SILATURAHMI- (kanan ke kiri) Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Provinsi Kalimantan Tengah Erwandy, S.STP, M.Si, Ketua Komisi Informasi Provinsi (KIP) Kalimantan Tenah M. Mukhlas Roziqin, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Kabupaten Barito Timur Drs. Dwi Aryanto, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Wayan Cakre, S.IP foto bersama di ruang kerja Kepala Diskominfosantik Kabupaten Bartim, Selasa (30/8).
TAMIANG LAYANG- Ketua Komisi Informasi Provinsi (KIP) Kalimantan Tenah M. Mukhlas Roziqin, Selasa (30/8) sore berkunjung ke Kabupaten Barito Timur. Didampingi oleh Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Provinsi Kalimantan Tengah Erwandy, S.STP, M.Si dan dua orang stafnya, Orang Nomor Satu di KIP Kalimantan Tengah ini mengunjungi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kabupaten Barito Timur di Kantor Diskominfosantik Kabupaten Barito Timur.
Kedatangan Ketua KIP Kalteng dan rombongan Diskominfops Prov Kalteng ini disambut langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Kabupaten Barito Timur Drs. Dwi Aryanto didampingi oleh Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Wayan Cakre, S.IP, Kepala Bidang Penyelenggaran E-Goverment Marten Audian Dhanurseta, ST, MM.
Kepada Kepala Diskominfosantik Kabupaten Bartim, Ketua
KIP menyampaikan tujuannya bertandang ke Kabupaten Barito Timur untuk melakukan
pembinaan secara langsung kepada PPID yang berada di Gumi Jari Janang Kalalawah
ini. Dalam kesempatan itu M. Mukhlas Roziqin banyak memberikan masukan-masukan
yang sangat baik untuk keaktifan PPID utama dan PPID Pembantu di Barito Timur.
Mantan Jurnalis Borneo News ini menjelaskan produk hukum yang menjadi dasar
pendirian PPID sampai dengan Standar
Operasional Pelayanan PPID.
Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Kabupaten Barito Timur Drs. Dwi Aryanto menyampaikan ucapan terimakasih atas atensi yang dilakukan oleh Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Tengah dan Diskomonfops Provinsi Kalteng. Dengan kunjungan pembinaan ini, Dwi Aryanto mengatakan akan segera melaporkan ke Bupati Barito Timur dan Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Timur serta mengaktifkan kembali PPID di Barito Timur.(cak)
PASANG TANDA JABATAN- Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas memasangkan tanda jabatan camat yang dilantik di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Mantawara, Tamiang Layang,Jumat (26/8) lalu.
TAMIANG LAYANG – Bupati
Barito Timur Ampera AY Mebas baru-baru ini melantik 130 orang pejabat di
lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Timur, mulai eselon IIb hingga eselon
IVb. Dari 130 orang pejabat tersebut empat orang diantaranya jabatan camat.
Empat orang yang
dilantik menjadi camat yang dilantik yaitu
Hadir Suprapto, S.ST, MM menjabat Camat Raren Batuah, sebelumnya Hadir
Suprapto menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Barito
Timur.
Nina Marissa, S.STP
dilantik menjadi Camat Dusun Timur, sebelum menjabat Camat Dusun Timur, Nina
Marissa menjabat Camat Patengkep Tutui.
Fredy Takasiang, S.STP
menjabat Camat Paju Epat. Sebelumnya Fredy menjabat Kepala Bagian Administrasi
Pemerintahan Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Barito Timur.
Kemudian Simon
Stevins Oktavianus, S.STP menjabat Camat Patengkep Tutui, sebelum menjabat
Camat Patengkep Tutui Simon panggilan akrab Simon Stevins Oktavianus menjabat Sekretaris
Kecamatan Benua Lima sekaligus Pelaksana Tugas Camat Benua Lima.
Kepada Camat se
Kabupaten Barito Timur, Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas dalam arahannya
meminta camat benar-benar melakukan pembinaan terhadap Pemerintah Desa
khususnya dalam hal pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD).
“Kalau anggaran tahap
pertama belum dibuatkan surat pertanggungjawabanya, jangan keluarkan
rekomendasi pencairan anggaran tahap berikutnya,” pinta Bupati Bartim Ampera AY
Mebas dihadapan peserta pelantikan yang hadir.
Selain menyinggung
soal pembinaan Pemerintah Desa, Orang Nomor Satu di Barito Timur ini juga menyinggung
soal disiplin Aparatur Sipil Negara di Barito Timur. Mantan anggota DPRD Kabupaten Tabalong ini meminta Kepala
Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se Kabupaten Barito Timur untuk
mendisiplinkan ASN di lingkungan kerja masing-masing.(cak)
Bupati Bartim: Pejabat Yang Baru Dilantik Akan Tetap Dievaluasi
PELANTIKAN- Bupati Barito Timur Dr.Ampera AY Mebas, SE, MM saat melantikan 130 pejabat di lingkungan Pemkab Bartim, Jumat (26/8). TANDA TANGAN- Bupati Barito Timur Dr.Ampera AY Mebas, SE, MM (kiri depan) menandatangai berita acara pelantikan pejabat di lingkup Pemkab Bartim, Jumat (26/8) di GPU Mantawara.
TAMIANG
LAYANG- Sebanyak 130 orang pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito
Timur, Jumat (26/8) kemarin, dilantik dan diambil sumpah/janjinya oleh Bupati
Barito Timur Dr. Ampera AY Mebas, SE, MM, di GPU Mantawara. ke130 orang pejabat
yang dilantik itu terdiri dari 4 orang eselon IIb, 23 orang eselon IIIa, 50 orang
eselon IIIb, 46 orang eselon IVa, 3 orang eselon IVb dan 4 orang jabatan fungsi
tertentu. Hadir dalam acara pelantikan itu, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah
Kabupaten Barito Timur, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Barito Timur, para Kepala
OPD se Kabupaten Barito Timur, Tokoh Agama, tamu undangan dan media massa.
Meski
baru dilantik, beberapa bulan ke depan Bupati Barito Timur dalam sambutannya mengatakan akan mengevaluasi
kinerja para pejabat tersebut.
Dijelaskan
Bupati, pelantikan tersebut merupakan tahapan akhir dari proses panjang yang
sudah dilalui mulai dari tahapan uji kompetensi dan evaluasi kinerja atau
Jobfit pejabat pimpinan tinggi pratama dan pejabat administrator, seleksi
terbuka untuk pengisian jabatan administrator demi menjamin keselarasan potensi PNS dengan penyelenggaraan tugas pemerintahan
dan pembangunan pada Pemkab Barito Timur.
Orang
Nomor Satu di Barito Timur ini pun meminta kepada para pejabat yang dilantik, dapat
bekerja dengan semangat dan bertanggung jawab, sesuai dengan tugas pokok dan
fungsi di lingkungan instansinya masing-masing.
“Tunjukan
kinerja terbaik, dedikasi, dan loyalitas dalam bekerja, untuk memberikan
pelayanan publik yang berkualitas,” harapnya..
PEJABAT- Inilah para pejabat di lingkup Pemkab Bartim yang dilantik Bupati Barito Timur, Jumat (26/8) di GPU Mantawara Tamiang Layang.
Mantan anggota DPRD Kabupaten Tabalong ini menjelaskan, promosi, rotasi dan mutasi adalah hal yang biasa terjadi dalam sebuah organisasi karena merupakan tuntutan organisasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat. Karena itu, Bupati Bartim mengingingkan pejabat yang dilantik agar segera menyesuaikan diri dan langsung bekerja dengan segala kesungguhan hati, keikhlasan serta prestasi kerja.
“Barito
Timur perlu orang-orang yang mempunyai kompetensi, berintegritas, profesional,
berkinerja tinggi, dan mempunyai moralitas yang bagus serta mampu mengabdi,
berkomitmen terhadap sumpah jabatan dalam menjalankan tugas dan tanggung
jawabnya,” tandasnya.(cak)
SERIUS- Para peserta sosialisasi Instruksi Presiden (Inpres) nomor 3 tahun 2022 tentang Optimalisasi Penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas di Aula DP3AKB Kabupaten Barito Timur serius mendengarkan paparan dari narasumber.
TAMIANG LAYANG- Dinas
Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB)
Kabupaten Barito Timur, Rabu (24/8) mengadakan sosialisasi Intruksi Presiden
No. 3 Tahun 2022. Kegiatan sosilisasi ini dilaksanakan di Aula DP3AKB dan diikuti
oleh peserta dari Stakeholder/Mitra
terkait, PKB/PLKB, dan para pejabat di Dinas P3AKB Kabupaten Barito Timur.
Kegiatan tersebut
dibuka oleh Plt. Kepala DP3AKB Kabupaten Barito Timur H. Rusdianor, S.Sos, MAP.
Dalam sambutannya Plt. Kepala DP3AKB menyampaikan dengan adanya Inpres No. 3
Tahun 2022 akan semakin memperkuat keterpaduan Program Lintas Sektor di Kampung
KB. “Melalui keterpaduan kegiatan lintas sektor di Kampung KB, kita berharap
permasalahan masyarakat khususnya stunting dapat di atasi sehingga dapat
meningkatkan derajat dan kualitas hidup masyarakat di Kampung KB,” jelas H. Rusdianor.
Sementara itu, Sub
Koordinator Analisis Dampak Kependudukan Perwakilan BKKBN Provinsi Kalteng
Masykur, SH, MSc menjelaskan tanggal 20 Mei 2022 Pemerintah Republik Indonesia
telah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) nomor 3 tahun 2022 tentang
Optimalisasi Penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas. Terbitnya Inpres
ini, katanya, ditujukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM)
dan memberdayakan serta memperkuat institusi keluarga melalui optimalisasi
penyelenggaraan kampung keluarga berkualitas (Kampung KB) di setiap desa atau
kelurahan.
Perlu diketahui Kampung Keluarga Berkualitas adalah satuan wilayah setingkat desa dimana terdapat integrasi dan konvergensi penyelenggaraan pemberdayaan dan penguatan institusi keluarga dalam seluruh dimensinya guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia, keluarga dan masyarakat.
Kampung
keluarga berkualitas juga merupakan salah satu inovasi strategis untuk dapat
mengimplementasikan kegiatan-kegiatan prioritas kependudukan, keluarga
berencana, dan prembangunan keluarga secara utuh di lapangan
Kampung
Keluarga Berkualitas, merupakan salah satu model miniatur pelaksanaan
total program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga berencana
(Bangga Kencana). Oleh karena itu diharapkan semua pihak, bisa bersinergi
dengan kementerian, lembaga pemerintah daerah mitra kerja stakeholders,
instansi terkait sesuai dengan kebutuhan dan kondisi wilayah setempat.
Tujuam
umum kampung berkualitas adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di
tingkat kampung atau desa melalui program kependudukan keluarga berncana dan
pembangunan keluarga serta pembangunan sektor terkait dalam rangka mewujudkan
keluarga kecil berkualitas,” stakeholders, instansi terkait sesuai dengan
kebutuhan dan kondisi wilayah setempat.
Diharapkan
kepada seluruh komponen BKKBN, baik di provinsi, kabupaten kota serta instansi
terkait untuk lebih berperan dan menjalankan tugasnya dalam pengelolaan
kampung keluarga berkualitas, serta mencari solusi terhadap
permasalahan-permasalahan apa saja yang dialami dalam penerapan kampung KB di
masing-masing tapak,
Adpaun
tujuan khususnya adalah menyosialisasikan arah kebijakan dan Inpres no 3 tahun
2022 tentang Optimalisasi Penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas.
Menguatkan komitmen dan peran stakeholder kunci dalam penyelenggaraan Kampung
Keluarga Berkualitas. Kemudian menjelaskan tentang pelaksanaan konvergensi dan
integrasi program di Kampung Keluarga Berkualitas serta menyusun rencana aksi
optimalisasi penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas tingkat Provinsi dan
kabupaten dan kota.(cak)
SOSIALISASI-Inilah suasana sosialisasi Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) yang dilaksnakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Barito Timur, baru-baru ini.
TAMIANG LAYANG- Pemerintah Kabupaten Barito Timur serius
melakukan kegiatan untuk menurunkan angka stunting di wilayah Gumi Jari Janang
Kalalawah. Bukti keseriusan itu, Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui
Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB)
Kabupaten Barito Timur melakukan sosialisasi Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT)
di Kampung KB Desa Wungkur Nanakan Kecamatan Awang, Rabu (24/8) dan Desa Rodok
Kecamatan Dusun Tengah, Kamis (25/8).
“Tanggal 24 s/d 25 Agustus 2022 kita melaksnakan sosialisasi
Dapur Sehat Atasi Stunting di dua desa Kampung KB yaitu Desa Wungkur Nanakan Kecamatan
Awang, dan Desa Rodok Kecamatan Dusun Tengah,” jelas Plt. Kepala Dinas
Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB)
Kabupaten Barito Timur H.Rusdianor, S.Sos, M.AP melalui pers rilisnya yang
disampaikan kepada MMC Barito Timur, Kamis (25/8).
H. Rusdianor menerangkan, selain menyosialisasikan Dapur
Sehat Atasi Stunting di dua desa tersebut, pihaknya juga langsung membentuk
kelompok DASHAT. Pembentukan DASHAT ini melibatkan dan memberdayakan kelompok
masyarakat yang berada di wilayah kampung KB.
Pria yang juga menjabat sembagai Asisten III Setda
Bartim ini mengatakan melalui pelaksanaan pertemuan Pembinaan Kampung KB dan
Pembentukan DAHSAT ini, diharapkan akan terjalin sinergisitas antara pihak
sebagai factor penentu keberhasilan pembangunan di Kampung KB terkhusunya dalam
penurunan angka stunting di Barito Timur.(cak)
KOMITMEN BERSAMA- Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Timur Panahan Moetar, SE, M.Si menandatangani komitmen bersama untuk penurunan angka prevalensi stunting di Kabupaten Barito Timur, Rabu (24/8) di Aula Bappilitbangda Kabupaten Barito Timur.
TAMIANG
LAYANG- Semua pihak yang ada di wilayah Kabupaten Barito Timur baik dari sektor
Pemerintahan maupun non Pemerintah serta masyarakat harus terlibat dalam menanggulangi permasalahan stunting. Dengan
keterlibat Pemerintahan maupun non Pemerintah serta masyarakat, diharapkan program kegiatan yang telah
direncanakan dapat direalisasikan dengan baik secara konvergensi.
Artinya kegiatan itu dilakukan secara terkoordinir, terintegrasi, dan bersama-sama untuk
mencegah stunting kepada
sasaran prioritas. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Barito Timur
Ampera AY Mebas dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Sekretaris
Daerah Kabupaten Barito Timur Panahan Moetar, SE, M.Si pada acara pembukaan rembuk
stunting Kabupaten Barito Timur tahun 2022, Rabu (24/8) di Aula Bappilitbangda
Kabupaten Barito Timur.
Bupati Bartim
menjelaskan kegiatan rembuk stunting Kabupaten
Barito Timur Tahun 2022, merupakan salah satu tugas dan tanggungjawab bersama,
dalam menjalankan amanat yang diatur
dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2021 tentang
Percepatan Penurunan Stunting.
Orang
Nomor Satu di Kabupaten Barito Timur ini pun menyampaikan apresiasi
yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya
acara rembuk stunting Kabupaten Barito Timur Tahun 2022 sekarang ini.
Bupati Bartim
dua periode ini menjelaskan stunting adalah gangguan pertumbuhan dan
perkembangan anak akibat kekurangan
gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi
badannya berada dibawah
standar yang ditetapkan, dimana kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis ini terjadi
terutama pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Kondisi gagal tumbuh ini disebabkan oleh kurangnya
asupan gizi alam waktu lama serta terjadinya infeksi berulang, dimana kedua faktor penyebab ini dipengaruhi oleh pola asuh yang tidak memadai terutama
dalam 1000 HPK.
“Stunting
tidak hanya mengenai pertumbuhan anak yang terhambat, namun juga berkaitan dengan perkembangan otak yang kurang maksimal, hal ini menyebabkan kemampuan mental dan belajar yang
dibawah rata-rata sehingga
bisa berakibat pada prestasi
belajar anak disekolah menjadi buruk,” paparnya.
Lebih jauh
mantan anggota DPRD Kabupaten Tabalong ini menjelaskan tingkat prevalensi stunting
yang terjadi di Kabupaten Barito Timur saat ini, perlu mendapat perhatian yang sangat serius dan dapat diatasi
bersama-sama dari semua pihak yang terkait, baik sektor pemerintah kabupaten, pemerintah desa, individu, komunitas, CSR, lembaga non pemerintah, maupun
swasta agar dapat bersinergi dan bersatu
dalam upaya penanggulangan Stunting
ini.
Terkait upaya
pencegahan dan penanganan kasus stunting di Gumi Jari Janang Kalalawah ini,
Bupati Bartim berharap intervensi agar dapat
dilakukan oleh semua sektor, baik sektor kesehatan dan non kesehatan
dimana dukungan tersebut diantaranya
melalui pembangunan sanitasi, air bersih, penyediaan pangan yang aman dan
bergizi. “Utamakan pemahaman secara baik, serta kepedulian masing-masing
individu, berikut masyarakat untuk mengoptimalkan peran sertanya
dalam upaya penanggulangan stunting,” harap Bupati.
Disisi lain,
ujar Bupati, masalah gizi tetap harus menjadi prioritas yang tidak boleh diabaikan,
oleh karena itu kepada seluruh
Perangkat Daerah bersama
Stakeholder terkait, diharapakan bisa melakukan upaya pemenuhan gizi masyarakat, utama bagi
mereka yang rentan seperti ibu hamil dan anak balita agar bisa tetap
terpenuhi dengan baik.
Selanjutnya ditingkat
desa/kelurahan, Bupati Bartim meminta
para bidan desa dan petugas
gizi puskesmas bersama-sama dengan kader dimasing-masing
desa/kelurahan untuk dapat melakukan pendampingan dan pemantauan balita
yang berpotensi stunting
agar bisa ditangani secara bersama.
“Kemudian pada tingkat kecamatan
agar dapat bertanggungjawab memfasilitasi dan mengkoordinir di tingkat desa dan kelurahan
dalam hal pelaksanaan kegiatan pencegahan dan penanganan stunting
agar dapat berjalan dengan baik,” imbuhnya.
Melalui kesempatan itu tak lupa Buapti Bartim menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh komponen baik pemerintah kabupaten,
perwakilan sektor/lembaga non pemerintah, pemerintahan desa serta tenaga ahli pendamping desa, CSR,
swasta, komponen masyarakat, seluruh perangkat Pemerintah Daerah
melalui OPD penanggungjawab terkait Tim TPPS, serta segenap
elemen pemangku kepentingan atas semua dukungan, kerjasama, serta peran aktifnya dalam
upaya penanggulangan dan pencegahan Stunting di Kabupaten
Barito Timur ini.
“Terimakasih
semoga Rembuk Stunting ini dapat
menjadi motivasi kedepannya bagi kis, terutama dalam rangka perbaikan
dalam pelaksanaan pembangunan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Barito Timur menjadi
“ Gumi Jari Janang Kalalawah,” ujar Bupati Bartim mengakhiri
sambutannya yang dibacakan Sekda
Bartim.(cak)
REMBUK STUNTING- Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Timur Panahan Moetar, SE, M.Si didampingi oleh Kepala Bappilitbangda Kabupaten Barito Timur Ir. Frans Sila Utama, MAP saat memimpin rembuk stunting Kabupaten Barito Timur tahun 2022, Rabu (24/8) di Aula Bappilitbangda Kabupaten Barito Timur
TAMIANG LAYANG-
Pemerintah Kabupaten Barito Timur, Rabu (24/8) menggelar rembuk stunting
Kabupaten Barito Timur tahun 2022. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula
Bapplitbangda Kabupaten Barito Timur ini dibuka oleh Sekretaris Daerah
Kabupaten Barito Timur Panahan Moetar, mewakili Bupati Barito Timur Ampera AY
Mebas.
Rangkaian acara pembukaan rembuk stunting Kabupaten Barito Timur tahun 2022 ini diawali dengan menyanyikan bersama lagu kebangsaan Indonesia Raya. Kemudian doa dan dilanjutkan dengan laporan kegiatan rembuk stunting Kabupaten Barito Timur oleh Kepala Bappilitbangda Kabupaten Barito Timur Ir. Frans Sila Utama, MAP.
Para peserta rapat
pun mendengarkan arahan Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas yang dibacakan oleh
Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Timur Panahan Moetar, SE, M.Si sekaligus
membuka acara rembuk stunting Kabupaten Barito Timur.
Setelah acara istirahat
dilanjutkan dengan paparan hasil aksi 1 analisis situasi dan aksi II rencana
kegiatan TPPS Kabupaten Barito Timur oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Timur
Panahan Moetar, SE, M.Si.
Usai paparan Sekretaris
Daerah Kabupaten Barito Timur Panahan Moetar, SE, M.Si dilanjutkan dengan
kegiatan konfirmasi kesesuaian data terkait aksi I dan aksi II dipimpin oleh
Kepala Bappilitbangda Kabupaten Barito Timur. Setelah konfirmasi kesesuaian
data terkait aksi I dan aksi II dilanjutkan dengan kegiatan diskusi dan tanya
jawab, penandatangan berita acara dan penandatanganan komitmen bersama. Hadir dalam
kegiatan ini para Asisten Setda Bartim, Kepala OPD dan Camat se Kabupaten
Barito Timur, Tenaga Ahli P3MD Kabupaten Barito Timur dan undangan lainnya.(cak)
HADIR- Bupati Bartim Ampera AY Mebas dan Wakil Bupati Bartim Habib Said Abdul Saleh serius menyaksikan Parade Band Etnik pada acara penutupan Festival Budaya Nansarunai Jajaka Tahun 2022 di Komplek GPU Mantawara, Senin (22/8) malam.
TAMIANG LAYANG- Adat dan
budaya Dayak Maanyan di Kabupaten Barito Timur Provinsi Kalimantan Tengah dinilai
masih terjaga dan terpelihara dengan baik. Terpeliharnya adat dan budaya Dayak
Maanyan ini dapat dibuktikan dengan banyaknya sanggar tari yang tetap melestarikan
adat dan budaya setempat. Demikian disampaikan Bupati Barito Timur Ampera AY
Mebas dalam sambutanya pada acara penutupan Festival Budaya Nansarunai Jajaka
Tahun 2022 di Komplek Gedung Pertemuan Mantawara, Senin (22/8) malam.
Bukti masih banyak
sanggar tari di Bartim yang tetap melestarikan adat budaya terlihat dari keikutsertaan
sanggar tari pada panggung hiburan pada perhelatan Festival Budaya Nansarunai
Jajaka Tahun 2022 ini. Mendatang, kata Bupati, Pemerintah Daerah Kabupaten
Barito Timur akan terus mendorong dan mengembangkan kesenian yang ada di Gumi
Jari Janang Kalalawah ini.
“Kedepan peran
kecamatan untuk mendukung kegiatan Festival Budaya Nansarunai Jajaka akan ditingkatkan, khususnya penganggaran dalam mengikuti kegiatan
festival ini,” papar Bupati Bartim.
Bupati Barito Timur
dua periode ini pun meminta dimasa yang akan datang penyelenggaraan Festival
Kebudayaan Nansarunai Jajaka ini persiapakan dan dikemas dengan baik. “Kegiatan
ini harus dipersiapkan jauh-jauh hari, kemudian selanjutnya diupayakan
penutupannya pada malam minggu. Sehingga para orang tua bisa membawa
putra-putrinya ikut menyaksikan hiburan seni dan budaya yang disajikan oleh
putra-putri Kabupaten Barito Timur,” harap Bupati Bartim.
SAMBUTAN- Bupati Bartim Ampera AY Mebas saat memberikan sambutan pada acara penutupan Festival Budaya Nansarunai Jajaka Tahun 2022 di Komplek GPU Mantawara, Senin (22/8) malam.
Ampera juga mengatakan, guna menunjang kegiatan panggung hiburan untuk masyarakat, Pemerintah Kabupaten Barito Timur juga sudah menyiapkan panggung untuk pagelaran seni atau hiburan di Komplek Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Nansarunai, Tamiang Layang.
Melalui kesempatan
itu, Bupati Bartim Ampera AY Mebas juga mengungkapkan rasa bangganya setelah
melihat langsung kemampuan dan penampilan putra-putri Barito Timur di atas panggung
hiburan, dan ikut ambil bagian dalam melestarikan seni dan budaya Dayak
Maanyan.
Diakhir sambutanya,
Orang Nomor Satu di Barito Timur ini mengucapkan kasih kepada semua pihak, yang
sudah mendukung rangkaian Kegiatan Festival Nansarunai Jajaka Tahun 2022. Tahun
2023, ujar Ampera, Festival Nansarunai Jajaka kembali digelar sebelum
pelaksanaan Festival Isen Mulang.
Acara penutupan
Festival Budaya Nansarunai Jajaka Tahun 2022 ini sendiri berjalan dengan lancar
dan sukses. Rangkaian kegiatan yang diisi Parade Band Etnik ini dipadati banyak
pengunjung. Mereka rela berdesak-desakan demi bisa menyaksikan penampilan Parade
Band Etnik, meski diguyur gerimis.
Selain banyak dihadiri
warga Kabupaten Barito Timur, Festival Budaya Nansarunai Jajaka tahun 2022 yang
ditutup langsung Bupati Barito Timur juga dihadiri oleh Wakil Bupati Bartim
Habib Said Abdu Saleh dan Istri, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Barito Timur Ariantho
S Muller, Kepala OPD, Perwakilan dari Polres Bartim, Perwakilan dari Bank
Kalteng, para donator/sponsor serta tamu undangan lainnya.(lim/cak)
SAMBUTAN- Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Timur Panahan Moetar, S.M.Si saat memberikan sambutan pada acara pembukaan lomba nipet di halaman Kantor Bupati Barito Timur, Senin (22/8) pagi.
TAMIANG LAYANG- Peserta lomba manyipet yang dilaksanakan
di Halaman Kantor Bupati Barito Timur, Senin (22/8) pagi membludak. Banyaknya peserta
manyipet ini sungguh diluar dugaan panitia. Bahkan Sekretaris Daerah Kabupaten
Barito Timur Panahan Moetar, SE, M.Si yang hadir dan memberikan arahan sebelum
kegiatan dimulai tak menyangka peminat lomba nipet sangat banyak.
“Saya sempat khawatir budaya permainan nipet atau menyumpit
dilupakan oleh generasi muda sekarang ini. Tapi ternyata kekhawatiran saya
tidak terbukti karena banyaknya peserta yang mengikuti lomba ini,” terang Sekretaris
Daerah Kabupaten Barito Timur Panahan Moetar, SE, M.Si dalam sambutanya pada
acara pembukaan lomba nipet di Halaman Kantor Bupati Bartim.
Namun dari keseluruhan peserta lomba nipet tahun ini, mayoritas didominasi
usia tua. Karena itulah Sekda Bartim Panahan Moetar yang kala itu didampingi
oleh Kepala Disbudparpora Kabupaten Barito Timur Forty Rickyannau, ST, MT
berharap generasi tua dapat membina generasi yang lebih muda dalam budaya
permainan nipet atau menyumpit.
“Dengan pembinaan secara baik dan benar kami berharap
budaya nipet ini bisa meraih prestasi kedepannya,” pungkas Sekda Bartim.
Usai memberikan sambutan Sekda Bartim membuka acara
lomba nipet dengan mencoba menyumpit papan target yang telah disediakan
panitia.
Sekedar diketahui lomba nipet yang digelar oleh
Panitia Festival Budaya Nansarunai Tahun 2022 terbagi dua kategori yaitu katagori
umum dan khusus warga Kabupaten Barito Timur. Kategori umum diikuti peserta dari
luar daerah seperti Tabalong, Balangan, Barito Selatan dan Barito Kuala. Selain
lomba nipet atau menyumpit, di hari terakhir ini panitia menggelar lomba senam
igal nansarunai di Halaman Gedung Mantawara dan lomba Besei Kambe di Danau
Talawe Bangi Tamiang Layang.
Di malam harinya (malam ini,red) sekitar pukul 19.00
WIB panitia menggelar acara penutupan dengan menampilkan parade band ethnic. (cak/sul).
KAJI BANDING- Rombongan Dinas Kominfo Kabupaten Tabalong saat diterima di ruang kerja Kepala Diskominfosantik Kabupaten Bartim, beberapa waktu lalu. Tujuan kedatangan Diskominfo Kabupaten Tabalong untuk kaji banding program kerja di bidang statistik sektoral dan persandian di Diskominfosantik Kabupaten Barito Timur.
Dinas
Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Barito Timur, Kamis
(18/8) mendapat kunjungan dari Dinas
Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tabalong. Rombongan Diskominfo dari Kabupaten Tabalong ini dipimpin oleh Kepala Bidang Statistik dan Persandian Zainal Hakim S.Sos beserta rombongan. Tujuan kedatangan Diskominfo Kabupaten
Tabalong untuk kaji
banding program kerja di bidang statistik
sektoral dan persandian di Barito Timur.
Kedatangan rombongan
dari Kabupaten Tabalong, disambut hangat oleh Kepala Dinas Komunikasi,
Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Barito Timur
Drs. Dwi Aryanto didampingi oleh Kepala Bidang Persandian dan Statistik dan
Staf. Diskusi dan tanya
jawab terjadi
diantara pertemuan kedua dinas itu.
Diskominfo
Tabalong menanyakan bagaimana cara pengelolaan statistik sektoral dan
persandian berkesempatan di Kabupaten Barito Timur. Kapala Diskominfosantik
Kabupaten Barito Timur melalui Kepala
Bidang Persandian dan Statistik Diskominfosantik Bpk. Ari Opu Pahandrian M, ST
menjelaskan statistik sektoral dan persandian pada Diskominfosantik Kabupaten
Barito Timur, dibangun secara bertahap dimulai tahun 2020 dengan Dukungan
Pimpinan Daerah Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas.
Dijelaskan Ari, Bupati Bartim lah yang memberi
dukungan dan memperkuat Bidang Persandian dan
Statistik dengan menambah kata persandian dan statistik pada numenklatur Dinas. “Awalnya nama dinas hanya Dinas Komunikasi dan Informatika, pada peraturan terbaru
menjadi Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik,”jelasnya
Selanjutnya, papar Ari, Diskominfosantik melakukan penguatan Sumber Daya Manusia. Melalui penguatan ini SDM di Bidang Statistik dan
Persandian saat ini memiliki kemampuan mumpuni
seperti kemampuan teknis olah data dan infografis serta didukung penguasaan program aplikasi
dengan tingkatan level minimal intermediate-up, penguasaan rekayasa
jaringan dan penguasaan coding pembuatan aplikasi.
Selain mendapatkan dukungan dari Orang Nomor Satu di
Barito Timur, juga tidak lepas dari Dukungan Kepala Dinas Kominfosantik yang
mendukung pengadan sarana dan prasarana secara bertahap. “Dengan kerja tim yang solid antar bidang
lingkup Dinas Kominfosantik, maka
pekerjaan Diskominfosantik yang berperan sebagi
wali data relatif dapat di laksanakan,” tutur Ari.
Mantan Sekcam
Patangkep Tutui ini juga menjelaskan, Diskominfosantik Kabupaten Barito
Timur sudah membentuk komitmen
Forum Satu Data Kabupaten Barito Timur, sehingga kegiatan Pengumpulan Data,
Verifikasi Data untuk menghasilkan data-data yang valid sesuai prinsip satu
data dapat dilaksanakan. “Setelah itu masuk ke tahap publikasi
untuk saat ini melalui pembuatan buku statistik sektoral Kabupaten Barito
Timur, melalui media sosial, website https://statistik.baritotimurkab.go.id/,” terangnya.
Dijelaskan juga, untuk seksi persandian Diskominfosantik Kabupaten Barito Timur
mempunyai inovasi E-SIGN Barito Timur, dimana sistem ini menjamin keamanan
informasi dokumen elektronik seperti tandatangan-paraf koordinasi, penyimpanan
arsip-arsip surat dapat dilakukan dalam sistem ini.
“Sekarang
fasilitas terbaru adalah otomatis notice WA kepada user jika ada dokumen
elektronik yang perlu ditelaah,di paraf dan/atau di tandatangan, jadi dimanapun
dan kapanpun kegiatan administrasi perkantoran dapat di lakukan melalui sistem
E-Sign Barito Timur yang telah bekerjasama dengan Balai Sertifikasi Elektronik
(BSrE) Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN),” paparnya.
Untuk membukatikan apa yang sudah dilakukan, Bidang
Statistik dan Persandian lantas dilakukan demo aplikasi E-Sign Barito Timur oleh staf persandian M.Yuda, dari tahapan pembuatan surat, paraf
koordinasi dari staf sampai dengan kabid, dilanjutkan Tanda Tangan Kepala Dinas
dan penjelasan singkat kerja aplikasi E-Sign Barito Timur (https://esign.baritotimurkab.go.id/).
Melalui kesempatan
itu Diskominfo Kabupaten Tabalong melalui Zainal
Hakim. S.Sos mengucapkan banyak terimakasih kepada Kepala Diskominfosantik
Kabupaten Barito Timur, yang telah menerima kunjungan dan pembelajaran ini. “Banyak
penjelasan tahapan pengelolaan stastistik sektoral dan persandian di Kabupaten
Barito Timur yang bisa di adaptasi/adopsi, besar harapan kedepan kunjungan ini
menjadi kerjasama berkelanjutan diantara Kabupaten yang bertetangga dekat,” kata Zainal. (Ari)