DUKUNGAN-Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas didampingi Wabup Habib Said Abdul Saleh menyerahkan alsintan berupa perontok padi kepada kelompok tani, di Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barito Timur, Kamis (7/7)
TAMIANG LAYANG – Pemerintah
Kabupaten Barito Timur (Bartim) melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan
(Distankep) setempat menyelenggarakan Temu Teknis Penyuluh dan Tani tahun 2022.
Kegiatan itu dibuka secara langsung oleh Bupati Ampera AY Mebas, Kamis (7/7).
Menurut Bupati, Temu Teknis
Penyuluh dan Tani itu merupakan upaya pemerintah daerah bersinergi dengan
Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) untuk merumuskan rencana kerja pada tahun
berikutnya. Tujuannya, sambung dia, sebagai acuan dalam kegiatan, evaluasi,
hingga pelaporan.
“Apapun program yang
direalisasikan hendaknya juga tidak setengah – setengah namun dari awal
pendampingan sampai pemasaran, supaya keinginan untuk memajukan dan
mensejahterakan petani di Bartim bisa dicapai, ” ucap Bupati disela
kegiatan, kemarin.
Orang nomor satu di kabupaten
berjuluk Gumi Jari Janang Kalalawah itu menambahkan, program yang telah disusun
hendaknya juga bisa disesuaikan. Penyuluh dituntut produktif bersinergi dengan
petani dalam memecahkan persoalan tidak sekadar mendampingi.
“Penyuluh harus meningkatkan
kapasitas diri meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan penguasaan tekhnologi
informasi agar bisa berinovasi menjawab tantangan yang selalu berkembang,
” pesan Bupati.
Selain itu, tambah Bupati,
penyuluh mesti memahami karakteristik. Jika biasanya hanya mendampingi sekarang
melakukan pembimbingan dan memahami bagaimana perilaku petani.
“Pembimbingan bertujuan
untuk menjaga semangat bertani sekaligus memotivasi kesuksesan, ” pungkas
Bupati. (cak)
PERINGATAN HARGANAS- Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas dan Wakil Bupati Barito Timur Habib Said Abdul Saleh serta Kepala OPD tekait saat mengikuti acara puncak hari keluarga nasional ke 29 secara daring di Aula Rumah Jabatan Bupati Barito Timur, Kamis (7/7).
TAMIANG
LAYANG- Pemerintah Kabupaten Barito Timur, Kamis (7/7) mengikuti acara puncak
peringatan hari keluarga nasional ke-29. Kegiatan yang dipusatkan di Medan
Sumatera Utara ini dihadiri langsung oleh Presiden RI Joko Widodo dan Ibu Iriana
Joko Widodo. Sementara itu Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas dan Wakil Bupati
Habib Said Abdul Saleh serta Kepala OPD terkait di Lingkup Pemkab Bartim
mengikuti kegiatan secara daring dari Aula Rumah Jabatan Bupati Barito Timur.
Bupati
Barito Timur Ampera AY Mebas mengatakan Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang
diperingati setiap tanggal 29 Juni menjadi semangat baru bagi Dinas
Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten
Barito Timur untuk meningkatkan kualitas keluarga di Barito
Timur.
Dijelaskan
Orang Nomor Satu di Bartim ini, tema yang diangkat pada Hari Keluarga
Nasional Ke-29 Tahun 2022
masih berfokus pada percepatan penurunan stunting, yaitu
“Ayo Cegah Stunting Agar Keluarga Bebas Stunting”.
Mantan Anggota DPRD Tabalong ini menjelaskan harganas
kali ini menjadi berbeda karena ada unsur gotong royong
pentahelix yakni partisipasi pemerintah, masyarakat,
dunia usaha, akademisi dan media, melalui apel siaga
program Bapak Asuh Anak Stunting.
Bupati Bartim dua periode ini pun berharap Hari Keluarga
Nasional (Harganas) 2022 menjadi momentum untuk menurunkan angka kekerdilan
pada anak (stunting) secara nasional.
“Hari Keluarga Nasional 2022 menjadi ajang konsolidasi dan koordinasi
Tim Percepatan Penurunan Stunting di tingkat kabupaten, Hari Keluarga Nasional
2022 merupakan momentum yang tepat untuk menurunkan angka prevalensi stunting,”pungkasnya.(cak)
IKUT LOMBA- Inilah suasana keberangkatan Kontingen SMKN 2 Tamiang Layang mengikuti lomba prestasi siswa SMK tingkat Provinsi Kalteng, baru-baru ini.
TAMIANG LAYANG- Sekolah Menengah
Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Tamiang Layang ikut ambil bagian pada ajang prestasi
siswa SMK tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Palangka Raya. Dalam kegiatan
ini SMKN 2 Tamiang Layang mengikuti 12 cabang lomba yang diperlombakan.
Kepala SMKN 2 Tamiang Layang Abdul
Chaq, S.Pd kepada contributor MMC Bartim mengatakan pihakanya sangat antusias
mengikuti lomba ini. Pasalnya selama dua tahun belakangan ini kegiatan tersebut
dilaksanakan secara daring akibat pandemi covid-19.
“Kini 5 Juli 2022 penantian dan
kerinduan akan kegiatan dengan moda tatap muka telah di laksanakan. Berdasarkan
surat Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah Nomor
421.7/1470/PSMK.03/VI/2022 tertanggal 23 Juni 2022 dilaksanakanlah tiga agenda
kegiatan Kompetisi Siswa SMK baik di bidang Kejuruan, Bidang Seni dan Budaya
serta Bidang Olahraga dalam bentuk Ajang
Prestasi Siswa SMK Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah,” terang Abdul
Chaq.
Kepala SMKN 2 Tamiang Layang ini
menjelaskan tiga agenda bergengsi yang
menjadi kegiatan rutin ini, dimulai dengan ajang seleksi di tingkat satuan
pendidikan, dilanjutkan seleksi di tingkat kabupaten yang di koordinir oleh
MKKS SMK. Kemudian yang terbaik dari tingkat kabupaten akan
mewakili Kontingen SMK Kabupaten Barito Timur.
Melalui kesempatan itu Abdul Chaq
menerangkan 12 lomba yang diikuti kontingen SMK Barito Timur diantaranya Bricklaying,
Wall and Floor Tilling, Web Technology, Grapich Desain Technology, IT
Software Solution for Bussines, IT Network System Administrasion, Fashion
Technology, Vocal Solo, Gitar Solo, Tari Tradisional,Seni Lukis dan Karate Putri.
Pelepasan kontingen dilakukan di
Halaman SMKN 2 Tamiang Layang dilaksanakan secara sederhana. Pelepasan ini dihadiri
oleh seluruh peserta, pembimbing, dewan guru dan juga Orang tua peserta yang
begitu antusias mengatarkan dan melepaskan para putra-putrinya menjadi duta
sekolah dari Barito Timur.
Kepala SMKN 2 Tamiang Layang berpesan kontingen
SMK Barito Timur agar tetap kompak dan senantiasa menjaga kesehatan selama kegiatan.
“Fokus pada kegiatan dan berangkat membawa obsesi dan pulang membawa prestasi,”
harap Abdul Chaq.
Dikatakan Abdul Chaq muara dari
kegiatan ini berikutnya adalah berkompetisi di tingkat Nasional untuk FLS2N dan
KOSN, sedangkan khusus LKS selain akan melaju ke tingkat Nasional bagi para
pemenangnya juga akan berkesempatan melaju pada WorldSkills Competition
di Shanghai 2022 pada Oktober 2022. “Kita do`akan bersama semoga para duta
sekolah ini dapat meraih yang terbaik demi mengaharumkan nama keluarga, sekolah
dan daerah,” pungkasnya.(cak)
RAPAT EVALUASI PAD- Para pimpinan SKPD penghasil PAD, serius mengikuti rapat evaluasi pendapatan di ruang rapat Bupati Bartim, Selasa (28/6).
TAMIANG LAYANG-
Pemerintah Kabupaten Barito Timur baru saja selesai menggelar rapat evaluasi Pendapatan
Asli Daerah. Dari rapat evaluasi itu diketahui realisasi PAD Kabupaten Barito
Timur dari Januari hingga Mei 2022 sudah
mencapai Rp.44.897.698.294,44,- atau 40,77 persen dari total target PAD tahun
2022 sebesar Rp.110.120.070.255,-.
Bupati Barito Timur
Ampera AY Mebas melalui Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Barito Timur
Dra. Herawani, MM yang berhasil dikonfirmasi MMC Bartim menjelaskan ada empat jenis
pendapatan asli daerah sebagai penyumbang pundi-pundi PAD Kabupaten Barito
Timur. Kempat sumber PAD itu yakni pajak daerah, retribusi daerah, hasil
pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain PAD yang sah.
Lebih jauh Ibu tiga
anak ini menjelaskan, tahun 2022 ini pendapatan dari pajak daerah ditargetkan
Rp.16.335.000.000,-, sementara realisasinya hingga 31 Mei 2022 ini sebesar
Rp.3.353.304.591,00 atau 20,52 persen. Pendapatan dari retribusi daerah sebesar
Rp.847.330.705,00 atau 6,90 persen dari target tahun 2022 sebesar
Rp.12.274.005.926,-.
RAPAT EVALUASI PAD- Para pimpinan SKPD penghasil PAD, serius mengikuti rapat evaluasi pendapatan di ruang rapat Bupati Bartim, Selasa (28/6).
“Pendapatan dari hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebesar Rp.14.158.036.468,00 atau 48 persen dari target tahun 2022 sebesar Rp.29.493.207.046,-. Sedangkan pendapatan dari sumber lain-lain PAD yang sah sebesar Rp.26.539.026.530,44,- atau 52 persen dari target tahun 2022 sebesar Rp.52.017.857.283,-,” jelas Herawani.
Terkait belum
maksimalnya pendapatan dari retribusi daerah dan pajak daerah, Kepala Badan
Pendapatan Daerah Kabupaten Barito Timur ini mengatakan akan berupaya
semaksimal mungkin untuk memenuhi target yang telah ditetapkan. “Kita akan
berupaya dan bekerjasama dengan SKPD penghasil PAD untuk memenuhi target PAD
yang telah ditetapkan,” pungkasnya.
Sekadar diketahui
Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas, Selasa (28/6) pagi memimpin rapat
koordinasi (rakor) pendapat asli daerah Kabupaten Barito Timur. Dalam kegiatan
rapat tersebut Bupati Barito Timur mengundang 19 (sembilan belas) SKPD
penghasil pendapatan asli daerah (PAD) untuk hadir di ruang rapat Bupati
Bartim.
Kesemibalan belas
SKPD itu yakni Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, BLUD, Dinas PUPR,
Disnakertrans, DLH, Dishub, Diskominfosantik, DPMPTSP, Disbudparpora, Dinas
Perternakan dan Perikanan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Disdagkop dan
UKM, Sekretariat Daerah, Bappedalitbangda, Bapenda, BPKAD, BPKPSDM dan 10
kecamatan se Kabupaten Barito Timur.
Rapat tersebut
diselenggarakan sesuai dengan periode tahun anggaran 2022 triwulan II untuk
mengevaluasi sejauh mana pencapaian realisasi PAD dari masing masing pos
penerimaan. Disamping itu, rakor itu juga untuk mengetahui kendala dan hambatan
dalam pencapaian target PAD pada masing-masing OPD, serta hal-hal lain yang
digunakan sebagai bahan untuk penentuan kebijakan lebih lanjut.(cak).
HARGANAS- Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Barito Timur melaksanakan upacara memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke 29, Rabu (29/6).
TAMIANG LAYANG- Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan
Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Barito Timur, Rabu (29/6) melaksanakan
upacara memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-29. Upacara ini
dilaksanakan di halaman Kantor DP3AKB dan diikuti oleh seluruh pegawainya. Bertindak
sebagai Pembina Upacara Plt. Kepala DP3AKB Kabupaten Barito Timur H.Rusdianor,
S.Sos,MAP.
Dalam sambutannya Plt. Kepala DP3AKB Kabupaten Barito
Timur H.Rusdianor, S.Sos,MAP mengajak peserta apel agar menggunakan momentum Harganas sebagai ajang sosialisasi dan optimalisasi
fungsi keluarga di Indonesia.
“Kita optimalisasikan delapan fungsi keluarga, yakni:
agama, sosial budaya, cinta kasih, melindungi, reproduksi, pendidikan, ekonomi,
dan fungsi pembinaan lingkungan untuk mewujudkan keluarga yang berketahanan. Harganas
merupakan perwujudan pentingnya arti keluarga terhadap upaya memperkuat
ketahanan nasional,” terang H.Rusdianor.
Plt. Kepala DP3AKB
Kabupaten Barito Timur juga menjelaskan ada tiga
pokok pikiran terkait Harganas yang diperingati hari ini. Tiga pokok pikiran
itu yakni meliputi: mewarisi semangat kepahlawanan dan perjuangan bangsa, menghargai
dan perlunya keluarga bagi kesejahteraan bangsa dan membangun keluarga menjadi keluarga yang
bekerja keras dan mampu berbenah diri menuju keluarga sejahtera.
Khusus di Kabupaten
Barito Timur, ujar H.Rusdianor, kegiatan
yang dilaksanakan dalam rangka rangkaian Harganas Ke-29 Tahun 2022 yaitu : Pelayanan
KB Gratis Sejuta Akseptor di seluruh Puskesmas tanggal 15 Juni 2022 dan Pelayanan
MOW Gratis di Rumah Sakit Umum Daerah Tamiang Layang pada tanggal 16 Juni 2022,
serta Apel Peringatan Hari Keluarga Nasional Ke-29 Tahun 2022 yang dilaksanakan
pada hari ini tanggal 29 Juni 2022.
“Melalui kesempatan
ini saya ucapkan terima kasih atas kerjasama seluruh Penyuluh KB dan
Koordinator PLKB Kecamatan dan semua petugas terlibat pada kegiatan tersebut. Apa
yang kita lakukan semuanya bermanfaat bagai masyarakat Kabupaten Barito Timur,”
harap H.Rusdianor.(lim/cak).
SERAHKAN HADIAH- Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas didaampingi Wakil Bupati Habib Said Abdul Saleh secara simbolis menyerahkan hadiah kepada pemenang panen hadiah simpedes semester II tahun 2021 di Tamiang Layang, akhir pekan kemarin.
TAMIANG LAYANG- Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang
Buntok memiliki peran dan fungsi sangat besar dalam pembangunan khususnya di
Kabupaten Barito Timur.Kehadiran BRI mempunyai tanggungjawab social meningkatkan
kesejahteraan masyarakat. Demikian disampaikan oleh Bupati Barito Timur Ampera
AY Mebas dalam sambutannya pada kegiatan panen hadiah simpedes semester II
tahun 2021 di Tamiang Layang, akhir pekan kemarin.
Di tengah perekonomian yang mulai membaik, orang nomor
satu di Gumi Jari Janang Kalalawah ini berharap, BRI tetap eksis dan tetap
komitmen memberikan kemudahan kepada sector usaha kecil dalam mendapatkan
kucuran kredit lunak. Pentingnya perhatian kepada sector usaha kecil, ujar
Bupati Bartim, karena sector ini selalu tangguh menghadapi situasi global yang relative
stabil.
“Kami percaya BRI “bank-nya” rakyat Indonesia,
benar-benar dekat dengagn rakyat Indonesia karena selalu melayani dengan
sepenuh hati,” terang Pria yang baru saha meraih gelar doktor ini.
Melalui kesempat itu pula, Bupati Bartim dua periode ini mengajak
masyarakat untuk aktif dan menggelorakan semangat menabung kepada semua elemen
masyarakat. Dengan gemar menabung akan terbentuk masyarakat mandiri, berfikir
untuk masa depan dan punya modal untuk membangun.”Melalui kebiasaan gemar
menabung, kita dilatih untuk hemat, mau bekerja keras dan bekerja cerdas,” ucapnya.
Dia menjelaskan kebiasaan menabung merupakan salah
satu budaya yang harus senantiasa ditumbuhkembangkan, khususnsya bagi generasi
muda agar system perencanaan masa depannya lebih terarah. Dengan rajin
menabung, terang Ampera, keinginan memiliki segala kebutuhann bisa lebih muda
terwujud. “Oleh karena itu sekali lagi kami mengajak seluruh masyarakat
Kabupaten Barito Timur untuk membudayakan gemar menabung,” harap Bupati.
Tak lupa, mantan Anggota DPRD Tabalong ini juga
mengapresiasi setingi-tingginya kepada masyarakat yang mempunyai semangat gemar
menabung, karerna kebiasaan gemar menabung akan memberikan dampa besar terhadap
perekonomiann keluarga termasuk perekonomian daerah.”Dalam skala kecil, bila
ada kebutuhan mendesak dapat dimanfaarkan dana yang ada di bank untuk memenuhi
kebutuhan sehari-hari,” pungkasnya.(cak)
LOMBA- Nadya Emanulla Christy saat tampil di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, beberapa waktu lalu, Nadya berhasil meraih silver 4 kategori vokal solo anak umur 10 s/d 13 tahun pada Pesta Paduan Suara Gerejawi Tingkat Nasional Ke-XIII di Yogyakarta.
TAMIANG LAYANG- Kerja keras Nadya Emanulla Christy alias Nadine (wakil Provinsi Kalteng pada ajang Paduan Suara Gerejawi Tingkat Nasional Ke-XIII di Yogyakarta) membuahkan hasil. Remaja asal Kabupaten Barito Timur ini berhasil meraih silver 4 vocal solo anak usia 10 s/d 13 tahun pada ajang Paduan Suara Gerejawi Tingkat Nasional Ke-XIII di Yogyakarta.
Meski hanya berhasil meraih silver 4, namun Panitia Kontingen Pesparawi Tingkat Nasional tetap mengucap syukur. “Saya mengucap syukur dan terima kasih atas perjuangan dan prestasi yang dicapai Nadya Emanulla Christy (Nadine). Semoga kedepanya Nadine bisa meraih prestasi yang lebih tinggi lagi,” kata Ketua Kontingen Pesparawi Tingkat Nasional Kabupaten Barito Timur Dr.Ariantho S. Muler, ST, MM kepada MMC Bartim.
Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua LPPD Kabupaten Barito Timur Ir. Barnusa,
MM. Kepada MMC Bartim, Kepala DPMDSos Kabupaten Bartim ini mengatakan Pesparawi
tahun ini merupakan momen perekat kebersamaan harmonis panitia sebagai
domba-domba Tuhan. “Nisacaya kedepan kita akan mampu mempersembahkan hal yang
terbaik dengan ide, kreativitas, inovasi varu, karena kita memiliki potensi dan
talenta yang sangat baik dan dibutuhkan Barito Timur,” terangnya. Barnusa.
Sementara itu Boy Natanael Naffi pelatih Nadya Emanulla Christy
mengucapkan selamat untuk Nadine. Dia mengatakan keberhasilan ini merupakan
persembahan terbaik yang Nadin berikan untuk Provinsi Kalteng khususnya
Kabupaten Barito Timur. “Nadine sudah melewati proses latihan yang tidak mudah,
biarkanlah kiranya Nadin semakin dibentuk di dalam pesparawi ini. Semakin
menjadi berkat. Punya semangat juang yang tinggi dalam segala hal,” ucap Boy
Natanael Naffi
Dia pun mengucapkan terima kasih
utk support yang luar biasa dari seluruh tim. “Kebersamaan yang luar biasa,
biarkanlah persekutuan ini semakin meningkatkan kualitas pelayanan kita
bersama,” harapnya.
Tak lupa kepada panitia, Boy mohon maaf atas segala kekurangan dalam proses
latihan Nadin selama ini. “Saya mohon maaf jika ada salah kata dan perbuatan
selama kita bersama-sama mendampingi Nadin berlatih. Kiranya Tuhan Yesus memberkati
pelayanan kita bersama. Amin,”pungkas Boy.(lim)
ANTUSIAS- Para Peserta Program Organisasi Penggerak (POP) sangat antusias mengikuti kegiatan di GPU Mantawara, Sabtu (24/6).
TAMIANG LAYANG- Kementrian
Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) kembali
melanjutkan Program Organisasi Penggerak (POP) tahun ke dua di Kabupaten Barito
Timur. Kegiatan POP tersebut dilaksanakan di GPU Mantawara, Sabtu (24/6). Kalimantan
Tengah memiliki tiga daerah sasaran POP yaitu Kabupaten Barito Timur, Kabupaten
Pulang Pisau dan Kabupaten Gunung Mas. Tujuan dari Program Organisasi Penggerak
adalah untuk meningkatkan kompetensi
pendidik sebagai ujung tombak keberhasilan dari proses pembelajaran yang
dilakukan oleh sekolah, dengan melibatkan peran serta ormas bidang pendidikan
guna mendorong hadirnya Sekolah Penggerak dan peningkatan hasil belajar peserta
didik.
Dalam pembukaan kegiatan ini
dihadiri oleh Kepala Dinas pendidikan Kabupaten Barito Sabai Guai, S.Pd., M.M,
Kabid SD Pujiono, S.Pd. Kabid SMP Ampiansah, S.Hut., M.Pd. KaUPTD Dusun Timur Wanrawati, S.Pd.,M.M. Pengawas TK/SD Pelson,
S.Pd dan Sri Sumardi, S.Pd., MM, pengawas SMP/Dewan Pakar IGI Jumakir., S.Pd., MM, dan Pengawas SMP Raden
Priyanto, S.Pd., MM.
Dalam sambutannya Kepala Dinas
Pendidikan Sabai Guai, S.Pd., Mm mengatakan bahwa salah satu misi dinas
pendidikan adalah meningkatkan kompetensi tenaga pendidik, karena pendidik yang kompeten akan mempengaruhi hasil belajar
siswa. Beliau juga menyampaikan terimakasih
kepada kemendikbudristek yang memberi kesempatan kepada Kabupaten Barito Timur
melalui Ikatan Guru Indonesia untuk membina dan melatih 12 Sekolah Dasar
sasaran dengan harapan mampu menghasilkan sekolah dan guru penggerak yang
nantinya akan membawa pengaruh dan dampak kepada sekolah dan guru yang lain.
Sementara itu Ketua Daerah Ikatan
Guru Indonesia, Yuli Rinawati, S.Pd.,M.Pd menyampaikan keterkejutan dan
kekagumannya karena antusiasme seluruh peserta dan kehadiran seluruh unsur dari
Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur. “Saya terkejut dan kagum melihat
peserta dan semua unsur dinas pendidikan hadir, dari pengawas SD, SMP, KaUPTD
dan Kabid SD, SMP yang berkenan hadir,” kata Yuli.
Lebih jauh Ketua IGI Barito Timur
mengatakan Program Organisasi Penggerak
merupakan program kemendikbudristek dalam rangka meningkatkan kompetensi
guru dan kepala sekolah, tahun kedua ini khusus membahas beberapa topik seperti
Implemtasi Kurikulum Merdeka (IKM), Pembelajaran abad 21, literasi dan numerasi
serta Prinsip-prinsip manajerial dan supervisi bagi kepala sekolah. Tahun
ketiga akan membahas tentang bagaimana meningkatkan nilai asesmen siswa pada
sekolah sasaran.
Dijelaskannya, ada tiga fasilitator
daerah POP yang telah dilatih di Jakarta, mereka adalah Puluster, S.Pd, Sri Mahety, S.Pd, dan Budi
Istanto, S.Pd dengan tiga sasaran, kepala sekolah, guru kelas atas dan kelas
bawah. (lim)
LOMBA- Nadya Emanulla Christy tampil penuh semangat, Rabu 22 Juni 2022 di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, Nadya mewakili Kabupaten Bartim kategori Vokal Solo Anak umur 10 s.d 13 Tahun.
YOGYAKARTA. Pesta Paduan Suara Gerejawi Tingkat Nasional Ke-XIII di Yogyakarta mulai tanggal 17 s.d. 26 Juni 2022. Provinsi Kalimantan Tengah mengirimkan perwakilannya disemua cabang yang dilombakan. Kabupaten Barito Timur mewakili kategori Vokal Solo Anak umur 10 s.d. 13 Tahun oleh Nadya Emanulla Christy (Nadin) yang berlomba pada hari Rabu 22 Juni 2022 mulai pukul 13.30 s.d 16.30 di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta mengangkat moto Harmony in Diversity.
Ketua Lembaga Pengembangan
Pesparawi Daerah (LPPD) Kabupaten Barito Timur Ir. Barnusa, MM saat berbincang
dengan kontributor MMC Barito Timur setelah penampilan vokal solo anak usia 10
sd. 13 tahun menyampaikan bahwa kegiatan hari merupakan puncak dari persiapan
yg sdh dilaksanakan sejak bulan maret 2022 yang telah lalu.
Kepala Dinas Pengembangan
Masyarakat Desa dan Sosial Kabupaten Barito Timur lebih jauh menjelaskan bahwa
keikutsertaan Barito Timur dalam Pesparawi Tingkat Nasional kali ini juga
dijadikan sebagai bahan evaluasi dalam merancang dan mempersiapkan pembinaan
talenta muda yang ada, agar nanti dapat menjadi aset daerah untuk
kegiatan serupa dimasa yang akan datang ujarnya.
Barnusa juga telah menempatkan tim teknis dan pelatih ke semua cabang lomba selain untuk memberikan dukungan kepada kontingen Kalimantan Tengah yang sedang tampil, kesempat ini juga bermanfaat agar dapat menggali pengalaman baik dari segi teknik, penampilan dan tata busana digunakan yang nantinyakan dimanfaatkan dalam mempersiapkan kontingen Barito Timur selanjutnya katanya dengan mantap.
Diakhir perbincangan Barnusa
menyampaikan terima kasih Kepada Bupati Barito Timur, yang telah membantu
dalam penganggaran sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik, terima
kasih juga untuk Sekretaris Daerah, donatur dari pihak ketiga, jajaran
pengurus LPPD, Ketua Panitia Kontingen, jajaran pelatih yang memberikan arahan,
dukungan dan kerjasama yang baik selama ini ujarnya.
Barnusa juga sangat
mengapresiasi atas kesiapan Nadin yang berlomba dengan sangat enjoy dengan
menggunakan kostum bercorak Gunung Perak ciri khas Barito Timur tutupnya.
(Lim).
CUMLAUDE- Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas lulus ujian disertasi dengan predikat cumlaude dan berhasil meraih gelar doktor, tampak pada gambar Bupati Bartim mendapat ucapan selamat dari Rektor Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Prof.Dr.H.Mulyanto Nugroho, MM, CMA, CPA, usai menjalani ujian terbuka, Rabu (22/6) di Surabaya.
TAMIANG LAYANG- Bupati Barito Timur Ampera Ariyanto
Mebas berhasil meraih gelar doktor di Bidang Ekonomi pada Fakultas Ekonomi dan
Bisnis Universitas Tujuh Belas Agustus 1945 Surabaya. Kepastian gelar doktor
tersebut diperoleh setelah dinyatakan lulus dalam sidang terbuka, Rabu (22/6)
di Laboraterium Pancasila Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.
“Ampera Ariyanto dengan Nomor Induk Mahasiswa
1271900012 jenjang pendidikan strata 3 dinyatakan lulus dengan cumlaude, dan
berhak menyandang gelar akademik doktor bidang ekomomi, setelah yang bersangkutan mampu mempertahankan
disertasinya yang berjudul “Pengaruh
Tantangan Profesi, Nilai Pribadi, Nilai Pekerjaan, Budaya Kerja dan
Pengembangan Karirer terhadap Profesionalitas ASN dengan Pembelajaran Individual
dan Berbagai Pengetahuan sebagai Variabel Intervening di Lingkungan
Pemerintahan Kabupaten Barito Timur” dihadapan rapat ujian terbuka disertasi
Program Doktor Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas 17 Agustus 1945
Surabaya,” kata Rektor Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Prof.Dr.H.Mulyanto
Nugroho, MM, CMA, CPA melalui surat
keterangan lulus Nomor: 1860/K/FEB/VI/2022 yang disampaikan kepada Bupati
Bartim Ampera AY Mebas, Rabu 22 Juni 2022.
UJIAN TERBUKA- Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas saat menjalani sidang ujian terbuka di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Rabu (22/6).
Berdasarkan informasi yang berhasil diperoleh Kontributor MMC Bartim sedikitnya ada 10 (sepuluh) dosen yang menjadi tim penguji disertasi Bupati Bartim Ampera AY Mebas. Empat orang tim penguji bergelar doktor dan enam orang lainya bergelar profesor termasuk Rektor Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Prof.Dr.H.Mulyanto Nugroho, MM, CMA, CPA yang menjabat sebagai ketua tim penguji disertasi Bupati Barito Timur.
Sementara itu Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas yang
berhasil dikonfirmasi oleh contributor MMC Bartim, mengucap syukur kepada Tuhan
Yang Maha Esa atas keberhasilanya menyelesaikan pendidikan S3. Pasalnya
pendidikan S3 ini ditempuh selama 3 (tiga) tahun dan Ia raih di tengah
kesibukannya menjabat sebagai kepala daerah dan memimpin Kabupaten Barito Timur
yang berjuluk Gumi Jari Janang Kalalawah.
Lalu mengapa seorang Ampera AY Mebas harus bersusah
payah sekolah padahal sudah punya segalanya? Kepada
Kontributor MMC Bartim Ampera AY Mebas menuturkan tujuannya sekolah lagi dan
meraih gelar doktor untuk menambah ilmu atau wawasan diri dan mengetahui
lebih banyak lagi hal-hal yang berkaitan
dengan ekonomi.
FOTO BERSAMA- Setelah dinyatakan lulus dan meraih gelar doktor, Bupati Bartim Ampera AY Mebas foto bersama dengan Tim Pengujinya.
Selain itu dengan sekolah/kuliah, Bupati Bartim mengatakan Ia memiliki teman baru, relasi dan melatih komunikasi bersama orang lain.”Disamping itu tujuan lain saya sekolah lagi untuk memotivasi putra/putri Kabupaten Barito Timur agar jangan putus sekolah dan terus berjuang menempuh pendidikan yang lebih tinggi. Karena dengan pendidikan yang baik kita bisa mampu meraih cita-cita yang diidamkan,” terang Ampera .
Keberhasilan Orang
Nomor Satu di Kabupaten Barito Timur meraih gelar doktor, Rabu (22/6) ternyata
telah sampai kabarnya di Kabupaten Barito Timur. Orang Nomor Satu di Gumi Jari
Janang Kalalawah ini pun banjir ucapan selamat melalui whatsapp.
Tak hanya mendapat
ucapan selamat melalui whatsapp, Bupati Bartim juga mendapat ucapan selamat
melalui media sosial seperti twibon. Begitu mendapat kabar Bupati Bartim
berhasil meraih gelar doktor, para pejabat di lingkup Pemkab Bartim mengucapkan
selamat melalui konten itu.(cak).