BERBINCANG- Wakil Bupati Barito Timur Habib Said Abdul Saleh (tengah) saat berbincang dengan Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosanntik) Kabupaten Barito Timur Drs.Dwi Aryanto (kiri) didampingi oleh Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Limer, S.Pd, MM di Ruang Kerja Kepala Diskominfosantik), Jumat (18/3) pagi.
TAMIANG LAYANG- Wakil Bupati Barito Timur Habib Said
Abdul Saleh, Jumat (18/3) melaksanakan kunjungan kerja ke Satuan Organisasi
Perangkat Daerah (SOPD) di wilayah Kabupaten Barito Timur. Wakil Bupati Bartim
Periode 2018-2023 ini mendatangi Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan
Statistik (Diskominfosanntik) Kabupaten Barito Timur
“Ini kunjungan kerja biasa, tujuannya untuk menjalin
silaturahmi dengan para pegawai di Diskominfosantik,” kata Wakil Bupati Barito
Timur Habib Said Abdul Saleh saat dibincangi Kontributor MMC Barito Timur.
Kehadiran Wakil Bupati Barito Timur Habib Said Abdul
Saleh ini disambut langusng oleh Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian
dan Statistik Kabupaten Barito Timur Drs.Dwi Aryanto, didampingi oleh Kepala Bidang
Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Limer, S.Pd, MM.
SAPA PEGAWAI-Wakil Bupati Barito Habib Said Abdul Saleh menyapa ASN di Kantor Diskominfosantik sebelum meninggalkan kantor tersebut.
Begitu masuk ke Kantor Diskominfosantik, Wakil Bupati diterima di ruang kerja Kepala Diskominfosantik. Kemudian Wabup Bartim menanyakan ke Kepala Diskominfosantik berapa jumlah pegawai Diskominfosantik yang berstatus ASN dan pegawai yang berstatus PHT dan PHL.
Selain menanyakan soal kepegawaian banyak hal-hal yang
dibicarakan oleh Wakil Bupati dan Kepala Diskominfosantik. Mulai dari
kedisiplinan hingga kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh Diskominfosantik
dalam mempublikasikan kegiatan dan program pembangunan Pemerintah Daerah
Kabupaten Barito Timur.
Kurang lebih 1 jam Wakil Bupati Barito Timur
berkunjung ke Kantor Diskominfosantik. Setelah itu Wakil Bupati Bartim kembali
untuk menjalankan aktivitasnya. Namun sebelum meninggalkan Kantor
Diskominfosantik, Wakil Bupati Bartim menyempatkan diri foto bersama dengan
Kepala Diskominfosantik dan jajaranya di depan Kantor
Diskominfosantik.(cak/diskominfosantik).
ANTUSIAS – Guru SMAN 1 Tamiang Layang antusias mengikuti kegiatan Sharing Session Best Practice dan Sosialisasi Kurikulum Merdeka oleh Narasumber Koordinator Pengawas Sekolah SMA dari Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah di Ruang Guru, 16/03 2022.
TAMIANG LAYANG – Kegiatan Sharing Session Best Practice dan Sosialisasi
Kurikulum Merdeka dilaksanakan sebagai upaya pengembangan diri guru di SMAN 1
Tamiang Layang baik dalam segi penyampaian materi pelajaran maupun pembuatan
Karya Tulis Ilmiah dalam bentuk Best Practice, serta sosialisasi Kurikulum Merdeka yang akan
diterapkan di masa depan. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Guru SMAN 1 Tamiang Layang pada hari Rabu, 16/03
2022 berjalan lancar.
Kepala SMAN 1 Tamiang Layang Istiqomah, S.Pd saat berbincang dengan
kontributor MMC Barito Timur menjelaskan bahwa kegiatan Sharing Session Best Practice dan Sosialisasi Kurikulum Merdeka merupakan
program kerja SMAN 1 Tamiang Layang dengan mendatangkan I Wayan Sarman, M.Pd yang adalah
Koordinator Pengawas Sekolah jenjang SMA Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan
Tengah sebagai narasumber.
Kepala sekolah yang murah senyum ini lebih lanjut mengatakan bahwa dengan terlaksananya kegiatan ini, Bapak/Ibu Guru diharapkan dapat memilih metode mengajar yang tepat sehingga dapat mengakomudir minat, bakat dan gaya belajar peserta didik. Hal ini dapat semakin menguatkan daya dalam diri untuk terus belajar berproses, bertransformasi bersama memajukan pendidikan yang berpihak kuat kepada murid. Segala upaya ini pada akhirnya bermuara agar peserta didik lebih mudah menyerap materi pelajaran yang diberikan ujarnya.
Bu Isti begitu panggilan akrabnya juga
berharap agar Bapak/Ibu Guru mampu
menyusun Best Practice sebagai salah satu cara untuk saling berbagi dan
saling mendukung antar guru untuk mengembangkan dirinya. Terlebih lagi dalam menyongsong
diberlakukannya Kurikulum Merdeka bagi
Sekolah sasaran Program Sekolah Penggerak (PSP) Keluraga Besar SMAN 1 Tamiang
Layang harus bekerja lebih ekstra keras
lagi untuk mempersiapkan diri tegasnya diakhir perbincangan. (Lim/Diskominfosantik)
MUSRENBANG RKPD- Inilah suasana musyawarah perencanaan pembangunan RKPD Kabupaten Barito Timur, Rabu (16/3) . Agenda tahunan ini dibuka langsung oleh Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas. Acara yang gelar secara vritual ini diikuti oleh Wakil Bupati Barito Timur, Sekda Kabupaten Barito Timur, Seluruh Kepala OPD se Bartim , Camat se Bartim, Ketua DPRD Kabupaten Barito Timur, Anggota DPRD Provinsi Kalteng, Anggota DPR RI dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Barito Timur.
TAMIANG LAYANG- Tahun 2023 arah kebijakan pembangunan Kabupaten Barito Timur fokus
pada peningkatan struktur perekonomian. Salah satunya yaitu meningkatkan kualitas dan pemasaran produk industri lokal. Demikian disampaikan oleh Bupati Barito Timur
dalam arahannya pada acara musyawarah perencanaan pembangunan RKPD Kabupaten
Barito Timur, Rabu (16/3) secara vritual.
Guna mewujudkan hal tersebut, ujar Bupati, dibutuhkan
inovasi seperti pengembangan
industri kreatif, penguatan lingkungan yang kondusif bagi dunia usaha dan
investasi, pengembangan industri berbasis kawasan, pemotongan rantai distribusi
barang dan jasa, penyediaan kebutuhan barang/komoditas dari lokal.
Disamping hal tersebut ujar Bupati perlu juga dilakukan
peningkatan SDM. Peningkatan SDM ini dengan memberikan keterampilan tenaga
kerja sesuai kebutuhan lapangan kerja.
Melalui kesempatan tersebut Bupati Barito Timur
juga menyampaikan bahwa ada visi dan misinya bersama Wakil Bupati Barito Timur
Habib Said Abdul Saleh yang hingga saat ini masih belum tercapai. Salah satunya
visi dan misi nomor satu yakni ekonomi kerakyatan. Karena itu Bupati Bartim
meminta kepada OPD yang tergabung dalam Tim Ekonomi Kerakyatan untuk focus membantu
menjalankan visi dan misi tersebut.
Tak hanya itu infrastruktur jalan, ujar Bupati, juga masih menjadi pekerjaan rumah. Pasalnya masih banyak jalan yang memerlukan perbaikan guna kelancaraan akses lalu lintas perekonomian masyarakat. “Mudah-mudahan tahun 2023 kita bisa focus menangani itu,” terang Bupati.
Perlu diketahui
kegiatan musrenbang RKPD Kabupaten Barito Timur Rabu (16/3) berjalan dengan
lancar. Acara yang gelar secara vritual
ini diikuti oleh Wakil Bupati Barito Timur, Sekda Kabupaten Barito Timur, Seluruh
Kepala OPD se Bartim , Camat se Bartim, Ketua DPRD Kabupaten Barito Timur,
Anggota DPRD Provinsi Kalteng, Anggota DPR RI dan Forum Koordinasi Pimpinan
Daerah Kabupaten Barito Timur.(cak/diskominfosantik).
Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Barito Timur Dra. Herawani, MM
TAMIANG LAYANG- Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD)
Kabupaten Barito Timur tahun 2021 memuaskan. Pasalnya pendapatan asli daerah
yang diperoleh tahun 2021 melebih dari target yang ditetapkan. Berdasarkan data
dari Kepala
Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Barito Timur Dra. Herawani, MM target PAD tahun 2021 sebesar Rp.85.346.887.329,-, sedangkan realiasinya
sebesar Rp.97.250.855.336,88,- atau 113, 94 persen.
Dijelaskan Herawani ada empat sector sumber pundi-pundi
pendapatan yang dimiliki Kabupaten Barito Timur
yaitu pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah
yang dipisahkan dan lain-lain PAD yang sah.
Dari empat sector sumber PAD tersebut sektor lain-lain
PAD yang sah berada diurutan pertama penyumbang pundi-pundi keuangan derah
yaitu sebesar Rp. 72.308.990.283,48,- dari target tahun 2021 sebesar Rp.47.249.680.283,-.
Diurutan kedua sector hasil pengelolaan kekayaan
daerah yang dipisahkan target tahun 2021
Rp.11.493.207.046,00 sedangkan relisasinya sebesar Rp. 11.493.207.046,00 atau
terealisasi 100 persen.
Sementara dua sector sumber PAD lainnya yakni pajak
daerah dan retribusi daerah juga memiliki pranan penting dalam menopang PAD
Kabupaten Barito Timur. Meski belum mencapai target di dua sector ini, namun
potensi pajak daerah dan retribusi daerah di Gumi Jari Janang Kalalawah ini
masih terbuka lebar untuk lebih ditingkatkan lagi. Tahun 2021 pajak daerah
ditargetkan Rp.16.335.000.000,- sementara realisasinya yakni Rp.11.329.048.246,40,-.
Sedangkan realisasi retribusi daerah tahun 2021 sebesar Rp.2.119.609.930.,00,-
dari target tahun 2021 sebesar Rp.10.269.000.000,-.
Sementara itu PAD Kabupaten Barito Timur tahun 2019
dan 2020 juga menunjukan tren positif. Data dari Bapenda Kabupaten Bartim sejak
tahun 2019 mengalami peningkatan. Tahun 2019 target PAD Kabupaten Bartim
Rp.69.533.960.371,- sedangkan realisasinya Rp.58.063.562.434.39,- atau 83, 50
persen. Sedangkan tahun 2020 target PAD Rp.69.247.301.785,- dengan realisasi
sebesar Rp.64.984.603.108,16,- atau 93,84 persen. “Capaian
ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara pemerintah dengan pihak terkait,”
terang Herawani.
Sementara itu Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas
mengaprisiasi semua jajaran yang terlibat dalam pencapaian target PAD tahun
2021. Orang Nomor Satu di Gumi Jari Janang Kalalawah ini meminta semua Kepala OPD pengasil PAD dan
jajarannya terus berupaya dan bekerja besama-sama untuk mencapai target PAD
Kabupaten Barito Timur tahun 2022. Bupati Bartim mengharapkan tahun 2022 target
PAD kembali tercapai. “Untuk mencapai target tersebut semuanya harus bekerja
bersama-sama dan lebih keras lagi agar PAD 2022 bisa tercapai,” harap Bupati
Barito Timur Ampera AY Mebas.(cak/diskominfosantik)
CEK LAPANGAN- Inilah proses pembangunan BTS di Desa Jango tahun 2021. Tampak para pejabat dari Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Kabupaten Barito Timur saat meninjau pembangunan tower BTS tersebut.
TAMIANG LAYANG- Pemerintah Kabupaten Barito Timur
terus mengupayakan daerah yang belum tersentuh jaringan internet agar segera terjangkau. Ini dilakukan agar
masyarakat di Kabupaten Barito Timur bisa mengetahui perkembangan dunia luar meski
hanya melalui dunia maya.
Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas melalui Kepala
Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Kabupaten Barito Timur
Drs.Dwi Aryanto menjelaskan tahun 2022 ini Kementerian Komunikasi dan
Informatika akan membangun tujuh buah tower BTS di desa yang belum terjangkau
internet di Kabupaten Barito Timur. Tujuh tower BTS tersebut tersebar di lima
kecamatan se Kabupaten Barito Timur.
Tujuh desa yang beruntung tersebut yakni Desa Malintut Kecamatan Raren Batuah, Desa
Netampin Kecamatan Dusun Tengah, Desa Bangkirayen Kecamatan Dusun Timur, Desa
Lalap Kecamatan Patengkep Tutui, Desa Pianggu, Desa Tangkan dan Desa Apar Batu
Kecamatan Awang.
“Tower BTS di Kecamatan Raren Batuah, Kecamatan Dusun Tengah, Kecamatan Awang dan Kecamatan Dusun Timur itu providernya Indosat, sedangkan di Kecamatan Patengkep Tutui providernya Axis,” terang Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Kabupaten Barito Timur kepada MMC Bartim, Rabu (16/3).
Sebelumnya ujar Dwi, di tahun 2021 lalu Pemerintah Daerah telah
mengusulkan 37 desa di Barito Timur agar dibangun tower BTS. Dari 37 desa yang
diusulkan hanya 5 desa yang mendapatkan jatah dibangun tover BTS. Sedangkan 13
desa dipasang Vsat broadband.
“Tahun 2021 semuanya sudaha terpasang. Dan tahun 2022
ini kita mendapatkan jatah 7 desa yang akan dipasang,” terang Dwi. Bagi desa
yang sudah diusulkan namun belum terealisi, mantan Sekretaris BKPSDM Kabupaten
Bartim ini meminta desa-desa tersebut bersabar.(cak/diskominfosantik)
OPERASI PASAR- Inilah suasana operasi pasar minyak goreng di Desa Hayaping Kecamatan Awang yang diselenggarakan Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Timur melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM, Selasa (15/3) kemarin.
TAMIANG
LAYANG-Para Ibu Rumah Tangga (IRT) di sejumlah wilayah di Kabupaten Barito
Timur masih mengeluh. Pasalnya harga salah satu kebutuhan pokok yaitu minyak
goreng (migor) masih melambung tinggi dari harga eceran tertinggi (HET) yang
ditetapkan pemerintah. Hal ini tentu saja membuat IRT menjerit.
Pertawati (40 tahun) warga Perumahan Pondok Indah II Desa Jaar Kecamatan Dusun Timur yang berhasil diwawancarai MMC Bartim, Rabu (16/3) mengaku sakit hati dengan harga migor yang melambung tinggi. Ibu Rumah Tangga ini pun mempertanyakan sampai kapan harga migor melambung seperti ini.
Wanita
berkulit putih ini mengaku Selasa (15/3) kemarin membeli 1 liter minyak goreng kemasan premium
dengan harga Rp.20 ribu per liter. “Kami harapkan Pemerintah Daerah segera
melakukan penertiban agar harga migor kembali normal,” terang Ibu dua anak ini.
Meroketnya
minyak goreng juga dikeluhkan oleh Fietha (29) warga Desa Banyu Landas. Ibu
Rumah Tangga yang hobi memasak ini mengaku sangat merasakan dampak dari tak
terkontrolnya harga migor. Ia harus berpikir keras untuk mengatur pengeluaran
rumah tangganya. Pasalnya kenaikan harga migor tentu saja menambah pengeluaran
untuk belanja kebutuhan dapurnya.
“Sebelum
naik harga migor di warung berkisar 12 ribu sampai dengan 14 ribu rupiah per
liter,” terangnya. Dia pun mengharapkan kondisi ini cepat berlalu dan berharap harga minyak goreng kembali normal.
Sementara
itu hari ketiga operasi pasar minyak goreng yang digelar Dinas Perdagangan,
Koperasi dan UKM Kabupaten Barito Timur di Desa Hayaping Kecamatan Awang,
disambut antusias oleh masyarakat setempat.
Warga rela antre demi dapat membeli dua liter minyak goreng dengan harga normal. Tati (54) warga setempat mengaku senang mendapatkan migor meski harus merogoh kocek. Dia mengatakan operasi pasar sangat membantu masyarakat. Karena itu, wanita paruh baya ini berharap operasi pasar kembali dilakukan.
“Kami
berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Barito Timur yang mengadakan
operasi pasar minyak goreng murah, ini sangat membantu meringankan beban kami.
Kami berharap di lain kesempatan bisa diadakan lagi,” ujarnya.
Menanggapi masih banyak permintaan operasi pasar minyak goreng di Kabupaten Barito Timur, Plt Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM, Kariato melalui Pengawas Perdagangan Asmara Hadi Saputro, ST, MT meminta warga untuk bersabar. Saat ini pihaknya masih menuggu ketersediaan migor di gudang Perum Bulog Buntok. “Jika di gudang Perum Bulog Buntok sudah ada minyak goreng, kami akan sampaikan kapan operasi pasar di laksnakan,” terangnya.(cak/diskominfosantik)
TAMIANG LAYANG- Tak diragukan lagi, komoditi Kelapa
Sawit sekarang ini mulai menjanjikan. Selain sebagai bahan pembuatan minyak goreng,
kelapa sawit juga dimanfaatkan sebagai
bahan pembutan biodiesel. Tak hanya dapat dimanfaatkan untuk bahan pembuatan
minyak goreng dan biodiesel, dari beberapa sumber yang berhasil dihimpun MMC
Bartim, kelapa sawit juga bisa digunakan sebagai bahan campuran cat, bahan
campuran pengolahan mentega dan sebagai bahan campuran membuat oli atau
pelumas.
Karena banyaknya manfaat kelapa sawit itu, Bupati
Barito Ampera AY Mebas memiliki ide warga di Kabupaten Barito Timur menanam
kelapa sawit disamping tetap mengelola kebun karet yang sudah ada.
“Saya memiliki pemikiran pribadi satu Kepala Keluarga di Bartim menanam 1 hektare kelapa sawit. Nanti bibitnya di bantu Pemerintah Daerah melalui dinas terkait,” terang Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas saat memberikan sambutan pada acara tanam perdana jagung komposit di Desa Netampin Kecamatan Dusun Tengah, beberapa waktu lalu.
Mengapa Bupati Bartim memiliki pemikiran agar warga menanam sawit? Orang Nomor Satu di Gumi Jari Janang Kalalawah ini mengatakan kedepannya sawit akan banyak diperlukan sebagai bahan baku energi terbarukan, salah satunya adalah biodiesel.”Saat ini 30 persen bahan biodiesel dari kelapa sawit. Selanjutnya akan dikembangkan menjadi 50 persen,” terang Ampera.
Bahkan mantan Anggota DPRD Kabupaten Tabalong ini mengatakan Presiden RI Joko Widodo dalam beberapa kesempataan meminta bahan biodesel 100 persen dari kelapa sawit. “Prospek kedepanya kelapa sawit ini baik karena digunakan bahan membuat energi terbarukan. Kalau menjadi bahan energi terbarukan itu artinya kelapa sawit dibutuhkan terus,” terang Ampera.
Karena itu Bupati Bartim dua periode ini meminta kepada
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bartim yang hadir dalam acara tanam jagung
komposit di Netampin dan dinas terkait untuk mengkaji pemikiran yang Ia
sampaikan ini. “Mudah-mudahan ide saya ini bisa dilaksanakan,” harap
Ampera.(cak/diskominfosantik).
RAKOR- Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas (duduk didepan batik coklat), beserta Sekda Bartim Panahan Moetar (duduk di belakang) saat mengikuti Rapat Koordinasi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi se-Kalteng. Rapat berlangsung terpusat di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Senin (14/3/2022)
TAMIANG LAYANG – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis peringkat indeks integritas tahun 2021 se-Kalimantan Tengah, Senin (14/3), di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng. Dari rilis tersebut Kabupaten Barito (Bartim) masuk 4 kabupaten top peringkat indeks integritas tertinggi.
Bartim menduduki peringkat empat dengan nilai 72,56. Sedangkan peringkat satu Kabupaten Lamandau nilai 81,28, Kabupaten Gunung Mas peringkat dua nilai 74,5, dan peringkat tiga Kabupaten Kotawaringin Barat dengan nilai 73,61.
Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas yang berhasil dikonfirmasi MMC Bartim, Senin (14/3) sore membenarkan bahwa Kabupaten Bartim masuk 4 kabupaten top peringkat indeks integritas tertinggi. Bartim menduduki peringkat empat. Dengan raihan itu, orang nomor satu di Bartim ini meminta agar Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) lebih meningkatkan kinerja dan lebih berperan aktif sesuai dengan kapasitas masing-masing, terutama dalam mendukung dan menjalankan program pencegahan dan pemberantasan korupsi.
Perlu diketahui Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas
beserta Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Timur Panahan Moetar,SE,M.Si dan Inspektur
Kabupaten Barito Timur, menghadiri Rapat Koordinasi
Pemberantasan Korupsi Terintegrasi se-Kalteng. Rapat berlangsung terpusat di
Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Senin (14/3/2022). Kegiatan ini
digelar secara luring dan daring. Rakor ini menghadirkan Direktur Koordinasi
dan Supervisi (Korsup) Wilayah III KPK Brigjen Polisi Bahtiar Ujang
Purnama.(cak/diskominfosantik)
DISKUSI – Peserta Lokakarya 3 Program Guru Penggerak Angkatan 4 Kabupaten Barito Timur sedang melakukan diskusi kelompok antara Pengawas Pembina, Pengajar Praktik, Kepala Sekolah dan Peserta CGP Kabupaten Barito Timur di Aula Dinas Pendidikan Sabtu, (12/03)
TAMIANG LAYANG -Lokakarya 3 PGP Angkatan 4 Kabupaten
Barito Timur adalah bagian dalam
lanjutan upaya transformasi menyeluruh pada satuan pendidikan CGP. Dengan
adanya sharing, input, dan dinamika dalam penyusunan visi, misi, dan program
sekolah yang berdampak kepada murid maka CGP semakin dikuatkan oleh inisiasi yang telah dilakukan akan
keberpihakan kepada murid. Kegiatan ini diselenggarakan luring pada 12 Maret
2022 di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur dengan pemberlakuan
protokol kesehatan untuk pencegahan penyebaran corona virus berjalan lancar dan sukses.
Ketua Panitia sekaligus Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur Messias, S.Pd., MS kepada Kontributor MMC Bartim menceritakan kegiatan lokakarya 3 kali ini di awali pagi hari yang diguyur hujan lebat namun tidak menyurutkan niat dan semangat para peserta hadir dalam kegiatan lokakarya sesuai dengan undangan P4TK IPA melalui Panitia Lokal (Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur) yang terdiri dari lima pengawas (dua pengawas TK-SD, satu pengawas SMP, satu pengawas SMA, dan satu pengawas SMK), satu orang kepala TK, lima orang kepala SD, dua orang kepala SMP, dua orang kepala SMK, satu orang kepala SMA, dan Panitia Lokal untuk ambil bagian dalam kegiatan Lokakarya 3 CGP Kabupaten Barito Timur.
Lebih jauh Messias memaparkan bahwa kegiatam lokakarya 3 CGP ini diisi
dengan aktivitas Sesi 1 : pengantar lokakarya yang meliputi
kegiatan pembukaan oleh Sekretaris Dinas Pendidikan , pengantar dan kesepakatan belajar,
dan berbagi mimpi menjadi pendidik. Sesi 2 : ambil pelajaran dan gali mimpi meliputi
paparan BAGJA dan berbagi hasil tugas. Sesi 3 : visi, misi, dan
program yang berdampak kepada murid meliputi pengantar kerja kelompok, kerja
kelompok antara CGP dan kepala sekolah, dan berbagi hasil baik dalam satuan
yang sama dan klasikal. Sesi 4 : aksi jangka pendek CGP dan kepala
sekolah yang meliputi pengantar kerja kelompok dan kerja kelompok, dan Sesi 5 : penutup dan tindak
lanjut yang meliputi kegiatan saling memberikan umpan balik, memetik
pembelajaran, evaluasi lokakarya, dan kesimpulan penutupan.
Sosok yang selalu humoris ini juga menggambarkan bahwa dinamika lokakarya berjalan dinamis dengan keterlibatan aktif CGP, kepala
sekolah, dan juga pengawas pada tiap sesi kegiatan. Dalam proses kegiatan yang
terdiri dari lima sesi menghasilan produk utama yaitu dokumen awal dari visi,
misi, dan program sekolah berdampak kepada murid serta dokumen rencana
aksi jangka pendek oleh CGP dan kepala sekolah. Proses dinamika lokakarya yang
dibersamai oleh tiga orang PP terselenggara dengan baik penuh dengan giat
kolaboratif eksploratif antar seluruh peserta kegiatan lokakarya dengan adanya
peserta saling berbagi dan mampu menganalisis hasil pembelajaran, mampu
merumuskan dokumen visi, misi, dan program sekolah yang berdampak kepada murid,
serta mampu menyepakati rencana aksi janji jangka pendek untuk dilaksanakan di
sekolah ujarnya.
Messias menyampaikan bahwa Dinas Pendidikan berharap kepada semua peserta CGP dengan melihat, mengalami, membersamai, dan
merasakan setiap proses sesi lokakarya 3 tentunya semakin menguatkan
daya dalam diri untuk terus belajar berproses, bertransformasi bersama memajukan pendidikan
yang berpihak kuat kepada murid melalui visi, misi, dan program
sekolah yang diimplentasikan secara konsisten dengan pelibatan semua
komponen warga sekolah sehingga tercipta agen-agen
tranformasi dalam ekosistm pendidikan di Kabupaten Barito Timur tercinta
tegasnya diakhir perbincangan. (Lim/Diskominfosantik).
OPERASI PASAR- Warga yang mengunjungi operasi pasar merasa senang bisa membeli minyak goreng dengan harga normal Rp.13.500 per liter, Minggu (13/3). Mereka berharap harga minyak goreng di pasaran harganya kembali normal dan terjangkau.
TAMIANG LAYANG- Operasi Pasar minyak
goreng yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui Dinas
Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Barito Timur, Minggu (13/3) diserbu
warga. Kurang dari 1 jam 1.200 Liter minyak goreng kemasan ludes terjual di
Desa Jaar dan Jaweten.
Ludesnya minyak goreng dalam operasi pasar
tersebut menandakan bahwa harga minyak goreng di pasaran masih diatas rata-rata
harga yang ditetapkan pemerintah. Informasi yang berhasil dihimpun oleh contributor
MMC Bartim, operasi pasar dilaksanakan di Kantor Desa Jaar dan Kantor Desa
Jaweten Kecamatan Dusun Timur.
“Kami menggelar operasi
pasar di masing-masing kantor desa agar tidak menggangu aktivitas di
pasar,” ujar Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Barito
Timur melalui Pengawas Perdagangan Asmara Hadi Saputro, ST, MT.
Menurutnya, pelaksanaan operasi
pasar dipimpin oleh kepala desa dan didampingi anggota kepolisian dan satpol PP
itu berlangsung dengan lancar dan aman, warga yang membeli minyak goreng
mengantri dengan tertib.
“Sebelumnya operasi pasar
dimulai warga sudah menunggu sehingga minyak goreng yang disiapkan sebanyak
1.200 liter di dua tempat itu habis kurang dari satu jam,” kata Hadi.
Dalam operasi pasar ini, setiap orang hanya dibolehkan membeli maksimal 2 liter
dengan harga Rp 13.500 per liter.
Lebih jauh Hadi mengatakan operasi
pasar minyak goreng tahap I yang digelar Pemkab Barito Timur mencakup 3
Kecamatan yakni Kecamatan Dusun Timur, Dusun Tengah dan Kecamatan Awang.
Operasi pasar di Kecamatan Dusun Timur telah dilakukan hari ini, sedangkan
Kecamatan Dusun Tengah dan Awang akan dilaksanakan pada tanggal 14 dan 15 Maret
2022. Pada operasi pasar tahap I ini, Barito Timur mendapatkan jatah minyak
goreng kemasan sederhana dari Perum Bulog Buntok sebanyak 200 kardus kemasan 1
liter atau total sebanyak 2.400 liter.(cak/diskominfosantik)