DOKUMEN- Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas menyerahkan dokumen penjelasan Kepala Daerah terhadap pengajuan Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Barito Timur tentang APBD Tahun Anggaran 2022 kepada Ketua DPRD Kabupaten Barito Timur Nur Sulistio, S. Pd. I, yang didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Barito Timur Depe, SE.
DISKOMINFOSANTIK- Bupati Barito
Timur Ampera AY Mebas memberikan penjelasan tentang Nota Keuangan dan Rancangan
Peraturan Daerah Kabupaten Barito Timur tentang APBD Tahun Anggaran 2022. Penjelasan
ini disamapaikan Orang Nomor Satu di Gumi Jari Janang Kalalawah ini
dihadapan anggota DPRD Kabupaten Barito
Timur, Selasa (9/11) di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Barito Timur.
Usai memberikan penjelasan,
selanjutnya Bupati Barito Timur menyerahkan dokumen penjelasan Kepala Daerah
terhadap pengajuan Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten
Barito Timur tentang APBD Tahun Anggaran 2022 tersebut, kepada Ketua DPRD Kabupaten Barito Timur Nur
Sulistio, S. Pd. I, yang didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Barito
Timur Depe, SE.
Perlu diketahui kehadiran Bupati
Barito Timur dalam rapat paripurna tersebut berdasarkan undangan resmi dari Ketua DPRD Kabupaten Barito Timur Nur
Sulistio, dengan surat bernomor: 005/491/DPRD/2021, tertanggal 8 Nopember 2021.
Dalam undangan tersebut Bupati Barito Timur diminta untuk mengadirkan Sekretaris
Daerah Kabupaten Barito Timur Panahan Moetar, SE., M.Si dan Unsur Tim Anggaran
Pemerintah Daerah. Sementara undangan lainnya diminta mengikuti kegiatan Rapat
Paripurna secara virtual.(cak/diskominfosantik).
CENDERAMATA- Bupti Barito Timur Ampera AY Mebas didampingi Sekda Barito Timur Panahan Moetar, SE, M.Si menyerahkan cenderamata kepada Kepala Bidang Hukum Kanwil Kemenkumham Kalteng Agustina Dayaleluni
DISKOMINFOSANTIK- Kelurahan
Tamiang Layang dan Desa Maragut dinilai oleh masyarakat sebagai kelurahan dan
desa sadar hukum. Atas keberhasilan itu Kelurahan Tamiang Layang dan Desa
Maragut pun dikukuhkan sebagai kelurahan dan desa sadar hukum.
Keberhasilan Tamiang Layang
dan Maragut tersebut disambut gembira
oleh Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas, dalam sambutanya pada acara
penyerahan piagam pengukuhan desa/kelurahan sadar hukum, Bupati Barito Timur
mengaku bangga atas raihan itu.
“Penetapan dan pengukuhan
desa/kelurahan sadar hukum yang diterima oleh Kabupaten Barito Timur merupakan
penghargaan dan kebanggaan tak ternilai harganya. Karena merupakan penghargaan
Pemerintah yang sangat dalam yaitu penghargaan terhadap desa atau kelurahan yang
memiliki kesadaran hukum tinggi,” terang
Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas dalam sambutanya.
Oleh karena itu, ujar Bupati
Barito Timur, tidak berlebihan jika ditahun-tahun yang akan datang akan lebih
banyak lagi desa dan kelurahan di Gumi Jari Janang Kalalawah ini dapat
ditetapkan sebagai desa atau kelurahan sadar hukum.
Kegiatan Pengukuhan dan
penyerahan piagam penghargaan dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Bupati Barito
Timur, Senin (8/11). Acara ini dihadiri Kepala Bidang Hukum Kanwil Kemenkumham
Kalteng Agustina Dayaleluni, Sekda
Panahan Moetar beserta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) para
Camat, Kades dan Lurah se Kabupaten Barito Timur.
Sementara itu Kepala Bidang
Hukum Kanwil Kemenkumham Kalteng
Agustina Dayaleluni dalam sambutannya mengatakan tahun 2021 ini ada satu desa dan satu kelurahan yang dikukuhkan
yakni Desa Maragut dan Kelurahan Tamiang
Layang. Kedua desa/kelurahan tersebut dikukuhkan setelah dilakukan berbagai
penilaian oleh masyarakatnya.
Ditambahkan dia, Penetapan
Desa/ Kelurahan Sadar Hukum merupakan salah satu upaya bersama dalam memperkuat
status Indonesia sebagai Negara hukum. Sementara itu, pembinaan secara
berkelanjutan terhadap kelompok-kelompok Keluarga Sadar Hukum (Kelompok
Kadarkum) dipercaya oleh sejumlah instansi penegak hukum termasuk organisasi
masyarakat dan tokoh agama dapat mempercepat penyebarluasan hukum kepada
masyarakat. Memang tidak mudah untuk mencapai predikat sebagai Desa/ Kelurahan
Sadar Hukum karena ada sejumlah kriteria dan persyaratan yang sangat ketat di
mana khusus untuk tahun 2018 digunakan persyaratan dan indikator yang baru,
imbuhnya
Lebih jauh diselakskan
Agustina , pembentukan Desa/ Kelurahan Sadar Hukum diawali dengan penetapan
suatu Desa/ Kelurahan yang telah mempunyai kelompok Keluarga Sadar Hukum
(Kadarkum) untuk menjadi desa atau keluarga binaan. Berdasarkan Surat Edaran
Kepala BPHN Nomor: PHN.05.HN.04.04 Tahun 2017
tentang Perubahan Kriteria Penilaian Kelurahan/ Desa Sadar Hukum dengan
aspek penilaian meliputi empat dimensi, yaitu dimensi akses informasi hukum,
implementasi hukum, akses keadilan, serta demokrasi dan regulasi. Bobot
penilaian tingkat kesadaran hukum sebuah Desa/ Kelurahan ialah dimensi
implementasi hukum sebesar 40 persen sedangkan tiga dimensi lain masing-masing
20 persen, ucapnya
Melalui kesempatan itu pula,
atasnama Kakanwil Kemenkumham Kalteng, Kepala Bidang Hukum Kanwil Kemenkumham
Kalteng Agustina Dayaleluni memberikan
Apresiasi dan rasa bangga kepada Camat
serta Kepala Desa atau Lurah yang telah berhasil mencapai prestasi dalam
memasyarakatkan hukum di wilayahnya terutama di tengah keterbatasan ruang dan
waktu karena masih tingginya tingkat penyebaran covid-19.
Sementara itu Lurah Tamiang
Layang Mahadani, S.AP, MM yang dihubungi contributor MMC via whatsApp mengatakan akan siap mendukung dan bekerjsama
untuk mewujudkan kelurahan sadar hukum. “Ini merupakan upaya mewujudkan dan
menguatkan keberadaan Indonesia sebagai Negara hukum,” jelas Mahadani.(cak/diskominfosantik)
SERIUS- Peserta kursus pelatihan komputer dasar serius memperhatikan penjelasan Instruktur Pelatih Mihewu Daya Hawino, S.Pd. kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Barito Timur, Senin (8/11).
DISKOMINFOSANTIK- Berbagai
cara yang dilakukan oleh Dinas Perpustakaan dan Kerasipan Daerah Kabupaten
Barito Timur, untuk menarik minat anak-anak agar gemar membaca dan berkunjung
ke perpustakaan. Salah satunya melaksanakan kegiatan kursus komputer secara
gratis.
“Dinas Perpustakaan dan Kearsipan melaksanakan program transformasi perpustakaan berbasis inklusi social, yaitu kegiatan kursus pelatih komputer dasar gratis untuk murid-murid SDN kelas V dan IV,” jelas Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Barito Timur Drs. Frindiano Leloni, MM melalui pers rilisnya yang disampaikan ke Kontributor MMC Diskominfosantik Kabupaten Barito Timur, Senin (8/11).
Ferindino menjelaskan kegiatan kursus yang dilatih oleh Mihewu Daya Hawino, S.Pd ini dilaksanakan 4 kali dalam satu minggu. Tujuanya untuk meningkatkan minat pengunjung ke perpustakaan khususnya pelajar. Disamping itu, ujar Frindiano , meningkatkan kecintaan anak-anak terhadap perpustakaan.
“Karena sesungguhnya perpustakaan adalah jendela dunia dan gudangnya ilmu,” papar Frindiano . Kedepan, Frindiano berharap perpustakaan akan lebih berkembang dan minat pengunjung ke perpustakaan bertambah banyak. “Perpustakaan sekarang sudah menggunakan komputer. Apapun yang dicari ada di perpustakaan, jadi silahkan datang,” harapnya.(cak/diskominfosantik)
PENANGKIS BANJIR- Kepala BPP Kecamatan Paju Epat Lukmanul Chakim, S.Pt,MP saat meninjau pembuatan tanggul penangkis banjir di lahan rawa Kelompok Tani Rungkai Janang Desa Siong Kecamatan Paju Epat Kabupaten Barito Timur, Sabtu (6/11) lalu.
DISKOMINFOSANTIK- Balai
Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Paju Epat terus bersinergi dengan Kelompok
Tani di wilayah Kecamatan Paju Epat. Sabtu (6/11) lalu, Kepala BPP Kecamatan
Paju Epat Lukmanul Chakim, S.Pt. MP bersama Penyuluh Pertanian Desa Siong Nelson SP dan Petugas POPT Kecamatan Paju Epat Emai, SP turun lapangan. Mereka mengawal program
Kementerian Pertanian yaitu peningkatan indeks pertanaman (IP) dan mengawal
program Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Timur.
“Kami meninjau pembuatan
tanggul penangkis banjir di lahan milik
Kelompok Tani Rungkai Janang Desa Siong Kecamatan Paju Epat Kabupaten Barito
Timur, Sabtu (6/11) lalu,” jelas Kepala BPP Kecamatan Paju Epat Lukmanul Chakim,
S.Pt, MP kepada Kontributor MMC Diskominfosantik Kabupaten Barito Timur melalui
pers rilisnya baru-baru ini.
Dikatakan Lukmanul,
pembuatan tanggul ini bertujuan untuk menahan air, dikarenakan setiap tanaman
padi selalu terendam banjir bila masuk musim tanam oktober-maret (okmar). Luas
lahan Kelompok Tani Rungkai Janang Desa Siong yang dibuat tanggul kurang lebih
58 ha.
Selain meninjau pembuatan
tanggul Kepala BPP dan rombongan juga melakukan identifikasi dan SPOT STOP
organisme pengganggu tanaman (OPT) komoditas hortikultura di wilayah binaan Desa
Siong Kecamatan Paju Epat.
Dari kegiatan itu diketahui OPT
komoditas hortikultura yakni cendawan pithoptora
infestan pada komoditas tomat varietas
servo, dan terong varietas yummy
serta identifikasi serangan antracnosa pada cabe varietas brenggolo.
“Identifikasi ini kita
lakukan di lahan milik Kelompok Tani
Sabar Subur Desa Siong Kecamatan Paju Epat Kabupaten Barito Timur, semoga hasil
identifikasi OPT hari ini membawa manfaat dan peningkatan produksi sehingga
terjadi peningkatan kesejahteraan petani dan penyuluh pertanian,” harap
Lukmanul.(cak/diskominfosantik).
DIALOG- Usai menanam jagung pakan ternak di lahan kaji terap Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Paju Epat, Kelompok Tani dan unsur muspika Kecamatan Paju Epat menggelar dialog, baru-baru ini.
DISKOMINFOSANTIK-Balai
Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Paju Epat terus memotovasi para petani di
wilayah Paju Epat, agar mau bekerja dan berusaha dengan produktif.
Baru-baru ini
BPP Kecacamatan Paju Epat kembali melibatkan Kelompok Tani di wilayah kerjanya
untuk ikut menanam jagung pakan ternak di lahan kaji terap yang dikelola BPP
Kecamatan Paju Epat. Tak hanya kelompok tani, BPP Kecamatan Paju Epat juga
mengundang unsur Muspika setempat dan jajarannya.
“Kegiatan kami
Kamis 4 Nopember 2021 tanam perdana komoditas jagung komposit pakan ternak di
lahan kaji terap Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Paju Epat Kabupaten
Barito Timur. Dalam tanam perdana ini kami mengundang Asisten I Sekretariat
Daerah Kabupaten Barito Timur Bartolomeus, S.Sos, yang bersedia meminjamkan
tanah miliknya untuk digunakan lahan terap kaji BPP Paju Epat,” terang Kepala
BPP Kecamatan Paju Epat Lukmanul Chakim, S.Pt, MP kepada Konntributor MMC
Diskominfosantik Kabupaten Barito Timur melalui pers rilisnya, Kamis (4/11).
Tak hanya
Asisten 1 yang hadir. Pada kegiatan itu, ujar Lukmanul, hadir pula , Camat Paju
Epat, Danramil Tamiang layang, Babinsa Desa Telang, Babinsa Desa Murutuwu,
Babinsa Desa Maipe, penyuluh pertanian, dan Kelompok Tani wilayah Kecamatan
Paju Epat.
Lukmanul menjelaskan
sebelum membuat kaji terap komoditas tanaman pangan jagung komposit pakan
ternak, para kelompok tani di berikan penyuluhan pertanian terlebih dahulu.
“Kami
bersyukur masyarakat dan kelompok tani di wilayah Kecamatan Paju Epat mendukung
program Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Timur, yakni peningkatan ekonomi
kerakyatan masyarakat, melalui komoditas tanaman pangan jagung komposit pakan
ternak, semoga kegiatan ini mampu di adopsi oleh petani di wilayah Kecamatan
Paju Epat,” harap Lukmanul.(cak/diskominfosantik)
CEK LAPANGAN- Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas dan robongan saat meninjau jalan lingkar luar Desa Jaar – Simpang Badung, baru baru ini. Ampera memastikan tahun anggaran 2023 jalan tersebut diaspal.
DISKOMINFOSANTIK- Pemerintah
Kabupaten Barito Timur terus menggenjot pembangunan jalan lingkar luar dari Longkang
Desa Jaar hingga Simpang Badung. Bahkan Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas
memastikan tahun 2023 jalan tersebut sudah diaspal. Kelanjutan pembangunan ini sebagai
komitmen pemerintah mendukung pembangunan tata ruang kota di Gumi Jari Janang
Kalalawah.
“Pembangunan jalan lingkar
luar dari Desa Jaar di Longkang –Simpang Badung terus digenjot pelaksanaannya
dengan menyesuaikan kemapuan anggaran
daerah pada tiap tahunnya, tetapi yang pasti tahun 2023 semuanya tuntas dan
beraspal,” terang Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas kepada sejumlah wartawan di
Tamiang Layang, baru-baru ini.
Mantan Anggota DPRD Tabalong
ini menjelaskan pada tahun anggaran 2021, pembangunan jalan lingkar luar
tersebut dikerjakan pihak kontraktor pemenang lelang dengan anggaran Rp.9
miliar. Sedangkan pembangunan Jalan
Marangga tembus Jalan Mangkarap di dilaksanakan melalui program Karya Bhakti
TNI sebesar Rp.5 miliar.
Bupati dua periode ini
menambahkan, guna suksesnya program itu, kini pemerintahannya memerlukan dukungan semua pihak, terutamanya
dukungan masyarakat setempat, agar jalan lingkar utara nantinya bisa
fungsional, bersamaan dengan Jalan
Marangga tembus ke Jalan Mangkarap.
Orang nomor satu di Barito
Timur ini menargetkan jalan lingkar luar
pada tahun 2022 nanti dilanjutkan dengan pengerasan badan jalan. Tahun 2023
sudah bisa ditingkatkan menjadi pengaspalan. “Sehingga setelah selesai, maka
kita akan bermohon ke Kementerian PUPR melalui Balai Jalan Nasional untuk
peralihan jalan,” ucapnya.
Melalui kesempatan itu, Ampera
AY Mebas mengatakan peralihan jalan dimaksud yakni protokol atau poros dari
bundaran longkang di Desa Jaar hingga simpang badung Desa Sumur akan menjadi
kewenangan daerah, sedangkan lingkar luar akan diserahkan dan menjadi aset
Kementerian PUPR melalui Balai Jalan Nasional.
“Peralihan atau semacam
tukar guling sehingga lalu lintas di areal perkotaan tidak padat dan
pembangunan mengacu pada tata ruang kota,” terang Bupati Barito Timur.
(cak/diskominfosantik)
MONITORING- Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Barito Timur Drs.Frindiano Leloni, MM dan jajaranya saat melaksanakan monitoring ke sejumlah perpustakaan desa yang mendapat bantuan dari Perpustakaan Nasional, baru-baru ini.
DISKOMINFOSANTIK- Bantuan 3 (tiga) unit komputer, satu unit printer dan bantuan lainnya dari Perpustakaan Nasional kepada 5 (lima) Perpustakaan Desa di Kabupaten Barito Timur harus benar-benar dimanfaatkan. Pasalnya, bantuan tersebut merupakan wujud dukungan Pemerintah Pusat dalam mengembangkan dan memajukan perpustakaan di desa. Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Barito Timur Drs.Frindiano Leloni,MM kepada Kontributor MMC Dinas Komunikasi, Informasi, Persandian dan Statistik Kabupaten Barito Timur, melalui pers rilisnsya baru-baru ini.
Frindiano menjelaskan baru-baru ini, Ia dan jajarannya melaksanakan kegiatan monev dan pembinaan perpustakaan desa. Ini merupakan program transformasi perpustakaan inklusi berbasis social. Monev dilakukan ke perpustkaan Desa Pulau Padang, Bamban, Pangkan, Batuah, Simpang Naneng.
“Saya mengharapkan yang menerima bantuan dari perpustakaan nasional benar-benar dimanfaatkan. Libatkanlah masyarakat dengan mengikutkan mereka kursus computer, kursus Bahasa Inggris dan kursus yang lainya,” harap Frindiano .
Kepala Dinas Perpustakaan dan
Kearsipan ini pun meminta kepada pengelola perpustakaan desa dapat bekerja sama
dengan PKK setempat.
“Bagi yang sudah mendapatkan bantuan dari Perpustakaan Nasional manfaatkanlah sebaik mungkin. Bagi yang belum dapat bantuan jangan berkecil hati terus berjuang dan bangkit, karena di tahun 2022 Kabupaten Barito Timur akan tetap mengusulkan bantuan tersebut. Tak hanya itu kita juga usulkan agar Barito Timur mendapat lagi bantuan pojok baca digital (pocadi),” jelas Frindiano .(cak/diskominfosantik)
TANAM POHON SENGON- Salah satu anggota kelompok Tani Anugerah Alam Lagai Desa Balawa Kecamatan Paju Epat sedang menanam pohon sengon bantuan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Rabu (3/11). Diharapkan kedepanya akan tercipta ekosistem hutan yang seimbang di desa tersebut.
DISKOMINFOSANTIK-
Guna meningkatkan perekonomiannya, masyarakat Desa Balawa Kecamatan Paju Epat
Kabupaten Barito Timur yang tergabung dalam Kelompok Tani Anugrah Alam Lagai
menanam bibit pohon sengon varientas solomo. Bibit pohon sengon ini bantuan
dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Tahun
Anggaran 2021.
Bantuan bibit
sengon dari Kementerian Lingkungan Hidup
dan Kehutanan Republik Indonesia ini disalurkan melalui KPHP Barito Hilir dan
dibawah Pengawasan Bapedas Banjarbaru. Guna memastikan bibit sengon itu ditanam
dan dirawat dengan baik KPHP Barito Hilir menugaskan Penyuluh Kehutanan untuk
mendampingi Kelompok Tani Anugrah Alam Lagai.
“Penyuluh
Kehutanan yang ditugaskan oleh KPHP Barito Hilir bernama Harianto Silalahi,
S.Hut. Setiap mau berkunjung ke Kelompok Tani Anugrah Alam Lagei, beliau selalu
berkoordinasi dengan BPP Paju Epat dan mengajak kami turun melihat langsung ke
lapangan,” jelas Kepala BPP Kecamatan Paju Epat Lukmanul Chakim, S.Pt, MP
melalui pers rilisnya yang disampaikan kepada kontributor MMC Diskominfosantik
Kabupaten Barito Timur, Rabu (3/11).
Lebih jauh Lukmanul memaparkan jumlah bantuan bibit sengon yang diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia sebanyak kurang lebih 30 ribu pohon.
BIBIT SENGON- Inilah bibit sengon bantuan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI yang diberikan kepada Kelompok Tani Anugerah Alam Lagai Desa Balawa Kecamatan Paju Epat .
Dijelaskan Lukmanul tujuan bantuan tersebut untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan masyarakat Desa Balawa RT 2 Kecamatan Paju Epat. “Harapan setelah dilaksanakan kegiatan akan tercipta ekosistem hutan yang seimbang ditunjang dengan penanaman komoditas hutan tanaman industri dan tujuan akhirnya terjadinya reboisasi hutan dan reklamasi,” jelas Lukmanul.
Lebih jauh pria
murah senyum ini menceritakan, sebelum di tetapkan kelompok mana dan lokasi
dimana bantuan itu akan diberikan, ada tim survei dari Dinas Kehutanan, KPHP Barito
Hilir serta Bapedas Barito Banjarbaru turun ke lapangan.
“Langkah awal survey
adalah pemetaan wilayah/lahan, jika lahan yang ada di desa masuk zona merah
(masuk HGU) maka lahan tersebut tidak layak untuk dilaksanakan kegiatan kebun
bibit rakyat (KBR),” terang Lukmanul.
Dijelaskan
Kepala BPP Paju Epat ini tahun 2020 di wilayah Kecamatan Paju Epat jua ada dua
kelompok yang mendapat bantuan serupa yaitu Kelompok Tani Daya Kalelo Desa
Telang dan Kelompok Tani (KPH) Alam
Sejahtera Desa Siong.
Jika ketiga kelompok tani tersebut berhasil dalam pengelolaan pohon sengon itu maka, kata Lukmanul, ada dua perusahaan yang siap menampungnya, yaitu perusahaan yang berada di Kabupaten Tabelong dan Kabupaten Pulang Pisau. “Kami akan selalu mendapingi petani di Kecamatan Paju Epat agar selalu berhasil kedepanya,” tegas Lukanul Chakim.(cak/diskominfosantik)
TURUN LAPANGAN- Kepala BPP Kecamatan Paju Epat Lukmanul Chakim, S.Pt, MP rajin turun ke lapangan melakukan pendampingan dan pengawalandalam pengembangan dan penambahan luas tambah tanam (LTT) kelompok tani di wilayah Kecamatan Paju Epat.
DISKOMINFOSANTIK-
Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Paju Epat serius dalam melakukan pendampingan
dan pengawalan terhadap Kelompok Tani (Poktan) yang akan melakukan luas tambah
tanam (LTT). Pengawalan ini dilakukan tentu agar hasil yang dicapai nantinya
sangat memuaskan dan menguntungkan para kelompok tani tersebut.
Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Paju Epat Lukmanul Chakim, S.Pt, MP, dalam pers rilisnya Selasa (2/11) siang menjelaskan, pengembangan LTT ini untuk komoditas hortikultura tomat varietas servo dan kangkung varietas tafung serta terong.
Pendampingan
dilakukan kepada Kelompok Tani Anugerah
Alam Lagai, Kelompok Tani Hepung Kuluwuren Desa Balawa, serta Kelompok Tani
Sabar Subur Desa Siong Kecamatan Paju Epat. “Tujuan pendmpingan ini menuju pola pertanian good agriculture practice and good handling practice”, terang
Lukman panggilan akrab Lukmanul Chakim.
Lebih jauh pria
murah senyum ini mengatakan, pendampingan
secara terus menerus ini dilakukan sebagai bentuk implementasi BPP Kostra Tani sebagai pusat pembelajaran, serta BPP kostra
tani sebagai pusat data dan informasi pertanian.(cak/diskominfosantik)
TANAM JAGUNG- Setelah memanen jagung Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas juga mendapat kesempatan untuk menanam kembali jagung pakan ternak milik Kelompok Tani Taniran Makmur Kelurahan Taniran Kecamatan Benua Lima, Selasa (2/11).
DISKOMINFOSANTIK- Tahun
anggaran 2022 Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui Dinas Pertanian dan
Ketahanan Pangan, akan menanam jagung pakan ternak seluas 800 hektare. Lokasi
penanamnya tersebar dibeberapa wilayah di Kabupaten Barito Timur. Dari 800 ha
itu, 500 ha ditunjang oleh program Pemerintah
Pusat melalui Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
“Program tanam jagung pakan ini
ditunjang juga oleh Pemerintah Pusat melalui Provinsi Kalimantan Tengah yang
akan membantu daerah kita untuk pengembangan jagung pakan seluas 500 ha. Sedangkan
300 ha lagi program dari Pemerintah Kabupaten Barito Timur. Semoga apa yang
kita rencanakan dan susun dengan baik ini dapat berjalan dengan baik dan dapat
bermanfaat untuk masyarakat Barito Timur,” jelas Bupati Barito Timur Ampera AY
Mebas dalam sambutanya pada acara panen jagung pakan ternak di lahan milik
Kelompok Tani Taniran Makmur Kelurahan Taniran Kecamatan Benua Lima, Selasa
(2/11).
Melalui kesempatan itu
Bupati Barito Timur pun menyampaikan kebanggannya dan rasa salut serta
terimakasih kepada Kelompok Tani Taniran Makmur atas kegigihan dan kesungguhannya
dapat memanfaatkan lahan yang secara kasat mata cenderung berpasair. Tapi dengan
kegigihan para petani di Taniran, ujar Bupati Barito Timur, tanah tersebut
dapat diolah dan berhasil.
“Selain sukses menanam jagung
pakan, saya juga melihat ada ternak ayam. Tentunya ini menjadi usaha yang
saling menunjang, dimana kotoran ayamnya dapat dimanfaatkan untuk pupuk dan
hasil tanaman jagungnya dapat diolah menjadi pakan ternak,” terang Ampera.
Orang Nomor Satu di
Kabupaten Barito Timur mengatakan, apa yang dilakukan oleh Kelompok Tani
Taniran Makmur, sejalan dengan program pemerintah pusat yang sedang
giat-giatanya memprogramkan kegiatan integrated
farming atau usaha pertanian yang
terintegrasi dimana komoditi pertanian, perternakan bahkan perikanan diusahakan
dalam satu hamparan dan antara satu komoditi dengan komoditi yang lain saling
menunjang.
“Saya berharap kegigihan
para petani di Taniran ini dapat memotivasi para petani di tempat yang lainya,”
harap Ampera. Usai memberikan sambutan Bupati Barito Timur langsung
melaksanakan panen jagung pakan ternak. Selain panen jagung pakan, Ampera AY
Mebas juga berksempatan menanam kembali jagung di lahan yang tak jauh dari
lokasi panen jagung pakan.(cak/diskominfosantik)