KETUA TP-PKK BARTIM AJAK IBU-IBU PERIKSA SEJAK DINI KESEHATANNYA

KETUA TP-PKK BARTIM AJAK IBU-IBU PERIKSA SEJAK DINI KESEHATANNYA

TINJAU KEGIATAN- Ketua TP-PKK Kabupaten Barito Timur Ny. Munita Mustika Dewi, SE,MM  dan jajaran pengurus PKK Bartim, saat melihat langsung kegiatan deteksi dini kanker mulut rahim dan kanker payudara di UPTD Puskesmas Tamiang Layang, Rabu (24/11).

DISKOMINFOSANTIK- Penyakit kanker serviks dan kanker payudara mengancam banyak wanita. Berdasarkan data dari WHO penyakit kanker merupakan penyebab kematian nomor 2  terbayak di dunia setelah penyakit kardiovaskular. Karena itu para Ibu-ibu di Kabupaten Barito Timur diharapkan segera memeriksakan kesehatannya sejak dini. Ajakan tersebut disampaikan oleh  Ketua TP-PKK Kabupaten Barito Timur Ny. Munita Mustika Dewi, SE,MM  dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Ketua II Dra. Herawani, MM pada acara kegiatan iva test dan deteksi dini kanker mulut rahim dan kanker payudara, Rabu (24/11) di UPTD Puskesmas Tamiang Layang.

Dijelaskan Munita, kegiatan IVA TEST dan deteksi dini kanker mulut rahim dan kanker payudara yang dilaksanakan, merupakan bentuk kepedulian TP-PKK Kabupaten Barito Timur akan bahaya kanker serviks dan kanker payudara. “Kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini penyakit kanker serviks dan payudara pada perempuan di Kabupaten Barito Timur dan menurunkan angka kejadian dan angka kematian perempuan akibat penyakit tersebut,” jelas Munita.

Munita meminta Ibu-ibu tidak perlu takut memeriksakan dirinya. “Karena kanker serviks adalah jenis kanker yang dapat dicegah, dilakukan dengan cara sederhana dan dapat dilakukan di Puskesmas. Untuk deteksi dini kanker payudara melalui SADANIS dapat ditunjang dengan peralatan mammografi dan USG,” katanya.

Lebih jauh Anggota DPRD Kabupaten Barito Timur ini mengatakan, kegiatan deteksi dini kanker serviks dan kanker mulut rahim ini merupakan imbauan langsung dari Ibu Iriana Joko Widodo untuk mewujudkan wanita Indonesia bebas dari kanker serviks dan kanker payudara.

“IVA TEST ditujukan kepada semua wanita yang sudah pernah berhubungan intim dengan beberapa kriteria tertentu agar kanker serviks dapat terdeteksi. Karena semakin dini dilakukan maka akan semakin mudah penanganannya. Dapat dibayangkan dalam satu jam ada satu orang yang meninggal akaibat penyakit tersebut. Jika penanganan dini tidak dilakukan maka akan semakin susah untuk proses penyembuhannya,” terang  Munita.

Karena itu Ketua TP-PKK Kabupaten Barito Timur ini berharap kedepannya warga di Kabupaten Barito Timur dapat memperoleh jangkauan kesehatan IVA dan SADANIS yang lebih luas dan baik. “Semua lapisan masyarakat diharapkan bias mengarah trend positif bebas kanker serviks dan bebas kanker payudara,” ujar Munita mengakhiri sambutannya. (lim/cak/diskominfosantik)

PERINGATI HARI IBU, PKK BARTIM LAKSANAKAN IVA TEST & DETEKSI DINI KANKER MULUT RAHIM & PAYUDARA

PERINGATI HARI IBU, PKK BARTIM LAKSANAKAN IVA TEST & DETEKSI DINI KANKER MULUT RAHIM & PAYUDARA

PEMBUKAAN- Memperingati Hari Ibu, TP-PKK Kabupaten Barito Timur melaksanakan
iva test dan deteksi dini kanker mulut rahim dan kanker payudara. Kegiatan ini bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur, Rabu (24/11) dan dipustkan di UPTD Puskesmas Tamiang Layang.

DISKOMINFOSANTIK- Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Timur peduli terhadap kesehatan ibu –ibu di Kabupaten Barito Timur. Kepedulian ini ditunjukan dengan melaksanakan kegiatan iva test dan deteksi dini kanker mulut rahim dan kanker payudara, Rabu (24/11)/

Acara yang  dipusatkan di UPTD Puskesmas Tamiang Layang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur. Hadir dalam acara pembukaan kegiatan tersebut seluruh pengurus PKK Kabupaten Barito timur.

Acara pembukaan kegiatan iva test dan deteksi dini kanker mulut rahim dan kanker payudara ini diawali dengan doa. Selanjutnya sambutan pertama disampaikan oleh Pimpinan UPTD Puskesmas Tamiang Layang Marlina Susana, S.Kep, MM. Dalam sambutanya Pimpinan UPTD Puskesmas Tamiang Layang menyambut baik kegiatan tersebut dan mengucapkan terimakasih telah bersedia melaksanakan kegiatan di UPTD Puskesmas Tamiang Layang.

Setelah sambutan dari Pimpinan UPTD Puskesmas Tamiang Layang dilanjutkan dengan sambutan tertulis dari Ketua TP-PKK Kabupaten Barito Timur Ny. Munita Mustika Dewi, SE,MM yang dibacakan oleh Wakil Ketua II Dra. Herawani, MM. Dalam sabutan tersebut Wakil Ketua PKK Kabupaten Barito Timur menyampaikan bahwa Ketua TP-PKK Kabupaten Barito Timur akan menyempatkan diri hadir dan melihat langsung proses pemeriksaan iva test dan deteksi dini kanker mulut rahim dan kanker payudara ke UPTD Puskesmas Tamiang Layang.

Usai acara pembukaan dilanjutkan dengan kegiatan pemeriksaan pemeriksaan iva test dan deteksi dini kanker mulut rahim dan kanker payudara. Berdasarkan informasi dari panitia kegiatan iva test dan deteksi dini kanker mulut rahim dan kanker payudara ini, peserta ditargetkan sekitar 100 orang dan akan dilaksanakan setiap tahun.(lim/cak/diskominfosantik)

SELARASKAN PROGRAM KEGIATAN, DISKOMINFOSANTIK BARSEL KUNJUNGI DISKOMINFOSANTIK BARTIM

SELARASKAN PROGRAM KEGIATAN, DISKOMINFOSANTIK BARSEL KUNJUNGI DISKOMINFOSANTIK BARTIM

CENDERAMATA- Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Kabupaten Barito Timur Drs. Dwi Aryanto (dua dari kiri) menyerahkan cinderamata kepada Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Kabupaten Barito Selatan Drs. Syahdiannur, MAP, Selasa (23/11) pagi di ruang kerja Kepala Diskominfosantik Bartio Timur.

DISKOMINFOSANTIK- Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Barito Timur, Selasa (23/11) pagi kedatangan tamu. Tamu tersebut adalah rombongan dari Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Kabupaten Barito Selatan. Dipimpin langsung oleh kepala dinasnya, Diskominfosantik Barito Selatan ingin mengetahui bagaimana pengelolaan kegiatan yang ada di Diskominfosantik Kabupaten Barito Timur.

“Kami ingin mengatahui dan melihat langsung bagaimana pengelolaan kegiatan di Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik di Kabupaten Barito Timur. Hasil kunjungan ini nantinya akan menjadi acuan bagi kami untuk melaksanakan berbagai program di tahun 2022,” ujar Kepala Diskominfosantik Kabupaten Barito Selatan  Drs. Syahdiannur, MAP saat diwawancarai kontributor MMC Diskominfosantik, usai kunjugan.

BERBINCANG- Kepala Diskominfosantik Kabupaten Barito Timur Drs. Dwi Aryanto dan jajarannya menerima rombongan Kepala Diskominfosantik Kabupaten Barito Timur Drs. Syahdiannur, MAP dan jajaranya, yang melakukan kunjungan ke Diskominfosantik Kabupaten Barito Timur, Selasa (23/11)

Didampingi oleh Kepala Diskominfosantik Kabupaten Barito Timur Drs. Dwi Aryanto, lebih jauh Syahdiannur menjelaskan kunjungan yang pihaknya lakukan bertujuan untuk menselaraskan  program-program kegiatan. Hal ini menyesuaikan dengan adanya perubahan program dan anggaran yang diatur oleh Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor . 90 dan Kepmendagri Nomor .50 tahun 2020.

 “Ada perubahan dalam pengelolaan program  dan penyusunan kegiatan,  ini yang perlu kami sinkornkan dan kami komunikasikan dengan Kepala  Diskominfosantik Kabupaten Barito Timur sehingga kita memiliki persamaan persepsi dan tugas-tugas diskominfo kedepanya,” jelas Syahdiannur.

Sementara itu Kepala Diskominfosantik Kabupaten Barito Timur Drs. Dwi Aryanto mengatakan sangat berterima kasih sudah dikungjungi oleh Diskominfosantik Kabupaten Barito Selatan.  Kedatangan Diskominfosantik Barsel ini ujar Dwi, guna singkronisasi program dan kegiatan di tahun 2022. “Diskominfosantik Barsel belajar dari kita dan kita juga belajar dari Diskominfosantik Barsel, jadi sama-sama belajar untuk kemajuan bersama,” terang Dwi Aryanto.

Bedasarakan patauan kontributor MMC Diskominfisantik Kabupaten Barito Timur, robongan Diskominfosantik Kabupaten Barito Selatan tiba di halaman Kantor Diskominfosantik Kabupaten Barito Timur sekitar pukul 08.00 WIB. Rombongan yang dipimpin langsung oleh Kepala Diskominfosantik Barito Selatan ini langsung di terima oleh Kepala Diskominfosantik Kabupaten Barito Timur di ruang kerjanya.

Ikut serta dalam rombongan Diskominfosantik Barito Selatan Sekretaris Diskominfosantik Barsel, Dua orang Kepala Bidang, enam orang Kepala Seksi dan beberapa orang staf. Sementara itu Kepala Diskominfosantik Kabupaten Barito Timur didampingi oleh Sekretaris Diskominfosantik, dan para pejabat eselon III dan IV di lingkungan dinas tersebut.(cak/diskominfosantik)

BUPATI BARTIM IKUTI RAKOR PENANGGULANGAN BANJIR

BUPATI BARTIM IKUTI RAKOR PENANGGULANGAN BANJIR

RAPAT -Bupati Ampera AY Mebas dan Forkopimda Kabupaten Barito Timur  mengikuti Rakor Penanggulangan Banjir di Kalimantan Tengah secara virtual dengan BNPB di Rumah Jabatan Bupati Barito Timur, baru-baru ini.
RAPAT -Bupati Ampera AY Mebas dan Forkopimda Kabupaten Barito Timur  mengikuti Rakor Penanggulangan Banjir di Kalimantan Tengah secara virtual dengan BNPB di Rumah Jabatan Bupati Barito Timur, baru-baru ini.

DISKOMINFOSANTIK- Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas didampingi  Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten mengikuti rapat koordinasi penanganan bencana banjir di Kalimantan Tengah (Kalteng). Kegiatan bersama Kepala BNPB Mayjen TNI Suharyanto secara virtual tersebut turut diikuti para kepala daerah di 13 kabupaten dan satu kota, Sabtu (20/11).

“Rapat tersebut menindaklanjuti penanggulangan bersama bencana banjir yang melanda di beberapa kabupaten di Kalteng,” sebut Bupati Barito Timur kepada sejumlah wartawan baru-baru ini.

Khusus di Kabupaten Barito Timur bencana banjir dengan adanya intensitas hujan tinggi saat ini masih belum terlihat. Akan tetapi kewaspadaan terhadap cuaca ekstrim terus mendapat perhatian serius.

Antara lain, terkait dampak naiknya debit air sungai di wilayah rawan terhadap kawasan pertanian. Seperti, Pematang Karau dan Dusun Tengah.

“Kenaikan debit air terjadi, tetapi dampaknya terhadap kawasan sebagai sentra pertanian masih di data di lapangan,” timpal Kepala Dinas Pertanian Bartim, Trikorianto kepada sejumlah wartawan.

Menurutnya, pada musim tanam Oktober – Maret (Okmar) para petani saat ini mulai menyemai bibit meski ada yang telah mulai menanam dengan usia rendah. Antisipasi terendamnya areal pertanian dipantau langsung PPL setiap hari.

“Apabila ada yang terendam dan sampai gagal panen akan dilaporkan untuk mendapat pergantian bibit ke kementrian pusat,” sebut Trikorianto seraya mengimbau, para petani agar waspada terhadap naiknya debit air dengan memanfaatkan tanggul maupun melakukan penyemaian di lahan yang lebih tinggi. (cak/diskominfosantik)

PGP WUJUDKAN KARAKTER PELAJAR PANCASILA

PGP WUJUDKAN KARAKTER PELAJAR PANCASILA

MOTIVATOR- Pendamping Praktik Program Guru Penggerak Kabupaten Barito Timur Jeri, S.Pd saat memberikan motivasi kepada Calon Guru Pengerak di 5 (lima) Sekolah yang  dibersamai,  Senin  (22/11).
MOTIVATOR- Pendamping Praktik Program Guru Penggerak Kabupaten Barito Timur Jeri, S.Pd saat memberikan motivasi kepada Calon Guru Pengerak di 5 (lima) Sekolah yang  dibersamai,  Senin  (22/11).

DISKOMINFOSANTIK- Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) diselenggarakan dalam rangka memberikan bekal kemampuan kepemimpinan pembelajaran, dan pedagogik kepada guru sehingga mampu menggerakkan komunitas belajar, baik di dalam maupun di luar sekolah serta berpotensi menjadi pemimpin pendidikan yang dapat mewujudkan rasa nyaman dan kebahagiaan peserta didik ketika berada di lingkungan sekolahnya masing-masing.

Salah satu Pengajar Praktik Program Guru Penggerak Angkatan IV Kabupaten Barito Timur Jeri, S.Pd pada saat berbincang dengan konributor MMC Diskominfosantik menjelaskan Pendampingan Individu Perdana Pendidikan Guru Penggerak yang dibersamainya di 5 sekolah yaitu SMPN 1 Tamiang Layang, SDN 4 Tamiang Layang, SDN 3 Jaar, SMKN 1 Raren Batuah, dan SMPN 2 Paku. Pendampingan dimulai pada tanggal 9 -17  November 2021 langsung di sekolah CGP dengan rentang waktu pendampingan pagi hari dari pukul 08.00-11.00 WIB dengan fokus pendampingan diskusi tantangan belajar daring dan  refleksi penerapan perubahan daring.

Kepala Sekolah SD Trinitas Tamiang Layang ini juga berbagi cerita selama proses pendampingan membersamai CGP sangat mengapresiasi akan daya upaya para Calon Guru Penggerak yang rata-rata punya mimpi yang sama yaitu ingin menuntun dan mewujudkan murid yang berkarakter Pancasila  dengan sepenuh hati. Hal ini sangat penting agar murid mencapai kebahagiannya untuk  memberikan kontribusi, dengan karya-karya yang berdampak luas kedepannya. “Dalam rangka mewujudkan mimpi tersebut, tentu CGP dituntut semakin lebih aktif, kreatif, dan inovatif mendidik dan mengajar murid sesuai dengan sikon dan daya dukung sekolah CGP,” ujarnya.

Kepala Sekolah yang  sangat enerjik ini  juga bebagi pengalaman bahwa  ada sedikit kendala yang di alam para peserta saat  refleksi sharing CGP yang dibersamainya, hal   esensial yang menjadi kendala belajar dan mewujudkan aksi nyata dari konsep belajar pada modul 1.1 ialah akses jaringan internet yang belum stabil dan belum merata, juga kurangnya keterlibatan seluruh guru pada ekosistem sekolah, sarana prasarana, lingkungan murid, dan  orang tua dalam pendidikan pengajaran untuk mewujudkan karakter Pelajar Pancasila.

Dari permasalahan yang dialami tadi, Ia sebagai Pengajar Praktik menuntun Calon Guru Penggerak dengan pendekatan coaching,  sehingga dari dalam diri CGP menemukan alternatif solusi akan situasi yang dialami. Dari adanya solusi yang muncul dalam proses pendampingan, maka menjadi goal yang harus di implentasikan menjadi aksi nyata,  maka capaian/praktik baik yang diupayakan berprogress menuju mimpi CGP menjadi nyata. Jeri menyakini setelah program ini selesai  semua Calon Guru Penggerak Kabupaten Barito Timur dapat menjadi agen perubahan mewujudkan Pelajar Berkarakter  Pancasila pungkasnya diakhir perbincangan. (Lim/Diskominfosantik)

P4TK IPA BANDUNG LAKSANAKAN LOKAKARYA 1

P4TK IPA BANDUNG LAKSANAKAN LOKAKARYA 1

GURU PENGGERAK- Peserta Calon Guru Penggerak antusias mengemukan pendapat pada kegiatan Lokakarya 1 yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Ilmu Pengetahuan Alam P4TK IPA Bandung di Hotel Ade Tamiang Layang, Jumat (19/11).

DISKOMINFOSANTIK- Peserta Calon Guru Penggerak  Kabupaten Barito Timur ikuti Lokakarya 1 (satu). Kegiatan yang diselenggarkan oleh Pusat Pengembangan  dan Pemberdayaan  Pendidik dan Tenaga Kependidikan Ilmu Pengetahuan Alam P4TK IPA Bandung ini berpusat di Aula Hotel Ade Tamiang Layang, Jumat (19/11).

Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) merupakan langkah strategis dari pemerintah Republik Indonesia dengan mewujudkan guru yang berdaya dan memberdayakan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang berorientasi pada peningkatan proses dan hasil belajar peserta didik. Dalam pelaksanaannya program PGP adalah program pengembangan keprofesian berkelanjutan melalui pelatihan dan pendampingan yang berfokus pada kepemimpinan pembelajaran agar guru dapat menggerakkan komunitas belajar disekitarnya yang dapat mewujudkan merdeka belajar peserta didik.

Kepala PPPPTK IPA Bandung Enang Ahmadi, S.Pd., M.Pd  melalui PIC (Person In Charge)  PGP Angkatan IV  Kabupaten Barito Timur  Dani Suhadi, S.Sos  saat berbincang dengan kontributor MMC Diskominfosantik menjelaskan bahwa Pendampingan pada lokakarya bertujuan untuk meningkatkan keterampilan CGP untuk menjalankan perannya, menjejaringkan CGP di tingkat kabupaten, menjadi ruang diskusi dan pemecahan masalah yang dihadapi oleh CGP, serta meningkatkan keterlibatan pemangku kepentingan di tingkat sekolah dan kabupaten. Agar pelaksanaan lokakarya berjalan sesuai skenario yang diharapkan perlu disusun sebuah panduan kegiatan sebagai acuan dalam pelaksanaan lokakarya.

Dani memaparkan dalam  kegiatan Pendidikan Guru Penggerak Angkatan IV: Lokakarya 1  akan dilakukan monitoring dan evaluasi (monev) oleh PPPPTK IPA. Tujuan monev adalah untuk memastikan kegiatan lokakarya dan pendampingan terlaksana sesuai dengan ketentuan Program Pendidikan Guru Penggerak. Petugas monev adalah pejabat struktural, fungsional, dan atau pengelola anggaran yang menguasai tentang pelaksanaan Program Pendidikan Guru Penggerak ujarnya.

Admin LMS dari  P4TK IPA Bandung ini lebih jauh menyampaikan  bahwa Instrumen monev Program Pendidikan Guru Penggerak merupakan alat pengumpul data yang digunakan oleh tim pada saat melaksanakan monev, instrumen yang dimaksud berupa kuesioner yang dilengkapi dengan penjelasan dan bukti. Responden monev terdiri atas pengajar praktik, panitia lokal, dan peserta Program Pendidikan Guru Penggerak pungkasnya.

Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana yang juga Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur Messias, S.Pd., MS mengungkapkan bahwa guru penggerak harus mampu  memposisikan  diri sebagai teladan dalam melaksanakan proses belajar mengajar terutama dalam mengimplemantasi  pemikiran Ki Hajar Dewantara dikelas binaannya, selain itu Messias berharap dengan diadakanya  Lokakarya  1 Calon Guru Penggerak Angkatan IV Kabupaten Barito Timur   mampu mengidentifikasi potensi  diri sendiri sehingga mampu bergerak, menggerakkan dan mengimplementasikan ilmu yang diperoleh guna mewujudkan Pelajaran Berkarakter Pancasila ujarnya  diakhir perbincangan dengan penuh harap. (Lim/Diskominfosantik)     

EKSEKUTIF & LEGISLATIF LANJUTKAN PEMBAHASAN NOTA KEUANGAN DAN RAPERDA  APBD 2022

EKSEKUTIF & LEGISLATIF LANJUTKAN PEMBAHASAN NOTA KEUANGAN DAN RAPERDA APBD 2022

RAPAT KERJA- Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Timur Panahan Moetar, SE, M.Si  bersama Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Barito Timur saat mengikuti rapat kerja DPRD Kabupaten Barito Timur, Rabu (17/11).

DISKOMINFOSANTIK- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Timur kembali menggelar rapat lanjutan pembahasaan bersama, pengajuan nota keuangan dan rancangan peraturan derah Kabupaten Barito Timur, tentang APBD Tahun Anggaran 2022, Rabu (17/11).

Rapat yang digelar di ruang Paripurna DPRD Kabupaten Barito Timur ini menghadirkan pihak Eksekutif yakni Pemerintah Kabupaten Barito Timur. Dari pihak Eksekutif diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Timur Panahan Moetar, SE, M.Si dan dihadiri oleh Kepala OPD se Kabupaten Barito Timur.

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Barito Timur ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Barito Timur Nur Sulistio, S.Pd.I. Dalam surat undangannya  bernomor: 005/507/DPRD/2021, tanggal 16 Nopember 2021,  Ketua DPRD Kabupaten Barito Timur Nur Sulistio, S.Pd.I. membagi pembahasaan rencana kerja anggaraan Satuan Kerja Perangkat Daerah (RKA-SKPD) dalam delapan sesi.

Setiap sesi ada 5 OPD yang secara bergiliran dibahas rencana kerja anggaranya. Berdasarkan undangan yang ditandatangai oleh Ketua DPRD Kabupaten Barito Timur, pembahasan RKA dimulai pukul 08.30 WIB sampai dengan pukul 18.00 WIB.

Sampai berita ini diturunkan pukul 14.00 WIB, rapat kerja lanjutan pembahasaan bersama, pengajuan nota keuangan dan rancangan peraturan derah Kabupaten Barito Timur, tentang APBD Tahun Anggaran 2022 masih berjalan.(cak/diskominfosantik).

DONGKRAK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT, PEMKAB BARTIM SALURKAN BIBIT KARET UNTUK KELOMPOK TANI

DONGKRAK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT, PEMKAB BARTIM SALURKAN BIBIT KARET UNTUK KELOMPOK TANI

CEK BIBIT KARET- Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Trikorianto, SP, MM mengecek kelayakan bibit karet jenis PB-26 yang akan dibagikan kepada kelompok tani di wilayah Kabupaten Barito Timur.

DISKOMINFOSANTIK-Pemerintah Kabupaten Barito Timur terus berupaya membantu mendongkrak kesejahteraan masyarakatnya. Pasalnya, upaya tersebut merupakan salah satu dari sekian banyak program Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Timur yang dipimpin oleh  Bupati Ampera AY Mebas.

Melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan setempat, Pemkab Bartim memberikan bantuan bibit karet kepada kelompok tani di Gumi Jari Janang Kakalawah ini. Bibit karet sebanyak 101.500 pohon ini  diberikan kepada 12 (dua belas) Kelompok Tani.

Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas melalui Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barito Timur Trikorianto, SP,MM mengatakan 101.500 pohon bibit karet unggul tersebut adalah jenis PB-260 dan dibagikan kepada 12 kelompok tani.

“Dua belas kelompok tani itu tersebar di 6 kecamatan yaitu Kecamatan Paju Epat, Benua Lima, Dusun Timur, Dusun Tengah, Patangkep Tutui, dan Kecamatan Awang,” jelas  Trikorianto yang dikomfirmasi kontributor MMC Diskominfosantik Kabupaten Barito Timur.  Senin, (15/11) malam.

Mantan Camat Benua Lima dan Patengkep Tutui ini menjelaskan, total lahan yang akan ditanami bibit karet seluas 203 hektare, dan merupakan program ekonomi kerakyatan Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Timur di bidang pertanian.

 “Bantuan disalurkan berdasarkan hasil verifikasi data melalui beberapa tahapan, kami juga sudah mengecek kondisi lahan untuk memastikan bahwa petani penerima bantuan benar-benar siap untuk mengembangkan bantuan bibit karet yang disalurkan,” papar Trikorianto.

Selain bibit, dinas pertanian juga tetap membantu kebutuhan pupuk dan obat-obatan untuk perawatan tanaman karet tersebut sehingga tanaman karet dapat berproduksi sesuai target waktu.

“Harapan kami agar benar-benar dikembangkan, ditanam, dipelihara dan nanti sesuai dengan target 5 tahun sudah bisa disadap,” terang bapak tiga anak ini.

Lebih jauh Trikorianto mengatakan, karet unggul jenis PB-260 ini di beberapa lokasi tanam sudah matang sadap pada umur 5 tahun. Karet jenis ini juga memiliki produktivitas tinggi  dan getah yang lebih banyak dibandingkan jenis lain. “Kami mengharapkan agar bantuan Pemerintah Daerah ini dikelola dengan baik agar bisa menghasilkan dan dapat mensejahterakan masyarakat yang menerimanya,” harap Trikorianto.(cak/diskominfosantik)

PGP MENGUBAH PARADIGMA DAN WAWASAN GURU

PGP MENGUBAH PARADIGMA DAN WAWASAN GURU

PENDAMPINGAN – Pengajar Praktik Program Guru Penggerak Kabupaten Barito Timur Turaini, S.Pd saat mendampingi peserta Calon Guru Pengerak di SMPN Satu Atap 1 Dusun Timur Kabupatenn Barito Timur, Senin (15/11).

DISKOMINFOSANTIK- Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) merupakan program pendidikan bagi guru yang diselenggarakan secara simultan dan serentak di seluruh Indonesia. Program PGP ini langkah strategis pemerintah, dalam hal ini Kemendikbudristek, untuk mewujudkan guru yang berdaya dan memberdayakan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang berorientasi pada peningkatan proses dan hasil belajar peserta didik.

Rancang bangun program PGP menggunakan pendekatan andragogi dan blended learning selama sembilan bulan. Program tersebut didesain untuk mendukung hasil belajar yang implementatif berbasis lapangan. Untuk itu maka 70% kegiatan dilakukan dalam bentuk on-the-job training di mana guru sebagai peserta PGP tetap bertugas mengajar dan menggerakkan komunitas di sekolah. Sementara, 20% kegiatan dirancang dalam bentuk kegiatan belajar bersama rekan sejawat dan 10% lainnya dilakukan dalam bentuk pembelajaran bersama Instruktur, Fasilitator, dan Pengajar Praktik.

Pengajar Praktik Program Guru Penggerak Kabupaten Barito Timur      Turaini, S.Pd kala dibincangi Kontributor MMC Diskominfosantik   saat melaksanakan  pendampingan Calon Guru Penggerak SMPN Satu Atap 1 Dusun di Maragut menjelaskan,  Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 4 Kabupaten Bartim sudah memasuki tahap pendampingan Individu 0 atau perdana yang dilaksanakan sebelum lokakaraya 1.

Kepala SDN Dorong ini juga menyampaikan bahwa  pola pendampingan adalah diprakarsai oleh pengajar praktik (PP) yang datang ke sekolah Calon Guru Penggerak (CGP), materi pendampingan pada PI 0 adalah diskusi PP dan CGP tentang tantangan belajar daring di LMS dan refleksi perubahan kelas yang sesuai dengan pemikiran Ki Hajar Dewantara ujarnya. Turai juga menambahkan selama pendampingan kepada CGP Rahim, S.Pd  diskusi berjalan lancar penuh keakraban yang sangat membantu CGP dalam mengembangkan potensi dirinya dan melakukan perubahan sesuai apa yang dicita-citakan oleh Bapak Pendidikan Indonesia Ki Hajar Dewantara pungkasnya.

Peserta Calon Guru Penggerak Rahim, S.Pd sangat bersyukur terpilih untuk mengikuti program ini menurutnya banyak sekali ilmu dan wawasan bertambah setelah kurang lebih satu bulan berjalan. Ia bersyukur dalam mengikuti kegiatan ini sangat didukung oleh Kepala SMPN Satap 1 Dusun Timur Rariu, S.Pd dan semua dewan guru.

Guru yang sangat enerjik ini memaparkan bahwa PGP ini sangat membantu membentuk guru yang lebih kreatif, inovastif hal ini sangat diperlukan dalam proses belajar mengajar sekarang yang mengutamakan peran serta peserta didik dalam pembelajaran. Rahim berharap kedepan banyak lagi guru Barito Timur yang ikut dalam Program Guru Penggerak ini sehingga peningkatan mutu pendidikan semakin cepat dan merata katanya bersemangat.(Lim/Diskominsantik).

AKM  LANCAR MUTU PENDIDIKAN TERJAMIN

AKM LANCAR MUTU PENDIDIKAN TERJAMIN

ANTUSIAS- Siswa SDN 1 dan SDN 2 Pasar Panas Kecamatan Benua Lima sangat antusias mengikuti Asesmen Kompentensi Nasional (AKM) jenjang Sekolah Dasar pada hari Senin, 15 Nopember 2021.

DISKONINFOSANTIK- Mutu pendidikan merupakan hasil dari proses belajar mengajar yang dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan kepada peserta  didik yang meliputi  literasi, numerasi dan nilai-nilai karakter. Untuk menghimpun  Informasi tersebut Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Tenologi meluncurkan   tiga instrumen utama yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survey Karakter dan Survey Lingkungan Belajar. Selain itu Asesemen Nasional bertujuan untuk menunjukkan apa yang seharusnya menjadi tujuan utama satuan pendidikan, yakni pengembangan kompetensi dan karakter murid, hal ini berbeda dengan UN yang mengukur kemajuan individu siswa dan syarat digunakan sebagai syarat kelulusan pada jenjang pendidikan.

Kepala UPT Diisdik Kecamatan Benua Lima  Astronot, S.Pd  saat berbincang dengan Kontributor MMC Diskominfosantik, Senin (15/11) pagi  menjelaskan Sekolah yang ada di wilayah kerjanya melaksanakan Asesmen Nasional  dibagi menjadi 2 kelompok yaitu 3 (tiga) sekolah melaksanakan secara mandiri di sekolahnya masing-masing dan 8 (delapan) dilaksanakan menumpang di SMAN 1 Benua Lima dikarenakan terbatasnya fasilitas yang digunakan.

Astronot berharap perlaksanaan Asesmen Nasional dapat meningkatkan pemahaman siswa,   guru dan warga sekolah  dalam proses belajar mengajar melalui pmbelajaran literasi dan numerasi sehingga dapat meningkatkan  mutu pendidikan di Kecamatan Benua Lima  ujarnya.

Senada dengan apa yang disampaikan Kepala UPT Pengawas Sekolah Kecamatan Benua Lima Yulianti, S.Pd., MM memaparkan Pelaksanaan ANBK  gelombang I tgl 15-16 secara mandiri 3 ( SDN 1 P.Panas, SDN 2 Pasar Panas dan SDN Bamban ) dan tgl 17-18 Nop  ada 8 sekolah menumpang pelaksanaannya di SMA Negeri 1 Benua Lima.

Yulianti  pengawas sekolah yang juga  ditugaskan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah untuk memantau kegiatan ini berharap agar   pelaksanaan AN secara mandiri berjalan lancar, tertib dan aman serta tidak ada kendala apapun,  Ia pun meminta dinas terkait agar kedepannya  semua SD yg ada di Benua Lima bisa melaksanakan ANBK secara mandiri dan dilengkapi  perangakat/fasilitas laptop ujarnya  penuh harap. (Lim/Diskomsantik)