PANITIA BERSAMA MATANGKAN PERSIAPAN FESTIVAL HAMMOCK II

PANITIA BERSAMA MATANGKAN PERSIAPAN FESTIVAL HAMMOCK II

PERSIAPAN- Rapat persiapan Festival Hammock II Kabupaten Barito Timur di Aula Kantor Desa Siong Kecamatan Paju Epat, Kamis (23/9). Kegiatan ini rencananya akan di laksanakan tanggal 1 s/3 Oktober 2021 di Tahura Anggrek Pama Mangaram Persada Desa Siong.

TAMIANG LAYANG- Panitia Bersama Festival Hammock  II Kabupaten Barito Timur terus melakukan berbagai persiapan menjelang dilaksanakan kegiatan.  Kamis (23/9) lalu, Panitia menggelar rapat di Aula Desa Siong Kecamatan Paju Epat. Rapat tersebut langsung dipimpin oleh Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga Forty Rickyannou, ST, MT dihadiri oleh Plt. Camat Paju Epat Welly Ananda, S.STP, MM, Kepala Desa Siong dan seluruh panitia.

Melalui forum rapat tersebut   Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga Forty Rickyannou, ST, MT mengatakan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan. Pasalnya masyarakat merupakan pelaku nyata untuk meng-endorse dan memicu potensi wisata di Bartim,  untuk menyukseskan ekonomi kerakyatan sebagaimana visi dan misi Pemkab Bartim.

Dijelaskan Forty, Disbudparpora Barito Timur bersama Pemerintah Desa Siong akan melaksanakan Festival Hammock 2 di Lokasi Wisata Tahura Pama Magaram Persada “Anggrek Hitam” Desa Siong pada tanggal 01-03 Oktober 2021.

Ia mengatakan panitia bersama  telah dibentuk dan tertuang dalam SK Bupati Barito Timur 180/HUK/2021, tentang pembentukan panitia penyelenggara festival hammock 2 dan pencanangan kawasan wisata di Tahura Anggrek Pama Magaram Persada Desa Siong Kabupaten Barito Timur.

Forty menjelaskan pelaksaaan festival tersebut mendapat persetujuan dari Tim Gugus Tugas bernomor 471.41/588/II.1/2021. “Dengan keluarnya surat tersebut maka pihak panitia pelaksana mewajibkan seluruh peserta sudah divaksin minimal dosis 1 dengan melampirkan bukti Surat Keterangan vaksinasi, dan dalam kegiatan nanti wajib mematuhi protokol kesehatan,” jelasnya.

Dikatakan Forty, banyak lomba dan kegiatan yang dilaksanakan untuk peserta festival hammock 2 dengan hadiah-hadiah menarik. “Peserta adalah group bukan perorangan, maksimal diisi oleh 5 orang dalam satu group. Peserta yang mendaftar otomatis bisa ikut semua perlombaan dan mendapatkan piagam serta digratiskan tiket masuk, parkir, dan fasilitas di kawasan wisata,” katanya.

BUPATI AKAN AMBIL LANGKAH STRATEGIS, GUNA MENCAPAI TUJUAN PEMBANGUNAN DAERAH

BUPATI AKAN AMBIL LANGKAH STRATEGIS, GUNA MENCAPAI TUJUAN PEMBANGUNAN DAERAH

RAPAT- Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas didampingi Wakil Bupati Habib Said Abdul Saleh, Sekda Bartim Panahan Moetar, SE, M.Si menyampaikan nota keuangan dan rancangan peraturan daerah tentang perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2021, kepada Ketua DPRD Kabupaten Barito Timur Nursulistio didampingi Wakil Ketua I, Ariantho S Muler dan Wakil Ketua II Depe, Kamis (23/9).

TAMIANG LAYANG – Bupati Barito Timur  Ampera AY Mebs  mengatakan akan mengambil langkah-langkah strategis guna memajukan Barito Timur. Langkah –langkah strategis itu diambil secara tepat, terarah dan kongkrit dengan melakukan optimalisasi penerimaan sumber daya, serta ketepatan dalam pendistribusian belanja daerah, guna mencapai tujuan pembangunan daerah. Demikian disampaikan Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas dalam rapat penyampaian  nota keuangan dan rancangan peraturan daerah tentang perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah  tahun 2021, di ruang Paripurna DPRD Kabupaten Barito Timur, Kamis (23/9) kemarin.

Didampingi oleh Wakil Bupati Habib Said Abdul Saleh, Sekda Bartim Panahan Moetar, SE, M.Si , Bupati Barito Timur menjelaskan, secara garis besarnya  Rancangan Perubahan APBD tahun 2021 mengalami kenaikan, namun pendapatan daerah mengalami penurunan.

Menurut Ampera, kenaikan pada Rancangan Perubahan APBD terjadi karena adanya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) tahun anggaran 2020 sebesar Rp153 miliar sehingga APBD Perubahan tahun 2021 diproyeksikan Rp1,041 triliun.

Selain itu, kata dia, dalam Rancangan Perubahan APBD 2021 juga memperlihatkan komitmen Pemkab Barito Timur yang tetap fokus dalam penanganan dan penanggulangan COVID-19.

“Bagaimana kita menggunakan dana kita secara efisien di masa Pandemi COVID-19, maksudnya pembangunan tetap berjalan dan penanganan COVID-19 tetap terlaksana agar pertumbuhan ekonomi bisa bergerak, yaitu dengan selektif dalam kondisi kebutuhan daerah,” kata Ampera

Sementara itu Ketua DPRD Barito Timur, Nursulistio mengatakan, sejumlah program pada rancangan perubahan APBD 2021 terjadi penyesuaian seperti pada pendapatan. “Anggaran belanja COVID-19 juga ada penambahan karena antisipasi lonjakan kasus COVID-19,” kata politisi Partai Golongan Karya itu.

Menurutnya, antisipasi lain yang digadang dalam perubahan anggaran yakni bencana alam seperti banjir karena curah hujan cukup tinggi terjadi pada akhir September 2021. Ditambahkan Nursulistio, agenda selanjutnya yakni penyampaian pemandangan umum fraksi DPRD Barito Timur atas nota keuangan dan rancangan perubahan APBD 2021 yang dijadwalkan Jumat (24/9) besok.

Pengajuan Raperda Perubahan APBD tahun anggaran 2021 diproyeksikan rampung pada akhir September 2021, dan diproyeksikan bisa realisasi pada awal November 2021 nanti.

DPRD Barito Timur menggelar rapat paripurna I masa sidang I tahun 2021 dalam rangka penyampaian nota keuangan rancangan peraturan daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 secara daring, Kamis (23/9). Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Barito Timur Nursulistio didampingi Wakil Ketua I Ariantho S Muler dan Wakil Ketua II Depe juga dihadiri para anggota dewan.

Sementara dari eksekutif, hadir Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas didampingi Wakil Bupati Habib Said Abdul Saleh Al Qadri bersama Sekretaris Daerah Panahan Moetar, Kepala Balitbang Frans Sila Utama, para asisten dan para kepala OPD terkait.(cak/diskominfops)

60 ORANG PESERTA TES SKD CPNS TAHUN 2021 GUGUR

60 ORANG PESERTA TES SKD CPNS TAHUN 2021 GUGUR

SERIUS- Kepala Bidang Pengadaan, Formasi, Mutasi, Pemberhentian, Pensiun, Informasi dan Data BKPSDM Kabupaten Barito Timur  Sapta Prasetyo, S.IP, MA (batik merah) serius menjelaskan proses pelaksanaan tes SKD CPNS di Kabupaten Barito Timur kepada Kepala Seksi Layanan Informasi Publik dan Kehumasan Diskominfops Kabupaten Barito Timur Wayan Cakre, S.IP, Kamis (23/9) di ruang kerjanya .

TAMIANG LAYANG- Sebanyak 60 (enam puluh) orang peserta tes seleksi kompetensi dasar (SKD) untuk calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2021 tidak hadir mengikuti tes di Kabupaten Barito Timur. Padahal panitia daerah sudah menyampaikan pengumuman tanggal dan tempat pelaksanaan tes.  Karena ketidakhadirannya itu secara otomatis ke-60 orang tersebut dinyatakan gugur. “Ya karena tidak datang 60 orang tersebut otomatis gugur,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Kabupaten Barito Timur Jhon Wahyudi, AP, M.Si melalui Kepala Bidang Pengadaan, Formasi, Mutasi, Pemberhentian, Pensiun, Informasi dan Data BKPSDM Sapta Prasetyo, S.IP, MA yang  berhasil diwawancarai Diskominfops Kabupaten Barito Timur, Kamis (23/9).

Sapta Prasetyo menjelaskan pihaknya tidak mengetahui apa alasan 60 peserta tersebut tidak datang, yang pasti pihaknya sudah menginformasikan pelaksanaan tes kepada semua peserta. “Rabu (22/9) kemarin tes SKD CPNS sudah berakhir, kita tinggal menunggu petunjuk dari BKN pusat,” terang Sapta Prasetyo. Alumni STPMD Yogyakarta ini menjelaskan pengumuman hasil tes SKD mejadi kewenangan BKN Pusat, pihaknya hanya meneruskan apa yang akan disampaikan BKN.

Secara keseluruhan pelaksanaan Tes SKD, ujar Sapta, berjalan dengan semestinya, meski ada dua kali sempat mengalami gangguan hingga membuat jadwal tes molor.  “Hari Sabtu 18 September 2021  kami mengalami gangguan server di BKN Pusat, sehingga jadwal mundur 2 jam. Kemudian Senin (20/9) mengalami kendala jaringan internet. Akibatnya jadwal pelaksanaan Tes SKD molor kurang lebih 3 jam 30 menit dari jadwal. Berdasarkan informasi dari televisi gangguan internet ini terjadi, pada sistem komunikasi kabel laut JaSuKa (Jawa, Sumatera dan Kalimantan) ruas Batam-Pontianak,” jelas Sapta. Meski mengalami gangguan jaringan internet dan jadwal tes sempat molor, namun seluruh peserta berhasil mengikuti tes seleksi kompetensi dasar.

Lebih jauh Sapta mengungkapkan selama 6 hari pelaksanaan tes SKD ada 20 sesi selama tes. 19 sesi untuk pelaksaan tes CPNS dan 1 sesi untuk pelaksanaan tes PPPK non-guru.  Sekedar diketahui pelaksaaan tes CPNS dan PPPK non-guru di Kabupaten Barito Timur telah dilaksanakan tanggal 17 s/d 22 September 2021. Seleksi mencari abdi Negara ini di pusatkan di SMAN 1 Tamiang Layang Jalan Nansarunai, Tamiang Layang. Kegiatan seleksi SKD telah berakhir. Peserta tes tinggal menunggu hasilnya.(cak/diskominfops)

RESMIKAN TPS3R DI MUNSIT, BUPATI MINTA DIBANGUNKAN DI AMPAH

RESMIKAN TPS3R DI MUNSIT, BUPATI MINTA DIBANGUNKAN DI AMPAH


CEK LANGSUNG- Usai menandatangani berita acara penyerahan pekerjaan dan peresmian, Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas didampingi kepala SOPD Kabupaten Barito Timur meninjau mesin pengolahan sampah di Munsit, Layang Kecamatan Dusun Timur, Rabu (22/9).

TAMIANG LAYANG- Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas meminta Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) dibangun lagi di Ampah Kecamatan Dusun Tengah, permintaan tersebut disampaikan orang nomor satu di Gumi Jari Janang Kalalawah dalam sambutanya pada acara penandatanganan berita acara penyerahan pekerjaan, dan peresmian Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Munsit Kelurahan Tamiang Layang, Rabu (22/9) pagi.

Ampera AY Mebas mengatakan, membangun TPS3R memerlukan anggaran yang besar. Sementara anggaran di Kabupaten Barito Timur sangat minim. Selain itu, ujar Ampera,  pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Barito Timur masih kecil, sehingga Ia berharap TPS3R  juga dibangun oleh Balai Besar Wilayah Kalimatan Tengah di Ampah Kecamatan Dusun Tengah.

Orang nomor satu di Barito Timur ini menjelaskan, Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) merupakan sistem pengelolaan dan teknologi pengolahan sampah.  TPS3R ini dimaksudkan sebagai solusi dalam mengatasi persoalan sampah dan dampak yang ditimbulkannya. Melalui TPS3R ini, tidak hanya persoalan pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh sampah yang dapat dikurangi, namun juga dihasilkan produk-produk yang bernilai ekonomis dari sampah yang diolah tersebut.

Dengan dibangunya TPS3R ini Ampera berharap, TPS3R ini tidak hanya menjadi solusi pengeolahan sampah, tetapi juga dapat menjadi saran untuk edukasi masyarakat, pusat pendidikan dan pusat belajar bagi banyak orang, serta dapat menginspirasi warga untuk memahami panangaanan sampah secara berkelanjautan, sehingga warga dapat lebih menjaga lingkungannya. Dikatakan Ampera,  Teknologi  TPS3R adalah sistem pengolahan sampah dengan inovasi teknologi mesin pencacah sampah dan pengayak kompos yang lebih efektif dan efesien. Hasil pengolahan sampah organik berupa kompos digunakan untuk pupuk.

Usai acara sambutan-sambutan dilanjutkan dengan acara penandatangan berita acara serah terima TPS3R, pemotongan pita oleh Bupati Barito Timur serta peninjauan bangunan TPS3R Musit Tamiang Layang. Hadir dalam acara tersebut Kepala SOPD se Kabupaten Barito Timur, Camat Dusun Timur dan undangan lainnya.

Perlu diketahui TPS3R  yang diresmikan Bupati Barito Timur  rabu (22/9) ini,  dibangun menggunakan dana pusat melalui Balai Besar Wilayah Kalimatan Tengah. Selanjutnya Balai Besar Wilayah Kalimantan Tengah menyerahkan aset tersebut ke Pemerintah Kabupaten Barito Timur.(lasano/diskominfops)

PENGURUS PKK DESA DIHARAPKAN PAHAMI TUPOSI

PENGURUS PKK DESA DIHARAPKAN PAHAMI TUPOSI


PELATIHAN- Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Timur Ny.Munita Mustika Dewi Ampera AY Mebas saat menjadi narasumber pelatihan Administrasi PKK di Desa Telang Kecamatan Paju Epat Kabupaten Barito Timur, Rabu (22/9).

TAMIANG LAYANG- Pengurus PKK di  desa harus mampu memahami tugas pokok dan fungsinya, ini diperlukan agar PKK di desa mampu berperan untuk mensejahterakan masyarakat setempat. Demikian disampaikan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Timur Ny. Munita Mustika Dewi Ampera AY Mebas dalam sambutanya pada acara pelatihan administrasi PKK di Desa Telang Kecamatan Paju Epat Kabupaten Barito Timur, Rabu (22/9). Dijelaskan Munita, jika pengurus PKK sudah memahami tugas dan fungsinya maka pengelolaan administrasi di desa tertata dengan baik. “Baiknya administrasi PKK di desa dapat menunjang peran PKK di desa tersebut,” jelasnya.

Sementara itu Plt. Camat Paju Epat Welly Ananda, S,STP, MM dalam sambutanya mengharapkan peserta pelatihan dapat mengikuti kegiatan dengan baik,  dan mampu mengaplikasikan ilmu dalam tugasnya sebagai pengurus PKK desa. “Ikuti pelatihan dengan baik dan aplikasikan nanti di lapangan,”ujar Welly.

ANTUSIAS- Pengurus PKK Desa Telang Kecamatan Paju Epat Kabupaten Barito Timur serius mengikuti kegiatan pelatihan administrasi PKK, Rabu (22/9).

Pelataihan administrasi PKK di Desa Telang ini disambut baik oleh pengurus PKK desa setempat, selain sebagai tempat berbagi ilmu, kegiatan tersebut sebagai tempat berbagi pengalaman. Salah satu peserta pelatihan Titi Sumanti yang juga wakil ketua IV TP PKK Desa Telang  mengucapkan terima kasih atas ilmu yg diberikan oleh pengurus TP PKK Kabupaten. Dia mengharapkan agar pelatihan seperti ini dapat dilaksanakan  lagi.  (cak/diskominfops)

BAKAL BERURUSAN DENGAN KEJAKSAAN, JIKA NUNGGAK TAGIHAN PDAM

BAKAL BERURUSAN DENGAN KEJAKSAAN, JIKA NUNGGAK TAGIHAN PDAM

NOTA KESEPAHAMAN – Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Timur Panahan Moetar, SE, M.Si, menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman  antara Kejaksaam Negeri Kabupaten Barito Timur dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Barito Timur dan Kecamatan Karusen Janang dalam hal bidang hukum perdata dan tata usaha negara, Selasa (21/9) kemarin.

TAMIANG LAYANG – Pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Kabupaten Barito Timur bakal berurusan dengan pihak Kejaksaan, hal itu terjadi jika pelanggan memiliki tunggakan pembayaran tagihan air bersih. Pasalnya PDAM telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Kejaksaan wilayah itu, di Aula Kejaksaan Negeri Barito Timur, Selasa (21/9) siang . Hal tersebut terkait masalah bidang hukum perdata dan tata usaha negara.

Selain dengan PDAM kejaksaan juga MoU dengan Kecamatan Karusen Janang. Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Timur Panahan Moetar, SE, M.Si, Kajari Daniel Pannangan, Kasi Datun, Kasi Intel, Direktur PDAM, dan Camat Karusen Janang.

“Kejari Bartim siap melakukan pendampingan terkait penagihan tunggakan pelanggan PDAM,” ucap Daniel Pannangan, kepada awak media. Dikatakan Daniel, PDAM merupakan perusahaan milik daerah. Di salah satu sisi terdapat tunggakan, kehadiran Kejaksaan ini untuk melakukan pendampingan penagihan tunggakan tersebut. “Perusahaan milik daerah, ada uang negara di dalamnya. Besarnya tunggakan dapat memicu kerugian negara,” ungkapnya.

Dijelaskan Daniel, Pendampingan dalam hal ini, nantinya para pelanggan yang memiliki tunggakan akan diundang ke Kejari, akan ditelusuri yang menjadi kendala hingga banyak tunggakan. Selain itu, penjelasan dari para pelanggan akan menjadi masukan juga untuk PDAM. “Kejaksaan memanggil tersebut, apabila ada surat permohonan dari pihak PDAM dan memberikan SKK. Selain itu Kami hadir juga untuk masyarakat, apa yang menjadi kritik pelanggan akan kami sampaikan ke PDAM sehingga pelayanan dapat diperbaiki,” Sambungnya.

Ditambahkan Daniel, meski sudah ada Mou dengan Kejari bukan berarti para pihak yang melakukan MoU luput dari pengawasan. “Saat ini sudah banyak yang meminta pendampingan ke Kejari seperti dari SOPD, Kecamatan hingga desa, jika ditemukan ada kesalahan dan ada perbuatan melawan hukum tentu kami akan proses sesuai koridor yang berlaku,” pungkasnya.(cak/diskominfops)

HARI KE-4 TES SKD CPNS TERKENDALA JARINGAN

HARI KE-4 TES SKD CPNS TERKENDALA JARINGAN


BERBINCANG- Kepala Bidang Pengadaan, Formasi, Mutasi, Pemberhentian, Pensiun, Informasi dan Data BKPSDM Kabupaten Barito Timur  Sapta Prasetyo, S.IP, MA (kanan) saat berbincang-bincang dengan Kepala Pelayanan Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfops Barito Timur Limer, S,Pd, MM (kiri), Selasa (21/9) di SMAN 1 Tamiang Layang.

TAMIANG LAYANG- Tes seleksi kompetensi dasar (SKD) untuk calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten Barito Timur, Senin (20/9) mengalami kendala jaringan internet. Akibatnya jadwal pelaksanaan Tes SKD molor dari jadwal yang telah ditapkan panitia. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Diskominfops Kabupaten Barito Timur  gangguan internet ini terjadi, pada sistem komunikasi kabel laut JaSuKa (Jawa, Sumatera dan Kalimantan) ruas Batam-Pontianak.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Kabupaten Barito Timur Jhon Wahyudi, AP, M.Si melalui Kepala Bidang Pengadaan, Formasi, Mutasi, Pemberhentian, Pensiun, Informasi dan Data BKPSDM Sapta Prasetyo, S.IP, MA yang  berhasil diwawancarai Diskominfops Kabupaten Barito Timur, Selasa (21/9) membenarkan  kendala tersebut.  Meski mengalami gangguan jaringan internet dan jadwal tes sempat molor, namun seluruh peserta di hari ke empat berhasil mengikuti tes seleksi kompetensi dasar.

“Hari ke empat (Senin (20/9), red)  kemarin tes SKD selesai pukul 21.40 WIB dari jadwal yang ditetapkan pukul 17.10 WIB, “ terang Sapta Prasetyo. Kepala Bidang Pengadaan, Formasi, Mutasi, Pemberhentian, Pensiun, Informasi dan Data BKPSDM inipun menjelaskan sistem jaringan yang digunakan dalam tes SKD ini adalah Telkomsel, karena Telkomsel ada gangguan maka jaringan dialihkan menggunakan proider Indosat dan XL. “Meski Senin (20/9) kemarin ada ganggunan, namun semuanya bisa diatasi,” terang Sapta.

Alumni STPMD “APMD” Yogyakrata ini juga mengatakan di hari Sabtu (18/9) lalu pihaknya juga sempat mengalami gangguan pada server yang ada di BKN. Akibat gangguan itu tes juga sempat mundur kurang lebih 2 jam. “Mudah-mudahan hari ini tidak ada gangguan. Semuanya berjalan dengan lancar,” harap pria murah senyum ini.

STERIL-Setelah digunakan duduk oleh peserta Tes seleksi kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) sesi pertama, tempat duduk di ruang antre disterilkan kembali dengan menyemprotkan cairan disinfektan oleh petugas dari BKN Banjarmasin, Selasa (21/9).

Ketika ditanya apakah ada peserta tes CPNS yang terpapar covid-19?, Alumni Pasca Sarjana Universitas Gajahmada Yogyakarta ini mengatakan, sampai dengan hari ke 5 dari 700 peserta yang seharusnya ikut tes SKD, ada dua yang terkonfirmasi positif covid-19 berdasarkan  hasil swab antigen. Bagi peserta yang terkonfirmasi positif covid-19, ujar Sapta, diminta mengirimkan hasil swab antigen dan surat keterangan dari dokter, yang menyatakan bahwa yang bersangkutan memang benar terpapar covid-19 dan harus menjalani isolasi.

“Hasil swab antigen dan surat keterangan dari dokter tersebut dikirim secara online ke panitia daerah. Setelah itu kami teruskan ke BKN pusat,” jelas Sapta. Selanjutnya, terang Sapta, BKN pusat lah yang akan menentukan kapan dan di mana peserta tes CPNS tersebut akan melaksanakan tes susulan.”Yang pastinya peserta yang terpapar tersebut telah selesai menjalani isolasi,” terang Sapta.

Sementara itu pantaun Diskominfops Barito Timur, Selasa (21/9) pagi, sesi pertama pelaksanaan tes SKD CPNS Kabupaten Barito Timur di SMAN 1 Tamiang Layang berjalan lancar. Jaringan internet Senin (20/9) yang sempat gangguan kini normal kembali.  Panitia pun tampak sumringah dan dapat menjalankan tugas seperti biasa. (cak/diskominfops)

BERIKAN MOTIVASI, BUPATI BARTIM TINJAU VAKSIN DI TAMIANG LAYANG & AMPAH

BERIKAN MOTIVASI, BUPATI BARTIM TINJAU VAKSIN DI TAMIANG LAYANG & AMPAH

TINJAU VAKSIN-Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas, bersama Forum Pimpinan Daerah dan Kepala SOPD, saat meninjau kegiatan vaksinasi covid-19 di Tamiang Layang Kecamatan Dusun Timur dan Ampah Kecamatan Dusun Tengah, Sabtu (18/9) lalu.

TAMIANG LAYANG- Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas memberikan semangat dan motivasi kepada para siswa-siswi peserta vaksinasi covid-19 di Kabupaten Barito Timur. Semangat dan motivasi diberikan agar para siswa-siswi tersebut tidak takut dan panik saat menjalani vaksin. Semangat dan motivasi tersebut disampaikan Bupati Barito Timur  Ampera AY Mebas saat meninjau pelaksanaan vaksinasi covid-19 di Gedung Tenis Indor Jalan Nansarunai Tamiang Layang dan Gedung Olahraga di Ampah Kecamatan Dusun Tengah.

Selain memberi motivasi kepada peserta vaksin, orang nomor satu di Gumi Jari Janang Kalalawah ini juga memberi semangat kepada petugas kesehatan yang saat itu menjalankan tugas.

Perlu diketahui dalam 1 hari (Sabtu (18/9) Bupati Barito Timur meninjau dua lokasi pelayanan vaksin yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur di Tamiang Layang dan Ampah. Bupati Barito Timur tak sendiri, beliau didampingi oleh Wakil Bupati Barito Timur Habib Said Abdul Saleh dan istri, Ketua TP PKK Kabupaten Barito Timur Ny.Munita Mustika Dewi Ampera AY Mebas, Forpimda Kabupaten Barito Timur, Kepala SOPD Kabupaten Barito Timur.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur dr.Jimmi W.S Hutagalung, M.Mkes kepada diskomingops Kabupaten Barito Timur mengatakan target peserta vaksin adalah anak-anak usia 12 s/d 17 tahun di Tamiang Layang dan Ampah. Vaksin inipun tidak dipungut biaya.

“Vaksinasi Gratis dengan sasaran Anak – anak dan masyarakat umum. ini tak lain untuk mencegah semakin banyaknya usia remaja dan usia tua terpapar covid-19,” jelas dr Jimmi. Kepala Dinas Kesehatan Barito Timur  ini mengungkapkan, selain dikhususkan untuk anak sekolah 12-17 tahun masyarakat umum dan rentan,   pelayanan publik (ASN : PNS-PHT-PHL) juga dilayani.

Dijelaskan dr Jimmi, pihaknya menyiapakan kurang Lebih 800 dosis pertama untuk vaksin Sinovac dan selanjutkan akan dilakukan secara bertahap.

Pantauan diskominfops Bartim Sabtu (18/9) lalu,  Pelaksanaan vaksinasi khusus anak-anak usia 12 -17 tahun  dimulai sejak pukul 08.00 WIB pagi sampai pukul 12.00 WIB.sedangkan vaksin bagi masyarakat umum dimulai pukul 13.00 wib s/d 16.00 wib.

Sementara itu petugas tenaga kesehatan yang diturunkan untuk kegiatan vaksin di Lapangan Tenis Indoor  Nakes Rumah sakit, anggota Nakes Puskesmas Tamiang  layang,Puskesmas Edison Jaar, Puskesmas Dayu dan Puskesmas Tampa.(winda-diskominfopsbartim)

PEMKAB BARTIM BANGUN TPS3R

PEMKAB BARTIM BANGUN TPS3R


PERSIAPAN- Inilah Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) yang dibangun Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Timur di Komplek Janah Munsit, Tamiang Layang.

TAMIANG LAYANG- Pemerintah Kabupaten Barito Timur melakukan trobosan baru dalam hal pengelolaan sampah. Salah satunya dengan membangun Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R). Pengelolaan sampah moderan tersebut dibangun di Komplek Janah Munsit Kecamatan Dusun Timur. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Barito Timur Lurikto, SP, MM kepada diskominfops Barito Timur mengatakan bangunan TPS3R sudah selesai dibangun dan tinggal menunggu peresmian.

Dengan dibangunya TPS3R ini Kepala DLH Bartim berharap, TPS3R ini tidak hanya menjadi solusi pengeolahan sampah, tetapi juga dapat menjadi saran untuk edukasi masyarakat, pusat pendidikan dan pusat belajar bagi banyak orang, serta dapat menginspirasi warga untuk memahami panangaanan sampah secara berkelanjautan, sehingga warga dapat lebih menjaga lingkungannya.

Perlu diketahui Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) merupakan sistem pengelolaan dan teknologi pengolahan sampah.  TPS3R ini dimaksudkan sebagai solusi dalam mengatasi persoalan sampah dan dampak yang ditimbulkannya. Melalui TPS3R ini, tidak hanya persoalan pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh sampah yang dapat dikurangi, namun juga dihasilkan produk-produk yang bernilai ekonomis dari sampah yang diolah tersebut.

 Teknologi  TPS3R adalah sistem pengolahan sampah dengan inovasi teknologi mesin pencacah sampah dan pengayak kompos yang lebih efektif dan efesien. Hasil pengolahan sampah organik berupa kompos digunakan untuk pupuk. (cak/diskominfopsbartim)

BKPSDM BARTIM LAKSANAKAN TES KOMPETENSI CPNS & PPPK NON-GURU

BKPSDM BARTIM LAKSANAKAN TES KOMPETENSI CPNS & PPPK NON-GURU

CEK SUHU TUBUH– Sebelum melakukan registrasi para peserta tes kompetensi CPNS & PPPK non-guru di Kabupaten Barito Timur diwajibkan melakukan pemeriksaan suhu tubuh.

TAMIANG LAYANG- Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Barito Timur, Jumat (17/9) melaksanakan tes kompetensi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) non-guru. Lokasi pelaksanaan di SMAN 1 Tamiang Layang.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Kabupaten Barito Timur Jhon Wahyudi, AP, M.Si melalui Kepala Bidang Pengadaan, Formasi, Mutasi, Pemberhentian, Pensiun, Informasi dan Data BKPSDM Sapta Prasetyo, S.IP, MA mengatakan, jumlah seluruh peserta tes kompetensi sebanyak 961 orang, terdiri dari 915 CPNS dan 46 orang PPPK non-guru. Tes Kompetensi dilasanakan selama 6 hari mulai tanggal 17 sampai dengan 22 September 2021. Sapta mengatakan, dalam tes tersebut pihaknya menyediakan dua ruangan. Satu ruangan berisi 25 orang.

Alumni STPMD “APMD” Yogyakarta ini menjelaskan, para peserta tes kompetensi harus mematuhi tata tertib yang ditentukan panitia, salah satunya yaitu mematuhi protocol kesehatan. “Berdasarkan rekomendasi Ketua Satgas Covid-19 pelaksanaan seleksi CPNS  tahun 2021 wajib dilaksanakan dengan protocol kesehatan secara ketat,” tegas Sapta Prasetyo.

Sementara itu pantaun Diskominfops Barito Timur di lapangan, saat melakukan registrasi peserta ada mengalami beberapa kendala. Diantaranya  wajah tidak terdeteksi karena foto yang terlampir di kartu ujian tidak sama dengan asli.  Ada juga peserta tertinggal kartu peserta ujian. Menyikapi hal tersebut pihak BKPSDM  sudah berupaya membantu, dengan cara mencetak ulang kartu peserta. Namun sayang karena keterlambatan waktu peserta tersebut tidak dapat mengikuti tes. Dengan rasa sedih, dia pergi meninggalkan lokasi tes.

Kegiatan Tes Kompetensi, Jumat (17/9) mendapat perhatian Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Timur Panahan Moetar, SE,M.Si. Sekda Bartim datang meninjau ke lokaksi ujian CASN di SMAN 1 Tamiang Layang. Sekda Bartim meminta setiap peserta harus menerapakan protokol kesehatan dan harus disiplin.(winda/Fredy-Diskominfopsbartim).