VAKSIN- Seorang warga terlihat santai ketika vaksinator menyuktikan vaksin ketubuhnya. Warga ini mengikuti vaksinasi massal RSUD Tamiang Layang, Jumat (8/10).
DISKOMINFOPS –
Sebanyak 5 orang dokter patologi klinik diterjunkan oleh pihak RSUD Tamiang
Layang. Kelima dokter tersebut diturunkan dalam kegiatan vaksinasi massal di
RSUD Tamiang Layang, Jumat (8/10) pagi. Tak hanya lima dokter, pihak RSUD
Tamiang Layang juga menurunkan empat orang tenaga vaksinator. Kegiatan vaksin
massal ini direspon positif oleh
masyarakat. Buktinya banyaknya warga yang antusias mengikutinya.
Direktur RSUD Tamiang
Layang, dr. Vinny Safari kepada sejumlah awak media menyampaikan, jumlah
peserta vaksinasi massal yang diselenggarakan rumah sakit di luar dugaan.
Pasalnya, melebihi dari target awal hanya 300 dosis.
“Karena ada
tambahan peserta atau warga yang datang langsung sehingga kita koordinasi Dinas
Kesehatan dan ditambah 98 dosis,” jelas Vinny.
Menurutnya, vaksinasi
diselenggarakan membantu pemerintah daerah untuk mengejar herd immunity dengan capaian 70 persen diakhir tahun. Pihaknya juga
komitmen tetap memenuhi hak masyarakat untuk menerima dengan membuka layanan
vaksin setiap hari kerja Senin – Jumat.
Vinny mengimbau,
warga masyarakat meski telah divaksin tidak melepas kebiasaan dalam menerapkan
protokol kesehatan. Dengan patuh terhadap 5 M yakni, memakai masker, mencuci
tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, menghindari kerumunan. (cak/diskominfops)
GURU PENGGERAK- Puluhan Peserta Lokakarya 0 dari Kepala Sekolah, Guru dan Pengawas Sekolah seirus mengikuti kegiatan. Acara ini diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Ilmu Pengetahuan Alam P4TK IPA Bandung, Minggu (9/10).
DISKOMINFOPS- Tenaga pendidik (guru) di Kabupaten
Barito Timur mengikuti lokakarya 0 secara vritual. Kegiatan yang diselenggarkan
oleh Pusat Pengembangan dan
Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga
Kependidikan Ilmu Pengetahuan Alam P4TK IPA Bandung ini dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan
Kabupaten Barito Timur Sabai, S.Pd, MM di Aula Hotel Ade Tamiang Layang, Minggu
(9/10).
Kepala
PPPPTK IPA Bandung Enang
Ahmadi, S.Pd., M.Pd dalam sambutannya mengatakan lokakarya 0 merupakan rangkaian kegiatan Program
Pendidikan Guru Penggerak (PGP).
Kegiatan lokakarya ini, ujar Enang, merupakan hasil kerjasama PPPPTK IPA
dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah. Enang mengatakan,
tujuan lokakarya perdana ini adalah mengenalkan ekosistem belajar kepada Calon
Guru Penggerak (CGP) yang telah lulus seleksi dari Kabupaten Barito Timur.
Mereka diharapkan dapat mengidentifikasi dukungan yang diperlukan selama proses
pendidikan dan menyusun rencana belajar, serta dapat mengidentifikasi
kesulitan-kesulitan yang akan muncul saat program berlangsung selama sembilan
bulan kedepan.
Sementara itu dalam sambutanya Kepala Dinas Pendidikan
Kabupaten Barito Timur Sabai, S.Pd., MM
menyambut baik pelaksanaan kegiatan lokakarya perdana ini. Dia berharap kegiatan ini dapat mengimbaskan kepada sebanyak
mungkin guru-guru di Kabupaten Barito Timur agar ada dampak yang signifikan
pada kualitas proses belajar mengajar di kelas.
Perlu diketahui Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP)
adalah program pendidikan bagi guru yang diselenggarakan secara simultan dan
serentak di seluruh Indonesia. Program PGP adalah langkah strategis pemerintah,
dalam hal ini Kemendikbudristek, untuk mewujudkan guru yang berdaya dan
memberdayakan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang berorientasi pada
peningkatan proses dan hasil belajar peserta didik.
Rancang bangun program PGP menggunakan pendekatan
andragogi dan blended learning selama sembilan bulan. Program tersebut didesain
untuk mendukung hasil belajar yang implementatif berbasis lapangan. Untuk itu
maka 70% kegiatan dilakukan dalam bentuk on-the-job training di mana guru
sebagai peserta PGP tetap bertugas mengajar dan menggerakkan komunitas di
sekolah. Sementara, 20% kegiatan dirancang dalam bentuk kegiatan belajar
bersama rekan sejawat dan 10% lainnya dilakukan dalam bentuk pembelajaran
bersama Instruktur, Fasilitator, dan Pengajar Praktik.
Lokakarya Perdana di Kabupaten Barito Timur ini sendiri
diselenggarakan pada 9 Oktober 2021, dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan
Kabupaten Barito Timur, serta pejabat dinas terkait lainnya, dan diikuti oleh
15 guru Calon Guru Penggerak (CGP) Kabupaten Barito Timur, tiga orang
Pendamping Praktik (PP), Kepala Sekolah dari guru CGP peserta program, serta
para Pengawas Sekolah di setiap jenjang pendidikan.(lim/diskominfops)
RAPERDA-Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas dan jajarannya saat menyampaikan penjelasan rancangan peraturan daerah tentang perusahaan umum daerah air minum Tirta Janang dalam rapat paripurna di DPRD Kabupaten Barito Timur, Jumat (8/10).
DISKOMINFOPS- Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas menjelaskan rancangan peraturan daerah tentang perusahaan umum daerah air minum Tirta Janang. Penjelasan tersebut disampaikan orang nomor satu di Gumi Jari Janang Kalalawah ini pada rapat paripurna di ruang rapat DPRD Kabupaten Barito Timur, Jumat (8/10). Kehadiran Bupati Barito Timur di ruang rapat tersebut atas undangan dari Ketua DPRD Kabupaten Barito Timur Nur Sulistio, S.Pd.I.
Dalam surat
nomor: 005/450/DPRD/2021, tertanggal 7 Oktober 2021, Ketua DPRD Kabupaten
Barito Timur meminta Bupati Barito Timur agar hadir dan mengikuti rapat
paripurna IV masa sidang 1 tahun 2021, yang dilaksanakan di ruang rapat DPRD
Kabupaten Barito Timur, Jumat 8 Oktober 2021.
Melelui surat itu juga Ketua DPRD Kabupaten Barito Timur meminta agar Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas mengajak atau menghadirkan Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Timur, Para Asisten, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Kepala Bagian Hukum Setda Barito Timur, Kepala Bagian Ekonomi Setda Barito Timur, dan Direktur PDAM Kabupaten Barito Timur. Atas undangan tersebut Bupati Barito Timur dan jajarannya pun hadir.(cak/diskominfops)
RESTOCKING- Kepala Dinas Perikanan dan Perternakan Kabupaten Barito Timur Mishael, S.Pi, SE,MM, Camat Dusun Timur Ristanto, S.STP, Kepala Desa Serapat dan jajaran dari PT SGM serta tokoh masyarakat melepaskan benih ikan betok dan kalabau di Sungai Serapat dan Embung Sungai Sirau, Jumat (8/10).
DISKOMINFOPS-Pemerintah
Kabupaten Barito Timur berupaya menambah populasi dan keragaman jenis ikan di
Gumi Jari Janang Kakalawah. Caranya dengan melaksanakan program restockingdi daerah yang dinilai krisis ikan
tangkapan. Jumat (8/10) siang, Kepala Dinas Perikanan dan Perternakan (DPP)
Kabupaten Barito Timur dan jajaranya melepas 60 ribu benih ikan. benih ikan
yang dilepas adalah ikan betok dan ikan kalabau.
Kepala Dinas
Perikanan dan Peternakan Kabupaten Barito Timur Mishael, S.Pi, SE,MM dalam pers
rilisnya yang disampaikan ke diskominfops kab.barito timur mengatakan, kegiatan
restockingini terlaksana atas
kerjasama Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Barito Timur dengan
BPBAT Mandiangin. “Ada 60.000 ribu benih ikan yang terdiri dari
45.000 ekor benih ikan betok dan 15.000 ekor
benih ikan kelabau yang disebar,” ujar Mishael.
Pria
berkacamata ini menjelaskan dari 45 ribu ekor benih ikan betok, 40.000 ekor
ikan dilepas di Sungai Sarapat dan 5000 ekor dilepas di Embung Sirau. Sedangkan
15.000 ekor ikan kelabau dilepas semuanya di Sungai Serapat.Dengan dilepasnya
benih ikan tersebut, Kepala Dinas Perikanan dan Perternakan Kabupaten Barito Timur
berharap dapat meningkatkan populasi dan keragaman jenis ikan Sungai Serapat
dan Embung Sirau. Hadir dalam acara tersebut Camat Dusun Timur Ristanto, S.STP,
Kepala Desa Serapat, jajaran dari PT
SGM, tokoh masyakat dan perwakilan dari BPBAT Mandiangain.
Perlu
diketahui restocking adalah salah satu upaya penambahan stok ikan tangkapan
untuk ditebarkan diperairan umum. Dimana perairan tersebut dinilai telah
mengalami krisis ikan akibat padat tangkapan atau tingkat pemanfaatanya
berlebihan.(cak/diskominfops).
PELATIHAN-Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas memberikan sambutan serta membuka acara pelatihan pemanfaatan padlet dan edugame wordwall dalam pembelajaran virtual, Jumat (8/10) di SMKN 2 Tamiang Layang.
DISKOMINFOPS-
Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas apresiasi dan mendukung kegiatan pelatihan pemanfaatan padlet dan edugame wordwall
dalam pembelajaran virtual, yang dilaksanakan oleh
Ikatan Guru Indonesia (IGI). Pasalnya pelatihan tersebut dapat meningkatkan kemampuan guru
menjadi lebih baik. Dengan kualitas guru yag baik maka kualitas pembelajaran siswa akan
lebih baik dan menyenangkan. Demikian disampaikan Bupati
Barito Timur Ampera AY Mebas dalam sambutannya sekaliigus membuka acara pelatihan pemanfaatan padlet dan edugame wordwall dalam
pembelajaran virtual,
Jumat (8/10) di SMKN 2 Tamiang Layang.
Bupati Barito
Timur berharap, ke depan pelatihan penggunaan pembelajaran online melalui platform
yang bervariasi perlu ditingkatkan,
bukan hanya pembelajaran online saja, namun media-media pembelajaran
yang inovatif juga perlu dilatih dan didampingi. Untuk itu kualitas pelatihan
dan pendampingan agar selalu ditingkatkan terus, harapnya.
Orang nomor satu di Gumi
Jari Janang Kalalawah ini berharap IGI menjadi organisasi yang mampu bekerja sama, bermitra
dan bersinergi dengan stakeholder ataupun
organisasi lain yang berpihak, dan dapat mendukung
kemajuan, kelancaran, dan eksisnya sebuah organisasi.
“Kedatangan
saya ini merupakan salah satu bukti dukungan pemerintah daerah atas
keberlangsungan organisasi pendidikan
di Kabupaten Barito Timur,” terang Ampera.
Mantan
Anggota DPRD Tabalong ini pun berharap kerjasama kemitraan dengan stakeholder maupun organisasi lain
terus dipertahankan atau ditingkatkan, bahkan bila perlu dengan pihak luar. “Untuk itu kreativitas dan produktivitas dari ketua
dan pengurus
organisasinya harus
ditingkatkan juga, agar program-program kegiatan yang telah disusun dapat
terlaksanan dengan baik,” harap Ampera.
Bupati
Barito Timur pun mengatakan Pemerintah Daerah mendukung penuh
semua
kegiatan dan program yang dirancang dengan tujuan positif, untuk kemajuan dan
perkembangan Kabupaten Barito Timur yang kita cintai bersama ini.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten
Barito Timur Sabai, S,Pd, MM dalam sambutannya menyambut baik kegiatan tersebut. Dia berharap kegiatan pelatiahan tersebut bisa membuka wawasan baru
bagi para pendidik dalam bidang teknologi dan informasi untuk pengembangan
Pembelajaran yang lebih baik di Kabupaten Barito Timur. Diakhir sambutanya Kepala Dinas Pendidikan
Kabupaten Barito Timur ini mengucapkan selamat
berlatih kepada seluruh
peserta pelatihan, semoga pelatihannya dapat berjalan dengan lancar,
baik dan sukses, serta membawa perubahan yang lebih baik,
harapnya.(cak/diskominfops)
MoU- Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Barito Timur Drs. Frindiano Leloni,MM saat akan melakukan perjanjian kemitraan program transpormasi perpustakaan berbasis inskulsi sosial dengan Perpustakaan Desa Maharati Desa Pulau Padang yang dihadiri Kepala Desa Pulau Padang Karlianto, Rabu (6/10).
DISKOMINFOPS- Kepala Desa Pulau Padang Kecamatan Patangkep Tutui serius dalam membangun Perpustakaan Maharati Desa Pulau Padang. Bukti keseriusan itu, baru-baru ini Kepala Desa Pulau Padang Karlianto menandatangai Memory of Under Standing (MoU) dengan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Barito Timur Drs. Frindiano Leloni,MM. Tujuan MoU itu tentu untuk memperkuat peran perpustakan di desa tersebut. Penandatanganan kerja sama ini dilaksanakan di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Jalan Nansarunai, Tamiang Layang, Rabu (6/10).
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Barito Timur Drs. Frindiano Leloni,MM melalui pers rilisnya yang dikirim ke Diskominfops Barito Timur mengatakan perjanjian tersebut dalam bentuk kemitraan program transformasi perpustakaan berbasis inskulsi sosial. Dijelaskan Frindiano pihaknya membantu memperkuat perpustakaan Maharati dengan meningkatkan kualitas sumberdaya manusia melalui peningkatan kemampuan literasi, yang diharapkan dapat meningkatkan kreativitas masyarakat dan mengurangi kemiskinan akses informasi.
“Kami akan meningkatkan kapasitas bagi pengelola perpustakaan desa melalui pelatihan, pendampingan dan monitoring perpustakaan desa dan monitoring kegiatan perpustakaan desa dalam layanan buku, komputer dan internet,” beber Frindiano menjelaskan kewajiban pihaknya dalam kerja sama tersebut. Tak hanya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan yang memiliki kewajiban dalam perjanjian tersebut, pihak desa juga memiliki tanggungjawab.
“Pihak kedua dalam hal ini Kepala Desa Pulau Padang harus berkontribusi terhadap pengurangan kemiskinan informasi dengan memberikan akses internet gratis kepada masyarakat,” terang Frindiano. Tak hanya itu pihak Desa Pulau Padang juga harus meningkatkan penggunaan layanan perpustakaan oleh masyarakat, mendukung pengembangan perpustakaan desa, melakukan pendokumentasian secara online semua kegiatan, dan mempublikasikan semua kegiatan.(cak/diskominfops)
CINDERAMATA- Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas menyerahkan cinderamata kepada Plt. Kepala Stasiun TVRI Kalimantan Tengah Yuliyus Andriansyah saat melakukan audensi Di Rumah Jabatan Bupati Barito Timur, Selasa (5/10).
DISKOMINFOPS– Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas menargetkan herd immunity di Kabupaten Barito Timur dapat tercapai 70 persen di akhir tahun 2021 nanti. Target inipun realistis, pasalnya Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui dinas terkait dan Forkopimda melakukan vaksinasi covid-19 dengan jemput bola hingga kepolosok. Hal ini diungkapkan oleh Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas saat audensi dengan Plt. Kapala Stasiun TVRI Kalteng Yuliyus Andriansyah dan jajarnnya, Selasa (5/10). Dengan capaian vaksinasi tersebut maka menjadi salah satu bentuk kesiapan untuk menghadapi Pembelajaran Tatap Muka.
Sementara itu Plt. Kepala Stasiun
TVRI Kalteng Yuliyus Andriansyah yang dikonfirmasi kontributor MMC Diskominfops
Bartim membenarkan, Ia dan jajaranya melakukan audiensi dengan Bupati Barito
Timur Ampera Y. Mebas di Tamiang Layang.
Yuliyus Andriansyah menceritakan,
pada kesempatan pihaknya menyampaikan kontrak kerjasama penyiaran antara TVRI
Kalimantan Tengah di era digitalisasi saat ini, dengan pemerintah Kabupaten
Barito Timur. “Dan juga dilakukan rekaman dialog tentang keberhasilan
pembangunan di Barito Timur terkait kemajuan pembangunan infrastruktur, ekonomi
kerakyatan, pembangunan keagamaan, pendidikan hingga sektor kesehatan dan upaya
pemerintah Kabupaten dalam menangani pandemi Covid-19,” papar Yuliyus
Pria berkulit putih ini pun
menjelaskan ada beberapa hal yang disampaikan oleh Bupati Barito Timur terkait peningkatan SDM di Gumi Jari Janang
Kalalawah, diantaranya dengan menyekolahkan 50 orang putra daerah untuk
mengambil kuliah kedokteran. “Bupati
juga menyampaikan terbukanya akses jalan darat hingga ke pelosok desa mengingat
Kabupaten Barito Timur menjadi salah
satu penghasil gabah terbesar di Kalimantan Tengah,” terang Yuliyus.
Di akhir audiensi, ujar
Yuliyus, dilakukan tukar cendera mata. Bupati
Barito Timur menyerahkan replika Gunung Perak yang melambangkan pohon kehidupan
yang saat ini tengah dibangun dalam bentuk tugu sebagai salah satu icon untuk Kabupaten
Barito Timur.(cak/diskominfops)
POSE- Usai penandatanganan perjanjian kerja sama Direktur Bank Kalteng dan jajaranya foto bersama dengan Direktur PDAM Barito Timur dan jajaranya.
DISKOMINFOPS-
Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Barito Timur terus berbenah. Kali
ini Badan Uaha Miliki Daerah ini memanjakan pelangganya. Caranya dengan
menyediakan pembayaran tagihan PDAM melalui reking PDAM secara vritual. Senin
(4/10) kemarin PDAM Kabupaten Barito Timur menandatangi perjanjian kerja sama
dengan Bank Kalteng. Tanda tangan perjanjian tersebut di laksanakan di Kantor
PDAM Kabupaten Barito Timur Jl. Haringen RT. 10 Tamiang Layang. Tujuan perjanjian
tersebut menyediakan pembayaran rekening PDAM lewat Bank melalui metode virtual
account, sms banking, ATM dan lain-lain
Direktur PDAM
Kabupaaten Barito Timur Hendroyono melalui pers rilisnya mengatakan perjanjian
kerja sama ini untuk memudahkan pelanggan melakukan pembayaran. “Point pentingnya
adalah agar pelanggan dapat lebih mudah melakukan pembayaran melalui ATM, SMS
Banking dan sistem Virtual Account secara digital,” terang Hendroyono.
Dijelaskan Direktur PDAM, kerjasama ini sudah dijajaki sejak April 2021 lalu antara
IT Bank Kalteng dan IT PDAM. Dengan adanya kerja sama ini diharapkan para
pelanggan agar lebih mudah dalam pembayaran. “Ini merupakan komitmen kami untuk
melayani masyarakat pengguna PDAM agar terasa nyaman,aman serta memperkecil
resiko hal hal yang tidak kita inginkan,” terang Hendroyono.(cak/diskominfops)
ASESMEN NASIONAL – Para pelajar SMP sederajad di Kabupaten Barito Timur mengikuti Asesmen Nasional mulai dari Senin 4 Oktober sampai dengan 7 Oktober 2021.
DISKOMINFOPS-
Asesmen
Nasioanal (AN) tingkat SMP sudah dimulai. Di Kabupaten Barito Timur kegiatan AN
ini dimulai Senin, 4 Oktober 2021 sampai dengan Kamis 7 Oktober 2021. Kepala
Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur Sabai, S.Pd., MM melalui
pers rilisnya mengatakan pelaksakasanaan Asesmen Nasional Tahun 2021 berdasaran
Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Dinas Pendidikan
diberi tugas untuk melaksanakan aturan
tersebut sesuai dengan lingkup kewenangannya yang diatur oleh undang-undang.
“Dasar pelaksanaan AN tahun 2021 ini adalah Peraturan
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 17
Tahun 2021 tentang Asesmen Nasional dan berdasarkan lingkup kewenangan yang
diberikan undang-undang, maka yang menjadi tanggung jawab Dinas Pendidikan Kabupaten
adalah melaksanakan Asesemen Nasional jenjang sekolah SD dan SMP Sederajat”,
terang Sabai.
Dijelaskan bahwa tujuan dari Asesemen Nasional Tahun 2021
sebagaimana Peraturan Menteri tersebut merupakan program penilian terhadap mutu
setiap sekolah, baik madrasah dan kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah,
hal ini seiring dengan kebijakan Pemerintah dalam hal ini Kementerian
Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi yang tidak lagi melaksanakan Ujian
Nasional (UN).
“Mutu satuan pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar
murid yang mendasar yaitu literasi, numerasi, karakter dan kualitas proses
belajar mengajar serta iklim satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran.
Informasi tersebut diperoleh dari tiga instrumen utama yaitu Asesmen Kompetensi
Minimum (AKM), Survey Karakter dan Survey Lingkungan Belajar, selain itu
Asesemen Nasional bertujuan untuk menunjukkan apa yang seharusnya menjadi
tujuan utama satuan pendidikan, yakni pengembangan kompetensi dan karakter
murid, hal ini berbeda dengan UN yang mengukur kemajuan individu siswa dan
syarat digunakan sebagai syarat kelulusan pada jenjang pendidikan tertentu,“ jelas
Kepala Dinas Pendidikan.
Dari hasil Asesmen Nasional ini nanti akan diperoleh
pemetaan tentang mutu pendidikan di Kabupaten Barito Timur, sehingga akan
menjadi bahan bagi Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Pendidikan,
Kebudayaan, Riset dan Teknologi dan Pemerintah Daerah dalam mengambil kebijakan
dalam bidang pendidikan khususnya jenjang SMP sederajat pada masa mendatang.
Disampaikan juga oleh Kepala Dinas Pendidikan bahwa sekolah
yang mengikuti Asesemen Nasional tingkat SMP di Kabupaten Barito Timur, terdiri
dari 32 Sekolah SMP dan 3 Pendidikan
Kesetaraan Belajar Masyarakat (PKBM) setara SMP (Paket B) dan hari pertama AN
di Barito Timur berjalan dengan lancar.
“Pelaksanaan AN jenjang SMP Sederajat di Kabupaten Barito
Timur hari pertama hari ini telah berjalan dengan baik, dan semoga demikian
sampai akhir pelaksanaannya”, pungkas Kadis. (Am/disdik).
SARANGHAE- Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas foto bersama dengan Tenaga Kesehatan di Puskesmas Edison Jaar, usai meninjau lokasi puskesmas sementara di Rumah Susun Sederhana Sewa, Senin (4/10) pagi, di Desa Jaar Kecamatan Dusun Timur Kabupaten Barito Timur.
DISKOMINFOPS- Disela kesibukanya,
Senin (4/10) pagi Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas meninjau UPTD Puskesmas
Edison Jaar. Orang nomor satu di Gumi Jari Janang Kalalawah ini datang didampingi
oleh Kepala Dinas Kesehatan dr, Jimmy Hutagalung, M.MKes dan Kepala Dinas
Pekerjaan Umum Penataan Ruang Peruamahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten
Barito Timur Yumail J. Paladuk, ST, MAP.
Dalam kunjunganya ke Puskesmas
Edison Jaar Bupati Bartim memastikan fasilitas dan kebersihan lingkungan di
pusat pelayanan kesehatan masyarakat tersebut. Pasalnya Puskesmas Edison Jaar
baru saja menempati kantor baru di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa),
karena bangunan Puskesmas Edison Jaar sedang di rehab.
Pimpinan UPTD Puskesmas Edison
Jaar Ringkai, Amd Kep yang dikonfirmasi oleh kontributor MMC Dinas Komunikasi,
Informasi, Persandian dan Statistik Kabupaten Barito Timur membenarkan, bawah
Bupati Barito Timur telah berkunjung ke Puskesmas yang Ia pimpin. Dikatakan Ringkai kedatangan Bupati Barito
Timur untuk memastikan bawa Rusunawa lantai 2 dan 3 bersih, sebagai tempat
ruang isolasi covid-19.
“Kami akan lakukan gotong-royong pembersihan
Ruangan Rusunawa Lantai 2 dan 3 pada Kamis (7/10) mendatang dan telah
disepakati bersama kami dibantu oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Barito
Timur, Pegawai Kecamatan Dusun Timur, serta Pegawai Bagian Umum Setda Kabupaten
Barito Timur,“papar Ringkai.
Dijelaskan Pimpinan Puskesmas
Edison Jaar ini, pihaknya juga akan mengupayakan agar sarana air bersih di
Puskesmas tersebut berjalan dengan baik. “Bupati juga meminta semua pintu masuk
Rusunawa dikunci dengan baik. Demikian arahan Bapak Bupati Barito Timur saat
kunjungan ke Puskesmas Edison Jaar,” jelas Ringkai. Sebelum meninggalkan
Puskesmas Edison Jaar, ujar Ringkai, Ia bersama seluruh tenaga kesehatan di
Puskesmas Edison Jaar menyempatkan diri foto bersama Bupati Barito Timur dan
rombongannya.(cak/diskominfops)