BUNDA PAUD KECAMATAN, DESA & KELURAHAN DIMINTA PAHAMI TUPOKSI

BUNDA PAUD KECAMATAN, DESA & KELURAHAN DIMINTA PAHAMI TUPOKSI


POSE- Usai acara pembukaan para peserta Bimtek Penguatan Kapasitas Bunda PAUD Kecamatan/Desa/Kelurahan se Kabupaten Barito Timur menyempatkan diri foto bersama dengan Bunda PAUD Kabupaten Barito Timur Munita Mustika Dewi, SE, MM, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur Sabai, S.Pd, MM dan jajaranya.

TAMIANG LAYANG- Bunda PAUD yang berada di Kecamatan, Desa dan Kelurahan diminta memahami tugas pokok, fungsi dan perannya, hal ini agar Bunda PAUD memiliki kesamaan persepsi  dan dapat menyusun program kerja dengan baik. Harapan tersebut disampaikan oleh Bunda PAUD Kabupaten Barito Timur Munita Mustika Dewi, SE, MM dalam sambutanya pada acara Bimtek Penguatan Kapasitas Bunda PAUD Kecamatan, Desa/Kelurahan se Kabupaten Barito Timur, Kamis (16/9) di Aula Dinas Pendidikan Jalan Nansarunai, Tamiang Layang.

Dijelaskan Munita, program kerja Bunda PAUD adalah sebuah susunan rencana kegiatan kerja Pokja Bunda PAUD yang dirancang untuk dilaksanakan dalam jangka waktu tertentu.Salah satunya ujar Munita adalah Bimtek Penguatan Kapasitas Pokja Bunda PAUD tingkat Kecamatan, Desa/Kelurahan ini.  “Tujuan bimtek ini adalah untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya PAUD, serta menguatkan dukungan bagi satuan PAUD agar dapat menyediakan layanan PAUD berkualitas dengan layanan holistic inegratif,” terang Bunda PAUD Munita Mustika Dewi.

Anggota DPRD Kabupaten Barito Timur inipun menjelaskan, PAUD Holistik Integratif merupakan upaya pengembangan anak usia dini, yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan esesial anak yang beragam dan saling terkait secara stimulan, sistematis dan terintegritas. “PAUD HI tujuanya adalah untuk membantu tumbuh kembang anak sehat, cerdas dan berkarakter sebagai generasi masa depan yang berkualitas dan kompetitif,” jelas Munita.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Sabai, S.Pd, MM dalam sambutanya sangat mendukung dan merespon baik pelaksanaan Bimtek Penguatan Kapasitas Bunda PAUD Kecamatan, Desa/Kelurahan di Kabupaten Barito Timur tahun 2021. Kepala Dinas Pendidikan pun berharap, semua peserta mengikuti kegiatan tersebut sampai selesai.(lim/cak/sul/diskominfops)

DINAS KESEHATAN BUKA GERAI VAKSINASI COVID-19 UNTUK USIA 12 S/D 17 TAHUN


WAWANCARA-Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur  dr.Jimmi Hutagalung , M.Mkes saat memberikan keterangan kepada Kepala Bidang Pelayanan Informasi dan Pelayanan Publik Diskominfops Barito Timur, Limer, S.Pd, MM, di ruang kerjanya, Kamis (16/9) pagi.

TAMIANG LAYANG- Kabar gembira bagi anak-anak di Kabupaten Barito Timur yang ingin mendapatkan vaksin covid-19. Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui Dinas Kesehatan menyelenggarakan vaksinasi bagi masyarakat umum rentan dan anak usia 12 s/d 17 tahun. Kegiatan tersebut dilaksanakan Sabtu (18/9) di Gedung Tenis Indoor Jalan Nansarunai Tamiang Layang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur dr.Jimmi Hutagalung, M.Mkes  yang berhasil diwawancarai, Kamis (16/9) membenarkan pihaknya akan melaksanakan vaksinasi  khusus anak-anak usai 12 s/d 17 tahun dan masyarakat umum yang rentan terpapar covid-19. Target Gerai Vaksinasi tersebut, ujar dr Jimmi, 800 (delapan ratus) orang. “Sasaran utama adalah anak-anak sekolah, khusunya para siswa-siswi SMKN 2 Tamiang Layang,” jelas dr Jimmi. Program vaksinasi masal ini, kata Kepala Dinas Kesehatan,  guna mendukung rencana dibukanya pembelajaran tatap muka di sekolah.

Disamping para siswa-siswi SMKN 2 Tamiang Layang, masyarakat umum juga menjadi sasaran Gerai Vaksinasi Covid-19 Dinas Kesehatan, diantaranya pelayan publik seperti ASN, PHT, PHL dan masyarakat umum seperti pedagang. Terkait rencana vaksin tersebut pihak Dinas Kesehatan sudah melakukan persiapan-persiapan, diantaranya meminta dukungan fasilitasi penyediaan jalur jaringan internet, untuk pelaksanaan Gerai Vaksinasi Covid-19 tersebut, kepada Dinas Komunikasi, Informasi, Persandian dan Statistik Kabupaten Barito Timur.(sul/cak/lim/diskominfops)

HARI KEEMPAT SELEKSI PPPK BARITO TIMUR BERJALAN LANCAR

HARI KEEMPAT SELEKSI PPPK BARITO TIMUR BERJALAN LANCAR


ANTRE- Para perserta seleksi Calon Guru PPPK di Kabupaten Barito Timur melakukan regrestasi sebelum pelaksanakan tes dimulai. Kegiatan seleksi  hari ke empat Kamis (16/9) berjalan dengan lancar dan tertib.

TAMIANG LAYANG- Memasuki hari ke empat seleksi calon Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Barito Timur, masih berlangsung. Meski cuaca mendung dan udara terasa dingin, para calon “pahlawan tanpa tanda jasa” ini tetap hadir. Mereka datang mengikuti tes demi masa depan yang lebih baik.  Penanggungjawab Tempat Uji Kompetensi (TUK) Pelaksanaan Seleksi PPPK Guru Kabupaten Barito Timur   Abdul Chaq, S.Pd.I yang diwawancarai diskominfops bartim, Kamis (16/9) mengatakan, tidak ada kendala dalam pelaksaan seleksi calon Guru PPPK, semuanya berjalan dengan lancar dan tertib.

“Di hari ke empat ini berjalan dengan lancar dan tertib tidak ada kendala. Ini karena setelah selesai pelaksanaan tes kita langsung lakukan evaluasi, sehingga semuanya lancar,” ujar Abdul Chaq. Kepala Sekolah SMKN 2 Tamiang Layang ini menambahkan, sampai dengan hari ke empat ini ada sekitar 616 orang yang sudah mengikuti tes. Jumlah tersebut sudah meliputi semua jenjang yakni guru SD, SMP, SMA,SMK dan SLB. Ketika ditanya kapan hasil seleksi itu diumumkan?, Abdul Chaq mengatakan pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk mengumumkan hasil seleksi. Dikatakanya hasil seleksi nanti akan diumumkan oleh Diren Guru dan Tenaga Kependidikan Selaku Panitia Seleksi PPPK JF Guru.

Namun berdasarkan pengumuman yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, nomor 4661/B/GT.01.00/2021, tertanggal 28 Agustus 2021,  pengumuman hasil seleksi kompetensi 1 (satu) akan dilaksanakan pada tanggal 24 September 2021, kemudian dilanjutkan dengan masa sanggah 1 tanggal 24 s/d 27 September 2021.

Perlu diketahui seleksi calon Guru PPPK ini diselenggarkan  oleh Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Kegiatan tersebut di pusatkan  di SMKN 2 Tamiang Layang.

Pantauan Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Barito Timur, Kamis (16/9) pagi puluhan peserta seleksi Guru PPPK masih berdatangan. Sesampainya di pintu depan SMKN 2 Tamiang Layang para peserta yang mengenakan pakaian putih hitam wajib melakukan regestrasi dan melakukan pengukuran suhu tubuh. Merekapun diminta menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Sebelum mengikuti seleksi, satu hari sebelumnya para  peserta diwajibkan melakukan swab antigen.  (lia/cak/diskominfops)

PROGRAM MASIH FOKUS PENANGGULANGAN COVID-19, EKSEKUTIF & LEGISLATIF SEPAKATI PERUBAHAN ANGGARAN 2021

PROGRAM MASIH FOKUS PENANGGULANGAN COVID-19, EKSEKUTIF & LEGISLATIF SEPAKATI PERUBAHAN ANGGARAN 2021

RAPAT PARIPURNA – Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas (baju putih) berpose bersama jajaran unsur pimpinan DPRD Kabupaten Bartim usai penandatanganan dan persetujuan bersama KUPA – PPAS Tahun 2021, kemarin.

TAMIANG LAYANG – Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun 2021 telah disepakati. Program masih fokus penanggulangan covid-19. Pasalnya, hingga saat ini pandemi covid-19 belum juga usai. Hal tersebut setelah penandatanganan dan pesetujuan bersama pimpinan DPRD (Legeslatif) dan Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas (Eksekutif) dalam Rapat Paripurna IX Masa Sidang III, Rabu (15/9).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bartim Panahan Moetar  SE, M.Si kepada media massa mengatakan dalam perubahan anggaran itu telah disepelakati dan seluruh perangkat daerah akan mempersiapkan untuk menyusun RKAP.

“KUPA – PPAS tersebut dalam waktu segera akan disampaikan kepada Gubernur Kalteng untuk dievaluasi sesuai tahapan kemudian dibuatkan nota pertimbangan dan raperda. Mudahan bisa berjalan lancar dan tidak terlalu lama,” harap Sekda Bartim.

Dia menjelaskan, dalam perubahan terdapat pos – pos anggaran terjadi pengurangan maupun penambahan. Apalagi setelah terjadi recofusing dampak dari pandemi sehingga dilakukan penyesuaian.

“Yang pasti dalam penyusunan perubahan anggaran tahun 2021 terjadi penurunan untuk pendapatan secara global dari target karena pengaruh bencana pandemi, ” sebut Sekda Bartim.

“Kita menyesuaikan dengan situasi pandemi Covid -19 serta menyukseskan pembangunan secara adil dan merata, dan mudah-mudahan semua program dan rencana kegiatan bisa dikejar,” imbuhnya.

Pemerintah daerah memiliki keterbatasan anggaran apalagi dengan terpaan Covid – 19. Pada APBD – P 2021 ada beberapa penyesuaian baik target pendapat dan pembiayaan daerah, namun demikian  ketajaman dalam fokus kegiatan lebih diperketat. (cak-diskominfops)

SARANA OLAHRAGA DI RUANG TERBUKA HIJAU DIKELOLA DISBUDPARPORA

SARANA OLAHRAGA DI RUANG TERBUKA HIJAU DIKELOLA DISBUDPARPORA

OLAHRAGA- Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas saat mencoba sarana olah raga di Komplek Ruang Terbuka Hijau di Jalan Nansarunai Tamiang Layang beberapa waktu lalu. Sarana olahraga di RTH ini dikelola oleh Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Barito Timur.

TAMIANG LAYANG –  Setelah diserahkan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Timur beberapa waktu lalu, sarana olahraga bantuan dari PT Pamapersada Nusantara diserahkan pengelolaanya kepada Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Barito Timur. Hal ini diungkapkan Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas kepada sejumlah wartawan baru-baru ini.

Bupati Barito Timur menjelasakan setelah diserahkan, sarana olahraga di Komplek Ruang Terbuka Hijau itu  kini menjadi aset daerah. “Status sarana olahraga itu sekarang barang milik daerah, yang perolehannya dari hibah atau sumbangan pihak ke tiga, maka kini secara resmi tepatnya per tanggal 1 September 2021 pengelolaannya diserahkan kepada Disbudparpora,” kata Bupati barito Timur Ampera AY Mebas di Tamiang Layang, beberapa waktu lalu.

Orang nomor satu di Barito Timur ini menjelaskan, sebagai dasar penyerahan itu, Ia mengeluarkan Surat Keputusan Bupati Barito Timur Nomor: 180/310/HUK/2021 tanggal 5 Agustus 2021 tentang penetapan atas status barang milik daerah berupa bangunan gedung dan sarana olahraga yang perolehannya dari hibah atau sumbangan pihak ketiga kepada Pemerintah Kabupaten Barito Timur.

Lebih jauh mantan anggota DPRD Kabupaten Tabalong ini mengatakan bersamaan dengan itu juga telah dibuatkan berita acara serah terima barang milik daerah Nomor. 027/301/DPKAD/VIII/2021 pada tanggal 5 Agustus 2021. “Maka seluruh sarana olahraga tersebut secara resmi dikelola oleh Disbudparpora bidang Kepemudaan dan Olahraga sebagai leading sektor,” jelasnya.

Dengan telah diserahkanya aset di RTH untuk dikelola oleh Disbudparpora, maka menjadi tanggungjawab  Disbuparpora,untuk mulai menata dan mebuat regulasi dan aturan pemanfaatan fasilitas tersebut sehingga berdaya guna dan dapat menghasilkan pendapatan bagi daerah.

Tak lupa Bupati Barito Timur  berharao agar Disbudparpora dapat menata, menjaga dan merawat semua fasilitas olahraga serta bangunan lainnya di RTH Nansarunai, sehingga menjadi tempat rekreasi dan olahraga yang nyaman bagi warga. “Yang terpenting, meskipun ini fasilitas umum tapi diharapkan dapat menjadi sumber pemasukan daerah,” harap Bupati Barito Timur.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Barito Timur Forty Rickyannou, ST, MT yang dikonfirmasi, Senin (13/9) mengatakan siap mengelola sarana olahraga tersebut. Sarana olahraga tersebut  dikelola oleh Bidang Pemuda dan Olahraga. Saat ini pihaknya sedang menyiapkan mekanisme penggunaanya. “Kalau sarana olahraga tersebut akan digunakan latihan oleh cabang-cabang olahrga yang sudah terbentuk kita akan atur jadwalnya dengan berkoordinasi  terlebih dahulu. Dan kalau masyarakat umum mau menggunakan akan dikenakan biaya retribusi sesuai dengan aturan yang berlaku,” jelas Timur Forty Rickyanou.(cak/diskominfops).

BIDANG PERTANIAN & PERTERNAKAN ANDALAN BARTIM MENYANGGA IBU KOTA NEGARA

BIDANG PERTANIAN & PERTERNAKAN ANDALAN BARTIM MENYANGGA IBU KOTA NEGARA

SERIUS-Bupati Ampera AY Mebas ketika menjadi pembicara dalam Tor Forum Diskusi Serumpun Kalimantan secara virtual, beberapa waktu lalu.

TAMIANG LAYANG – Pemerintah Kabupaten Barito Timur terus berupaya mempercepat program pembangunan untuk mendongkrak ekonomi daerah. Apalagi Barito Timur sebagai salah satu kabupaten penyangga Ibu Kota Negara. Bidang pertanian dan perternakan akan menjadi andalan Pemerintah Kabupaten Barito Timur memenuhi kebutuhan ibu kota baru nanti.

“Pemerintah berupaya untuk penguatan di bidang pertanian peternakan dan akan menetapkan kawasan ekonomi khusus (potensi Sungai Napu yang dalam),” jelas Bupati Ampera AY Mebas kepada sejumlah wartawan beberapa waktu lalu. Menurut Bupati Barito Timur, banyak peluang di Bartim bisa dikembangkan karena salah satu kabupaten penyangga IKN. Tetapi, ujar Bupati Bartim, perlu koordinasi antar kabupaten dan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

“Kita mengharapkan dukungan dari Provinsi Kalteng  sebagai daerah pintu gerbang utama penopang IKN,” harap Ampera AY Mebas. Orang nomor satu di Gumi Jari Janang Kalalawah ini juga telah memaparkan upaya penguatan kabupaten sebagai garda depan IKN dalam Tor Forum Diskusi Serumpun Kalimantan yang digagas oleh Seknas Jokowi Kalimantan Selatan, dengan tema Sentral Prospek dan Tantangan.

Dalam kegiatan itu menghadirkan pembicara berkompeten di bidangnya seperti, Deputi  Bidang Pengembangan Regional Bapenas Rudy Soeprihadi Prawiradinata, Bupati Kutai Kertanegara, Kaltim Edi Damansyah, Bupati Tabalong, Kalsel H Anang Syakhfiani, Dosen Universitas Tanjung Pura, Kaltim Erdi Abidin, Wakil rektor Universitas Borneo Tarakan, Kaltara Adi Sutrisno dan Dewan Pakar Seknas Jokowi Kalimantan Selatan M Suriani Shiddiq.

Mantan anggota DPRD Kabupaten Tabalong menjelaskan, upaya dan strategi Kabupaten Bartim sebagai pintu gerbang IKN dari penyiapan infrastruktur dan sumberdaya. “Peluang Kabupaten Bartim banyak dan  strategis untuk dikembangkan sumberdaya alam dan infrastrukturnya guna menopang sejak tahapan pembangunan hingga terbentuknya IKN,” jelas Ampera AY Mebas. (cak/diskominfops)

BANGUN KEKUATAN TIM, CARA BERTAHAN DI MASA PANDEMI COVID-19

BANGUN KEKUATAN TIM, CARA BERTAHAN DI MASA PANDEMI COVID-19

KARYA UMKM- Usai membuka acara dan menjadi narasumber Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas menyempatkan diri melihat hasil kerajianan tangan yang dihadirkan pada acara pelatihan berwirausaha di masa pandemi covid-19 bagi pelaku UMKM di Lapangan Tenis Indoor Jalan Nansarunai, Tamiang Layang, Senin (13/9).

TAMIANG LAYANG – Di tengah pandemi covid-19 seperti ini semua pengusaha perlu beradaptasi secepat mungkin. Salah satunya dengan cara membangun kekuatan tim agar menjadi lebih solid. Karena dengan memiliki tim yang solid, maka segala beban dan kesulitan menjadi lebih ringan dan akan lebih mudah diatasi. Hal ini disampaikan oleh Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas saat menjadi narasumber pada  kegiatan pelatihan berwirausaha di masa pandemi covid-19 bagi pelaku UMKM di Lapangan Tenis Indoor Jalan Nansarunai, Tamiang Layang, Senin (13/9).

Ampera AY Mebas menjelaskan dimasa pandemi covid-19 ini banyak berdampak terhadap dunia usaha, salah satunya pasar. “Pasar lesu, distribusi barang terhambat, omzet turun drastic, modal terganggu, kredit macet dan banyak lagi dampak lainya,” terang Ampera AY Mebas. Pria yang lahir di Tanjung, 3 Agustus 1967 silam ini pun mengatakan, akibat covid-19 banyak pelaku usaha memilih mengurangi produksi dan melakukan pemutusan hubungan kerja dengan karyawannya. Hal ini ditempuh agar usaha tetap jalan dan bisa bertahan. Bahkan ujar Bupati Barito Timur, banyak pelaku usaha yang menutup usahanya akibat covid-19 ini.

Lalu apa yang dilakukan untuk bisa bertahan?, Bupati Barito Timur menjelaskaan selain membangun kekuatan tim mengatur cash flow (arus kas) juga sangat penting. “Intinya kurangi  pengeluaran yang tidak mendesak atau tidak penting,” jelas Almuni Magister Manajemen STIE Pancasetia Banjarmasin ini. Mantan anggota DPRD Kabupaten Tabalong ini juga mengatakan membangun bisnis bukan hanya mencari untung saja, tapi juga membangun empati.

Diakui Bupati Barito Timur dimasa sulid sekarang ini, banyak pelaku usaha yang kekurangan modal usaha, karena itu Dia menyarankan kepada para peserta pelatihan agar mencari pendanaan yang berisiko rendah (bunga rerjangkau) dan terhindar dari jeratan rentenir. “Banyak sumber permodalan di Barito Timur diantaranya pendanaan bank dengan bunga rendah, koperasi, lembaga keuangan non bank ( bunga terjangkau), lembaga-lembaga BUMN dan swasta, dalam bentuk pinjaman bergulir dari dana CSR, dan dukungan atau program stimulus pemerintah,” jelas Ampera AY Mebas. Dihujung acara orang nomor satu di Barito Timur ini memberikan strategi pemasaran baru kepada peserta pelatihan UMKM diantaranya menjaga hubungan dengan konsumen, memanfaatkan seluruh sumber daya termasuk komunitas, menggunakan media online tempat promosi produk dan menawarkan produk yang dibutuhkan dengan harga terjangkau. Usai memberikan materi kepada peserta pelatihan Bupati Barito Timur menyempatkan diri melihat produk UMKM yang ada di Kabupaten Barito Timur.(cak-diskominfops).

615 CALON GURU PPPK DI BARITO TIMUR ADU NASIB

615 CALON GURU PPPK DI BARITO TIMUR ADU NASIB

SELEKSI PPPK- Para perserta Seleksi Calon Guru PPPK di Kabupaten Barito Timur melakukan persiapan sebelum pelaksanakan tes dimulai. Kegiatan seleksi ini dimulai Senin (13/9) sampai dengan (17/9) di SMKN 2 Tamiang Layang.

TAMIANG LAYANG- Sebanyak 615 orang calon Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Barito Timur adu nasib. Mereka mengikuti seleksi calon Guru PPPK yang diselenggarkan  oleh Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Senin 13 s/d 17 September 2021. Di Kabupaten Barito Timur kegiatan tersebut di pusatkan  di SMKN 2 Tamiang Layang. Namun tidak semua peserta seleksi hadir pada Senin (13/9) kemarin. Pasalnya mereka dibagi kedalam empat kelompok.

Pantauan Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Barito Timur, Senin (13/9) pagi puluhan peserta seleksi Guru PPPK Kabupaten Barito Timur mulai berdatangan. Sesampainya di pintu depan SMKN 2 Tamiang Layang para peserta yang mengenakan pakaian putih hitam wajib melakukan regestrasi dan melakukan pengukuran suhu tubuh. Merekapun diminta menerapkan protocol kesehatan dengan ketat. Sebelum mengikuti seleksi, satu hari sebelumnya para  peserta diwajibkan melakukan swab antigen.

Kepala LPMP Provinsi Kalimantan Tengah Tomy Haridjaya, S.Sos., MM melalui Pengawas Utama Pelaksanaan Seleksi PPPK Guru Kabupaten Barito Timur   Gandadharma, ST., M.Si dalam pers rilisnya menjelaskan LPMP sebagai Pengawas Utama, wakil Kemdikbudristek mempunyai tugas dan tanggungjawab dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Diantaranya adalah menjadi wakil panitia pusat dalam pelaksanaan seleksi kompetensi. Karena itu LPMP Provinsi Kalteng berada di lokasi Lembaga Tempat Uji Kompetensi sejak persiapan sampai dengan  pelaksanaan seleksi kompetensi PPPK untuk JF Guru berakhir.

“Kami ingin memastikan pelaksanaan seleksi kompetensi berjalan dengan baik. Semua unsur-unsur petugas seleksi kompetensi bekerja sesuai tugas dan fungsinya. Disampingi itu kami mengawasi dan mensupervisi pelaksanaan seleksi,” jelas Pengawas Utama Pelaksanaan Seleksi PPPK Guru Kabupaten Barito Timur   Gandadharma, ST., M.Si. Lebih jauh Gandadharma mengatakan pihaknya bisa mengambil langkah-langkah yang diperlukan dalam upaya menyelesaikan dan mengatasi kendala dan permasalahan yang terjadi pada saat pelaksanaan seleksi kompetensi.(cak/diskominfops)

UMKM DIHARAPKAN BERINOVASI DI TENGAH PANDEMI COVID-19

UMKM DIHARAPKAN BERINOVASI DI TENGAH PANDEMI COVID-19

SAMBUTAN-Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas saat memberikan sambutan pada acara pembukaan pentingnya berwirausaha di masa pandemi covid-19 bagi pelaku UMKM di Kabupaten Barito Timur, Senin 13 September 2021 di Lapangan Tenis Indoor Jalan Nansarunai, Tamiang Layang.

TAMIANG LAYANG-Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas mengharapkan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Barito Timur tetap semangat menjalankan usaha, dan terus berinovasi di tengah terpaan pandemi covid-19. Harapan tersebut disampaikan Bupati Barito Timur dalam sambutanya pada acara pembukaan pentingnya berwirausaha di masa pandemi covid-19 bagi pelaku UMKM di Kabupaten Barito Timur, Senin (13/9) di Lapangan Tenis Indoor Jalan Nansarunai, Tamiang Layang.

Orang nomor satu di Gumi Jari Janang Kalalawah menjelaskan, dampak dari pandemi covid-19 saat ini amat terasa di berbagai Negara begitu juga Indonesia, hampir seluruh Provinsi begitu juga Kabupaten mengalami perubahan yang cukup signifikan disebabkan wabah ini. Salah satu sektor yang paling terdampak, ujar Bupati Barito Timur, adalah rumahtangga, UMKM, Koperasi dan sektor keuangan. Oleh sebab itu Bupati Barito Timur berharap, pelaku usaha mampu bertahan agar aktivitas  tetap normal, pasalnya kontribusi UMKM di Kabupaten Barito Timur  sangatlah besar.

Mantan anggota DPRD Kabupaten Tabalong ini mengatakan, diperkirakan banyak persoalan yang diakibatkan covid-19, ini lantaran banyak pihak yang terlibat dan bergantung di sektor UMKM.”Tentu masalah ini tidak bisa dibebankan pada Pemerintah saja, tapi perlu adanya kesadaran bersama semua pihak agar geliat perekonomian tetap bangkit kembali,” harap Ampera AY Mebas.

Bupati Barito Timur mengatakan, pandemi covid-19 bukanlah alasan untuk tidak bersemangat membangun dan mempertahankan sebuah wirausaha yang sudah ada, justru sebalikanya menjadi tantangan untuk tetap bertahan dan selalu berinovasi dan berkreativitas  sebaik mungkin.”Caranya dengan memaksimalkan peluang yang sudah ada, dengan memanfaatkan ide kreatif sebagai solusi alternatif karerna disaat pendemi inilah merupakan saat yang tepat untuk berwirausaha dan memiliki UMKM yang berkualitas di masa pandemi,” harap Ampera AY Mebas.

Diakhir sambutanya Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas berharap agar seluruh peserta pelatihan mengikuti kegiatan dengan baik, agar peserta bisa sukses sesuai yang diharapkan. Perlu diketahui kegiatan pelatihan bagi UMKM ini diselenggarakan oleh Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Barito Timur. Jumlah peserta pelatihan 70 orang. Kegiatan dibagi kedalam dua kelompok, satu kelompok 35 orang. Hadir dalam acara itu Kepala Bidang dan Kasi di lingkup Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Barito Timur, perwakilan UMKM di Kabupaten Barito Timur dan Narasumber kegiatan yaitu Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas, Plt. Kepala Dinas Perdagangan ,Koperasi dan UMKM Kabupaten Barito Timur Kariato, SE dan Dosen Universitas Muhammadyah Palangka Raya Putri Irianti Sintaman, SE, ME.(cak/diskominfops)

BUPATI BARTIM JADI NARASUMBER TOR FORUM DISKUSI SERUMPUN KALIMANTAN

BUPATI BARTIM JADI NARASUMBER TOR FORUM DISKUSI SERUMPUN KALIMANTAN

PAPARAN- Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas  saat menjadi Narasumber pada acara Forum Diskusi Serumpun Kalimantan, Prospek dan Tantangan Ibu Kota Negara Baru.Kegiatan ini dilaksanakan secara daring, Sabtu 11 September 2021 di Rumah Jabatan Bupati Barito Timur.

TAMIANG LAYANG –  Bupati Barito Timur  Ampera AY Mebas menjadi narasumber/pembicara pada acara Tor Forum Serumpuan Kalimantan secara virtual, Sabtu (11/9/2021). Dalam kesempatan tersebut orang nomor satu di Gumi Jari Janang Kalalawah ini memaparkan Upaya Penguatan Kabupaten Sebagai Garda Depan Calon Ibukota Negara (IKN).

 Kegiatan Tor Forum Diskusi Serumpun Kalimantan ini di gagas dan diselenggarakan secara virtual oleh Seknas Jokowi Kalimantan Selatan. Tema diskusi tersebut adalah  Sentral Prospek dan Tantangan Ibukota Negera Baru, dengan menghadirkan sedikitnya delapan pembicara yang berkompeten di bidangnya seperti Deputi  Bidang Pengembangan Regional BAPENAS Rudy Soeprihadi Prawiradinata, Bupati Kutai Kertanegara, Kaltim  Edi Damansyah, Bupati Barito Timur, Kalteng Ampera AY Mebas, Bupati Tabalong, Kalsel H Anang Syakhfiani, Dosen Universitas Tanjung Pura, Kaltim Erdi Abidin, Wakil Rektor Universitas Borneo Tarakan, Kaltara Adi Sutrisno dan Dewan Pakar Seknas Jokowi Kalimantan Selatan M Suriani Shiddiq.

Dalam paparannya Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas menjelaskan, bagaimana upaya dan strategi Kabupaten Barito Timur sebagai pintu gerbang utama Kalimantan Tengah untuk menopang keberdaan Ibukota Baru (IKN) di Kalimantan Timur ini, baik dari segi penyiapan infrastruktur dan sumberdaya manusia.

“Keberadaan Kabupaten Barito Timur Provinsi Kalimantan tengah sangat strategis untuk dikembangkan sumberdaya alam dan infrastruktur guna menopang sejak tahapan pembangunan hingga terbentuknya kota metropolitan baru di Kalimantan Timur itu, untuk itu kini semua program kita siapkan untuk itu,” papar Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas.

Orang Nomor Satu di Barito Timur ini berharap program yang telah disiapkan itu mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah serta Pemerintah Pusat dalam hal ini Bappenas, sehingga Kabupaten Barito Timur yang adalah gerbang utama masuk Kalimantan Tengah itu bisa terwujud, harapnya.

Diskusi Serumpun Kalimantan ini digelar sejak pukul 14.00 – 18.00 Wib ini, di ikuti sedikinya 200 peserta dari empat provinsi yakni Kalteng, Kalsel, Kaltim dan Kaltara. Kegiatan  ini belangsung sukses dan lancar.(cak/diskominfops)