DINAS PENDIDIKAN FASILITASI BALAI BAHASA PROVINSI KALIMANTAN TENGAH LAKSANAKAN PELATIHAN REVITALISASI SASTRA LISAN TUMET LEUT

DINAS PENDIDIKAN FASILITASI BALAI BAHASA PROVINSI KALIMANTAN TENGAH LAKSANAKAN PELATIHAN REVITALISASI SASTRA LISAN TUMET LEUT

CINDERAMATA -Kepala Balai Bahasa Provisni Kalimantan Tengan melalui Plt. Kasubbag Tata Usaha Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, Rebda Agus Prabowo, S.E. menyerahkan cinderamata kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur pada acara Pembukaan Pelatihan Revitalisasi Sastra Lisan Tumet Leut pada hari Selasa, 29 Maret 2022 di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur.

TAMIANG LAYANG– Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur mengadakan Pelatihan Revitalisasi Sastra Lisan Tumet Leut bagi Siswa SLTP dan SLTA se-Kabupaten Barito Timur pada Selasa—Kamis, 29—31 Maret 2022, di Tamiang Layang. Kegiatan yang diselenggarakan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur itu dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan, Sabai, S.Pd., M.M., didampingi oleh Plt. Kasubbag Tata Usaha Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, Rebda Agus Prabowo, S.E.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah Valentina Lovina Tanate, S.Pd, M.Hum.  diwakili Plt. Kasubbag Tata Usaha Rebda Agus Prabowo, S.E. melalui sambungan telepon genggam kepada kontributor MMC Barito Timur  menjelaskan  bahwa pelatihan itu merupakan salah satu kegiatan dalam program pelindungan dan pelestarian bahasa dan sastra Kalimantan Tengah. Agus juga mengapresiasi kerja sama yang baik antara Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah dan Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur, sekolah, guru pendamping, dan maestro sastra lisan tumet leut demi menjaga kekayaan budaya di Kabupaten Barito Timur.

Agus memaparkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan selama 3 (tiga) hari, adapun   narasumber dalam pelatihan itu ialah dua maestro tumet leut, Debbi Leriantoni, Rayanto, dan penyuluh-pegiat sastra dari Balai Bahasa, Elis Setiati, M.Hum. Pelatihan selama tiga hari itu merupakan pertemuan awal dan akan dilanjutkan dengan enam kali pertemuan bersama para narasumber. Selama masa pelatihan, para narasumber berharap peserta memanfaatkan dengan baik kesempatan belajar yang diberikan. Peserta diharapkan mampu melagukan atau menyanyikan prosa atau puisi lisan dalam bahasa Maanyan atau bahasa Maanyan Pangunraun. Selanjutnya peserta akan tampil dalam acara puncak, yaitu Festival Tumet Leut, yang akan dilaksanakan pada Mei 2022.  Semoga kegiatan ini didukung oleh pemangku kebijakan dan seluruh masyarakat di Kabupaten Barito Timur pintanya.

Agus juga berharap  ke depannya  agar Kegiatan Festival Tumet Leut bagi Siswa SLTP dan SLTA se-Kabupaten Barito Timur dalam Rangka Pelestarian dan Pendokumentasian Sastra Lisan Daerah mampu mendokumentasikan salah satu sastra lisan yang hidup di tengah masyarakat Kalimantan Tengah. Dari upaya pendokumentasian tersebut nantinya dapat menguatkan dan melestarikan sastra lisan di daerah agar tidak punah. Selain itu juga dapat meningkatkan kreativitas, apresiasi, dan rasa bangga masyarakat pada sastra lisan ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur Sabai, S.Pd., MM dalam sambutannya  menjelaskan bahwa Tumet Leut merupakan Budaya bernyanyi/ bertutur dengan menggunakan Bahasa Pangunraun (Sastra Kuno Dayak Maayan), dinyanyikan atau dituturkan  misalnya dalam acara adat natas ban’nyang di pemenuhan hukum adat pernikahan  warga Dayak Maanyan maupun dalam acara lain untuk menyampaikan petuah-petuah yang bijak . Seni ini tidak hanya menyajikan keindahan nada tetapi juga menyajikan keindah bertutur yang sangat menjunjung tinggi nilai sopan santun. Sabai berharap agar sastra lisan tumet leut harus dikembangkan dan dilestarikan. Peserta kegiatan diimbau untuk terus menggali ilmu tentang sastra lisan tumet leut agar tidak terlupakan atau punah pada masa yang akan datang ujarnya.

Di akhir sambutannya  Sabai  berterima kasih kepada Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah yang sudah memprogramkan Pelatihan Revitalisasi Sastra Lisan Tumet Leut  di Kabupaten Barito Timur secara khusus melibatkan Dinas Pendidikan untuk memfasilitasi kegiatan  ini. Ia berharap ke depannya kerjasama semacam ini terus ditingkatkan ujarnya. (Lim/Diskominfosantik).

WABUP BARTIM: AYO SEGERA LAPOR SPT TAHUNAN

KEGIATAN- Wakil Bupati Barito Timur Habib Said Abdul Saleh (dua dari kanan) saat menghadiri acara Pekan Panutan Penyampaian SPT Tahunan Tahun Pajak 2021, di Ruang Rapat Bupati Barito Timur, Selasa (29/3).

TAMIANG LAYANG – Wakil Bupati Barito Timur Habib Said Abdul Saleh mengimbau masyarakat agar segera melaporkan SPT Tahunan Orang Pribadi. Imbauan tersebut disampaikan Wabup saat menghadiri acara Pekan Panutan Penyampaian SPT Tahunan Tahun Pajak 2021 yang digelar di ruang rapat Kantor Bupati Barito Timur, Selasa, 29 Maret 2022.

“Saya mengimbau masyarakat dan ASN (Aparatur Sipil Negara) di lingkungan Pemkab Barito Timur untuk segera melaporkan SPT Tahunan Orang Pribadi sebelum tenggat waktu tanggal 31 Maret,” ujar Wabup dalam acara yang diadakan Pemkab dan Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan atau KP2KP Tamiang Layang itu.

Pada kesempatan tersebut dia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pembayar pajak atas kontribusinya dalam pembangunan Kabupaten Barito Timur.

“Meskipun pajak diadministrasikan oleh pemerintah pusat, pada akhirnya pajak akan kembali juga ke daerah, baik dalam skema Bagi Hasil Pajak maupun transfer ke daerah,” ungkap Wabup.

Dengan diadakannya kegiatan tersebut, Wabup berharap para pejabat daerah dan ASN dapat menjadi pribadi yang tertib administrasi perpajakan karena seiring dengan kemajuan teknologi, pelaporan pajak dapat dilakukan di mana saja melalui e-Filing, sehingga wajib pajak tidak perlu datang langsung ke kantor pajak.

Pada kegiatan tersebut, Wabup beserta jajarannya juga melaksanakan pelaporan SPT Tahunan secara serentak  didampingi oleh Kepala KP2KP Tamiang Layang, Fakhri Ahadi dan Kepala Seksi Pemeriksaan, Penilaian, dan Penagihan KPP Pratama Muara Teweh, Adnanto.(cak/diskominfosantik)

KEMENKUMHAM KALTENG KUNJUNGI BARITO TIMUR

KEMENKUMHAM KALTENG KUNJUNGI BARITO TIMUR

BERBINCANG- Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Forty Rickyannou, ST, MM didampingi Kepala Bidang Pariwisata berbincang dengan para pejabat dari Kantor Wilayah Kementerian Koordinator Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Selasa (29/3).

TAMIANG LAYANG- Pejabat Kantor Wilayah Kementerian Koordinator Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Berkunjung ke Kabupaten Barito Timur, Selasa (29/3). Para pejabat tersebut berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Barito Timur, terkait rencana pelaksanaan penyerahan Sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) Kabupaten Barito Timur

“Kunjungan tersebut dimpimpin oleh Kabid Pelayanan Hukum yang juga sebagai Plh. Kepala Divisi Pelayanan Hukum & HAM Kantor Wilayah Kementerian Koordinator Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Provinsi Kalimantan Tengah Karyadi, S.H.,MH,” terang Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Barito Timur  Forty Rickyannou, ST, MM kepada Kontributor MMC Bartim, Rabu (30/3) pagi.

Selain berkoordinasi sola jadwal penyerahan sertifikat KIK, para pejabat Kemenkumham Kalteng juga bersilaturahmi dengan Disbudparpora.

Dijelaskan Forty, Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Timur tahun lalu telah mendaftaran kekayaan intelktual komunal (KIK) Kabupaten Barito Timur ke Kantor Wilayah Kementerian Koordinator Hukum dan Hak Asasi Manusia. Pendaftaran tersebut bertujuan melindungi warisan kekataab intelktual yang hingga saat ini masih dilestarikan.

Ada 9 sembilan KIK, ujar Forty, yang sudah lolos dan disetujui. Ke Sembilan KIK itu yakni Lewu Hante Taniran (benda), Ijamme (kegiatan),Wadian Dadas Upu (orang),Nuleng (kegiatan), Tanuhui (kegiatan),Tumet Leut (kegiatan),Papaluan (kegiatan),Wadian Pangunraun Jatuh (orang) dan Mu’au (kegiatan).

Selain 9 KIK yang sudah lolos, Disbudparpora tahun 2022 ini juga kembali mengusulkan 10 KIK baru. Sepuluh usulan tersebut yakni Babara (benda),Pilabuh (benda), Gunung Pirak (benda), Tanringitan Wundrung (benda),Sawung Diki Ruyan (permainan rakyat),Salung (benda),Ansak (benda),Baluntang (benda),Nariuk (kegiatan),Miya Misaya (kegiatan).“Kita berharap KIK yang diusulkan ini lolos dan segera mendapatkan sertifikat,” harap Forty.(lim/cak/diskominfosantik)

DINAS PENDIDIKAN  LAKSANAKAN PELATIHAN REVITALISASI SASTRA LISAN TUMET LEUT

DINAS PENDIDIKAN LAKSANAKAN PELATIHAN REVITALISASI SASTRA LISAN TUMET LEUT

PELATIHAN – siswa jenjang SLTP dan SLTA Kabupaten Barito Timur mengikuti pelatihan revitalisasi sastra lisan tumet leut yang dilaksankan dari tanggal 29 – 30 Maret 2022 di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur.

TAMIANG LAYANG–  Guna melestarikan Sastra Lisan Tumet Leut Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur bekerjasama dengan Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan Pelatihan Revitalisasi Sastra Lisan Tumet Leut pada Siswa-siswa jenjang SLTP dan SLTA pada Hari Selasa tanggal 29 Maret 2022.

Kepala Dinas Pendidikan  Kabupaten Barito Timur Sabai, S.Pd , MM   saat berbincang dengan kontributor MMC Barito Timur menjelaskan bahwa Tumet Leut merupakan Budaya bernyanyi atau bertutur dengan menggunakan Bahasa Pangunraun (Sastra Kuno Dayak Maayan), biasanya dinyanyikan dalam acara adat natas ban’nyang di pemenuhan hukum adat pernikahan  warga Dayak Maanyan. Seni ini tidak hanya menyajikan keindahan nada tetapi juga menyajikan keindah bertutur yang sangat menjunjung tinggi nilai sopan santun.

Lebih jauh putera terbaik Desa Kandris Kecamtan Karusen Janang memaparkan bahwa  kegiatan pelatihan ini terselenggaran berkat ada kerjasama yang baik antara Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur. Adapun tujuan kegiatan ini : a. Menarik minat dan kepedulian penutur muda terhadap sastra lisan, b. Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pelindungan bahasa dan sastra daerah,  c. Menjaga kelestarian sastra lisan milik masyarakat di daerah Kalimantan Tengah agar tidak punah dan d. Meregenerasi dan membina penutur muda dalam menjaga sastra lisan di daerah agar berkelanjutan.ujarnya.

CINDERAMATA- Yang mewakili Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah menyerahkan cinderamata kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur Sabai, S.Pd, MM.

Orang nomor satu di Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur berharap  Kegiatan Festival Tumet Leut Bagi Generasi Muda SLTP dan SLTA se-Kabupaten Barito Timur dalam Rangka Pelestarian dan Pendokumentasian Sastra Lisan Daerah mampu mendokumentasikan salah satu sastra lisan yang hidup di tengah masyarakat Kalimantan Tengah khususnya Dayak Maayan. Dari upaya pendokumentasian tersebut nantinya dapat menguatkan dan melestarikan sastra lisan di daerah agar tidak punah. Selain itu juga dapat meningkatkan kreativitas, apresiasi, dan rasa bangga masyarakat pada sastra lisan, tak lupa Ia juga menyampaikan terima kasih dan menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah yang sangat peduli akan kelestarian budaya yang ada di tengah masyarakat khususnya Dayak Maayan pungkasnya. (Lim/Diskominfosantik).

84 ORANG SISWA/SISWI BARTIM IKUT SELEKSI  PASKIBRAKA

84 ORANG SISWA/SISWI BARTIM IKUT SELEKSI PASKIBRAKA

SELEKSI PASKIBRAKA- Salah satu peserta seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Barito Timur sedang menjalani tes kesehatan di Bumi Perkemahan Bangi Wao Tamiang Layang, Selasa (29/3).

TAMIANG LAYANG – Sebanyak 84 orang siswa/siswi Kabupaten Barito Timur mengikuti seleksi  Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kabupaten Barito Timur. Kegiatan seleksi Paskibraka dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Forty Ricyannau, ST, MT Kabupaten Barito Timur, diwakili oleh Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga Disbudparpora Kabupaten Barito Timur Ivo Christyan,  Selasa, (29/3) di Bumi Perkemahan Bangi Wao Tamiang Layang.

Kepala Disbudparpora Kabupaten Barito Timur Forty Ricyannau, ST, MT dalam sambutanya yang dibacakan oleh Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga Disbudparpora Kabupaten Barito Timur Ivo Christyan menjelaskan kegiatan Seleksi Paskibraka tingkat Kabupaten Barito Timur ini dilaksanakan selama dua hari dan diikuti oleh 84 siswa/siswi dari 19 SMA se-Kabupaten Barito Timur.

MENGUKUR- Salah satu peserta seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Barito Timur sedang menjalani pengukuran tinggi badan di Bumi Perkemahan Bangi Wao Tamiang Layang, Selasa (29/3).

Dari 84 peserta seleksi akan cari sebanyak 30 orang sebagai Paskibraka Kabupaten Barito Timur  dan 4 orang sebagai utusan Paskibraka Propinsi Kalimantan Tengah.  “Adapun para pelatih dari Disbudparpora, Purna Paskibraka Indonesia (PPI), TNI dan Polri, Tim Kesehatan, Pratisi Olahraga, Kepemudaan (KNPI) serta praktisi Seni dan Budaya,” terang Forty.

Sementara itu Ketua PPI Kabupaten Barito Timur Ridho Dwi Harwito menjelaskan rangkaian seleksi Paskibraka yang dilaksanakan adalah Parade, PBB, Psikotest, Samapta Jasmani, Kesehatan/Kebugaran, wawancara, kesenian daerah dan budaya.

Usai acara pembukaan seleksi  Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kabupaten Barito Timur Ketua KNPI Barito Timur melalui Bidang OKK DPD KNPI Barito Timur Syeba Ferea Mangkuwongan, S. IP mengatakan mendukung dan menyambut baik kegiatan seleksi Paskibraka Kabupaten Barito Timur. Dia menilai seleksi yang dilaksanakan sangat baik dan transparan.

Syeba berharap siapa pun yang terpilih nantinya menjadi Paskibraka Kabupaten Barito Timur diharapkan mampu menjalankan tugasnya dengan baik.”Khusunya yang terpilih mewakili Bartim ke Provinsi Kalteng nantinya, kami harapkan lulus seleksi semuanya tidak ada yang dipulangkan dan bisa membawa harum nama daerah Barito Timur,” terang Syeba.(sul/win/diskominfosantik)

DPKD TANAMKAN LITERASI PADA ANAK USIA DINI

DPKD TANAMKAN LITERASI PADA ANAK USIA DINI

LITERASI-TK Alfitrah Tamiang Layang melaksanakan kunjungan ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Barito Timur untuk meningkatkan kemampuan literasi bagi anak didiknya selama dua hari dimulai pada hari, Selasa (29/03).

TAMIANG LAYANG– Literasi adalah keberaksaraan yang merupakan kemampuan komprehensif menurut Education Development Center (EDC)  literasi merupakan kemampuan dimana setiap individu dapat menggunakan segala potensi dan keterampilan yang dimilikinya dalam hidup. Karena begitu pentingnya literasi pada Usia Dini, maka Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Barito Timur menyambut baik  kunjungan dari TK Alfitrah Tamiang Layang sebanyak 92 orang pada Hari Selasa 29/03 2022.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) Kabupaten Barito Timur Drs. Frindiano Leloni, MM   saat berbincang dengan kontributor MMC Barito Timur mengatakan sangat  menyambut baik kunjungan  TK Alfitrah Tamiang Layang karena peran perpustakaan merupakan jendela dunia sehingga sangat baik apabila  sedini mungkin pihak sekolah Taman Kanak-Kanak  dan orang tua memperkenalkan pentingnya literasi bagi anak usia dini.

Kepala Dinas yang sangat humble ini memaparkan bahwa dijaman sekarang ini peran literasi sangat penting karena manfaat dan dampak positif bagi anak mendapatkan pendidkan literasi sedari dini adalah dapat mempengaruhi pada prestasi dan perkembangan akademik sang anak. Ia berharap dengan memperkenalkan anak membaca buku sedari dini dapat membuat anak menjadi lebih sukses dibidang akademik dimasa yang akan datang ujarnya.

FOTO BERSAMA- TK Alfitrah Tamiang Layang melaksanakan kunjungan ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Barito Timur

Leloni lebih jauh menjelaskan peran perpustakaan sangat penting dalam menanamkan kemampuan literasi pada murid Taman Kanak-Kanak karena bermanfaat : 1. Mempersiapkan anak untuk masuk sekolah, 2. Mempengaruhi perkembangan akademik anak, 3. Mengembangkan kemampuan berpikir kritis pada anak, 4. Meningkatkan hubungan sosial anak dan 5. Berguna bagi kesehatan mental anak. Adapun kegiatan TK Alfitrah selama di perpustakaan anak diperkenalkan fungsi dan manfaat perpustakaan, Telling Story (guru membaca cerita) dan belajar membaca. Ia berharap TK-TK lain yang ada di Barito Timur dapat mengagendakan kunjungan seperti ini ujarnya diakhir permincangan.

Sedangkan Kepala TK Alfitrah Tamiang Layang Suminarni, S.Pd memaparkan bahwa kujungan ke perpustakaan ini dalam rangka puncak tema sumber informasi sehingga diharapkan dapat menumbuhkan minat baca pada anak dan anak mencintai buku sejak usia dini. Selain itu kegiatan ini bertujuan agar meningkatkan kemampuan berbahasa dan  menumbuhkan rasa percaya diri pada anak dalam bercerita serta menyampaikan apa yang diketahuinya berkenaan isi cerita ujarnya.

Seirama dengan apa yang disampaikan oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah    Suminarni mengatakan bahwa Perpustakaan sangat berperan penting sebagai wadah memfasilitasi sekolah untuk mendapatkan sumber bacaan, ilmu dan informasi pada anak. Ia merasa terbantu dengan adanya perpustakaan daerah ini untuk memenuhi buku bacaan yang diperlukan anak didiknya.

Diakhir perbincangan Suminarni berharap  dapat bekerjasam dengan Dinas perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Barito Timur dalam kunjungan belajar rutin dan  kedepannya ada  kegiatan mendongeng utk anak TK dan menonton video edukatif sehingga anak-anak  merasa tidak bosan untuk datang ke perpustakaan pintanya .  (Lim/Diskominfosantik).

MASIH BANYAK YANG HARUS DIBENAHI, AGAR BISA IKUT LOMBA DESA WISATA

RAPAT-Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Barito Timur Forty Ricyannau, ST, MT dan jajarannya saat rapat bersama Tenaga Ahli Kabupaten Program P3MD Kabupaten Barito Timur, terkait usulan desa wisata Barito Timur, Senin (28/3).

TAMIANG LAYANG- Obyek wisata  di desa yang ada di wilayah Kabupaten Barito Timur ternyata harus dibenahi lagi. Pembenahan  bertujuan agar desa yang memiliki tempat wisata bisa diikut sertakan dalam lomba desa wisata yang dilaksanakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Terungkapnya obyek wisata di desa belum memenuhi syarat lomba,  ketika Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Barito Timur Forty Ricyannau, ST, MT dan jajarannya  rapat bersama Tenaga Ahli Kabupaten Program P3MD  Kabupaten Barito Timur, baru-baru ini.

“Setelah mendengarkan paparan dari Tenaga Ahli (TA) P3MD Kabupaten Barito Timur, ternyata masih banyak yang harus dilengkapi agar wisata di desa layak didaftarkan lomba Desa Wisata,” kata Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Barito Timur Forty Ricyannau, ST, MT kepada Multy Mediacenter (MMC) Barito Timur (Bartim), Selasa (29/3).

Namun bukan nominasi atau hadiah yang dikejar dalam keikutsertaan lomba desa wisata nanti, tujuan utamanya ujar Forty adalah tempat wisata di desa di Barito Timur bisa masuk  dalam aplikasi Jaringan Desa Wisata atau Jadesta Kemenpaekaraf. Karena Jadesta Kemenpaekaraf merupakan media promosi potensi wisata di kancah regional maupun Internasional, sehingga berdampak langsung dengan peningkatan ekonomi dan pendapatan masyarakat dan Pemkab Barito Timur.

Dijelaskan Kadisbudparpora Kabupaten Barito Timur, ada empat obyek wisata dari Bartim yang menjadi nominasi yaitu Obyek Wisata Taman Anggrek Pama Magaram Persada Desa Siong, Obyek Wisata Pasuha, Tammak Tamiang dan Pasir Putih Desa Siong, Obyek Wisata Dam Turan Amis Desa Turan Amis, dan Obyek Wisata Danau Terompet Desa Mawani.

Sekedar diketahui Program Desa Wisata bertujuan memajukan perekonomian perdesaan dan membangkit pendapatan masyarakat. Melalui Program Desa Wisata, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) berusaha memberi perhatian desa untuk kesejahteraan masyakat desa.(cak/diskominfosantik).

SISTEM OSS DIHARAPKAN DAPAT MENDORONG MUNCULNYA PENGUSAHA BARU

SISTEM OSS DIHARAPKAN DAPAT MENDORONG MUNCULNYA PENGUSAHA BARU

PELATIHAN- Kepala Bidang Bina UMK Disdagkop Kabupaten Barito Timur Cristian Pantamei, S.Sos, MM (berdiri pegang mixcrofon) saat memberikan materi pelatihan pemanfaatan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik atau Online Single Submission (OSS) bagi pelaku UMKM di Aula Jaro Mato Kelurahan Taniran, Kecamatan Benua Lima, Senin (28/3).

TAMIANG LAYANG- Perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik atau Online Single Submission (OSS) diharapkan mampu mendorong munculnya pengusaha baru di Kabupaten Barito Timur. Pasalnya OSS banyak memberikan kemudahan dalam perizinan bagi para pelaku usaha khususnya yang bergerak di bidang Usaha Mikro dan Kecil atau UMK.

Demikian sampaikan oleh Plt. Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Barito Timur Karianto, dalam sambutannya pada acara pelatihan pemanfaatan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik atau Online Single Submission (OSS) bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah di Aula Jaro Mato Kelurahan Taniran, Kecamatan Benua Lima, Senin, 28 Maret 2022.

Kariato menjelaskan, pelatihan itu merupakan rangkaian kegiatan yang sudah tertuang dalam rencana kerja Disdagkop UKM dengan sasaran peserta aparat desa dan pelaku usaha, khususnya UMKM yang ada di wilayah Kecamatan Benua Lima.

Dia menambahkan, Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021 yang merupakan turunan dari Undang-Undang Cipta Kerja lebih banyak memberikan kemudahan dalam perizinan bagi para pelaku usaha khususnya yang bergerak dibidang Usaha Mikro dan Kecil atau UMK, salah satunya dengan perizinan berusaha dengan sistem OSS.

“Iklim usaha yang tidak menentu tentu menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku UMKM, apalagi ditambah regulasi yang menyulitkan. Padahal, perizinan diperlukan bagi pelaku usaha agar dapat memiliki legalitas untuk menunjang usahanya. Karenanya, pemerintah telah berkomitmen untuk menyederhanakan perizinan usaha bagi UMKM,” kata Kariato.

Dia melanjutkan, pelatihan tersebut akan membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi pelaku usaha dengan memberikan solusi dan wawasan terkait berbagai perubahan-perubahan regulasi dan legalitas usaha terbaru yang harus dimiliki sehingga tidak perlu lagi khawatir harus melalui proses birokrasi panjang dan rumit untuk mendapatkan perizinan berusaha.

“Bapak-Ibu yang saya hormati, perizinan berusaha berbasis risiko nantinya akan menjelma menjadi sangat sederhana berkat OSS, UMKM dengan kategori risiko rendah kini hanya memerlukan Nomor Induk Berusaha atau NIB,” ujar Kariato.

Dia melanjutkan, NIB merupakan bentuk perizinan tunggal untuk semua kegiatan usaha, mendapatkan NIB ini pun sangat mudah dan dapat dilakukan secara daring melalu website OSS.

“Saya berharap banyaknya kemudahan bagi pelaku UMKM dalam meperoleh izin usaha melalui sistem OSS akan mendorong semangat untuk memulai dan mengembangkan usahanya,” tandas Kariato.(cak/diskominfosantik).

SAMPAH BERSERAKAN DI LUAR, PADAHAL DI DALAM BAK SAMPAH MASIH KOSONG

SAMPAH BERSERAKAN DI LUAR, PADAHAL DI DALAM BAK SAMPAH MASIH KOSONG

BERSIHKAN SAMPAH- Petugas Kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Barito Timur sedang membersihkan sampah yang berserakan di Tempat Pembuangan Samapah (TPS di Jalan Janah Munsit, Minggu (27/3).

TAMIANG LAYANG- Kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya masih kurang. Terbukti masih banyak sampah yang berserakan di tempat pembuangan sampah (TPS). Padahal di lokasi tersebut di dalam tempat pembuangan sampah masih kosong. Salah satu contoh di TPS Jalan Pramuka samping SMAN-1 Tamiang Layang. Pantaun Kontributor Multy Mediacenter (MMC) Bartim, Senin (28/3) pagi, terlihat banyak sampah di buang di sekitar TPS. Sampah yang semula dibuang dengan dibungkus plastik terlihat berserakan lantaran diporak-porandakan oleh binatang (anjing liar,red). Kondisi ini sungguh tidak elok dipandang, dan justru menyebabkan pencemaran lingkungan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Barito Timur Lurikto, SP, MM yang berhasil dikonfirmasi Kontributor MMC Kabupaten Bartim meminta agar masyarakat selalu membuang sampah pada tempatnya. Tujuannya agar sampah tersebut tidak diganggu binatang dan tidak berserakan. Sehingga  udara di lingkungan sekitar tidak tercemar akibat dari bau tak sedap yang timbul dari sampah itu.

Dengan membuang sampah pada tempatnya, masyarakat juga ikut membantu petugas kebersihan, mempercepat proses pengangkutan sampah. Dijelaskan Lurkito, sampai dengan saat ini DLH Kabupaten Bartim terus mengerahkan petugas kebersihan untuk menangani persampahan. Mereka menjalankan tugas setiap hari sesuai rute yang ditetapkan.

“Kegiatan rutin petugas persampahan untuk  mengangkut sampah di TPS dan  bersih-bersih  lingkungan TPS terus dilakukan. Salah satu contoh Minggu (27/3) kemarin petugas kebersihkan melakukan kegiatan rutin di TPS Janah Munsit. Mereka membersihkan sampah yang berserahkan di luar TPS,” terang Lurikto.

Kadis DLH mengatakan kebersihan lingkungan tidak hanya menjadi tanggungjawab Pemerintah Daerah saja, tapi juga tanggungjawab masyarakat. Caranya dengan membuang sampah pada tempatnya, agar lingkungan tetap bersih. “Membuang sampah pada tempatnya sama dengan menjaga lingkungan tetap bersih, dan juga membantu petugas kebersihan,” kata Lurikto.(lim/cak/diskominfosantik)

LEPAS PESERTA GOWES BERSAMA, BUPATI BARTIM AJAK MASYARAKAT JAGA KESEHATAN

LEPAS PESERTA GOWES BERSAMA, BUPATI BARTIM AJAK MASYARAKAT JAGA KESEHATAN

GOWES – Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas dan para pejabatan di lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Timur beserta mayarakat melakukan olahraga bersepeda bersama, Sabtu (26/3) pagi. Rute yang ditempuh yakni Tamiang Layang, Desa Dorong, Desa Didi, Desa Bangkirayen dan terakhir Hayaping.

TAMIANG LAYANG- Masyarakat Kabupaten Barito Timur diharapkan selalu menjaga kesehatan. Salah satu caranya  menjaga kesehatan dengan  berolahraga sepeda. Karena dengan bersepeda dapat meningkatkan kekuatan otot, mengontrol berat badan, menjaga kesehatan jantung, serta meningkatkan sistem imun tubuh.Demikian disampaikan Bupati Bartim Ampera AY Mebas dalam sambutannya pada acara pelepasan peserta gowes (bersepeda) bersama, di Halaman Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur, Sabtu (26/3) pagi.

Melalui kesempatan itu Ampera juga meminta peserta bersepeda dengan santai dan jangan tergesa-gesa.”Santai saja bersepeda sambil menikmati keindahan alam, dan jangan lupa tetap menerapkan protokol kesehatan,” pinta Ampera.

FOTO BERSAMA- Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas foto bersama dengan pecinta olahraga sepeda, Sabtu (26/3).

Usai melepas peserta gowes bersama, Bupati Barito Timur pun ikut serta bersepeda dengan kepala OPD dan rombongan. Pantauan MMC Bartim, jumlah peserta gowes bersama cukup banyak. Selain dari masyarakat umum dan para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Timur, bersepeda bersama juga diikuti oleh para pecinta sepeda dari Barito Timur, Balangan dan Benua Lawas.

Rute yang ditempuh yakni Tamiang Layang, Desa Dorong, Desa Didi, Desa Bangkirayen dan terakhir  Hayaping. Saat kembali dari Hayaping ke Tamiang Layang semua peserta akan  menggunakan bis yang sudah disiapkan panitia. Sedangkan  sepeda peserta diangkut menggunakan truk. Bagi peserta gowes yang terkendala dan tidak sampai ke Hayaping sudah disediakan ambulance dan transportasi.

Dalam kegiatan gowes bersama ini panitia juga menyediakan doorprize atau hadiah. Hadiah ini disponsori oleh Bank Kalteng dan OPD di Kabupaten Barito Timur. Pengundian hadiah dilakukan sebanyak dua kali pertama di Desa Didi dan kemudian di Desa Hayaping.(lim/cak/diskominfosantik)