WAKIL BUPATI BARITO TIMUR BUKA ACARA WEBINAR LITERASI DIGITAL

WAKIL BUPATI BARITO TIMUR BUKA ACARA WEBINAR LITERASI DIGITAL

WEBINAR- Wakil Bupati Barito Timur Barito Timur Habib Said Abdul Saleh saat membuka acara webinar Literasi Digital Nasional, Kamis 12 Agustus 2021. Kegitan ini diikuti kurang lebih 200 peserta.

TAMIANG LAYANG- Pengguna media sosial harus lebih bijak dalam menggunakannya. Tujun tentu untuk kebaikan pengguna media sosial itu sendiri. Demikian disampaikan oleh Wakil Bupati Barito Timur Habib Said Abdul Saleh pada acara pembukaan webinar literasi digital Kabupaten Barito Timur, Kamis 12 Agustus 2021, melalui zoom metting. Dijelaskan Wakil Bupati Barito Timur literasi digital adalah pengetahuan dan kecakapan untuk menggunakan media digital. Juga menggunakan alat-alat komunikasi, atau jaringan dalam menemukan. Sehingga dengan demikian pengguna media sosial dapat mengevaluasi, membuat informasi, dan memanfaatkannya secara sehat, bijak, cerdas, cermat, tepat. Dan tentu patuh hukum dalam rangka membina komunikasi dan interaksi dalam kehidupan sehari-hari, ujar Wabup Bartim.

Lebih jauh Wakil Bupati Barito Timur menjelaskan untuk mencapai target masyarakat yang cakap digital diadakan acara webinar secara serentak selama 7 bulan pada tahun ini, dimulai sejak tanggal 20 Mei 2021 dengan dilakukannya kick of atau pembukaan oleh Bapak Presiden RI serta Menteri Komunikasi dan Informatika demi tercapainya  atas pengetahuan dan kecakapan untuk menggunakan media digital.

Perlu diketahui webinar literasi digital ini diikuti kurang lebih 200 peserta. Hampir 75 persen peserta webinar adalah pelajar, siswa dan mahasiswa berasal dari Kabupaten Barito Timur. Sedangkan para narasumber adalah Randy Danistha pekerjaan musisi/aktor anggota Grup Band Nidjji, Yuni Tampi, S.Pd Guru Bahasa Inggris SMPN 1 Tamiang Layang Kabupaten Barito Timur, kemudian narasumber ke tiga adalah dr Dewa Nyoman Sutanaya, SH. MH. MARS dan Ariana, S.Pd. M.Ling Pengawas Sekolah Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah. Sedangkan moderator webinar yakni Septi D Ajeng.

Pantauan Diskominfosantik Kabupaten Barito Timur seluruh peserta webinar sangat antusias mengikuti kegiatan meski melalui zoom metting. Ini dapat terlihat dari tidak beranjaknya peserta didepan kamera masing-masing. Selain itu banyak pertanyaan yang diajukan oleh para peserta yang tidak semuanya dijawab narasuber karena keterbatasan waktu. Pada acara tersebut panitia pun meberikan hadiah kepada 10 peserta webinar yang mengajukan pertanyaan kepada narasumber, berupa uang pulsa masing-masing Rp100 ribu.(wayan cakre-diskominfosantikbartim)

PASKIBRAKA BARTIM TERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN KETAT

PASKIBRAKA BARTIM TERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN KETAT

LATIHAN- Pasukan Paskibraka Kabupaten Barito Timur saat melaksanakan pelatihan pengibaran Bendera Merah Putih kemarin. Meski dimasa pandemi covid-19 latihan dijalankan dengan tetap menerapkan protocol kesehatan dengan ketat.

TAMIANG LAYANG-Pelaksanaan Pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih (Paskibra) Kabupaten Barito Timur, terus dilakukan. Tujuanya tentu agar di hari H nya nanti pengibaran bendera merah putih dapat berjalan dengan lancar. Demikian disampaikan oleh Komandan Pasukan Pengibaran Bendera Merah Putih Kabupaten Barito Timur Ipda Purwono kepada Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Barito Timur, baru-baru ini.

Dijelaskan Purwono,  anggota Paskibraka yang ikut latihan berjumlah 36 orang, perwakilan dari seluruh SMA di wilayah Kabupaten Barito Timur. Selama menjalani pelatihan terang Purwono, seluruh peserta menjalani karantina selama 12 hari. “Pembukaan kegiatan pelatihan dilaksanakan tanggal 6 Agustus 20210, sedangkan diklat dimulai dilaksanakan tanggal 7 Agustus 2021,” terang Purwono. Selain dikarantina, seluruh peserta juga telah menjalani swab antigen di Puskesmas Tamiang Layang. Sehingga seluruh peserta diklat bebas dari covid 19.

Lebih jauh Komandan Pasukan Pengibaran Bendera Merah Putih Kabupaten Barito Timur ini menjelaskan meski dimasa pandemi covid 19 pihaknya tetap menjalankan pelatihan. Tentu saja dengan tetap menerapkan protocol kesehatan yang ketat, agar tidak ada muncul klaster baru. “Dimasa pandemi ini kita latihan lebih disiplin. Tidak ada faktor penghalang bagi kami untuk mengibarkan sang merah putih,” tegas Purwono.Dia pun berharap agar pandemi ini cepat berlalu, sehingga masyarakat dapat melakukan aktivitas dengan leluasa tanpa was-was terpapar covid 19.(wayan cakre/Lia-diskominfosantikbartim)

JEMBATAN DESA DIREHAB, WARGA GUMPA GEMBIRA

JEMBATAN DESA DIREHAB, WARGA GUMPA GEMBIRA

REHAB-Para pekerja sedang merehab Jembatan Malisin di Desa Gumpa Kecamatan Dusun Timur Kabupaten Barito Timur. Perehaban jembatan ini menggunakan dana pemeliharan rutin Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Barito Timur tahun anggaran 2021.

TAMIANG LAYANG- Warga Desa Gumpa Kecamatan Dusun Timur Kabupaten Barito Timur sedang gembira. Pasalanya Jembatan Malisin penghubung Desa Gumpa dan Desa Mangkarap ini  menjalani perbaikan. Perehaban jembatan berkontruksi kayu kelas 1 itu dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Barito Timur. Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas melalui Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Barito Timur Yumail J. Palanduk, ST, M.AP, didampingi oleh Kepala Bidang Bina Marga Dodianto, ST.MM mengatakan perehaban jembatan Malisin perlu segera dilakukan, ini mengingat kondisi jembatan tersebut cukup memprihatinkan.

Dikatakan Yumail pemeliharaan jembatan Malisin itu menggunakan dana pemeliharaan rutin Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Barito Timur tahun anggaran 2021. Sementara itu Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Barito Timur, Dodianto, ST,MM menjelaskan karena dana yang digunakan dana rutin, maka perehaban jembatan malisin tidak melalui lelang. “ Dalam perehaban jembatan malisin berapa bahan yang terpakai itu yang kami bayar,” terang Dodianto.

Sementara itu salah warga Desa Gumpa Anyan  yang sering lalu lalang melintasi jembatan Malisin itu mengaku senang. Bapak dua anak ini pun mengucapkan terimakasih banyak kepada Pemerintah Kabupaten Barito Timur khususnya kepada Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas.”begitu besar perhatian Bapak Ampera AY Mebas ke Desa Gumpa. Setelah jalan Gumpa –Mangkarap diaspal kini jembatan diperbaiki,” tutur Ayan. Sekretaris 1 (satu) Koperasi Simpan Pinjam Turus Pamelum Barito Timur ini pun berharap agar tahun depan (2022) pengaspalan jalan Gumpa –Mangkarap tetap dilanjutkan.

Tak hanya Anyan, hal sendada juga diungkapkan oleh warga Desa Gumpa lainya yaitu Ladi, AMG. Aperatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Puskesmas Edison Jaar ini pun mengaku senang dengan perehaban jembatan malisin. “Kalau jembatan itu baik saya tidak lagi was-was melewatinya,” terang wanita ahli gizi ini. Ibu tiga anak inipun menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas atas perhatian yang begitu besar kepada desa tempat kelahiranya itu.

Perlu diketahui jembatan malisin ini dibangun pada tahun 1997 melalui program bakti ABRI. Kemudian pada tahun 2007 jembatan berkontruksi dari kayu kelas satu ini kembali di rehab untuk pertama kalinya. Setelah 14 tahun, kembali jembatan penghubung Desa Gumpa dan Mangkarap ini kembali direhab dengan kontruksi dan bahan yang sama.(wayan cakre-diskominfosantikbartim)

DINAS LINGKUNGAN HIDUP AWASI LIMBAH 8 PUSKESMAS DI BARTIM

DINAS LINGKUNGAN HIDUP AWASI LIMBAH 8 PUSKESMAS DI BARTIM

PENGAWASAN- Tim dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Barito Timur, saat meninjau pengelolaan limbah aktivitas kesehatan di Puskesmas Tamiang Layang dan Puskesmas Pasar Panas, baru-baru ini.

TAMIANG LAYANG-Pengawasan terhadap aktivitas yang dapat menyebabkan pencemaran lingkungan terus dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Barito Timur. Buktinya baru-baru ini Tim dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Barito Timur, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur turun lapangan. Mereka mengecek pengelolaan limbah di Pusat Pelayanan Kesehatan (Puskesmas) yang ada di wilayah Kabupaten Barito Timur.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Barito Timur, Lurikto, SP, MM melalui Kepala Bidang Tata Lingkungan, Yuli Helfirianty, ST,MM menjelaskan pihaknya melakukan pengawasan aktivitas kegiatan puskesmas yang menghasilkan dampak lingkungan.  “ Kami turun lapangan untuk memastikan limbah atau bahan pencemar akibat aktivitas kegiatan kesehatan telah sesuai dengan yang dipersyaratkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 22 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan,” terang Yuli Helfirianty kemarin.

Dikatakan Yuli, ada 8 Puskesmas di Kabupaten Barito Timur yang mereka pantau. Dan baru-baru ini pihaknya sudah mendatangi Puskesmas Tamiang Layang dan Puskesmas Pasar Panas. Tujuan pengelolaan limbah tersebut, ungkap Yuli, agar limbah yang mengandung zat kimia atau racun berbahaya dikelola dengan baik.”Agar ketika dibuang limbah tersebut tidak mencemari lingkungan sekitarnya,” jelas Yuli. Lebih jauh Kepala Bidang Tata Lingkungan ini mengatakan, setelah limbah tersebut diolah dengan baik, maka dapat digunakan kembali. “Tujuan kita mengolah limbah untuk melindungi ekosistem dan mahluk hidup yang tinggal disaluran pembuangan yang ada,” kata Yuli.

Dijelaskan Yuli, dengan adanya pembangunan IPAL akan dapat meningkatkan pemeliharaan lingkungan yang benar sesuai dengan ketentuan berlaku. “Kita akan terus melakukan pengawasan dan pembinaan terkait pengelolaan limbah agar tidak membahayakan, terangnya.(wayan cakre-diskominfosantikbartim)

RIBUAN GURU DI BARTIM BELUM MILIKI NOMOR POKOK ANGGOTA PGRI

RIBUAN GURU DI BARTIM BELUM MILIKI NOMOR POKOK ANGGOTA PGRI

RAPAT-Ketua Pengurus Kabupaten Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Barito Timur Turaini, S,Pd (tengah) disampingi anggota Dewan Pembina PGRI Barito Timur Limer, S,Pd, MM, Sekretaris PGRI Barito Timur Janu, S,Pd, saat memimpin rapat koordinasi, Senin 26 Juli 2021.

TAMIANG LAYANG- Ribuan guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Kabupaten Barito Timur ternyata belum melakukan regrestasi online. Akibatnya ribuan Guru di Gumi Jari Jang Kalalawah ini belum memiliki nomor pokok anggota (NPA) PGRI.Demikian disampaikan oleh Ketua Pengurus Kabupaten Persatuan Guru Republik Indonesia  Kabupaten Barito Timur Turaini, S, Pd kepada Dinas Komunikasi Informasi Statistik dan Persandian Kabupaten Barito Timur, Selasa 27 Juli 2021. Dengan belum memiliki NPA, ujar Turaini, dapat memperlambat proses kenaikan pangkat Guru tersebut, karena NPA  memiliki nilai angka kredit.

Lebih jauh Ketua Pengurus Kabupaten Persatuan Guru Republik Indonesia  Kabupaten Barito Timur menjelas, terungkapnya ratusan guru yang belum memiliki NPA ini, ketika pihaknya melaksanakan rapat koordinasi anggota dengan 10 Pengurus Cabang PGRI se Kabupaten Barito Timur, Senin 26 Juli 2021 di SMPN 1 Tamiang Layang. Karena itu Turaini menargetkan di tahun 2021 ini seluruh Guru yang tergabung dalam PGRI sudah terdaftar secara online dan memiliki NPA.

Selain itu Pengurus PGRI Kabupaten Barito Timur mendukung program Kementerian Pendidikan Riset dan Teknologi dalam mempersiapakan pendidik dan tenaga kependidikan. Salah satu cara peningkatan kompetensinya melalui diklat Guru. Hal tersebut bertujuan untuk mewujudkan pendidikan Barito Timur yang bermutu dan berkarakter.

Perlu diketahui Senin 26 Juli 2021, Pengurus PGRI Kabupaten Barito Timur melaksanakan rapat terbatas dengan Pengurus Cabang PGRI se Kabupaten Barito Timur. Dalam rapat tersebut ada 2 pengurus cabang yang tidak mengirimkan wakilnya. Di forum itu membahas berbagai hal diantaranya, sinkronisasi data anggota PGRI, penyelarasan program 5 tahun, pembahasan iuran anggota PGRI. (wayan cakre-diskominfobartim).

MASYARAKAT BARTIM DIHIMBAU MAKAN IKAN LOKAL

MASYARAKAT BARTIM DIHIMBAU MAKAN IKAN LOKAL

MAKANAN-Ketua TP-PKK Kecamatan Dusun Timur (baju biru) mempraktikan cara membuat otak-otak di Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Barito Timur, Senin 26 Juli 2021.

TAMIANG LAYANG- Masyarakat Kabupaten Barito Timur dihimbau untuk memanfaatkan sumber kekayaan alam yang ada di wilayah Kabupaten Barito Timur. Salah satunya adalah mengkonsumsi ikan lokal yang ada di Gimi Jari Jang Kalalawah ini. Demikian disampaikan Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas melalui Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipkan Kabupaten Barito Timur Drs. Ferindiano Leloni, MM, kepada Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Barito Timur  melalui pers rilisnya, Senin, 26 Juli 2021.

Sebagi bukti keseriusan himbauan itu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipkan Kabupaten Barito Timur, Senin 26 Juli 2021, bertempat di Kantor Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipkan Kabupaten Barito Timur menyelenggarakan sosialisasi cara mengolah ikan menjadi makanan yang lezat.” Kita melaksanakan program inklusi berbasis sosial keterampilan membuat otak-otak berbahan dari ikan. Tujuan dari kegiatan yaitu membudayakan masyarakat khususnya kabupaten Barito Timur gemar makan ikan lokal,” terang Ferindiano dampingi Fasilitator Daerah Ernanawaty, S,Pd dan Dra Yuliwun.

Selain dapat dikonsumsi oleh keluarga sendiri, otak-otak ikan ini bisa juga dijual untuk menambah penghasilan keluarga.” Makanan otak-otak ini bisa jadi peluang baru di dunia usaha ibu rumah tangga,” jelas Ferindiano. Lebih jauh Ferindiano mengatakan narasumber kegiatan pelatihan membuat otak-otak ikan ini adalah Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Dusun Timur Lili Priani beserta 4 anggotanya.(wayan cakre-diskominfobartim)

Pemkab Bartim Lacak Batas Tanah Stadion Patianom

Pemkab Bartim Lacak Batas Tanah Stadion Patianom

BATAS- Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Barito Timur Bertulumes, S.Sos (tengah), didampingi Lurah Tamiang Layang Mahadani, SAP, MM (jaket biru) dan Tim dari Bagian Pemerintahan Umum Setda Barito Timur saat pelacakan dan pengukuran batas tanah Stadion Patianom, Senin 26 Juli 2021.

TAMIANG LAYANG- Pemerintah Kabupaten Barito Timur  serius menangani aset daerah. Bukti keseriusan itu, Senin 26 Juli 2021, Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Timur menurunkan tim, untuk melacak dan pengukuran batas tanah Stadion Patianom. Tim itu terdiri dari Pemerintah Kabupaten Barito Timur, Pihak Kecamatan Dusun Timur, Kelurahan Tamiang Layang dan yang bersambitan. Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Barito Timur Bertolumes, S.Sos menjelaskan, pihaknya turun ke lapangan untuk memastikan batas tanah Stadion Patianom yang menjadi aset Pemerintah Kabupaten Barito Timur.

“Setelah kami turun lapangan mengecek batas tanah, selanjutnya akan dibuatkan berita acara hasil kesepakatan, tujuannya tentu agar tidak ada muncul permasalahan dikemudian hari,” terang Bertolumeus. Selain melakukan pengukuran batas tanah Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Barito Timur ini mengatakan, pihaknya juga melakukan penggalian informasi dari tokoh-tokoh masyarakat setempat. “ Kami juga meminta informasi dari  Camat Dusun Timur, Lurah Tamiang Layang dan saksi-saksi yang berbatasan dengan tanah Stadioan Patianom ini,” jelasnya.

Lebih jauh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Barito Timur mengatakan tim yang ikut ke lapangan antara lain Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Setda Kabupaten Barito Timur Fredy Takasiang, S.STP, Kassubag  Administrasi Pemerintahan, Kassubag Administrasi Kewilayahan, Staf Bagian Adpum, Staf dari Bidang Aset DPKAD Kabupaten Barito Timur, Lurah Tamiang Layang Mahadani, SAP, MM, serta saksi yang berbatasan Mathin Tariku, Agustinus Sanggen, dan Wakil Ketua Majelis Jemaat  GKE Tamiang Layang Baktianus U Hangat.(wayan cakre-diskominfo)

WARGA MAMPU DIHIMBAU BANTU YANG TAK MAMPU

WARGA MAMPU DIHIMBAU BANTU YANG TAK MAMPU

SAMBUTAN- Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas didampingi Wakil Bupati Barito Timur Habib Said Abdul Saleh, Ketua DPD BKPRMI Zainal Hamli saat memberikan sambutan pada acara penyerahan hewan qurban Tamiang Layang, Minggu 25 Juli 2021.

TAMIANG LAYANG-Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas menghimbau warga yang mampu di wilayahnya membantu yang tidak mampu. Pasalnya bantuan yang diberikan sangat bermanfaat apalagi dimasa pandemi covid-19 seperti sekarang ini. Demikian disampaikan Bupati Barito Timur pada acara penyerahakan hewan qurban di Tamiang Layang, minggu 25 Juli 2021.

Melalui kesempatan ini orang nomor satu di Gumi Jari Janang Kalalawah ini mengatakan, bantuan hewan qurban ini menandakan penyambutan datangnya hari raya Idul Adha. Dia berharap bantuan ini bisa bermanfaat bagi orang banyak.

Di lokasi yang sama, Wakil Bupati Barito Timur Habib Said Abdul Saleh menyampaikan terimakasih kepada panitia pelaksana kegiatan, lantaran dukungan dari semua panitia kegiatan tersebut dapat berjalan dengan lancar.

Sementara itu Ketua DPD BPKPRMI Kabupaten Barito Timur Zainal Hamli menjelaskan hewan qurban yang diberikan oleh Bupati Barito Timur akan dibagikan kepada 70 orang ustadz dan ustadzah. Selain daging qurban para ustadz dan ustadzah ini juga mendapatkan tali asih  berupa uang dan masker.

Usai menyerakan bantuan Bupati dan Wakil Bupati Barito Timur menyaksikan proses penyemblihan 1 ekor sapi. Kegiatan tersebut berjalan lancar dan tertib dan tetap menerpkan protocol kesehatan.(wayan cakre/diskominfobartim)

JANGAN ADA LAGI KEKERASAN,ORANG TUA WAJIB LINDUNGI ANAK

JANGAN ADA LAGI KEKERASAN,ORANG TUA WAJIB LINDUNGI ANAK

HAN- Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Bencana (P3AKB) Kabupaten Barito Timur dr. Simon Biring,MPH, saat memberikan sambutan secara vritual peringatan Hari Anak Nasional tahun 2021.

TAMIANG LAYANG- Anak adalah anugrah Tuhan Yang Masa Esa, karena itu jangan melakukan tindakkan kekerasan terhadap anak. “Jangan melakukan hal buruk terhadap anak, perundungan terhadap anak dan ekspolitasi terhadap anak,” kata Kepala Dinas  Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Bencana (P3AKB) Kabupaten Barito Timur dr. Simon Biring,MPH, kepada Dinas Komunikasi Informasi Statistik dan Persandian Kabupaten Barito Timur melalui pers rilisnya baru-baru ini. 

Simon menjelaskan semua anak Indonesia adalah anak kita, karena itu tanggungjawab kebahagian anak merupakan tanggung jawab bersama. “Melalui momen hari anak nasional ini izinkan saya mengucapkan selamat hari anak nasional 2021, anak terlindungi, anak Indonesia maju,” terangnya.

Lebih jauh dr Simon mengatakan, peringatan hari anak nasional tahun ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, peringatan hari anak Nasional tahun 2021 masih dalam suasana pandemi covid-19. “ Peringatan hari anak Nasional tahun ini kita lakukan tanpa tatap muka langsung, meski demikian kita tetap semangat,” terang dr Simon. Melalui kesempat ini Kepala Dinas P3AKB Kabupaten Barito Timur ini berpesan kepada seluruh anak-anak di wilayah Kabupaten Barito Timur agar tetap menjaga protocol kesehatan  yaitu  memakai masker, menjaga jarak  dan mencuci tangan. “ Jangan lupa jaga kebersihan dan selalu berdoa agar pandemi covid-19 ini cepat berlalu,” harap dr.Simon.(wayan cakre-Kominfobartim)

TANIRAN BERPOTENSI PRODUKSI PAKAN TERNAK

TANIRAN BERPOTENSI PRODUKSI PAKAN TERNAK

PENYULUHAN-Plt. Camat Benua Lima Simon Stevins Octavianus, S.STP, didampingi Lurah Taniran Riantho, Koordinator PPL Dinas Pertanian Ketahan Pangan Kabupaten Barito Timur, serta PPL UPTD BPP Benua Lima, saat meninjau lokasi penanaman jagung pakan ternak milik kelompok tani di Jalan Padat Karya Km 35 Kelurahan Taniran, baru-baru ini.

TAMIANG LAYANG-Kelurahan Taniran Kecamatan Benua Lima Kabupaten Barito Timur memiliki potensi untuk memproduksi pakan ternak, potensi ini tentu bukan isapan jempol belaka. Pasalanya banyak faktor pendukung tersedia di Kelurahan Taniran untuk mewujudkan mimpi tersebut. Salah satunya tersedianya lahan yang luas dan adanya kelompok tani yang handal. Demikian disampaikan Lurah Taniran Riantho kepada Dinas Komunikasi Informasi Statistik dan Persandian Kabupaten Barito Timur, baru-baru ini.

Lebih jauh Riantho mengatakan, saat ini di Kelurahan Taniran memiliki Kelompok Tani penanam jagung pakan ternak. ” Luas lahan sementara yang sudah disiapakan sekitar 8 ha, lokasinya berada di Jalan Padat Karya km 35,” terang Bapak dua anak ini. Lebih jauh mantan Kepala Seksi Pelayanan Kecamatan Benua Lima ini mengatakan, baru-baru ini Ia bersama dengan Plt. Camat Benua Lima Simon Stevins Octavianus, S.STP, Koordinator PPL Dinas Pertanian Ketahan Pangan Kabupaten Barito Timur, serta PPL UPTD BPP Benua Limas,  meninjau lokasi penanaman jagung pakan ternak milik kelompok tani di Jalan Padat Karya Km 35 Kelurahan. “ Selain meninjau kami juga memberikan bantuan bibit jagung dari Dinas Pertanian dan melakukan penanaman jagung, “ katanya.

Disampaikan Lurah Taniran, penanaman jagung ini merupakan uji coba penanaman jagung di lahan berpasir, dengan pemanfaatan pupuk kandang yang ada tersedia di wilayang itu. “Ketika kami ke lokasi sudah ada jagung yang ditanam, jagungnya memang subur, umur jagung yang sudah ditanam kurang lebih 90-100 hari,” paparnya. Melihat jagung yang tumbuh subur, Lurah Taniran optimistis, Kelurahan Taniran memiliki potensi yang sangat besar untuk mengembangkan jagung pakan ternak itu. “Yang pasti Kelompok Tani harus rajin mengurusnya, serta ada pembinaan dari PPL di wilayah Taniran, pasti berhasil,” tegasnya.(wayan cakre-kominfobartim).