KB GRATIS- Bidang Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera DP3A-KB Kabupaten Barito Timur melaksanakan KB Gratis dalam rangka peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia dan KB Kes TNI 2021, di Puskesmas Bentot Kecamatan Patangkep Tutui, Senin (27/9).
TAMIANG
LAYANG- Dalam rangka memperingati hari kontrasepsi sedunia yang jatuh pada
tanggal 26 September kemarin, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak
dan Keluarga Bencana (DP3A-KB) Kabupaten Barito Timur dan KB Kes TNI
menyelenggarakan kegiatan KB gratis KB Gratis (Implant, IUD, Suntik, Pil,
Kondom).
Pemasangan KB gratis ini dilaksanakan di
UPTD Puskesmas Bentot Kecamatan Patangkep Tutui, Senin (27/9).
Kepala
Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Bencana (DP3A-KB)
Kabupaten Barito Timur dr. Simon Biring, MPH dalam pers rilisnya mengatakan tujuan
peringatan Hari Kontrasepsi Internasional ini adalah untuk meningkatkan
kesadaran akan penggunaan kontrasepsi dan memberikan pilihan untuk pasangan
muda terkait kesehatan seksual dan reproduksi mereka.
Melalui kesempatan itu, dr Simon menceritakan sejarah hari kontrasepsi sedunia.
Dikatakannya, hari kontrasepsi sedunia
pertama kali diperingati pada tanggal 26 September 2007 oleh sepuluh organisasi
keluarga berencana internasional, untuk meningkatkan kesadaran tentang
kontrasepsi dan untuk memungkinkan pasangan membuat keputusan yang tepat
tentang memulai sebuah keluarga, sehingga setiap kehamilan diinginkan.
Hari
Kontrasepsi Sedunia itu sendiri, terang dr Simon, adalah mempromosikan keluarga
berencana dan metode kontrasepsi yang aman dan disukai. Hari Kontrasepsi
Sedunia didukung oleh koalisi 15 LSM internasional, organisasi pemerintah, dan
masyarakat ilmiah dan medis yang berkepentingan untuk menyebarkan pengetahuan
yang benar tentang kesehatan seksual dan reproduksi.(cak/diskominfops).
CEMARA- Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas secara simbolis memasangkan tanda peserta pelatihan komputer program cemara di Lapangan Tenis Indoor Jalan Nansarunai, Senin (27/9)
TAMIANG LAYANG- Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Barito
Timur harus mampu bersaing di dunia kerja. Karena itu SDM yang berkualitas
harus memiliki kompetensi di bidangnya, guna meningkatkan daya saing di dunia
usaha dan perekonomian. Demikian disampaikan oleh Bupati Barito Timur Ampera AY
Mebas dalam sambutanya pada acara pembukaan pelatihan computer program cemara, Senin (27/9) di Lapangan Tenis
Indoor, Jalan Nansarunai Tamiang Layang.
Ampera AY Mebas
mengatakan, penguasaan terhadap suatu bidang kompetensi menjadi sangat mutlak
yang harus dimiliki setiap tenaga kerja. Dimana tenaga kerja dituntut untuk
memiliki keahlian dan keterampilan agar dapat bersaing didunia kerja.”Tenaga
kerja harus memiliki kehalian dan keterampilan agar dapat bersaing didunia
kerja baik itu dalam mendapatkan pekerjaan maupun dalam membangun usaha secara
mandiri,” terang Ampera AY Mebas.
Alumni STIE
Banjarmasin ini menjelaskan, salah satu cara untuk meningkatkan kompetensi
selain dari pendidikan formal yaitu melalui jalur pelatihan kerja. Penguatan
pada jalur pelatihan kerja, ujar Ampera, sangat diperlukan. Bupati dua periode
ini mengatakan, saat ini Pemerintah Kabupaten Barito Timur terus berupaya untuk
meningkatkan kompetensi dasar SDM di Barito Timur, lewat kegiatan pelatihan
tenaga kerja melalui dinas/instansi terkait.
Bupati Barito Timur
menambahkan kepentingan peningkatan kompetensi SDM di Kabupaten Barito Timur
tidak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah saja. Akan tetapi menjadi tanggung
bersama pada berbagai sektor usaha dan pekerjaan. ”Tenaga kerja yang kompeten
akan berdampak pada peningkatan produktifitas tenaga kerja itu sendiri,” jelas
Ampera. Untuk mewujudkan hal tersebut, terang Bupati Bartim, diperlukan
sinergitas dari berbagai sektor agar pelaksanaan kegiatan pelatihan dapat
menjangkau lapisan masyarakat secara luas.
“Ditengahh kondisi
saat ini kontribusui dan peran perusahaan baik itu BUMD maupun swasta menjadi
sangat penting dan diperlukan dalam penguatan kerja sama pada pelaksanaan
kegiatan pelatihan keahlian dan keterampilan,” tegas Bupati Barito Timur.
Diakhir sambutannya
Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas berpesan kepada peserta pelatihan computer
agar sunguh-sungguh mengikuti kegiatan ini. Tak lupa orang nomor satu di Gumi
Jari Janang Kalalawah ini juga memberikan apresiasi kepada semua yang terlibat
dalam kegiatan pelatihan, sehingga pelatihan computer ini dapat terlaksana.
Untuk diketahui acara pembukaan pelatihan computer program cemara ini dibuka
langsung oleh Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas, Senin (27/9) di Lapangan
Tenis Indoor. Selain dihadiri ratusan peserta, kegiatan ini juga dihadiri oleh
Forkopimda, Wakil Bupati Barito Timur Habib Said Abdul Saleh, Sekretaris Daerah
Kabupaten Barito Timur Panahan Moetar, SE, M.Si, Kepala SOPD, Perwakilan PT
Adaro, Bank Kalteng Cabang Tamiang Layang, Narasumber/Pelatih Program Cemara
dan tamu undangan lainnya.(cak/diskominfops).
PENDAMPINGAN- Kepala BPP Paju Epat Lukman Nulcakim bersama penyuluh pertanian meninjau lahan kaji terap komoditas holtikultura di lahan BPP Paju Epat, Kamis (23/9).
TAMIANG LAYANG-
Guna menyamakan persepsi sesama penyuluh pertanian dan menggali permasalahan
pertanian, Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Paju Epat Kabupaten Barito
Timur rutin melaksanakan pertemuan. Selain menggali permasalahan, dalam
pertemuan tersebut juga sebagai wadah
tukar pikiran, diskusi mencari solusi atau pemecahan masalah di lapangan.
Demikia Lukmanul Chakim, S.Pt, MP n disampaikan oleh Kepala Balai Penyuluh
Pertanian (BPP) Kecamatan Paju Epat Lukman Nulcakim melalui pers rilisnya,
Jumat (24/9).
Lukman menjelaskan partisipasi
penyuluh pertanian di Kecamatan Paju Epat cukup tinggi. Terbukti disetiap
pertemuan yang diselenggarkan kehadiran penyuluh sangat baik. “Pertemuan
dilaksanakan dua minggu sekali, tujuan pertemuan rutin ini dalam rangka
menggali informasi penyuluh pertanian di wilayah desa se Paju Epat, kemudian
dilanjutkan dengan pemecahan masalah,” terang Lukman.
Lebih jauh Pria
murah senyum memaparkan, selain agenda tersebut pihaknya juga menyelipkan
kegiatan-kegiatan lainya, seperti pelatihan-pelatihan untuk menambah bekal para
penyuluh di Paju Epat. “Seperti hari Kamis (23/9) lalu, kami laksanakan
pertemua rutin, setelah itu dilanjutkan dengan dengan pengisian materi
penyuluhan ternak ruminansia sapi,
dengan topik penanganan penyakit tympani/ kembung perut dan ciri ciri sapi
birahi,” ujar Lukman. Materi penyuluhan ternak ruminansia tersebut, ujar Lukman
disampaikan oleh Kepala Seksi Reproduksi Ratna Widyasari, S.Pt.
Setelah penyluhan
ternak selesai dilanjutkan dengan identifikasi pelaku usaha pengolahan hasil
pertanian dan pengolahan hasil perikanan di wilayah kecamatan Paju Epat.
Penyuluhan tersebut dilaksanakan oleh Bidang Tanaman Pangan yang di laksanakan
oleh Eva, SP, M.Si.
“Semoga lelah dan
kegiatan kami bernilai ibadah dan membawa manfaat berkah bagi pembangunan
kemajuan BPP Paju Epat dan pembangunan pertanian di wilayah kecamatan Paju Epat
Kabupaten Barito Timur. Guna mendukung
program ekonomi kerakyatan masyarakat kecamatan Paju Epat,” harap
Lukman.(cak/diskominfops).
PERSIAPAN- Rapat persiapan Festival Hammock II Kabupaten Barito Timur di Aula Kantor Desa Siong Kecamatan Paju Epat, Kamis (23/9). Kegiatan ini rencananya akan di laksanakan tanggal 1 s/3 Oktober 2021 di Tahura Anggrek Pama Mangaram Persada Desa Siong.
TAMIANG LAYANG-
Panitia Bersama Festival Hammock II
Kabupaten Barito Timur terus melakukan berbagai persiapan menjelang dilaksanakan
kegiatan. Kamis (23/9) lalu, Panitia
menggelar rapat di Aula Desa Siong Kecamatan Paju Epat. Rapat tersebut langsung
dipimpin oleh Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga Forty
Rickyannou, ST, MT dihadiri oleh Plt. Camat Paju Epat Welly Ananda, S.STP, MM,
Kepala Desa Siong dan seluruh panitia.
Melalui forum rapat
tersebut Kepala Dinas Kebudayaan,
Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga Forty Rickyannou, ST, MT mengatakan
partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan. Pasalnya masyarakat merupakan pelaku
nyata untuk meng-endorse dan memicu potensi wisata di Bartim, untuk menyukseskan ekonomi kerakyatan
sebagaimana visi dan misi Pemkab Bartim.
Dijelaskan Forty, Disbudparpora
Barito Timur bersama Pemerintah Desa Siong akan melaksanakan Festival Hammock 2
di Lokasi Wisata Tahura Pama Magaram Persada “Anggrek Hitam” Desa
Siong pada tanggal 01-03 Oktober 2021.
Ia mengatakan panitia
bersama telah dibentuk dan tertuang
dalam SK Bupati Barito Timur 180/HUK/2021, tentang pembentukan panitia
penyelenggara festival hammock 2 dan pencanangan kawasan wisata di Tahura
Anggrek Pama Magaram Persada Desa Siong Kabupaten Barito Timur.
Forty menjelaskan
pelaksaaan festival tersebut mendapat persetujuan dari Tim Gugus Tugas bernomor
471.41/588/II.1/2021. “Dengan keluarnya surat tersebut maka pihak panitia
pelaksana mewajibkan seluruh peserta sudah divaksin minimal dosis 1 dengan melampirkan
bukti Surat Keterangan vaksinasi, dan dalam kegiatan nanti wajib mematuhi
protokol kesehatan,” jelasnya.
Dikatakan Forty, banyak
lomba dan kegiatan yang dilaksanakan untuk peserta festival hammock 2 dengan
hadiah-hadiah menarik. “Peserta adalah group bukan perorangan, maksimal diisi
oleh 5 orang dalam satu group. Peserta yang mendaftar otomatis bisa ikut semua
perlombaan dan mendapatkan piagam serta digratiskan tiket masuk, parkir, dan fasilitas
di kawasan wisata,” katanya.
RAPAT- Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas didampingi Wakil Bupati Habib Said Abdul Saleh, Sekda Bartim Panahan Moetar, SE, M.Si menyampaikan nota keuangan dan rancangan peraturan daerah tentang perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2021, kepada Ketua DPRD Kabupaten Barito Timur Nursulistio didampingi Wakil Ketua I, Ariantho S Muler dan Wakil Ketua II Depe, Kamis (23/9).
TAMIANG
LAYANG – Bupati Barito Timur Ampera AY
Mebs mengatakan akan mengambil
langkah-langkah strategis guna memajukan Barito Timur. Langkah –langkah
strategis itu diambil secara tepat, terarah dan kongkrit dengan melakukan
optimalisasi penerimaan sumber daya, serta ketepatan dalam pendistribusian
belanja daerah, guna mencapai tujuan pembangunan daerah. Demikian disampaikan Bupati
Barito Timur Ampera AY Mebas dalam rapat penyampaian nota keuangan dan rancangan peraturan daerah
tentang perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2021, di ruang Paripurna DPRD Kabupaten
Barito Timur, Kamis (23/9) kemarin.
Didampingi
oleh Wakil Bupati Habib Said Abdul Saleh, Sekda Bartim Panahan Moetar, SE, M.Si
, Bupati Barito Timur menjelaskan, secara garis besarnya Rancangan Perubahan APBD tahun 2021 mengalami
kenaikan, namun pendapatan daerah mengalami penurunan.
Menurut
Ampera, kenaikan pada Rancangan Perubahan APBD terjadi karena adanya Sisa Lebih
Perhitungan Anggaran (Silpa) tahun anggaran 2020 sebesar Rp153 miliar sehingga
APBD Perubahan tahun 2021 diproyeksikan Rp1,041 triliun.
Selain
itu, kata dia, dalam Rancangan Perubahan APBD 2021 juga memperlihatkan komitmen
Pemkab Barito Timur yang tetap fokus dalam penanganan dan penanggulangan
COVID-19.
“Bagaimana
kita menggunakan dana kita secara efisien di masa Pandemi COVID-19, maksudnya
pembangunan tetap berjalan dan penanganan COVID-19 tetap terlaksana agar
pertumbuhan ekonomi bisa bergerak, yaitu dengan selektif dalam kondisi
kebutuhan daerah,” kata Ampera
Sementara
itu Ketua DPRD Barito Timur, Nursulistio mengatakan, sejumlah program pada
rancangan perubahan APBD 2021 terjadi penyesuaian seperti pada pendapatan. “Anggaran
belanja COVID-19 juga ada penambahan karena antisipasi lonjakan kasus
COVID-19,” kata politisi Partai Golongan Karya itu.
Menurutnya,
antisipasi lain yang digadang dalam perubahan anggaran yakni bencana alam
seperti banjir karena curah hujan cukup tinggi terjadi pada akhir September
2021. Ditambahkan Nursulistio, agenda selanjutnya yakni penyampaian pemandangan
umum fraksi DPRD Barito Timur atas nota keuangan dan rancangan perubahan APBD
2021 yang dijadwalkan Jumat (24/9) besok.
Pengajuan
Raperda Perubahan APBD tahun anggaran 2021 diproyeksikan rampung pada akhir
September 2021, dan diproyeksikan bisa realisasi pada awal November 2021 nanti.
DPRD
Barito Timur menggelar rapat paripurna I masa sidang I tahun 2021 dalam rangka
penyampaian nota keuangan rancangan peraturan daerah tentang Perubahan APBD
Tahun Anggaran 2021 secara daring, Kamis (23/9). Rapat yang dipimpin Ketua DPRD
Barito Timur Nursulistio didampingi Wakil Ketua I Ariantho S Muler dan Wakil
Ketua II Depe juga dihadiri para anggota dewan.
Sementara
dari eksekutif, hadir Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas didampingi Wakil
Bupati Habib Said Abdul Saleh Al Qadri bersama Sekretaris Daerah Panahan
Moetar, Kepala Balitbang Frans Sila Utama, para asisten dan para kepala OPD
terkait.(cak/diskominfops)
SERIUS- Kepala Bidang Pengadaan, Formasi, Mutasi, Pemberhentian, Pensiun, Informasi dan Data BKPSDM Kabupaten Barito Timur Sapta Prasetyo, S.IP, MA (batik merah) serius menjelaskan proses pelaksanaan tes SKD CPNS di Kabupaten Barito Timur kepada Kepala Seksi Layanan Informasi Publik dan Kehumasan Diskominfops Kabupaten Barito Timur Wayan Cakre, S.IP, Kamis (23/9) di ruang kerjanya .
TAMIANG LAYANG- Sebanyak 60 (enam puluh) orang peserta
tes seleksi kompetensi dasar (SKD)
untuk calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2021 tidak hadir mengikuti tes di Kabupaten Barito Timur. Padahal
panitia daerah sudah menyampaikan pengumuman tanggal dan tempat pelaksanaan
tes. Karena ketidakhadirannya itu secara
otomatis ke-60 orang tersebut dinyatakan gugur. “Ya karena tidak datang 60
orang tersebut otomatis gugur,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan
Sumberdaya Manusia Kabupaten Barito Timur Jhon Wahyudi, AP, M.Si melalui Kepala
Bidang Pengadaan, Formasi, Mutasi, Pemberhentian, Pensiun, Informasi dan Data
BKPSDM Sapta Prasetyo, S.IP, MA yang
berhasil diwawancarai Diskominfops Kabupaten Barito Timur, Kamis (23/9).
Sapta Prasetyo menjelaskan pihaknya tidak mengetahui
apa alasan 60 peserta tersebut tidak datang, yang pasti pihaknya sudah
menginformasikan pelaksanaan tes kepada semua peserta. “Rabu (22/9) kemarin tes
SKD CPNS sudah berakhir, kita tinggal menunggu petunjuk dari BKN pusat,” terang
Sapta Prasetyo. Alumni STPMD Yogyakarta ini menjelaskan pengumuman hasil tes
SKD mejadi kewenangan BKN Pusat, pihaknya hanya meneruskan apa yang akan
disampaikan BKN.
Secara keseluruhan pelaksanaan Tes SKD, ujar Sapta, berjalan dengan
semestinya, meski ada dua kali sempat mengalami gangguan hingga membuat jadwal
tes molor. “Hari Sabtu 18 September
2021 kami mengalami gangguan server di
BKN Pusat, sehingga jadwal mundur 2 jam. Kemudian Senin (20/9)
mengalami kendala jaringan internet. Akibatnya jadwal pelaksanaan Tes SKD molor kurang
lebih 3 jam 30 menit dari jadwal. Berdasarkan informasi dari televisi gangguan
internet ini terjadi, pada
sistem komunikasi kabel laut JaSuKa (Jawa, Sumatera dan Kalimantan) ruas
Batam-Pontianak,” jelas Sapta. Meski mengalami gangguan jaringan internet dan jadwal
tes sempat molor, namun seluruh peserta berhasil mengikuti tes seleksi
kompetensi dasar.
Lebih jauh Sapta mengungkapkan selama 6 hari
pelaksanaan tes SKD ada 20 sesi selama tes. 19 sesi untuk pelaksaan tes CPNS
dan 1 sesi untuk pelaksanaan tes PPPK non-guru. Sekedar diketahui pelaksaaan tes CPNS dan PPPK
non-guru di Kabupaten Barito Timur telah dilaksanakan tanggal 17 s/d 22
September 2021. Seleksi mencari abdi Negara ini di pusatkan di SMAN 1 Tamiang
Layang Jalan Nansarunai, Tamiang Layang. Kegiatan seleksi SKD telah berakhir. Peserta
tes tinggal menunggu hasilnya.(cak/diskominfops)
CEK LANGSUNG- Usai menandatangani berita acara penyerahan pekerjaan dan peresmian, Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas didampingi kepala SOPD Kabupaten Barito Timur meninjau mesin pengolahan sampah di Munsit, Layang Kecamatan Dusun Timur, Rabu (22/9).
TAMIANG LAYANG- Bupati Barito Timur
Ampera AY Mebas meminta Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse,
Recycle (TPS3R) dibangun lagi di Ampah Kecamatan Dusun Tengah, permintaan
tersebut disampaikan orang nomor satu di Gumi Jari Janang Kalalawah dalam
sambutanya pada acara penandatanganan berita acara penyerahan pekerjaan, dan
peresmian Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di
Munsit Kelurahan Tamiang Layang, Rabu (22/9) pagi.
Ampera AY Mebas mengatakan, membangun
TPS3R memerlukan anggaran yang besar. Sementara anggaran di Kabupaten Barito
Timur sangat minim. Selain itu, ujar Ampera, pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Barito
Timur masih kecil, sehingga Ia berharap TPS3R juga dibangun oleh Balai
Besar Wilayah Kalimatan Tengah di Ampah Kecamatan Dusun Tengah.
Orang nomor satu di Barito Timur
ini menjelaskan, Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R)
merupakan sistem pengelolaan dan teknologi pengolahan sampah. TPS3R ini dimaksudkan sebagai solusi dalam
mengatasi persoalan sampah dan dampak yang ditimbulkannya. Melalui TPS3R ini,
tidak hanya persoalan pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh sampah yang
dapat dikurangi, namun juga dihasilkan produk-produk yang bernilai ekonomis
dari sampah yang diolah tersebut.
Dengan dibangunya TPS3R ini
Ampera berharap, TPS3R ini tidak hanya menjadi solusi pengeolahan sampah,
tetapi juga dapat menjadi saran untuk edukasi masyarakat, pusat pendidikan dan
pusat belajar bagi banyak orang, serta dapat menginspirasi warga untuk memahami
panangaanan sampah secara berkelanjautan, sehingga warga dapat lebih menjaga
lingkungannya. Dikatakan Ampera, Teknologi TPS3R adalah sistem
pengolahan sampah dengan inovasi teknologi mesin pencacah sampah dan pengayak
kompos yang lebih efektif dan efesien. Hasil pengolahan sampah organik berupa
kompos digunakan untuk pupuk.
Usai acara sambutan-sambutan
dilanjutkan dengan acara penandatangan berita acara serah terima TPS3R, pemotongan
pita oleh Bupati Barito Timur serta peninjauan bangunan TPS3R Musit Tamiang
Layang. Hadir dalam acara tersebut Kepala SOPD se Kabupaten Barito Timur, Camat
Dusun Timur dan undangan lainnya.
Perlu diketahui TPS3R yang diresmikan Bupati Barito Timur rabu (22/9) ini, dibangun menggunakan dana pusat melalui Balai
Besar Wilayah Kalimatan Tengah. Selanjutnya Balai Besar Wilayah Kalimantan
Tengah menyerahkan aset tersebut ke Pemerintah Kabupaten Barito Timur.(lasano/diskominfops)
PELATIHAN- Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Timur Ny.Munita Mustika Dewi Ampera AY Mebas saat menjadi narasumber pelatihan Administrasi PKK di Desa Telang Kecamatan Paju Epat Kabupaten Barito Timur, Rabu (22/9).
TAMIANG
LAYANG- Pengurus PKK di desa harus mampu
memahami tugas pokok dan fungsinya, ini diperlukan agar PKK di desa mampu
berperan untuk mensejahterakan masyarakat setempat. Demikian disampaikan oleh
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Timur Ny. Munita Mustika Dewi Ampera
AY Mebas dalam sambutanya pada acara pelatihan administrasi PKK di Desa Telang
Kecamatan Paju Epat Kabupaten Barito Timur, Rabu (22/9). Dijelaskan Munita,
jika pengurus PKK sudah memahami tugas dan fungsinya maka pengelolaan
administrasi di desa tertata dengan baik. “Baiknya administrasi PKK di desa
dapat menunjang peran PKK di desa tersebut,” jelasnya.
Sementara itu
Plt. Camat Paju Epat Welly Ananda, S,STP, MM dalam sambutanya mengharapkan peserta
pelatihan dapat mengikuti kegiatan dengan baik, dan mampu mengaplikasikan ilmu dalam tugasnya
sebagai pengurus PKK desa. “Ikuti pelatihan dengan baik dan aplikasikan nanti
di lapangan,”ujar Welly.
ANTUSIAS- Pengurus PKK Desa Telang Kecamatan Paju Epat Kabupaten Barito Timur serius mengikuti kegiatan pelatihan administrasi PKK, Rabu (22/9).
Pelataihan administrasi PKK di Desa Telang ini disambut baik oleh pengurus PKK desa setempat, selain sebagai tempat berbagi ilmu, kegiatan tersebut sebagai tempat berbagi pengalaman. Salah satu peserta pelatihan Titi Sumanti yang juga wakil ketua IV TP PKK Desa Telang mengucapkan terima kasih atas ilmu yg diberikan oleh pengurus TP PKK Kabupaten. Dia mengharapkan agar pelatihan seperti ini dapat dilaksanakan lagi. (cak/diskominfops)
NOTA KESEPAHAMAN – Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Timur Panahan Moetar, SE, M.Si, menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman antara Kejaksaam Negeri Kabupaten Barito Timur dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Barito Timur dan Kecamatan Karusen Janang dalam hal bidang hukum perdata dan tata usaha negara, Selasa (21/9) kemarin.
TAMIANG LAYANG – Pelanggan
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Kabupaten Barito Timur bakal berurusan
dengan pihak Kejaksaan, hal itu terjadi jika pelanggan memiliki tunggakan
pembayaran tagihan air bersih. Pasalnya PDAM telah melakukan penandatanganan
nota kesepahaman dengan Kejaksaan wilayah itu, di Aula Kejaksaan Negeri Barito
Timur, Selasa (21/9) siang . Hal tersebut terkait masalah bidang hukum perdata
dan tata usaha negara.
Selain dengan PDAM
kejaksaan juga MoU dengan Kecamatan Karusen Janang. Hadir dalam kegiatan
tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Timur Panahan Moetar, SE, M.Si,
Kajari Daniel Pannangan, Kasi Datun, Kasi Intel, Direktur PDAM, dan Camat
Karusen Janang.
“Kejari Bartim
siap melakukan pendampingan terkait penagihan tunggakan pelanggan PDAM,” ucap
Daniel Pannangan, kepada awak media. Dikatakan Daniel, PDAM merupakan
perusahaan milik daerah. Di salah satu sisi terdapat tunggakan, kehadiran
Kejaksaan ini untuk melakukan pendampingan penagihan tunggakan tersebut.
“Perusahaan milik daerah, ada uang negara di dalamnya. Besarnya tunggakan
dapat memicu kerugian negara,” ungkapnya.
Dijelaskan Daniel, Pendampingan
dalam hal ini, nantinya para pelanggan yang memiliki tunggakan akan diundang ke
Kejari, akan ditelusuri yang menjadi kendala hingga banyak tunggakan. Selain
itu, penjelasan dari para pelanggan akan menjadi masukan juga untuk PDAM.
“Kejaksaan memanggil tersebut, apabila ada surat permohonan dari pihak
PDAM dan memberikan SKK. Selain itu Kami hadir juga untuk masyarakat, apa yang
menjadi kritik pelanggan akan kami sampaikan ke PDAM sehingga pelayanan dapat
diperbaiki,” Sambungnya.
Ditambahkan Daniel, meski
sudah ada Mou dengan Kejari bukan berarti para pihak yang melakukan MoU luput
dari pengawasan. “Saat ini sudah banyak yang meminta pendampingan ke
Kejari seperti dari SOPD, Kecamatan hingga desa, jika ditemukan ada kesalahan
dan ada perbuatan melawan hukum tentu kami akan proses sesuai koridor yang
berlaku,” pungkasnya.(cak/diskominfops)
BERBINCANG- Kepala Bidang Pengadaan, Formasi, Mutasi, Pemberhentian, Pensiun, Informasi dan Data BKPSDM Kabupaten Barito Timur Sapta Prasetyo, S.IP, MA (kanan) saat berbincang-bincang dengan Kepala Pelayanan Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfops Barito Timur Limer, S,Pd, MM (kiri), Selasa (21/9) di SMAN 1 Tamiang Layang.
TAMIANG LAYANG- Tes seleksi kompetensi dasar (SKD) untuk
calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten Barito Timur, Senin (20/9)
mengalami kendala jaringan internet. Akibatnya jadwal pelaksanaan Tes SKD molor
dari jadwal yang telah ditapkan panitia. Berdasarkan informasi yang berhasil
dihimpun Diskominfops Kabupaten Barito Timur
gangguan internet ini terjadi, pada sistem komunikasi kabel laut JaSuKa
(Jawa, Sumatera dan Kalimantan) ruas Batam-Pontianak.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya
Manusia Kabupaten Barito Timur Jhon Wahyudi, AP, M.Si melalui Kepala Bidang
Pengadaan, Formasi, Mutasi, Pemberhentian, Pensiun, Informasi dan Data BKPSDM Sapta
Prasetyo, S.IP, MA yang berhasil
diwawancarai Diskominfops Kabupaten Barito Timur, Selasa (21/9) membenarkan kendala tersebut. Meski mengalami gangguan jaringan internet dan
jadwal tes sempat molor, namun seluruh peserta di hari ke empat berhasil
mengikuti tes seleksi kompetensi dasar.
“Hari ke empat (Senin (20/9), red) kemarin tes SKD selesai pukul 21.40 WIB dari
jadwal yang ditetapkan pukul 17.10 WIB, “ terang Sapta Prasetyo. Kepala Bidang
Pengadaan, Formasi, Mutasi, Pemberhentian, Pensiun, Informasi dan Data BKPSDM
inipun menjelaskan sistem jaringan yang digunakan dalam tes SKD ini adalah
Telkomsel, karena Telkomsel ada gangguan maka jaringan dialihkan menggunakan
proider Indosat dan XL. “Meski Senin (20/9) kemarin ada ganggunan, namun
semuanya bisa diatasi,” terang Sapta.
Alumni STPMD “APMD” Yogyakrata ini juga mengatakan di
hari Sabtu (18/9) lalu pihaknya juga sempat mengalami gangguan pada server yang
ada di BKN. Akibat gangguan itu tes juga sempat mundur kurang lebih 2 jam. “Mudah-mudahan
hari ini tidak ada gangguan. Semuanya berjalan dengan lancar,” harap pria murah
senyum ini.
STERIL-Setelah digunakan duduk oleh peserta Tes seleksi kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) sesi pertama, tempat duduk di ruang antre disterilkan kembali dengan menyemprotkan cairan disinfektan oleh petugas dari BKN Banjarmasin, Selasa (21/9).
Ketika ditanya apakah ada peserta tes CPNS yang terpapar covid-19?, Alumni Pasca Sarjana Universitas Gajahmada Yogyakarta ini mengatakan, sampai dengan hari ke 5 dari 700 peserta yang seharusnya ikut tes SKD, ada dua yang terkonfirmasi positif covid-19 berdasarkan hasil swab antigen. Bagi peserta yang terkonfirmasi positif covid-19, ujar Sapta, diminta mengirimkan hasil swab antigen dan surat keterangan dari dokter, yang menyatakan bahwa yang bersangkutan memang benar terpapar covid-19 dan harus menjalani isolasi.
“Hasil swab antigen dan surat keterangan dari dokter
tersebut dikirim secara online ke panitia daerah. Setelah itu kami teruskan ke
BKN pusat,” jelas Sapta. Selanjutnya, terang Sapta, BKN pusat lah yang akan menentukan
kapan dan di mana peserta tes CPNS tersebut akan melaksanakan tes susulan.”Yang
pastinya peserta yang terpapar tersebut telah selesai menjalani isolasi,”
terang Sapta.
Sementara itu pantaun
Diskominfops Barito Timur, Selasa (21/9) pagi, sesi pertama pelaksanaan tes SKD
CPNS Kabupaten Barito Timur di SMAN 1 Tamiang Layang berjalan lancar. Jaringan internet
Senin (20/9) yang sempat gangguan kini normal kembali. Panitia pun tampak sumringah dan dapat
menjalankan tugas seperti biasa. (cak/diskominfops)