SOSIALISASI-Inilah suasana sosialisasi Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) yang dilaksnakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Barito Timur, baru-baru ini.
TAMIANG LAYANG- Pemerintah Kabupaten Barito Timur serius
melakukan kegiatan untuk menurunkan angka stunting di wilayah Gumi Jari Janang
Kalalawah. Bukti keseriusan itu, Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui
Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB)
Kabupaten Barito Timur melakukan sosialisasi Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT)
di Kampung KB Desa Wungkur Nanakan Kecamatan Awang, Rabu (24/8) dan Desa Rodok
Kecamatan Dusun Tengah, Kamis (25/8).
“Tanggal 24 s/d 25 Agustus 2022 kita melaksnakan sosialisasi
Dapur Sehat Atasi Stunting di dua desa Kampung KB yaitu Desa Wungkur Nanakan Kecamatan
Awang, dan Desa Rodok Kecamatan Dusun Tengah,” jelas Plt. Kepala Dinas
Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB)
Kabupaten Barito Timur H.Rusdianor, S.Sos, M.AP melalui pers rilisnya yang
disampaikan kepada MMC Barito Timur, Kamis (25/8).
H. Rusdianor menerangkan, selain menyosialisasikan Dapur
Sehat Atasi Stunting di dua desa tersebut, pihaknya juga langsung membentuk
kelompok DASHAT. Pembentukan DASHAT ini melibatkan dan memberdayakan kelompok
masyarakat yang berada di wilayah kampung KB.
Pria yang juga menjabat sembagai Asisten III Setda
Bartim ini mengatakan melalui pelaksanaan pertemuan Pembinaan Kampung KB dan
Pembentukan DAHSAT ini, diharapkan akan terjalin sinergisitas antara pihak
sebagai factor penentu keberhasilan pembangunan di Kampung KB terkhusunya dalam
penurunan angka stunting di Barito Timur.(cak)
KOMITMEN BERSAMA- Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Timur Panahan Moetar, SE, M.Si menandatangani komitmen bersama untuk penurunan angka prevalensi stunting di Kabupaten Barito Timur, Rabu (24/8) di Aula Bappilitbangda Kabupaten Barito Timur.
TAMIANG
LAYANG- Semua pihak yang ada di wilayah Kabupaten Barito Timur baik dari sektor
Pemerintahan maupun non Pemerintah serta masyarakat harus terlibat dalam menanggulangi permasalahan stunting. Dengan
keterlibat Pemerintahan maupun non Pemerintah serta masyarakat, diharapkan program kegiatan yang telah
direncanakan dapat direalisasikan dengan baik secara konvergensi.
Artinya kegiatan itu dilakukan secara terkoordinir, terintegrasi, dan bersama-sama untuk
mencegah stunting kepada
sasaran prioritas. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Barito Timur
Ampera AY Mebas dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Sekretaris
Daerah Kabupaten Barito Timur Panahan Moetar, SE, M.Si pada acara pembukaan rembuk
stunting Kabupaten Barito Timur tahun 2022, Rabu (24/8) di Aula Bappilitbangda
Kabupaten Barito Timur.
Bupati Bartim
menjelaskan kegiatan rembuk stunting Kabupaten
Barito Timur Tahun 2022, merupakan salah satu tugas dan tanggungjawab bersama,
dalam menjalankan amanat yang diatur
dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2021 tentang
Percepatan Penurunan Stunting.
Orang
Nomor Satu di Kabupaten Barito Timur ini pun menyampaikan apresiasi
yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya
acara rembuk stunting Kabupaten Barito Timur Tahun 2022 sekarang ini.
Bupati Bartim
dua periode ini menjelaskan stunting adalah gangguan pertumbuhan dan
perkembangan anak akibat kekurangan
gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi
badannya berada dibawah
standar yang ditetapkan, dimana kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis ini terjadi
terutama pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Kondisi gagal tumbuh ini disebabkan oleh kurangnya
asupan gizi alam waktu lama serta terjadinya infeksi berulang, dimana kedua faktor penyebab ini dipengaruhi oleh pola asuh yang tidak memadai terutama
dalam 1000 HPK.
“Stunting
tidak hanya mengenai pertumbuhan anak yang terhambat, namun juga berkaitan dengan perkembangan otak yang kurang maksimal, hal ini menyebabkan kemampuan mental dan belajar yang
dibawah rata-rata sehingga
bisa berakibat pada prestasi
belajar anak disekolah menjadi buruk,” paparnya.
Lebih jauh
mantan anggota DPRD Kabupaten Tabalong ini menjelaskan tingkat prevalensi stunting
yang terjadi di Kabupaten Barito Timur saat ini, perlu mendapat perhatian yang sangat serius dan dapat diatasi
bersama-sama dari semua pihak yang terkait, baik sektor pemerintah kabupaten, pemerintah desa, individu, komunitas, CSR, lembaga non pemerintah, maupun
swasta agar dapat bersinergi dan bersatu
dalam upaya penanggulangan Stunting
ini.
Terkait upaya
pencegahan dan penanganan kasus stunting di Gumi Jari Janang Kalalawah ini,
Bupati Bartim berharap intervensi agar dapat
dilakukan oleh semua sektor, baik sektor kesehatan dan non kesehatan
dimana dukungan tersebut diantaranya
melalui pembangunan sanitasi, air bersih, penyediaan pangan yang aman dan
bergizi. “Utamakan pemahaman secara baik, serta kepedulian masing-masing
individu, berikut masyarakat untuk mengoptimalkan peran sertanya
dalam upaya penanggulangan stunting,” harap Bupati.
Disisi lain,
ujar Bupati, masalah gizi tetap harus menjadi prioritas yang tidak boleh diabaikan,
oleh karena itu kepada seluruh
Perangkat Daerah bersama
Stakeholder terkait, diharapakan bisa melakukan upaya pemenuhan gizi masyarakat, utama bagi
mereka yang rentan seperti ibu hamil dan anak balita agar bisa tetap
terpenuhi dengan baik.
Selanjutnya ditingkat
desa/kelurahan, Bupati Bartim meminta
para bidan desa dan petugas
gizi puskesmas bersama-sama dengan kader dimasing-masing
desa/kelurahan untuk dapat melakukan pendampingan dan pemantauan balita
yang berpotensi stunting
agar bisa ditangani secara bersama.
“Kemudian pada tingkat kecamatan
agar dapat bertanggungjawab memfasilitasi dan mengkoordinir di tingkat desa dan kelurahan
dalam hal pelaksanaan kegiatan pencegahan dan penanganan stunting
agar dapat berjalan dengan baik,” imbuhnya.
Melalui kesempatan itu tak lupa Buapti Bartim menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh komponen baik pemerintah kabupaten,
perwakilan sektor/lembaga non pemerintah, pemerintahan desa serta tenaga ahli pendamping desa, CSR,
swasta, komponen masyarakat, seluruh perangkat Pemerintah Daerah
melalui OPD penanggungjawab terkait Tim TPPS, serta segenap
elemen pemangku kepentingan atas semua dukungan, kerjasama, serta peran aktifnya dalam
upaya penanggulangan dan pencegahan Stunting di Kabupaten
Barito Timur ini.
“Terimakasih
semoga Rembuk Stunting ini dapat
menjadi motivasi kedepannya bagi kis, terutama dalam rangka perbaikan
dalam pelaksanaan pembangunan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Barito Timur menjadi
“ Gumi Jari Janang Kalalawah,” ujar Bupati Bartim mengakhiri
sambutannya yang dibacakan Sekda
Bartim.(cak)
REMBUK STUNTING- Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Timur Panahan Moetar, SE, M.Si didampingi oleh Kepala Bappilitbangda Kabupaten Barito Timur Ir. Frans Sila Utama, MAP saat memimpin rembuk stunting Kabupaten Barito Timur tahun 2022, Rabu (24/8) di Aula Bappilitbangda Kabupaten Barito Timur
TAMIANG LAYANG-
Pemerintah Kabupaten Barito Timur, Rabu (24/8) menggelar rembuk stunting
Kabupaten Barito Timur tahun 2022. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula
Bapplitbangda Kabupaten Barito Timur ini dibuka oleh Sekretaris Daerah
Kabupaten Barito Timur Panahan Moetar, mewakili Bupati Barito Timur Ampera AY
Mebas.
Rangkaian acara pembukaan rembuk stunting Kabupaten Barito Timur tahun 2022 ini diawali dengan menyanyikan bersama lagu kebangsaan Indonesia Raya. Kemudian doa dan dilanjutkan dengan laporan kegiatan rembuk stunting Kabupaten Barito Timur oleh Kepala Bappilitbangda Kabupaten Barito Timur Ir. Frans Sila Utama, MAP.
Para peserta rapat
pun mendengarkan arahan Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas yang dibacakan oleh
Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Timur Panahan Moetar, SE, M.Si sekaligus
membuka acara rembuk stunting Kabupaten Barito Timur.
Setelah acara istirahat
dilanjutkan dengan paparan hasil aksi 1 analisis situasi dan aksi II rencana
kegiatan TPPS Kabupaten Barito Timur oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Timur
Panahan Moetar, SE, M.Si.
Usai paparan Sekretaris
Daerah Kabupaten Barito Timur Panahan Moetar, SE, M.Si dilanjutkan dengan
kegiatan konfirmasi kesesuaian data terkait aksi I dan aksi II dipimpin oleh
Kepala Bappilitbangda Kabupaten Barito Timur. Setelah konfirmasi kesesuaian
data terkait aksi I dan aksi II dilanjutkan dengan kegiatan diskusi dan tanya
jawab, penandatangan berita acara dan penandatanganan komitmen bersama. Hadir dalam
kegiatan ini para Asisten Setda Bartim, Kepala OPD dan Camat se Kabupaten
Barito Timur, Tenaga Ahli P3MD Kabupaten Barito Timur dan undangan lainnya.(cak)
HADIR- Bupati Bartim Ampera AY Mebas dan Wakil Bupati Bartim Habib Said Abdul Saleh serius menyaksikan Parade Band Etnik pada acara penutupan Festival Budaya Nansarunai Jajaka Tahun 2022 di Komplek GPU Mantawara, Senin (22/8) malam.
TAMIANG LAYANG- Adat dan
budaya Dayak Maanyan di Kabupaten Barito Timur Provinsi Kalimantan Tengah dinilai
masih terjaga dan terpelihara dengan baik. Terpeliharnya adat dan budaya Dayak
Maanyan ini dapat dibuktikan dengan banyaknya sanggar tari yang tetap melestarikan
adat dan budaya setempat. Demikian disampaikan Bupati Barito Timur Ampera AY
Mebas dalam sambutanya pada acara penutupan Festival Budaya Nansarunai Jajaka
Tahun 2022 di Komplek Gedung Pertemuan Mantawara, Senin (22/8) malam.
Bukti masih banyak
sanggar tari di Bartim yang tetap melestarikan adat budaya terlihat dari keikutsertaan
sanggar tari pada panggung hiburan pada perhelatan Festival Budaya Nansarunai
Jajaka Tahun 2022 ini. Mendatang, kata Bupati, Pemerintah Daerah Kabupaten
Barito Timur akan terus mendorong dan mengembangkan kesenian yang ada di Gumi
Jari Janang Kalalawah ini.
“Kedepan peran
kecamatan untuk mendukung kegiatan Festival Budaya Nansarunai Jajaka akan ditingkatkan, khususnya penganggaran dalam mengikuti kegiatan
festival ini,” papar Bupati Bartim.
Bupati Barito Timur
dua periode ini pun meminta dimasa yang akan datang penyelenggaraan Festival
Kebudayaan Nansarunai Jajaka ini persiapakan dan dikemas dengan baik. “Kegiatan
ini harus dipersiapkan jauh-jauh hari, kemudian selanjutnya diupayakan
penutupannya pada malam minggu. Sehingga para orang tua bisa membawa
putra-putrinya ikut menyaksikan hiburan seni dan budaya yang disajikan oleh
putra-putri Kabupaten Barito Timur,” harap Bupati Bartim.
SAMBUTAN- Bupati Bartim Ampera AY Mebas saat memberikan sambutan pada acara penutupan Festival Budaya Nansarunai Jajaka Tahun 2022 di Komplek GPU Mantawara, Senin (22/8) malam.
Ampera juga mengatakan, guna menunjang kegiatan panggung hiburan untuk masyarakat, Pemerintah Kabupaten Barito Timur juga sudah menyiapkan panggung untuk pagelaran seni atau hiburan di Komplek Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Nansarunai, Tamiang Layang.
Melalui kesempatan
itu, Bupati Bartim Ampera AY Mebas juga mengungkapkan rasa bangganya setelah
melihat langsung kemampuan dan penampilan putra-putri Barito Timur di atas panggung
hiburan, dan ikut ambil bagian dalam melestarikan seni dan budaya Dayak
Maanyan.
Diakhir sambutanya,
Orang Nomor Satu di Barito Timur ini mengucapkan kasih kepada semua pihak, yang
sudah mendukung rangkaian Kegiatan Festival Nansarunai Jajaka Tahun 2022. Tahun
2023, ujar Ampera, Festival Nansarunai Jajaka kembali digelar sebelum
pelaksanaan Festival Isen Mulang.
Acara penutupan
Festival Budaya Nansarunai Jajaka Tahun 2022 ini sendiri berjalan dengan lancar
dan sukses. Rangkaian kegiatan yang diisi Parade Band Etnik ini dipadati banyak
pengunjung. Mereka rela berdesak-desakan demi bisa menyaksikan penampilan Parade
Band Etnik, meski diguyur gerimis.
Selain banyak dihadiri
warga Kabupaten Barito Timur, Festival Budaya Nansarunai Jajaka tahun 2022 yang
ditutup langsung Bupati Barito Timur juga dihadiri oleh Wakil Bupati Bartim
Habib Said Abdu Saleh dan Istri, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Barito Timur Ariantho
S Muller, Kepala OPD, Perwakilan dari Polres Bartim, Perwakilan dari Bank
Kalteng, para donator/sponsor serta tamu undangan lainnya.(lim/cak)
SAMBUTAN- Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Timur Panahan Moetar, S.M.Si saat memberikan sambutan pada acara pembukaan lomba nipet di halaman Kantor Bupati Barito Timur, Senin (22/8) pagi.
TAMIANG LAYANG- Peserta lomba manyipet yang dilaksanakan
di Halaman Kantor Bupati Barito Timur, Senin (22/8) pagi membludak. Banyaknya peserta
manyipet ini sungguh diluar dugaan panitia. Bahkan Sekretaris Daerah Kabupaten
Barito Timur Panahan Moetar, SE, M.Si yang hadir dan memberikan arahan sebelum
kegiatan dimulai tak menyangka peminat lomba nipet sangat banyak.
“Saya sempat khawatir budaya permainan nipet atau menyumpit
dilupakan oleh generasi muda sekarang ini. Tapi ternyata kekhawatiran saya
tidak terbukti karena banyaknya peserta yang mengikuti lomba ini,” terang Sekretaris
Daerah Kabupaten Barito Timur Panahan Moetar, SE, M.Si dalam sambutanya pada
acara pembukaan lomba nipet di Halaman Kantor Bupati Bartim.
Namun dari keseluruhan peserta lomba nipet tahun ini, mayoritas didominasi
usia tua. Karena itulah Sekda Bartim Panahan Moetar yang kala itu didampingi
oleh Kepala Disbudparpora Kabupaten Barito Timur Forty Rickyannau, ST, MT
berharap generasi tua dapat membina generasi yang lebih muda dalam budaya
permainan nipet atau menyumpit.
“Dengan pembinaan secara baik dan benar kami berharap
budaya nipet ini bisa meraih prestasi kedepannya,” pungkas Sekda Bartim.
Usai memberikan sambutan Sekda Bartim membuka acara
lomba nipet dengan mencoba menyumpit papan target yang telah disediakan
panitia.
Sekedar diketahui lomba nipet yang digelar oleh
Panitia Festival Budaya Nansarunai Tahun 2022 terbagi dua kategori yaitu katagori
umum dan khusus warga Kabupaten Barito Timur. Kategori umum diikuti peserta dari
luar daerah seperti Tabalong, Balangan, Barito Selatan dan Barito Kuala. Selain
lomba nipet atau menyumpit, di hari terakhir ini panitia menggelar lomba senam
igal nansarunai di Halaman Gedung Mantawara dan lomba Besei Kambe di Danau
Talawe Bangi Tamiang Layang.
Di malam harinya (malam ini,red) sekitar pukul 19.00
WIB panitia menggelar acara penutupan dengan menampilkan parade band ethnic. (cak/sul).
KAJI BANDING- Rombongan Dinas Kominfo Kabupaten Tabalong saat diterima di ruang kerja Kepala Diskominfosantik Kabupaten Bartim, beberapa waktu lalu. Tujuan kedatangan Diskominfo Kabupaten Tabalong untuk kaji banding program kerja di bidang statistik sektoral dan persandian di Diskominfosantik Kabupaten Barito Timur.
Dinas
Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Barito Timur, Kamis
(18/8) mendapat kunjungan dari Dinas
Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tabalong. Rombongan Diskominfo dari Kabupaten Tabalong ini dipimpin oleh Kepala Bidang Statistik dan Persandian Zainal Hakim S.Sos beserta rombongan. Tujuan kedatangan Diskominfo Kabupaten
Tabalong untuk kaji
banding program kerja di bidang statistik
sektoral dan persandian di Barito Timur.
Kedatangan rombongan
dari Kabupaten Tabalong, disambut hangat oleh Kepala Dinas Komunikasi,
Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Barito Timur
Drs. Dwi Aryanto didampingi oleh Kepala Bidang Persandian dan Statistik dan
Staf. Diskusi dan tanya
jawab terjadi
diantara pertemuan kedua dinas itu.
Diskominfo
Tabalong menanyakan bagaimana cara pengelolaan statistik sektoral dan
persandian berkesempatan di Kabupaten Barito Timur. Kapala Diskominfosantik
Kabupaten Barito Timur melalui Kepala
Bidang Persandian dan Statistik Diskominfosantik Bpk. Ari Opu Pahandrian M, ST
menjelaskan statistik sektoral dan persandian pada Diskominfosantik Kabupaten
Barito Timur, dibangun secara bertahap dimulai tahun 2020 dengan Dukungan
Pimpinan Daerah Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas.
Dijelaskan Ari, Bupati Bartim lah yang memberi
dukungan dan memperkuat Bidang Persandian dan
Statistik dengan menambah kata persandian dan statistik pada numenklatur Dinas. “Awalnya nama dinas hanya Dinas Komunikasi dan Informatika, pada peraturan terbaru
menjadi Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik,”jelasnya
Selanjutnya, papar Ari, Diskominfosantik melakukan penguatan Sumber Daya Manusia. Melalui penguatan ini SDM di Bidang Statistik dan
Persandian saat ini memiliki kemampuan mumpuni
seperti kemampuan teknis olah data dan infografis serta didukung penguasaan program aplikasi
dengan tingkatan level minimal intermediate-up, penguasaan rekayasa
jaringan dan penguasaan coding pembuatan aplikasi.
Selain mendapatkan dukungan dari Orang Nomor Satu di
Barito Timur, juga tidak lepas dari Dukungan Kepala Dinas Kominfosantik yang
mendukung pengadan sarana dan prasarana secara bertahap. “Dengan kerja tim yang solid antar bidang
lingkup Dinas Kominfosantik, maka
pekerjaan Diskominfosantik yang berperan sebagi
wali data relatif dapat di laksanakan,” tutur Ari.
Mantan Sekcam
Patangkep Tutui ini juga menjelaskan, Diskominfosantik Kabupaten Barito
Timur sudah membentuk komitmen
Forum Satu Data Kabupaten Barito Timur, sehingga kegiatan Pengumpulan Data,
Verifikasi Data untuk menghasilkan data-data yang valid sesuai prinsip satu
data dapat dilaksanakan. “Setelah itu masuk ke tahap publikasi
untuk saat ini melalui pembuatan buku statistik sektoral Kabupaten Barito
Timur, melalui media sosial, website https://statistik.baritotimurkab.go.id/,” terangnya.
Dijelaskan juga, untuk seksi persandian Diskominfosantik Kabupaten Barito Timur
mempunyai inovasi E-SIGN Barito Timur, dimana sistem ini menjamin keamanan
informasi dokumen elektronik seperti tandatangan-paraf koordinasi, penyimpanan
arsip-arsip surat dapat dilakukan dalam sistem ini.
“Sekarang
fasilitas terbaru adalah otomatis notice WA kepada user jika ada dokumen
elektronik yang perlu ditelaah,di paraf dan/atau di tandatangan, jadi dimanapun
dan kapanpun kegiatan administrasi perkantoran dapat di lakukan melalui sistem
E-Sign Barito Timur yang telah bekerjasama dengan Balai Sertifikasi Elektronik
(BSrE) Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN),” paparnya.
Untuk membukatikan apa yang sudah dilakukan, Bidang
Statistik dan Persandian lantas dilakukan demo aplikasi E-Sign Barito Timur oleh staf persandian M.Yuda, dari tahapan pembuatan surat, paraf
koordinasi dari staf sampai dengan kabid, dilanjutkan Tanda Tangan Kepala Dinas
dan penjelasan singkat kerja aplikasi E-Sign Barito Timur (https://esign.baritotimurkab.go.id/).
Melalui kesempatan
itu Diskominfo Kabupaten Tabalong melalui Zainal
Hakim. S.Sos mengucapkan banyak terimakasih kepada Kepala Diskominfosantik
Kabupaten Barito Timur, yang telah menerima kunjungan dan pembelajaran ini. “Banyak
penjelasan tahapan pengelolaan stastistik sektoral dan persandian di Kabupaten
Barito Timur yang bisa di adaptasi/adopsi, besar harapan kedepan kunjungan ini
menjadi kerjasama berkelanjutan diantara Kabupaten yang bertetangga dekat,” kata Zainal. (Ari)
FOTO BERSAMA- Wakil Bupati Barito Timur Habib Said Abdul Saleh foto bersama dengan peserta lomba bracelet fashion carnaval.
TAMIANG LAYANG- Festival Budaya Nansarunai Jajaka
Tahun 2022 yang dilaksanakan oleh
Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda
dan Olah Raga setempat, sungguh
memanjakan ratusan warga yang hadir. Pasalnya selain bisa melihat
langsung gelaran festival budaya, para pengunjung juga disajikan kuliner yang
menggelitik lidah. Sungguh nikmat.
Pantauan contributor MMC Bartim di lokasi kegiatan, tampak
puluhan pedagang kaki lima (PKL) juga ikut ambil bagian dalam gelaran Festival
Budaya Nansarunai Jajaka 2022 ini. Mereka menyajikan beraneka ragam menu makanan andalan. Para PKL
ini berasal dari seputaran Tamiang Layang dan luar Tamiang Layang. Gelaran
Festival Budaya Nansarunai Jajaka ini diharapkan mampu menggerakan perekonomian
masyarakat khususnya para pedagang kaki lima, yang kurang lebih 2 tahun ini ekonomi
mereka terpuruk akibat pandemi covid-19.
Pentol rebus dan petol goreng masih menjadi menu
farorit pengunjung Festival Budaya Nansarunai Jajaka sore itu. Kuliner ini
sangat cocok dinikmati saat cuaca mendung di Kota Manuwu julukan Kota Tamiang Layang. Selain pentol rebus dan
goreng, ada juga makanan keripik singkong, keripik pisang, jagung rebus, kacang
rebus yang siap memanjakan lidah pengunjung.
Sembari menikmati makanan yang dijual PKL, para
pengunjung Festival Budaya Nansarunai Jajaka juga memanfaatkan momen lomba
bracelet fashion carnaval untuk bersuafoto dengan peserta lomba bracelet
fashion carnaval. Bukan hanya pengujung Festival Budaya Nansarunai Jajaka yang
ingin berpose bersama peserta lomba bracelet fashion carnaval. Wakil Bupati
Barito Timur Habib Said Abdul Saleh dan beberapa Kepala OPD yang hadir juga tak
menyia-nyiakan kesempatan itu.
Kepala Diskominfosasntik Kabupaten Barito Timur Drs. Dwi Aryanto foto bersama dengan peserta lomba bracelet fashion carnaval.
“Kurang lebih dua tahun carnaval ini baru bisa dilaksanakan, sebelumnya tidak dilaksanakan karena kendala pandemi covid-19, sayang kalau momen ini dilewatkan. Kostum atau busana yang diikut sertakan dalam carnaval ini sangat unik dan menarik,” terang Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Kabupaten Barito Timur Drs. Dwi Aryanto kepada contributor MMC Bartim.
Dari keunikan lomba bracelet fashion carnaval inilah, harapan
Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Timur, menjadi daya tarik pengunjung atau
wisatawan baik dari dalam maupun luar daerah Kabupaten Barito Timur.(las)
SAMBUTAN- Wakil Bupati Bartim Habib Said Abdul Saleh saat membacakan sambutan tertulis Bupati Barito Timur pada acara pembukan Festival Budaya Nansarunai Jajaka Tahun 2022, di Komplek GPU Mantawara, Sabtu (20/8).
TAMIANG LAYANG- Generasi penerus di Kabupaten Barito
Timur kususnya anak-anak jaman sekarang diharapkan kembali mencintai seni dan
budaya yang diwariskan oleh leluhur bangsa. Pasalnya, warisan leluhur bangsa seperti
permainan rakyat dipandang mampu membentengi anak-anak dan generasi muda dari
berbagai pengaruh budaya yang negatif.
Demikian disampaikan oleh Wakil Bupati Barito Timur
Habib Said Abdul Saleh yang membacakan sambutan tertulis Bupati Barito Timur
Ampera AY Mebas pada acara pembukaan Festival Budaya Nansarunai Jajaka tahun
2022, di Komplek GPU Mantawara, Sabtu (20/8) sore.
Selain kembali memperkenalkan warisan budaya bangsa, kata
Wakil Bupati Bartim, gelaran Festival Budaya Nansarunai Jajaka Tahun 2022 ini
juga menjadi ajang promosi pariwisata di daerah Barito Timur dalam rangka memperkaya
antensi pariwisata nasional.
“Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Timur menginginkan
kesenian dan permainan rakyat dapat menjadi salah satu atraksi dan daya tarik
wisata yang pada saatnya nanti tidak saja disenangai wisatawan nusantara tetapi
juga disenangi wisatawan mancanegara,”harap Wakil Bupati.
Melalui kesempatan itu, Wakil Buapti Bartim juga
mengimbau dan mengajak semua pihak yang memiliki rasa kepedulian terhadap pengembangan seni budaya lokal, untuk
bersama-sama satukan langkah memajukan seni budaya daerah sebagai bagian
integral dari pembangunan nasional.
“Keberhasilan kita dalam mengembangkan seni budaya
akan sangat ditentukan oleh kepedulian dan kebersamaan kita, baik dari unsur
pemerintah, swasta, dunia usaha, dan masyarakat secara keseluruhan,” terang
Wakil Bupati.
Tak lupa pada kesempatan itu, Wakil Bupati Bartim
menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tulus terutama kepada
peserta dari kecamatan se Kabupaten Barito Timur serta semua pihak yang telah
membantu sehingga acara pembukaan Fefstival Budaya Nansarunai Jajaka, permainan
rakyat Kabupaten Barito Timur ini dapat terlaksana sesuai rencana dan waktu
yang telah ditetapkan.
“Khusus kepada para peserta dari luar kota Tamiang
Layang saya ucapkan selamat datang di Tamiang Layang dan selamat bertanding,
semoga saudara-saudari mendapat hasil yang maksimal dalam berbagai lomba yang
diikuti,” harap Wabup Bartim.
Seperti diberitakan sebelumnya Pemerintah
Kabupaten Barito Timur, Sabtu (20/8) sore menggelar Festival Budaya Nansarunai
Jajaka Tahun 2022. Kegiatan dimulai
tanggal 20 sampai dengan 22 Agustus 2022 ini dipusatkan di Halaman
Kantor Bupati Barito Timur dan Gedung Pertemuan Umum (GPU) Mantawara, Tamiang
Layang.
Hadir dalam kegaitan tersebut Sekretaris Disbupar Provinsi Kalteng, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabuapten Barito Timur, Anggota DPRD Kabupaten Barito Timur, Kepala OPD se Kabupaten Barito Timur, para sponsorship dan donator serta tokoh masyarakat, insan pers dan tamu undangan lainnya. Hingga berita ini diterbitkan kegiatan Festival Budaya Nansarunai Jajaka sedang berlangsung.(lim/fre/las)
TAMIANG LAYANG- Masyarakat Kabupaten Barito Timur dan sekitarnya dalam tiga hari ke depan akan disuguhkan hiburan rakyat yang unik. Pasalanya, Pemerintah Kabupaten Barito Timur, Sabtu (20/8) sore sekitar pukul 14.00 WIB, akan menggelar Festival Budaya Nansarunai Jajaka Tahun 2022. Kegiatan dimulai tanggal 20 sampai dengan 22 Agustus 2022 ini dipusatkan di Halaman Kantor Bupati Barito Timur dan Gedung Pertemuan Umum (GPU) Mantawara, Tamiang Layang. Agenda tahunan ini akan dibuka langsung oleh Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas.
Kepala Dinas
Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Barito Timur Forty Rikyannau, ST. MT membenarkan Festival
Budaya Nansarunai Jajaka Tahun 2022, besok dibuka. Saat ini jajarannya sudah melakukan
berbagai persiapan terkait acara pembukaan itu.
Lebih jauh, Kepala
Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Barito Timur ini menjelaskan jadwal kegiatan Festival
Budaya Nansarunai Jajaka Tahun 2022 sudah tersusun dan sudah mendapat
persetujuan dari Bupati Barito Timur.
“Acara pembukaan
Festival Budaya Nansarunai Jajaka Tahun 2022 akan dilaksanakan tanggal 20
Agustus 2022 pukul 14.00 WIB berlokasi di Halaman Kantor Bupati Barito Timur,
Tamiang Layang,” terang Forty.
Setelah acara
pembukaan usai, dilanjutkan dengan kegiatan lomba Bracelet Fashion Carnaval
yang dipusatkan di Komplek GPU Mantawara. Masih di hari dan tanggal yang sama
Panitia Festival Budaya Nansarunai Jajaka Tahun 2022 akan menampilkan Tari
Gelang juga dipusatkan di Komplek GPU Mantawara.
“Kemudian tanggal
hari Minggu tanggal 21 Agustus 2022,
mulai pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai akan diadakan lomba permainan
rakyat di Halaman Kantor Bupati Bartim, kemudian malamnya pada pukul 19.00 WIB
kembali akan ditampilkan Tari Gelang,” jelas Forty.
Selain menampilkan lomba permainan rakyat dan penampilan tari gelang yang tentunya menarik, di hari terakhir pada tanggal 22 Agustus 2022 akan dilaksanakan Parade Band Etnik juga digelar di Komplek GPU Mantawara. “Mari datang ke Halaman Kantor Bupati Barrtim dan Komplek GPU Mantawara pada tanggal 20 sampai dengan 22 Agustus 2022 kita bersama-sama menyaksikan Festival Budaya Nansarunai Jajaka Tahun 2022,” ajak Forty.(cak).
TAMPIL-Salah satu siswa SD Negeri 1 Tamiang Layang unjuk kebolehan tampil pada acara Fashion Show dalam rangka memeriahkan Perayaan HUT KE-77 Kemerdekaatn RI di halaman SDN 1 Tamiang Layang beberapa hari yang lalu.
TAMIANG
LAYANG– SDN 1
Tamiang Layang tidak mau ketinggalan dalam merayakan HUT ke-77 RI melalui
berbagai macam perlombaan dan kreatifitas yang dilaksanakan pada tanggal
15 dan 16 Agustus 2022 di Halaman SDN 1 Tamiang Layang.
Kepala
Sekolah SDN 1 Tamiang Layang Suket Mirahadi, S.Pd saat berbincang dengan
kontributor MMC Barito Timur pertama menyampaikan terima
kasih atas kepercayaan dan dukungan masyarakan sekitar sekolah untuk
menyekolahkan anaknya ditempat kami sebayak 52 orang siswa kelas 1 dan jumlah
total siswa kelas 1 s/d 6 sekarang dari 11 rombongan belajar ada 295 siswa
ujarnya.
Suket lebih
jauh menjelaskan bahwa PBM pada Tahun Ajaran Baru 2022/2023 ini untuk
kelas 1 dan 4 menerapkan Kurikulum Merdeka dengan Pilihan Mandiri Belajar, hal
ini dilakukan karena masih perlu belajar untuk kurikulum baru dan untuk kls
2,3,5 dan 6 masih tetap menerapkan Kurikulum 2013. Untuk penerapan IKM dengan
PMMnya upaya pihak sekolah meningkatkan kompetensi guru-gurunya melalui komunitas
belajar satuan pendidikan di sekolah dan aktif mengikuti kegiatan KKKS
dan KKG juga mengikuti webiner dari kementrian dan BPMP Prov Kalteng dan juga
Disdik Kab. Barito Timur.
Suket
juga memaparkan beberapa keberhasilan siswa di tahun ini ada beberapa
prestasi dan kegiatan sekolah antara lain, Juara 1 O2SN karate untuk putra dan
putri, Juara 2 untuk FLS2N menari dan juara 1 Tanuhui dengan judul Makolopen
tuturnya.
HADIAH- Kepala Sekolah SDN 1 Tamiang Layang Suket Mirahadi, S.Pd (kanan) menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba dalam rangka memerihakan HUT ke-77 Kemerdekaan RI.
Kepala Sekolah dua periode juga mnjelaskan untuk memeriahkah Gebyar HUT ke – 77 RI sebagai wujud syukur pihak sekolah guna peningkatan pemahaman siswa tentang arti dan cara mengisi kemerdekaan sebagai anak bangsa yang kaya akan adat dan budaya. Wujudnya dengan mengadakan berbagai kegiatan, antara lain meningkatkan kebersihan dan keindahan lingkungan sekolah, lomba-lomba dan upacara HUT ke-77 RI tersebut juga dalam rangka promosi sekolah. Apresiasi buat siswa petugas upacara bendera bisa melaksanakan tugasnya dengan baik karena latihan yang tekun oleh bapak ibu guru harapnya.
Adapun lomba
yang diselenggarakan antara lain : lomba lari karung, makan krupuk, membawa
kelerang dengan sendok, lomba baris berbaris. Lomba yang tidak kalah
meriahnya yaitu Fashion Show dengan tema HUT RI, adat dan budaya diikuti oleh
62 siswa. Pada lomba ini peran sekolah, orang tua dan komite sekolah sangat
antusias dalam mendukung kegiatan tersebut dimana siswa bisa mengekspresikannya
dengan berbagai atribut adat dan budaya serta atribut nasional lainnya. Ia
menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak buat kemajuan pendidikan
ujarnya. (Lim)