TAMIANG LAYANG – Pemerintah Kabupaten Barito Timur (Bartim) melalui Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM terus memantau kebutuhan bahan pokok (bapok) selama bulan suci Ramadan. Hal tersebut guna memastikan ketersediaan sekaligus mencegah adanya penimbunan bapok yang mengakibatkan kenaikan harga.
Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM, Kariato menyebutkan, pihaknya terus memantau distribusi barang dan kenaikan harga pangan di pasar. Setiap pekan teknis meninjau sekaligus memberikan imbauan kepada pedagang dan agen distributor tidak melakukan penimbunan.
“Jika ditemukan dan sengaja melakukan (Penimbunan.Red) kita tidak segan menindak,” tegas Kariato, sejumlah wartawan baru baru ini.
Menurutnya, teknis telah bekerjasama dengan Polres Bartim membentuk Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan. Apabila ditemukan oleh masyarakat yang pedagang yang melakukan penimbunan bapok juga diharapkan bisa melapor.
Pihaknya juga meminta pedagang untuk menjual bahan pokok (bapok) dengan wajar selama selama bulan Ramadan. Selain itu, sambungnya, menghindari menjual barang yang sudah dekat masa konsumsi atau expired.
“Jangan mengambil kesempatan apalagi memanfaatkan momentum hari besar untuk meraup keutungan pribadi,” tukas Kariato.(cak/diskominfosantik).