

TAMIANG LAYANG –  Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Barito Timur di Hotel Indra Jaya Tamiang Layang, Sabtu (28/5) secara aklamasi menunjuk Prasojo Eko Aprianto (Wartawan Radar Sampit) sebagai Ketua PWI Barito Timur masa bakti 2022 – 2025.

Dengan terpilihnya Prasojo Eko Apraianto sebagai Ketua PWI Barito Timur masa bakti 2022 – 2025, maka berakhirlah masa kepengurusan PWI Barito Timur masa bakti 2019 – 2022 di bawah kepemimpinan Yartono.

“Ya hari ini pelaksanaan konferensi PWI Barito Timur berjalan lancar dan telah menetapkan Prasojo Eko Aprianto sebagai Ketua, Devina Risti sebagai Sekretaris dan Yartono Sebagai Bendahara PWI Kabupaten Barito Timur masa bakti 2022 – 2025,” kata Ketua Panitia Konferensi PWI Barito Timur Anigoru di Tamiang Layang, Sabtu (28/5).

Konfirmasi PWI Barito Timur di Aula Hotel Indra Jaya Tamiang Layang  ini dipimpin oleh Sekretaris PWI Kalteng Ika Lelunu. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh  Wakil Bupati Barito Timur  Habib Said Abdul Saleh, dan  dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Barito Timur Depe,  Forkompinda dan Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Kabupaten Barito Timur Drs. Dwi Ariyanto.

KETUA PWI BARU- Ketua PWI Barito Timur terpilih masa bakti 2022 – 2025 Prasojo Eko Aprianto dihadapan peserta saat menyampaikan komitmennya untuk membangun kebersamaan dan mambangun organisasi profesi wartawan ini dengan baik.

Sementara itu  Ketua  PWI Barito Timur terpilih masa bakti 2022 – 2025 Prasojo Eko Aprianto dihadapan peserta menyampaikan komitmennya untuk membangun kebersamaan dan mambangun organisasi profesi wartawan ini dengan baik, sehingga dapat menjadi wadah perhimpunan yang nyaman, dengan prinsip keterbukaan dan kebersamaan.(cak)

BUPATI BARTIM : WARTAWAN HARUS PROFESIONAL DAN BERMARTABAT

KEBERSAMAAN- Usai membuka kegiatan Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Barito Timur di Aula Hotel Indra Jaya Tamiang Layang Sabtu, (28/5), Wakil Bupati Barito Timur Habib Said Abdul Saleh foto besama dengan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bartim, Forkopimda, Kepala OPD serta Pengurus dan Anggota PWI Kalteng dan PWI Barito Timur.

TAMIANG LAYANG –  Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas  meminta wartawan di Kabupaten Barito Timur harus profesional dan bermartabat dengan bermodalkan kompetensi yang terukur. Karena dengan tampil profesional dan bermartabat serta memiliki kompetensi terukur, maka berita yang disajikan pasti baik, transparan, akutabel dan berimbang. Demikian disampaikan  Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wakil Bupati Barito Timur Habib Said Abdul Saleh, pada acara Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Barito Timur di Aula Hotel Indra Jaya Tamiang Layang Sabtu, (28/5).

HADIR-Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Kabupaten Barito Timur saat menghadiri kegiatan Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Barito Timur di Aula Hotel Indra Jaya Tamiang Layang Sabtu, (28/5).

Bupati Barito Timur mengatakan dengan adanya wartawan yang memiliki kompetensi dan martabat yang baik maka informasi pembangunan di daerah itu akan tersampaikan dengan baik,  kepada masyarakat tentu dengan tidak mengesampingkan fungsi kontrol yang melekat pada profesi wartawan.

Mantan Anggota DPRD Kabupaten Tabalong ini menambahkan, pada prinsipnya Pemerintah Kabupaten Barito Timur sangat menyambut baik kegiatan Konferensi PWI Barito Timur, karena kegiatan ini adalah forum tertinggi organisasi di daerah itu untuk menentukan siapa pemimpin dan arah pergerakan organisasi profesi ini untuk tiga tahun kedepan, imbuhnya

Senada dengan Bupati Barito Timur, Sekretaris  PWI Kalteng Ika Lelunu  dalam sambutannya juga mengingatkan supaya wartawan yang tergabung di PWI untuk selalu menjaga martabat serta selalu meningkat kepetensi baik secara formal maupun informal, seperti kewajiban mengikuti Uji kompetensi wartawan atau UKW, tegasnya

Sementara itu  Ketua Panitia Konferensi PWI Barito Timur Anigoru dalam laporannya mengatakan konferensi PWI Barito Timur tahun ini di ikuti semua anggota PWI Bartim, meskipun kini hanya memiliki tujuh orang anggota berstatus kartu aktif, serta beberapa orang berstatus kartu habis masa berlakunya dan sedikitnya puluhan anggota muda serta  calon anggota baru, katanya.

Konfirmasi PWI Barito Timur yang digelar di Aula Hotel Indra Jaya Tamiang Layang  ini di ikuti semua anggota PWI  yang ada di Barito Timur tersebut di hadiri Sekretaris PWI Kalteng Ika Lelunu beserta sejumlah pengurus ini dibuka secara resmi oleh  Wakil Bupati Barito Timur Habib Said Abdul Saleh.Turut hadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bartim Depe,  Forkompinda serta Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Kabupaten Barito Timur Drs.Dwi Aryanto Barito Timur.(cak)

RAYAKAN HARDIKNAS, PGRI KABUPATEN BARITO TIMUR GELAR JALAN SEHAT & BAKTI SOSIAL

JALAN SEHAT – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Barito Timur melaksanakan Jalan Sehat dan Bakti Sosial dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional Tahun 2022.

TAMIANG LAYANG – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2022. Pengurus PGRI Kabupaten Barito Timur  mengadakan kegiatan jalan sehat, donor darah dan bakti sosial  yang dimulai dengan start di halaman Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur  kemudian dilanjutkan dengan melintasi    Jl. Nansarunai – Jl. Ahmad Yani – Jl. Pramuka  dan berakhir finish di Halaman  Dinas Pendidikan dan dilanjutkan dengan pengundian doorprize Jumat (27/05).

Bupati Barito Timur Ampera A.Y. Mebas  melalui Wakil Bupati Barito Timur Habib Said Abdul Saleh  dalam arahannya menyambut baik kegiatan ini yang bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan dan menjalin silaturahmi seluruh jajaran pengurus  dan anggota PGRI Kabupaten Barito Timur.

KEGIATAN – Wakil Bupati Barito Timur Habib Said Abdul Saleh (duduk di tengah pakai batik) saat menghadiri acara jalan sehat dan bakti sosial yang diselenggarakan oleh PGRI Kabupaten Bartim, Jumat (27/5) di Halaman Dinas Pendidikan.

Wakil Bupati Bartim  berharap kegiatan semacam ini dapat dijadikan sebagai momentum dan komitmen bersama Pengurus dan Anggota PGRI Kabupaten Barito Timur untuk memberikan layanan terbaik, dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan serta mewujudkankan cita-cita mulia Barito Timur Cerdas dan Berkarakter. Ia pun berkeinginan kegiatan jalan sehat ini menjadi agenda rutin dari PGRI Kabupaten Barito Timur. 

Sedangkan Ketua PGRI Kabupaten Barito Timur Masa Bakti 2021 s.d. 2026 Turaini, S.Pd saat berbincang dengan kontibutor MMC Barito Timur   menjelaskan  bahwa dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional Tahun 2022 Pengurus PGRI melalui Panitia Pelaksana akan melaksanakan rangkaian kegiatan diantaranya : Jalan Sehat, Donor Darah, Halal Bihalal, Bakti Sosial, Kunjungan Kasih kepada Tokoh Pendidikan Kabupaten Barito Timur serta mengumpulkan donasi bagi sekolah-sekolah yang terdampak banjir ujarnya.

SEMANGAT- Para peserta tampak bersemangat mengikuti kegiatan jalan sehat yang diselenggarakan PGRI Kabupaten Bartim, Jumat (27/5).

Kepala SDN Dorong ini menyampaikan bahwa kegiatan jalan sehat dan bakti sosial pada hari ini diikuti oleh Kepala Dinas Pendidikan Sabai, S.Pd., MM  beserta jajarannya, Unsur Polres Barito Timur, Pengurus PGRI Kabupaten Barito Timur, Pengurus dan Anggota PGRI Cabang Se-kabupaten Barito Timur, MKKS, MGMP, SMA, SMP dan SD yang ada  di kota Tamiang Layang.

Turai berharap agar semua anggota PGRI Kabupaten Barito Timur menjadikan kegiatan ini  untuk menguatkan kebersamaan dan komitmen  untuk “Pimpin Pemulihan Bergerak Untuk Merdeka Belajar” karena  Guru sangat berperan penting untuk memulihkan proses belajar mengajar setelah hampir 2 (dua) tahun dihantam Ombak Besar Pandemi Covid-19  pungkasnya diakhir perbincangan. (Lim)

BARTIM SIAP IKUTI PESPARANI KATOLIK TINGKAT NASIONAL DI NTT

AUDIENSI- Panitia Pelaksana Pesparani Katolik Tingkat Nasional Kabupaten Barito Timur melaporkan persiapan kontingen kepada Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas, di Rumah Jabatan Bupati Barito Timur (25/5).

TAMIANG LAYANG –  Kabupaten Barito Timur menyatakan kesiapannya mengikuti Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik (Pesparani Katolik)  Tingkat Nasional ke II yang akan diselenggarakan di Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur Oktober 2022 mendatang.

Kesiapan Barito Timur mengikuti kegiatan Pesparani Katolik Tingkat Nasional II di Kupang  tersebut diketahui setelah Pengurus Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) bersama  Panitia Pelaksana melakukan audiensi sekaligus melaporkan persiapan Kontingen Kabupaten Bartim ke Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas, di Tamiang Layang Rabu (25/5) di Rumah Jabatan Bupati Barito Timur.

“Dalam even Pesparani Katolik Tingkat Nasional ke II di Kota Kupang, Oktober 2022 nanti, Barito Timur akan mewakili Kalimantan Tengah  pada  dua lomba yakni Cabang Paduan Suara Dewasa Campuran (PSDC) dan Paduan Suara Pria Dewasa Gregorian (PSPDG),” kata Ketua LP3KD Barito Timur Eskop di Tamiang Layang Rabu (25/5)

Ia mengatakan dalam penyiapan kontingen LP3KD telah menunjuk Panitia Pelaksana untuk melaksankan proses audisi dan rekruitmen peserta Paduan Suara Dewasa Campuran (PSDC) yang tampil langsung di Kupang, NTT Oktober mendatang, dan Paduan Suara Pria Dewasa Gregorian (PSPDG) yang dilaksankan non tatap muka  secara virtual  dengan mengirimkan vidio tampil utnuk dinilai oleh dewan juri, katanya

Ditambahkan Eskop, saat ini peserta yang akan mewakili Kalimantan Tengah itu sedang menjalani program latihan ekstra ketat di bawah asuhan pelatih  P. Antonius Garinsingan, MSF.

P. Antonius Garinsingan, MSF adalah ahli musik liturgy. Dia dibantu sejumlah pelatih lainnya dan diharpakan akan bisa tampil maksimal mengharumkan nama Provinsi Kalimantan Tengah dan Kabupaten Barito Timur.

Sementara itu Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas didampingi Sekretaris Daerah Panahan Moetar  dalam arahannya memberikan dukungan penuh serta apresiasi kepada LP3KD Barito Timur yang telah menyiapkan duta – duta Nansarunai, untuk bisa mengharumkan nama daerah Barito Timur dan Provinsi Kalimantan Tengah di kancah nasional. Orang Nomor Satu di Bartim ini pun berharap kesempatan ini dapat dipergunakan dengan baik guna pembinaan dan pengembangan iman serta meraih prestasi.

Bupati Bartim  juga meminta agar LP3KD dan Panitia Pelaksana dapat membuat perencanaan kegiatan yang efektif dan efisien sehingga semuannya berjalan baik dan lancar, terutama masalah kostum tampil yang serasi dengan memadukan kearifan lokal, kemudian mempersiapakan keberangkatan bahkan kepulangan  dengan baik.(cak)

BARTIM BEBAS PENYAKIT MULUT DAN KUKU, PETERNAK DIMINTA TETAP WASPADA

SURVEILANS KLINIS PMK- Tim dari Dinas Perikanan dan Perternakan Kabupaten Barito Timur didamping Babinkantimas, bersama-sama melakukan surveilans klinis peneyakit kuku dan mulut di wilayah Kabupaten Barito Timur baru-baru ini.

TAMIANG LAYANG- Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui Dinas Perikanan dan Perternakan (Diskanak) Kabupaten Barito Timur bergerak cepat menyikapi adanya outbreak (wabah) penyakit mulut dan kuku (PKM)  yang telah menyerang ternak sapi di Provinsi Jawa Timur. Diskanak Bartim langsung melakukan sosialisasi dan surveilans klinis PMK di sejumlah desa di wilayah Kabupaten Barito Timur. Hasilnya negatif, tidak ada ditemukan penyakit mulut dan kuku pada hewan berkuku belah.

Kepala Dinas Perikanan dan Perternakan Kabupaten Barito Timur Mishael, S.Pi, SE, MM melalui pers rilisnya yang disampaikan kepada MMC Bartim, Rabu (25/5) memaparkan  sebelum melakukan surveilans klinis PMK, jajarannya tanggal 10 Mei 2022 mengikuti rapat koordinasi pengendalian PMK se Kalimantan Tengah yang diselenggarakan oleh Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah yang diselenggarakan secara daring melalui zoom meeting.

SURVEILANS KLINIS PMK- Tim dari Dinas Perikanan dan Perternakan Kabupaten Barito Timur didamping Babinkantimas, bersama-sama melakukan surveilans klinis peneyakit kuku dan mulut di wilayah Kabupaten Barito Timur baru-baru ini.

“Dan untuk menindaklanjuti hasil rapat tersebut pada tanggal 11, 17 dan 19 Mei 2022  kami melakukan sosialisasi dan surveilans klinis PMK di lapangan,” terang Mishael . Lebih jauh Kadiskanak Bartim menjelaskan  tanggal 11 Mei 2022 dilakukan sosialisasi dan surveilans kilnis PMK di desa Luau Jawuk pada 21 ekor ternak sapi dan menunjukkan negatif gejala PMK. Selanjutnya tanggal 17 Mei 2022 dilakukan sosialisasi dan surveilans klinis PMK di Desa Sumber Rejo Kecamatan Pematang Karau, Kelurahan Ampah Kota Kecamatan Dusun Tengah, Desa Sibung, Desa Batuah, Desa Malintut dan Desa Tangkum Kecamatan Raren Batuah. Dari hasil surveilans klinis PMK itu menunjukan gejala negatif PMK. Sedangkan tanggal 19 Mei 2022 dilakukan sosialisasi dan surveilans klinis PMK di Desa Banyu Landas Kecamatan Benua Lima sebanyak 5 ekor sapi dengan hasil surveilans menunjukkan gejala negatif PMK dan Desa Trans Siong Kecamatan Paju Epat sebanyak 59 ekor sapi juga menunjukkan gejala negatif PMK.

Meski hasil surveilans klinis PMK menunjukan negative, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Barito Timur tetap mengimbau agar peternak sapi, kuda, kambing, domba, babi dan hewan berkuku belah lainnya di Kabupaten Barito Timur lebih memperhatikan kesehatan ternak, kesehatan kandang secara rutin dan kesehatan lingkungan.

Pihak Diskanak Bartim juga meminta peternak sapi, kuda, kambing, domba, babi dan hewan berkuku belah lainnya melakukan penyemprotan desinfektan secara mandiri di sekitar kandang dan lingkungan rumah masing-masing. “Dan yang paling penting juga , peternak tidak menjual ternak sapi, kuda, kambing, domba,babi dan hewan berkuku belah lainnya yang sakit/mati. “Ternak sapi, kuda, kambing, domba, babi dan hewan berkuku belah lainnya yang mati agar segera dikubur,” harap Mishael .(lim/cak)

KELOMPOK WANITA TANI BERHASIL MANFAATKAN LAHAN PERKARANGAN

Kepala DPKP Bartim: Diharapkan Mampu Memenuhi Gizi Keluarga dan Mencegah Stunting

BERHASIL- Kelompok Wanita Tani (KWT) binaan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barito Timur berhasil mengolah lahan perkarangan yang terlantar menjadi bermanfaat dan menghasilkan sayur mayur yang segar. Sebagian sayur yang dihasilkan dijual dan sebagian lagi dikonsumsi untuk memenuhi gizi keluarga agar terhindar dari stunting.

TAMIANG LAYANG- Kelompok Wanita Tani (KWT) binaan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barito Timur berhasil memanfaatkan lahan perkarangan. Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan KWT membudidayakan sayur mayur dan hasil panen cukup memuaskan.

“Semua KWT penerima bantuan P2L sudah berhasil memanfaatkan lahan perkarangan. Selain konsumsi sendiri, hasilnya juga sudah dijual.   Hasil panen yang dijual masuk sebagai kas KWT yang akan digunakan sebagai modal lanjutan untuk kegiatan P2L selanjutnya, karena bantuan P2L ini hanya diberikan dalam 2 tahap,  yang pertama tahap penumbuhan dan tahap kedua tahap mandiri,” terang Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barito Timur Trikorianto, SP, MM kepada contributor MMC Bartim, baru-baru ini.

KEPALA DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN KABUPATEN BARITO TIMUR TRIKORIANTO, SP, MM

Trikorianto menjelaskan di tahap mandiri pemerintah tidak lagi memberikan modal bantuan, sehingga diharapkan dari hasil usaha KWT didemplot itulah yang digunakan untuk keberlanjutan kegiatan P2L.

“Berdasarkan hasil pertemuan koordinasi Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan dengan KWT,  KWT tetap semangat untuk melanjutkan kegiatan P2L selain itu mereka akan mengembangkan kegitan usaha KWT tidak hanya pada kegiatan P2L tapi juga kegiatan pertanian lainnya,” papar Trikorianto.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bartim ini berharap dengan keberhasilan KWT itu, para Ibu Rumah Tangga yang mendapatkan program P2L ini dapat terbantu perekonomiannya dan bisa memenuhi kebutuhan gizi keluarga. “Dan yang paling penting adalah membantu mencegah stunting,” jelas Trikorianto.(cak)

KESEHATAN REPRODUKSI JADI BEKAL CEGAH STUNTING

KEBERSAMAAN- Sekretaris DP3AKB Kabupaten Barito Timur Anda Kriselina,S.SI,Apt,M.Kes (depan paling kanan) foto bersama dengan peserta pelatihan kesehatan reproduksi baru-baru ini.

TAMIANG LAYANG- Sekretaris DP3AKB Kabupaten Barito Timur Anda Kriselina,S.SI,Apt,M.Kes punya cara sederhana untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kesehatan reproduksi alias kespro. Anda Kriselina mengatakan kespro merupakan awal dari pembangunan keluarga berkualitas. Termasuk di dalamnya pencegahan anak tumbuh pendek dan kerdil atau stunting. Hal itu disampaikan oleh Sekretaris DP3AKB Bartim saat memberikan penyuluhan kesehatan produksi di Kampung KB di wilayah Barito Timur baru-baru ini.

Anda Kriselina menjelaskan rumus jitu komunikasi, informasi, dan edukasi kespro tersebut di hadapan puluhan kader dengan menyampaikan risiko-risiko kesehatan reproduksi. Pertama, kaitannya kespro dengan penundaan usia kawin bagi remaja. Lebih dari sekadar kesiapan ekonomi, pernikahan berkaitan erat dengan kematangan organ-organ reproduksi. Kematangan ini berhubungan dengan kesehatan calon ibu dan bayi ketika kelak melahirkan.

Kedua, pernikahan muda juga sangat berisiko terjadinya kanker mulut rahim atau kanker serviks. Hal ini terjadi akibat hubungan seksual terlalu dini. Menurutnya, mulut rahim perempuan usia kurang dari 18 tahun masih pada fase ektropion alias proses termuka menuju matang. Inilah yang kemudian memicu kanker mulut rahim pada 15-20 tahun kemudian.

“Karena itu, DP3AKB menekankan usia minimal perempuan menikah idealnya pada 21 tahun yang dinilai sudah siap secara biologis. Perempuan menikah usia di atas 21 tahun, nikahnya sudah aman, tidak akan terjadi kanker mulut rahim,” jelas Anda.

Ketiga, persalinan usia kurang dari 20 tahun berkaitan erat dengan stunting. Pendarahan dan kecatatan pada kepala bayi sangat berisiko melahirkan bayi stunting. Kepala bayi yang mengecil dengan sendirinya mempersempit volume otak dan menganggu pertumbuhan organ lain secara optimal. Karena itu, Anda menilai upaya pencegahan stunting terbaik adalah melalui pendewasaan usia perkawinan.

Lebih jauh dikatakan Anda, menjaga kesehatan reproduksi adalah hal yang sangat penting terutama bagi para remaja. Karena pada masa remaja adalah waktu terbaik untuk membangun kebiasaan baik terutama dalam menjaga kebersihan yang menjadi aset sangat penting dalam jangka panjang khususnya remaja putri. Pengetahuan masalah reproduksi tidak hanya wajib bagi remaja putri saja tetapi juga bagi remaja laki-laki juga harus mengetahui dan mengerti cara hidup dengan reproduksi yang sehat agar tidak terjerumus ke pergaulan yang salah yang merugikan bagi remaja.

Menjaga kesehatan reproduksi agar lebih sehat yaitu dengan menerapkan pola makan sehat, olahraga serta dengan mengkonsumsi vitamin dan suplemen. Orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan remaja, sehingga orang tua perlu lebih intensif dalam menanamkan nilai moral yang baik kepada remaja, salah satunya dengan menjelaskan kerugian yang ditimbulkan dari hubungan seksual pranikah dari segala sisi dan penyakit yang dapat ditularkan dari perilaku seks yang beresiko hingga konsekuensi dari ketidaksiapan mental yang finansial dalam memulai kehidupan berumah tangga akibat kehamilan yang tidak terencana.

Orang tua juga perlu menyaring sumber informasi agar pengetahuan yang diberikan kepada remaja akurat dan tidak menimbulkan kekhawatiran berlebihan pada remaja, dengan prinsip kasih sayang dan keterbukaan agar remaja akan merasa lebih nyaman dan membuka dirinya dalam membicarakan masalahnya terkait kesehatan reproduksi.

“Mari kita pandu anak-anak remaja kita dengan memberikan informasi yang tepat agar mereka tidak salah melangkah dalam soal seks dan kesehatan reproduksinya,” harap Anda.(cak)