DENGARKAN ASPIRASI PEDAGANG, BUPATI BARTIM KUNJUNGI PASAR TOMENGGOENG DJAYA KARTI

DENGARKAN ASPIRASI PEDAGANG, BUPATI BARTIM KUNJUNGI PASAR TOMENGGOENG DJAYA KARTI

KUNKER-Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas didampingi sejumlah Kepala SOPD terkait melakukan kunjungan kerja di Pasar Toemangoeng Djaya Karti, Rabu (21/10) siang. Kehadiran orang nomor satu di Barito Timur ini untuk mendengarkan aspirasi para pedagang. Tampak Bupati Barito Timur berdialog dengan pedagang di pasar tersebut.

DISKOMINFOPS- Hari libur nasional tak menjadi penghalang bagi pejabat negara untuk mendengarkan aspirasi masyarakatnya. Meski libur, Ia tetap turun lapangan demi melihat permasalahan dari dekat dan segera mencari solusinya. Hal inilah yang dilakukan oleh Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas. Rabu (20/10) siang, orang nomor satu di Gumi Jari Janang Kalalawah ini meninjau Pasar Tomenggoeng Djaya Karti Tamiang Layang.

Didampingi sejumlah Kepala SOPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Timur, Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas berkeliling pasar dan berdialog dengan pedagang pasar.

Plt. Kepala UPTD Pasar Tomenggoeng Djaya Karti Tamiang Layang Marjuno, S.Sos  yang dikonfirmasi oleh Kontributor MMC Diskominfops Kabupaten Barito Timur menbenarkan bahwa Bupati Barito Timur dan rombongan melakukan kunjungan kerja ke Pasar Tomenggoeng Djaya Karti Tamiang Layang. Bupati Barito Timur melakukan kunjungan bersama dengan Kepala Dinas PU, Kepala Dinas Perhubungan, Plt Kepala Dinas Perdagangan, Kasat Pol PP dan BLHD.

“Bapak Ampera AY Mebas mendengarkan aspirasi para pedagang pasar,” jelas Marjuno. Dalam kesempatan itu, terang Marjuno, Bupati Barito Timur meminta segera merelokasi pedagang gorengan dan sejenisnya dari halaman pasar. Pasalnya halaman pasar merupakan lahan parkir. Disamping itu dengan direlokasinya pedagang di halaman pasar akan lebih mempercantik pemandangan di pasar.

“Pedagang gorengan itu akan direlokasi ke terminal pasar secepatnya,” terang Marjuno. Pria yang juga menjabat sebagai Kasi Pengelolaan Pasar pada Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Barito Timur mengatakan selain akan merelokasi pedagang gorengan, Bupati Barito Timur juga meminta kepada Dinas Perhubungan dan Satpol PP segera menertibkan parkir liar di belakang pasar.

Melalui kesempatan itu pula Bupati Barito Timur, ujar Marjono, menyempatkan diri meninjau rehap toko lama, serta pengecekan lokasi yang akan dibangun los pasar sayur sebanyak 20 lapak. Tak lupa Bupati dua periode itu mengimbau agar para pedagang ikut sertaa menjaga kebersihan pasar dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Disela meninjau bangunan toko yang direhab, Bupati Barito Timur menyampaikan agar penggunaan toko/los pasar, sesuai dengan kontrak yang telah di tandatangani bersama.  Orang nomor satu di Barito Timur ini pun meminta warga Barito Timur diprioritas untuk mendapatkan kontrak toko itu dan berusaha di rumah sendiri. (cak/diskominfops)

DUKCAPIL “JEBOL” PELAYANAN AMINDUK DI DESA DAMBUNG

DUKCAPIL “JEBOL” PELAYANAN AMINDUK DI DESA DAMBUNG

PELAYANAN- Inilah suasana pelayanan jemput bola (jebol)  di Desa Dambung Kecamatan Dusun Tengah Kabupaten Barito Timur, baru-baru ini.

DISKOMINFOPS- Di tengah pandemi covid-19 yang belum usai, tak menyurutkan niat Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Barito Timur memberikan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarkat. Baru-baru ini Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Barito Timur melaksanakan jemput bola (jebol) pelayanan administrasi kependudukan (Aminduk) di  Desa Dambung Kecamatan Dusun Tengah. Jebol ini dilakukan untuk memberikan pelayanan administrasi kependudukan bagi warga Kabupaten Barito Timur yang tinggal di daerah sulit dan  belum mendapatkan pelayanan.

“Tanggal 9 Oktober 2021 lalu, kami melaksanakan jembut bola pelayanan administrasi kependudukan di Desa Dambung Kecamatan Dusun Tengah,” ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Barito Timur H. Muslim Raharjo, S.Pd, MAP kepada kontributor mmc Diskominfops Kabupaten Barito Timur, Selasa (19/10).

Kadis Dukcapil menjelaskan, kegiatan jebol yang pihaknya lakukan sesuai dengan arahan Dirjen Dukcapil Pusat dan saran dari Bupati Barito Timur. Ia pun juga sudah berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Timur terkait pelayanan aminduk jemput bola tersebut.

Muslim menjelaskan, di Desa Dambung pelayanan yang diberikan adalah administrasi kependudukan antara lain: Kartu Keluarga, Kartu Identitas Anak, SKPWNI, Akta Kelahiran, Akta kematian, Akta Perkawinan, Akta Perceraian, dan dokumen pendaftaran penduduk dan pencataan sipil lainnya.

H. Muslim Raharjo mengatakan, pelayanan aminduk di Desa Dambung bisa terlaksana berkat dukungan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Timur. “Tim Jebol Dukcapil dipinjamkan 1 buah mobil doble gardan oleh Pemkab Bartim, untuk melaksanakan kegiatan aminduk dan dibantu oleh Camat Dusun Tengah,” terang H. Muslim Raharjo.

Melalui kesempatan ini H. Muslim Raharjo juga menyampaikan bawah Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) berlaku seumur hidup, sehingga masyarakat Kabupaten Barito Timur tidak perlu memperpanjang KTP-el jika masa berlakunya sudah berakhir. Muslim menjelaskan, berdasarkan surat edaran Bupati Barito Timur Nomor: 85/414/85/Disdukpil/2016,  tanggal 16 Februari 2016, bahwa KTP-el berlaku seumur hidup.

 “Kami informasikan lagi ke pada masyarakat bahwa surat edaran Bupati Barito Timur tersebut masih berlaku sampai saat ini. Jangan kawatir sesuai pasal 101 huruf c UU No.24 tahun 2013 diamanatkan bahwa KTP-el yang sudah diterbitkan sebelum UU No 24 tahun 2013 ditetapkan berlaku seumur hidup. Dengan demikian KTP-el yang diterbitkan sejak tahun 2011 berlaku seumur hidup, dan tidak perlu diperpanjang walau telah habis masa berlakunya terkecuali ada perubahan data,” jelas H. Muslim membacakan isi surat edaran Bupati Barito Timur tersebut. (cak/diskominfops)

PELAKSANAAN PTM DISAMBUT GEMBIRA WARGA SEKOLAH

PELAKSANAAN PTM DISAMBUT GEMBIRA WARGA SEKOLAH

SEMANGAT- Para murid SDN 1 Tamiang Layang tampak semangat mengikuti simulasi pelaksanaan pembelajaran tatap muka, Selasa (19/10).

DISKOMINFOPS – Sekolah di Kabupaten Barito Timur menyambut gembira dimulainya Pembelajaran Tatap Muka baik jenjang Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas hal merupakan implementasi dari Surat Edaran Bupati Barito Timur Nomor : 421.6/2133/Set.2/Disdik/ Tahun 2021 tanggal 06 Otober 2021 tentang petunjuk pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas di masa Pandemi  Corona Virus Disease-2019 Tahun Pelajaran 2021/2022.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur Sabai, S.Pd., MM saat berbincang  dengan Diskominfops berharap   Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) ini berjalan aman dan lancar, yang mana ini merupakan langkah awal untuk menuju Pembelajaran Tatap Muka penuh seperti sebelum adanya Pandemi Covid-19. Jika dalam pelaksanaan PTMT ini tidak ditemukan masalah yg berarti maka akan dilanjutkan dengan menerapkan PTM penuh.  Dengan melihat besarnya keinginan Peserta Didik dan Orang Tua Peserta Didik agar PTM dapat dilaksanakan, maka diharapkan juga  adanya keseriusan  Pihak Sekolah untuk membenahi, memperbaiki dan meningkatkan kualitas pembelajaran secara optimal dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yg ketat oleh seluruh warga sekolah, agar tidak ada terjadi penularan Covid-19 di lingkungan Sekolah.  Apabila dalam berjalannya waktu ada ditemukan cluster penyabaran Covid-19 di sekolah maka Dinas Pendidikan Kabupaten akan menghentikan proses belajar mengajar pada sekolah bersangkutan  ujar Sabai.

Sementara itu  Kepala Sekolah SDN 1 Tamiang Layang Suket Mirahadi, S.Pd  mengaku sangat gembira akhirnya pembelajaran tatap muka dimulai, beberapa persiapan dan skenariopun sudah dirancang,   baik strategi proses belajar mengajar maupun  fasilitas pendukung protokol kesehatan  hal ini dipersiapkan agar memberikan rasa aman dan kepercayaan kepada orang tua/ wali murid untuk mengijinkan anaknya mengikuti proses belajar mengajar walau tetap dengan protokol kesehatan yang ketat ujar Suket menegaskan.     

Terpisah  Ketua Komite SDN 1 Tamiang Layang  Pdt. Sunantulu Wu.i menyatakan sebagai Pengurus Komite sekaligus mewakili semua orang tua/ wali murid SDN 1 Tamiang Layang    Ia bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan sudah memberikan anugerahNya sehingga pandemi Covid-19 di Kabupaten Barito Timur semakin hari semakin berkurang. Bapak Pendeta ini juga berterima kasih kepada  Pemerintah Daerah melalui Bapak Bupati Barito Timur yang sudah  mengizinkan anak-anak untuk masuk sekolah tatap muka terbatas walau dengan protokol kesehatan ketat. Sunan  juga berharap  semoga dengan dimulainya sekolah tatap muka anak-anak   kembali bersemangat dalam  belajar dan bersosialisasi serta Bapak/Ibu Guru melaksanakan tugas pokok dan funsinya secara optimal  pungkasnya.

Proses belajar mengajar tatap muka atau yang lajim disebut PTM mulai diterapkan di Kabupaten Barito Timur sejak tanggal 19 Oktober 2021 dari jenjang SD, SMP dan SLTA hal ini ditandai dengan pelaksanaan simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) yang dilakukan sehari sebelumnya. Pelaksanaan pembelajaran tatap muka ini dilaksanakan mengingat pandemi  Covid-19 di Kabupaten Barito Timur mulai melandai dan prosentase GTK yang sudah divaksinasi sudah cukup tinggi.  Pelaksanaan pembelajaran tatap muka ini juga untuk memenuhi kualitas pembelajaran yang selama ini dilakukan secara daring/luring non tatap muka untuk menghindari hilangnya pengalaman belajar (learning loss), ancaman ketidak mampuan belajar (learning poverty), terjadinya kekerasan pada anak dan putus sekolah pada peserta didik yang merupakan generasi emas Barito Timur.  (Lim/Diskominfops)

PENGAWAS SEKOLAH DI BARTIM SIAP  LAKSANAKAN  SUPERVISI LITERASI & NUMERASI

PENGAWAS SEKOLAH DI BARTIM SIAP LAKSANAKAN SUPERVISI LITERASI & NUMERASI

SOSIALISASI- Para Pengawas Sekolah se Kabupaten Barito Timur saat mengikuti sosialisasi penggunaan Instrument Supervisi Literasi dan Numerasi  di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur, Senin (18/10).

DISKOMINFOPS – Pengawas Sekolah se Kabupaten Barito Timur siap melaksanakan supervisi literasi dan numerasi. Kesiapan ini dibuktikan dengan keikutsertaan para pengawas sekolah pada acara sosialisasi penggunaan instrument supervisi literasi dan numerasi yang diselenggarakan oleh Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Kalimantan Tengah, Senin (18/10) di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur.

Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Kalimantan Tengah Tomy Haridjaya, S.Sos, MM melalui Widyaprada Ahli MudaAty Muyassaroh, S.Si., M.Ed saat berbincang  dengan Diskominpops menjelaskan,   tujuan kegiatan ini adalah 1. Menginformasikan/menyosialisasikan Instrumen Supervisi Numerasi dan Literasi kepada 168 pengawas sekolah  di seluruh Kalimantan Tengah, 2. Mendampingi pengawas sekolah ke satuan pendidikan sampel (5 sekolah) untuk melakukan Supervisi Literasi dan Numerasi.  Aty berharap  Semua Pengawas bersedia mengisi instrumen sehingga pelaksanaan literasi dan numerasi di sekolah binaannya dapat dipetakan kondisinya. Selanjutnya berdasarkan hasil analisis terhadap peta supervisi itu dapat disusun tindak lanjut yang sesuai jelasnya.

Sementara itu Koordinator Pengawas Sekolah Kabupaten Barito Timur Hamdan, S.Pd., MBAmenyambut baik pelaksanaan sosialisasi penggunaan Instrumen Supervisi Literasi dan Numerasi. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menyamakan pemahaman dalam pelaksanaan di lapangan.  Lebih jauh Hamdan meminta agar seluruh warga sekolah terutama guru dan siswa terbiasa dengan konsep literasi dan numerasi. Dia memahami ada beberapa  Kendala pertama bahwa pelaksanaan kegiatan sosialisasi literasi numerasi hal baru,  kedua  kondisi masih dalam pandemic covid-19. Walaupun demikian semua pengawas sekolah yang ditugaskan untuk melaksanakan supervise literasi dan numerasi siap bekerja optimal untuk Pendidikan Barito Timur yang cerdas berkarakter ujar Hamdan optimis.

Perlu diketahui Senin 18 Oktober 2021 Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan sosialisasi penggunaan Instrument Supervisi Literasi dan Numerasi  secara serentak kepada 168 orang Pengawas Sekolah se-Kalimantan Tengah, dimana 13 orang diantaranya adalah Pengawas Sekolah dari Kabupaten Barito Timur yang terdiri dari  8 (delapan) orang Pengawas Sekolah jenjang Sekolah Dasar, 4 (empat) orang Pengawas Sekolah jenjang Sekolah Menengah Pertama dan 1 (satu) orang Pengawas Sekolah jenjang Sekolah Menengah Atas. (Lim/Diskominfops).

PTM DIMULAI, MURID SDN 2 PASAR PANAS SENANG

PTM DIMULAI, MURID SDN 2 PASAR PANAS SENANG

SIMULASI- Guru Wali Kelas VI SDN 2 Pasar Panas
Helfriati, S.Pd menjelaskan tata tertib Pertemuan Tatap Muka kepada murid-muridnya, Senin (18/10).

DISKOMINFOPS- Keputusan Pemerintah membuka kembali Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kabupaten Barito Timur disambut gembira oleh para pelajar, salah satunya Murid-murid SDN 2 Pasar Panas Kecamatan Benua Lima. Pantuan Kontributor MMC Dinas Komnikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfops) Kabupaten Barito Timur,  Senin (18/10), puluhan anak-anak sekolah dasar yang berada di Perbatasan Provinsi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan ini terlihat sumringah. Mereka mengaku senang karena kembali bisa masuk ke ruangan sekolah.

“Senang lah bisa masuk sekolah lagi. Bisa belajar di sekolah dan bertemu dengan teman-teman sekelas,” ujar Adit (11tahun) murid kelas VI SDN 2 Pasar Panas yang berhasil dibincangi oleh Kontributor MMC Diskominfops Barito Timur.  Adit pun berharap agar PTM ini terus dilaksanakan tentu dengan menerapkan protokol kesehatan. Kegembiraan karena dibukanya kembali PTM, tak hanya diungkapkan oleh Adit, teman sekelasnya Nesta Cahya Putra pun mengaku senang. Meski tinggal jauh di Desa Gumpa Kecamatan Dusun Timur, Nesta meras semangat dan senang berangkat ke sekolah. Dia mengaku gembira bisa kembali belajar dan duduk dibangku sekolah.

Tak hanya murid-muridnya yang senang, para guru SDN 2 Pasar Panas juga mengaku gembira dengan dibukanya kembali PTM. Kepala Sekolah SDN 2 Pasar Panas Ahmad Shufie, S.Pd yang berhasil diwawancarai kontributor MMC Diskominfops Barito Timur, Senin (18/10) menjelaskan, hari ini (senin (18/10) murid-murid SDN 2 Pasar Panas mulai turun ke sekolah. Di hari pertama, ujar Ahmad Shufie, pihaknya melaksanakan simulasi. Tujuanya agar anak didiknya tetap mematuhi protokol kesehatan di sekolah.

“Murid-murid SDN 2 Pasar Panas diharapkan datang 15 menit sebelum jam pembelajaran dimulai. Sebelum memasuki ruangan kelas anak-anak berbaris antre dengan menjaga jarak. Satu persatu mereka mencuci tangan, memeriksa suhu tubuh,” jelas Kepala Sekolah SDN 2 Pasar Panas. Setelah melakukan cuci tangan dan memeriksa suhu tubuh, barulah murid-murid tersebut diperbolehkan masuk kelas. Di ruangan kelas, ujar Ahmad Shufie, jarak duduk anak-anak juga di atur.

“Memang agar repot dibandingan tatap muka sebelum ada pandemic covid-19. Tapi ini  harus dijalankan demi keselamatan dan kesehatan bersama. Jangan kita lengah dan harus tetap terapkan protokol kesehatan,” tegas Ahmad Shufie.(cak/diskominfops).

PENYULUHAN MAMPU TEKAN PENYAKIT RABIES PADA MANUSIA

PENYULUHAN MAMPU TEKAN PENYAKIT RABIES PADA MANUSIA

PENYULUHAN-BPP Kecamatan Paju Epat bekerjasama dengan Puskesmas Paju Epat melaksanakan penyuluhan dan pengenalan penyakit rabies di wilayah Kecamatan Paju Epat Kamis (14/10). dengan dilaksanakan penyuluhan ini dapat mampu menekan penyakit rabies pada manusia.

DISKOMINFOPS- Penyuluhan merupakan salah satu media yang dianggap mampu dan ampuh untuk menekan penyakit rabies pada manusia. Karena itu baru-baru ini UPTD BPP Kecamatan Paju Epat bersama dengan Tim dari UPTD Puskesmas Kecamatan Paju Epat melaksanakan penyuluhan mengenai penyakit rabies pada manusia di Kantor UPTD BPP Kecamatan Paju Epat, Kamis (14/10).

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barito Timur Trikorianto, SP, MM melalui Kepala UPTD BPP Kecamatan Paju Epat Lukmanul Chakim, S.Pt, MP dalam pers rilisnya yang disampaikan ke Diskominfops Kabupaten Barito Timur mengatakan pihaknya Kamis (14/10) kemarin melakukan kegiatan pendampingan dan pengawalan.  “Dalam kegiatan pendampingan dan pengawalan, Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Paju Epat Kabupaten Barito Timur melaksanakan pertemuan rutin, di Balai BPP. Hadir dalam pertemuan rutin itu jajaran Penyuluh Pertanian, Kelompok Tani Kecamatan Paju Epat, serta Puskesmas Kecamatan Paju Epat,” ujar Lukman.

Dia menjelaskan topik pertemuan rutin itu yakni pengenalan,  pencegahan serta penanganan penyakit rabies di wilayah kerja Kecamatan Paju Epat yang disampaikan oleh Tim dari Puskesmas Paju Epat. “Kemudian dilanjutkan dengan diskusi mengenai penyakit rabies serta pentingnya vaksinasi rabies pada hewan peliharaan,” terang Lukman.

Pria murah senyum ini berharap, dengan kegiatan penyuluhan mengenai rabies ini mampu menekan kejadian penyakit rabies pada manusia di wilayah kerja Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Paju Epat Kabupaten Barito Timur.

Dari berbagai sumber yang dihimpun oleh Tim MMC Diskominfops Barito Timur, rabies adalah penyakit infeksi virus yang menular dari hewan, salah satu cara penularannya adalah melalui gigitan. Namun, gejala penyakit rabies pada manusia tidak langsung muncul begitu manusia tergigit. Inilah sebabnya banyak yang tidak mewaspadai bahaya penyakit ini. Padahal infeksi virus rabies secara perlahan bisa menyebabkan gangguan pada sistem saraf. Oleh sebab itu, penting bagi masyarakat untuk mengetahui berbagai ciri-ciri dan gejala penyakit rabies pada manusia.

Berikut gejala penyakit rabies sebagai berikut: demam mencapai 38 derajat celcius atau lebih, sakit kepala, kecemasan, merasa tubuh tidak sehat secara keseluruhan, sakit tenggorokan, batuk, mual disertai muntah, kehilangan nafsu makan, gatal, nyeri, dan sensasi terbakar di area luka rabies kesemutan atau mati rasa di area luka rabies. (cak/diskominfops)

BERKOLABORASI, BPP PAJU EPAT & BALAI PUSKESWAN CEK KESEHATAN TERNAK

BERKOLABORASI, BPP PAJU EPAT & BALAI PUSKESWAN CEK KESEHATAN TERNAK

CEK KESEHATAN HEWAN- Kepala UPTD BPP Kecamatan Paju Epat Lukmanul Chakim, S.Pt, MP bersama dengan Tim Balai Pusat Kesehatan Hewan Tamiang Layang berkolaborasi melakukan pemeriksaan penyakit kelainan reproduksi ternak serta pengukuran body condition score (BCS) ternak ruminansia sapi potong di wilayah binaan Desa Telang Kecamatan Paju Epat, Jumat (15/10).

DISKOMINFOPS- Dinas Pertanian dan Ketahan Pangan Kabupaten Barito Timur dan Dinas Perternakan dan Perikanan Kabupaten Barito Timur terus berupaya memberikan  pendampingan dan penyuluhan bagi petani dan peternak di Kabupaten Barito Timur. Buktinya Jumat (15/10) UPTD Balai Penyuluh Pertanian  (BPP) Kecamatan Paju Epat dan Balai Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Tamiang Layang turun lapangan. Mereka berkolaborasi melakukan pemeriksaan penyakit kelainan reproduksi ternak, serta pengukuran body condition score (BCS) ternak ruminansia sapi potong di wilayah binaan Desa Telang Kecamatan Paju Epat Kabupaten Barito Timur.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barito Timur Trikorianto, SP. MM melalui Kepala UPTD BPP Kecamatan Paju Epat Lukmanul Cakim, SP, MP mengatakan pemeriksaan penyakit kelainan reproduksi ternak ini dilakukan bersama Tim Puskeswan Tamiang Layang. “Kami bersinergi untuk mengidentifikasi masalah dan pemecahanya,” ujar Lukman panggilan akrab Lukmanul Cakim.

Pria murah senyum ini menjelaskan  Ia dan Tim Puskeswan Tamiang Layang Dudi Prahma, S.Pt serta Ketua KTNA Kecamatan Paju Epat  Arbahawino  turun lapangan dan meninjau ternak milik  Kelompok Tani Ternak di Desa Telang. “ Kami berharap kegiatan rutin pemeriksaan ternak di wilayah Kecamatan Paju Epat ini  mampu meningkatkan natural increase atau pertambahan populasi ternak secara alami,” harap Lukman.

Dia pun mengatakan dengan kondisi ternak sehat dan dapat berkembang dengan baik, diharapkan mampu meningkatkan ekonomi kerakyatan masyarakat Kecamatan Paju Epat Kabupaten Barito Timur.  “Sehingga masyarakat petani dan penyuluh pertanian Kecamatan Paju Epat Kabupaten Barito Timur bisa sejahtera,” harap Lukman.(cak/diskominfops)

SIAP DIPANEN, LURAH TANIRAN & BPP TINJAU TANAMAN JAGUNG PAKAN TERNAK

SIAP DIPANEN, LURAH TANIRAN & BPP TINJAU TANAMAN JAGUNG PAKAN TERNAK

SIAP PANEN-Lurah Taniran Riantho (baju biru), Kepala UPTD BPP Benua Lima (baju hijau) dan petani jagung saat meninjau lokasi penanaman jagung pakan ternak milik kelompok tani Taniran Makmur di Jalan Padat Karya Km 35 Kelurahan Taniran, Kamis (14/10). Tanaman jagung seluas 8 ha ini siap dipenen dan rencananya akan dihadiri oleh Bupati Barito Timur dan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.

DISKOMINFOPS- Kelurahan Taniran Kecamatan Benua Lima Kabupaten Barito Timur memang berpotensi memproduksi jagung pakan ternak. Buktinya ada sekitar 8 ha jagung pakan ternak siap dipanen di kelurahan tersebut. Lurah Taniran Kecamatan Benua Lima Riantho melalui pers rilisnya yang disampaikan ke Diskominfops Kabupaten Barito Timur mengatakan, Kamis (14/10) kemarin Ia bersama dengan Kepala UPTD BPP Benua Lima meninjau lokasi kebun jagung milik Kelompok Tani Taniran Makmur Jalan Padat Karya km 35 Taniran. Turunya Ia ke lapangan untuk memastikan buah jagung di lokasi tanam kondisinya baik.

“Kebun jagung pakan ternak ini dikelola oleh kelompok tani Taniran Makmur.Luas lahan sekitar 8 ha dan siap dipenen. Saya  bersama Kepala UPTD BPP Benua Lima dan Kelompok Tani Taniran Makmur meninjau lokasi lahan, “ jelas Lurah Taniran Riantho.

Mantan Kepala Seksi Pelayanan di Kecamatan Benua Lima ini mengatakan rencanya penen perdana jagung pakan ternak ini dilakukan oleh Bupati Barito Timur dan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barito Timur.

Sementara itu dan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barito Timur Trikorianto, SP, MM yang dikonfirmasi oleh kontributor mmc Diskominfops Kabupaten Barito Timur membenarkan rencanya Bupati Barito Timur akan melakukan panen perdana jagung pakan ternak milik Kelompok Tani Taniran Makmur. “Kita masih menunggu jadwal kapan pak Bupati Barito Timur bisa hadir dan panen jagung di Taniran,” jelas Trikorianto.(cak/diskominfops)

BUPATI MINTA PETANI TAMBAH AREA TANAMAN PADI

BUPATI MINTA PETANI TAMBAH AREA TANAMAN PADI

PANEN PADI- Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas (pakai masker hijau) didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Trikorianto, SP, MM (kiri) dan Camat Paku Paskariadi, S.STP (baju biru langit), saat melakukan panen padi sawah musim tanam april-september (asep) tahun 2021 di Lokasi Kelompok Tani Desa Tampa Kecamatan Paku, Kamis (14/10).

DISKOMINFOPS- Kelompok Tani di Desa Tampa Kecamatan Paku Kabupaten Barito Timur diminta untuk menambah area tanaman padi. Pasalnya dengan bertambahnya luas tanaman padi, akan pasti meningkatkan hasil produksi gabah di desa tersebut.  Demikian disampaikan oleh Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas saat dialog bersama petani usai melakukan panen padi sawah musim tanam april-september (asep) tahun 2021 di Lokasi Kelompok Tani Desa Tampa Kecamatan Paku, Kamis (14/10).

Tak hanya meminta petani menambah luas area tanaman padi, Orang Nomor Satu di Barito Timur ini pun meminta kepada para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) agar lebih meningkatkan pembinaan dan pendampingan pada kelompok tani.  Bupati Barito Timur pun berharap, para petani di Bartim tidak hanya bisa menghasilkan gabah saja tapi juga bisa memproduksi beras. “Melalui penggilingan padi yang ada di Desa Rodok kita yakin bisa memproduksi beras,” jelas Bupati Barito Timur. usai melakukan dialog seperti biasa Bupati Barito Timur memberikan bantuan berupa alat semprot kepada perwakilan petani di desa terasebut.

BANTUAN- Seperti biasa disetiap kunjunganya ke Kelompok Tani Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas selalu memberikan bantuan alat-alat pertanian. Terlihat Bupati Barito Timur saat memberikan bantuan alat semprot kepada perwakilan kelompok di Desa Tampa Kecamatan Paku Kabupaten Barito Timur, Kamis (14/10).

Sekadar diketahui Kamis (14/10) Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas melakukan panen padi sawah musim tanam april-september (asep) tahun 2021 di Lokasi Kelompok Tani Desa Tampa Kecamatan Paku. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barito Timur Trikorianto, SP, MM, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Tata Ruang dan Permukiman Kabupaten Barito Timur Yumail J Palanuk, ST, MAP, Camat Paku Paskhariadi, S.STP, Kepala Desa  se Kecamatan Paku, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) se Kecamatan Paku dan anggota kelompok tani.(cak/diskominfops).

BUPATI BARTIM: KADES MANFAATKAN PROGRAM SIDAMPING

BUPATI BARTIM: KADES MANFAATKAN PROGRAM SIDAMPING

BUPATI BARITO TIMUR AMPERA AY MEBAS

DISKOMINFOPS – Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas meminta para kepala desa di wilayah Kabupaten Barito Timur memanfaatkan Program Sidamping untuk membangun desa.

Orang Nomor satu di Gumi Jari Janang Kalalawah ini mengatakan, Sidamping adalah program Kejari Barito Timur untuk pendampingan dalam hal perdata dan tata usaha negara. Tujuanya agar pelaksanaan program APBDes bisa berjalan dengan baik untuk pembangunan desa.

Mantan anggota DPRD Kabupaten Tabalong ini mengharapkan, kepala desa bisa memanfaatkan peranan dari jaksa di bidang perdata dan tata usaha negara melalui Program Sidamping, dalam pembangunan sehingga apa yang direncanakan pada anggaran desa untuk pembangunan dapat berjalan maksimal.

Selain itu, dalam pengelolaan anggaran desa yang sudah baik, bisa ditingkatkan lagi sehingga ada perbaikan ke arah positif dan beberapa desa berprestasi dari tahapan kemajuan dalam pengelolaan pencairan lebih cepat dan bisa memfokuskan arah pembangunan.

“Dengan Program Sidamping, keteledoran maupun kelalaian aparat desa dalam melaksanakan roda pemerintahan bisa diminimalisasikan,” kata Ampera kepada sejumlah wartawan baru-baru ini.

Ditambahkan Ampera, peranan jaksa dalam memberikan pendampingan bisa memberikan pendapat hukum atau legal opinion tentang tindakan – tindakan yang berdampak kaitannya dengan hukum kepada aparatur desa.

Menurutnya, Pemkab Barito Timur telah memprakarsai rekrutmen perangkat desa sistem Computer Assisted Test (CAT). Ini agar tidak terjadi perkolusian di tingkat pemerintah desa.

Pemkab Barito Timur, kata dia, juga terus terus memacu program – program desa, serta keterbukaan dalam hal pengelolaan keuangan seperti siskeudes dan Aset.

“Yang kita harapkan yakni terlaksananya pemerintahan desa yang baik dengan satu tujuan yakni mewujudkan Barito Timur, sehat dan cerdas,” kata Ampera.

Dia juga memberikan instruksi kepada para camat untuk mengarahkan seluruh kepala desa yang ada di wilayah masing-masing dan menjelaskan Program Sidamping yang dilaksanakan Kejari Barito Timur.(cak/diskominfops)