Bupati Barito Timur Resmikan Objek Wisata Dam Turan Amis

Bupati Barito Timur Resmikan Objek Wisata Dam Turan Amis

Diskominfo (Barito Timur) – Bupati Kabupaten Barito Timur Ampera A Y Mebas,SE.,MM resmikan salah satu objek wisata yang di namakan Dam Turan Amis di Desa Turan Amis Kecamatan Raren Batuah pada hari Kamis (24/10/2019)

Peresmian objek wisata tersebut di lakukan dengan penandatanganan di batu Prasasti oleh Bupati Bartim didampingi Wakil ketua I DPRD Bartim, Ariantho S Muller. Perwira Penghubung Kodim 1012 Buntok, R Hadi dan Wakapolres Bartim, Kompol Donal Harianja serta beberapa OPD juga Kepala Desa beserta perangkat pemerintahan Desa.

Bupati Bartim dalam sambutannya mengatakan bahwa berdasarkan kewenangan yang diberikan undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, maka Desa sebagai daerah otonom memiliki kewenangan sendiri untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat dalam batas-batas administratif desa.

Orang nomor satu di Bartim tersebut menjelaskan, “Dengan adanya Dana Desa (DD), Pemerintah Desa dapat memanfaatkan kucuran DD tersebut, dalam pemenuhan pelayanan dasar terhadap warga Desa dalam batas wilayah administratifnya,” jelas Ampera.

Menyikapi hal tersebut, Bupati selaku pemegang pemerintah daerah, akan terus mengupayakan untuk mewujudkan kemandirian Desa. Menurut Bupati dengan adanya salah satu objek wisata dapat berguna untuk meningkatkan pendapatan asli daerah tersebut.

Bupati berharap pemerintah Desa dapat lebih mandiri dan di kembangkan prospek pembangunan dan di prioritaskan kepada pelayanan warga dan pemberdayaan masyarakat serta pembangunan Desa itu sendiri, tutupnya.

Kegiatan tersebut diawali dengan penyambutan Bupati dengan sajian tarian tradisional maupun pencak silat adat daerah dayak serta antusias pengunjung yang menikmati objek wisata tersebut. (SM88-Diskominfo Bartim)

Bupati Harapkan Pejabat DPRD Yang Di Kukuhkan Bisa Menjalankan Amanah

Bupati Harapkan Pejabat DPRD Yang Di Kukuhkan Bisa Menjalankan Amanah

Diskominfo (Barito Timur) – Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Barito Timur provinsi Kalimantan Tengah, yang resmi di ambil sumpahnya pada rapat paripurna II masa sidang I tahun sidang 2019, dapat menjalankan amanah.

Hal tersebut disampaikan Bupati Bartim, Ampera AY Mebas,SE.,MM saat menghadiri rapat paripurna dengan agenda, pengucapan sumpah janji Ketua dan Wakil-wakil ketua DPRD masa jabatan tahun 2019-2024 pada senin (30/09/2019).

Orang nomor satu di Bartim tersebut mengatakan, semoga pimpinan DPRD yang baru saja dikukuhkan, akan bekerja dengan baik dan meningkatkan kerjasama yang lebih baik lagi, yang mana selama ini kerjasama antara eksekutif dan legislatif sudah terjalin dengan baik, ungkap Ampera.

Kita berharap pembangunan di Bartim akan lebih meningkat dan kesejahteraan masyarakat kita akan tercapai, saya mengajak kepada kita semua baik eksekutif, legislatif, FKPD serta jajaran instansi vertikal, lainnya tokoh agama tokoh adat, para pemuda kalangan pers dan lembaga masyarakat agar memberikan partisipasi dan dukungan kepada pemerintah daerah, harap Ampera.

Dalam sambutannya Ketua DPRD Nur Sulistio, usai dikukuhkan mengatakan, kami menyadari bahwa masa jabatan kita yang 5 tahun, tidak akan cukup untuk memberikan pembangunan agar menjadikan Bartim, menjadi seperti kabupaten maju seperti di daerah lain, Nursulistio.

“Oleh sebab itu kami mengajak seluruh unsur penyelenggara pemerintah daerah, mari kita manfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya karena waktu 5 tahun tidak terasa”, paparnya.

Pengucapan sumpah atau janji pimpinan DPRD tersebut dipandu oleh Ketua Pengadilan Negeri Tamiang Layang Maskur Hidayat, dengan demikian resmi sudah susunan pimpinan DPRD Bartim, Ketua dijabat oleh Nur Sulistio dari partai Golkar, Wakil Ketua I diisi Ariantho S Muler dari partai PKPI dan Wakil Ketua II Depe dari partai Demokrat. Turut hadir pada kegiatan tersebut Wakil Bupati Bartim, FKPD, OPD tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya. (SM88-Diskominfo Bartim)

Bupati Bartim Pimpin Upacara Hut RI Ke 74 Tahun

Bupati Bartim Pimpin Upacara Hut RI Ke 74 Tahun

Diskominfo (Barito Timur) – Bupati Kabupaten Barito Timur (Bartim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Ampera A Y Mebas SE,MM pimpin Upacara Hut Republik Indonesia ke 74 tahun, yang diselenggarakan di Lapangan Kantor Pemerintahan Daerah (Pemda), Sabtu (17/08/2019).

Suasana detik-detik Proklamasi, kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). berkibarnya sangsaka merah putih di tanah yang berjuluk “Gumi Jari Janang Kalalawah” menjadikan keindahan yang memukau bagi seluruh rakyat khususnya Kabupaten Bartim, menjadi hikmat bagi seluruh peserta upacara.

Dalam suasana yang cerah, merah putih berkibar dalam memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-74. Di bentangkan oleh pasukan pengibar bendera (Paskibra), putra putri Bartim, juga di lengkapi peserta upacara, unsur Aparatur Sipil Nasional (ASN), Pelajar, TNI-Polri dan undangan lainnya.

Bupati Bartim, Ampera A Y Mebas SE,MM selaku Inspektur Upacara, turut hadir dalam upacara tersebut Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), Seluruh pimpinan Organisasi Pemeritah Daerah (OPD), beserta para undangan tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan ormas se-Barito Timur.

Hari yang istimewa bagi bangsa Indonesia. Dalam memperingati Hari Ulang Tahun Ke-74 Kemerdekaan RI. Rasa bersyukur kepada Allah SWT yang telah meridhoi cita-cita menjadi bangsa yang merdeka, bangsa yang besar, bangsa yang bersatu di tengah keberagaman, Bhinneka Tunggal Ika, dengan peringatan Proklamasi.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis Piagam Kehormatan kepada para tokoh, serta berkas pemberian remisi kepada para tahanan. Begitu juga apresiasi para pejabat tinggi terkait hut Republik Indonesia.

Seluruh kegiatan Upacara di akhiri dengan pertunjukan siswa-siswi Pramuka yang melakukan aktraksi mengenang sejarah Indonesia merebut kemerdekaan di tangan para penjajah, dan di akhiri dengan foto bareng para pejabat Bartim, serta para siswa siswi Pramuka dan Paskibra. (SM88-Diskominfo Bartim)

Pemkab Bartim Terus Berupaya Tingkatkan SDM Dan Ekonomi Melalui Program Inovasi Desa

Pemkab Bartim Terus Berupaya Tingkatkan SDM Dan Ekonomi Melalui Program Inovasi Desa

Diskominfo (Barito Timur) – Bupati Kabupaten Barito Timur, Provinsi Kalimantan Tengah, Ampera A Y Mebas. Terus Tingkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan Ekonomi kepada tiap-tiap desa melalu Progaram pengembangan Inovasi desa.

Hal tersebut di sampaikan Bupati melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Bartim, Drs. Hudaya Husinsah saat memberikan sambutan pada kegiatan Bursa Inovasi Desa (BID) yang dihadiri oleh kepala SOPD se-Kabupaten Bartim, Koordinator Program Wilayah (KPW) 3 Provinsi Kalteng.

Turut di hadiri Camat Awang, Bentot, Kepala Puskesmas, Kapolsek, Tim Inovasi Kabupaten (TIK) Bartim, tenaga ahli Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Kabupaten Bartim, layanan P2KTD, Pendamping lokal Desa dan Pendamping Desa, panitia pelaksana kegiatan BID Cluster IV, kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta tokoh masyarakat, Kamis (25/07/2019).

“Kegiatan program inovasi desa yang hadir, sebagai upaya mendorong peningkatan kualitas pemanfaatan Dana Desa (DD) dengan memberikan rujukan inovasi, pembangunan desa serta merevitalisasi peran pendamping dalam pengembangan potensi ekonomi lokal, kewirausahaan, SDM dan infrastruktur desa”,ucap Ampera.

Orang nomor satu di Bartim tersebut menjelaskan bahwa BID merupakan salah satu bentuk kegiatan pameran, yang menghimpun kegiatan pembangunan masyarakat dan desa yang telah di nilai inovatif/pembaharuan. Sekaligus sebagai ajang pertukaran pengetahuan penyebarluasan kegiatan inovatif serta penyebarluasan keberadaan penyedia jasa layanan teknis bagi masyarakat dan desa.

“Kabupaten Bartim sampai saat ini mulai muncul bentuk inovasi desa, seperti mikro organisme lokal (MOL), di desa Tampa yang bisa masuk ke menu bursa nasional, begitu juga sumur bor untuk perairan sawah maupun kebutuhan masyarakat, namun demikian perlu ditingkatkan kembali dari hasil inovasi tersebut”, jelas Ampera.

Bupati juga mengatakan, “kegiatan ini akan menjadi sarana dan media untuk membagi pengetahuan dan kegiatan pembangunan di desa yang bertujuan memberikan inspirasi kepada desa-desa, untuk dapat melakukan replikasi atau adaptasi dengan sumber dana yang ada di desa masing-masing, khususnya dalam pemanfaatan Dana Desa (DD) agar lebih terarah.

Melalui Program Inovasi Desa (PID), diharapkan mampu memicu munculnya Inovasi dan pertukaran pengetahuan secara partisipatif. BID merupakan salah satu bentuk dukungan Kepada Desa agar lebih efektif dalam menyusun penggunaan DD sebagai investasi dalam peningkatan produktivitas kesejahteraan masyarakat.

Ampera juga menegaskan kepada kepala desa, para ketua BPD, TIK P3MD Kabupaten, PD, PLD, sekiranya berkomitmen akan melakukan replikasi kegiatan inovatif.

“Pada kegiatan bursa ini, agar membahas bersama dengan ketua BPD masing-masing, yang nantinya mendapatkan kesepakatan dari musyawarah desa, melalui mekanisme perencanaan reguler. Jangan asal-asalan membuat komitmen hanya untuk memenuhi syarat dari PID yang ada ada, namun wajib dilaksanakan untuk kepentingan masyarakat desa masing-masing”, tegas Ampera.

Kadis PMD Bartim, Drs. Hudaya Husinsah dalam sambutannya mengatakan Pelaksanaan giat hari ini adalah salah satu kegiatan penunjang ilmu dan pengetahuan untuk meningkatakan SDM, karnan jika Sumber Daya Alam (SDA) melimpah namun tidak ditunjang dengan SDM maka akan sia-sia.

Hudaya juga mengingatkan, kewajiban kepada Desa agar membuat profil desa setiap tahun, karena profil desa yang menggambarkan keadaan di desa

Bendahara desa memenuhi syarat pajak dan dalam setiap belanja dana yang kena pajak, serta penyetorannya sesuai dengan aturan yang ada. Karena kebanyakan yang menjadi temuan adalah pajak atau belanja dan transaksi di desa.

Menurut Hudaya, pajak diisi 10%, “untuk pajak hati-hati dalam penggunaan Dana Desa, jangan sampai salah dalam pemanfaatan anggaran Desa, mengingat sudah ada beberapa orang yang sudah tersandung kasus penyalahgunaan anggaran desa”,ucapnya.

Penawaran undangan pelatihan/bimtek dan lain-lain agar di koordinasi kepada Pemda, sehingga Desa juga harus selektif dalam dana perolehan APBDes, agar menganggarkan dana untuk stunting.

Hudaya menambahkan, “Untuk perdes Bumdes agar dikonsultasikan pembagian hukum sekretaris daerah dan dikoreksi. Bagi yang sudah selesai Perdes Bumdes agar merevisinya kembali, disesuaikan dengan Perbup Bumdes nomor 17 tahun 2018.(SM88-Diskominfo Bartim)

Wabup Harapkan, Perbub Terkait Retribusi Dapat Berjalan Sesuai Dengan Undang-undang

Wabup Harapkan, Perbub Terkait Retribusi Dapat Berjalan Sesuai Dengan Undang-undang

Diskominfo (Barito Timur) – Agenda pembahasan tentang Rancangan Peraturan Bupati Tentang Retribusi (RPBTR) pengendalian menara telekomunikasi di Kabupaten Barito Timur, Provinsi Kalimantan Tengah.

Rencana tersebut dibahas dalam rapat yang dipimpin langsung oleh wakil Bupati (Wabub) kabupaten Bartim, Habib Said Abdul Saleh, terkait RPBTR agar dapat menjadi pendapatan daerah, juga meningkatkan kemajuan teknologi di era perkembangan zaman. Rabu (24/07/2019) di ruang rapat pemkab Bartim.

Wabup mengatakan agar sekiranya RPBTR pengendalian menara telekomunikasi di Bartim dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, penuh rasa tanggung jawab dan selalu berpedoman pada undang-undang yang menjadi dasar Peraturan Bupati.

“Semoga rancangan dan rencana ini dapat berjalan dengan baik, sesuai peraturan yang juga dapat menjadi pendapatan daerah. Saya juga harapkan agar di setiap desa dapat terpasang menara telekomunikasi dan menjadi desa berkembang”, pungkasnya.

Plt.Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bartim, Suprayogi,SE.,MT mengatakan, bahwa rapat pembahasan ini bertujuan untuk menambah penghasilan daerah. Selain itu meningkatkan perkembangan teknologi, agar dapat mempermudah telekomunikasi dan mendapatkan informasi.

“Retribusi ini nantinya diharapkan menjadi salah satu sumber pendapatan daerah, guna membiayai penyelenggaraan dan pembangunan daerah, begitu juga bila pada nantinya peraturan sebut disahkan, sudah menjadi keharusan untuk dilaksanakan pembahasan terhadap RPB, pemantapan substansi materi yang akan diatur di dalamnya, pemantapan konsepsi agar tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan”, ucapnya.

Sementara Evy Listyani,SP, selaku Kepala Bidang penyelenggaraan E-Government menyampaikan dalam agenda rapat tersebut. Dirinya mengatakan kegiatan pembahasan Rancangan Peraturan Bupati (RPB) berdasarkan peraturan daerah kabupaten Barito Timur nomor 2 tahun 2019, tentang perubahan atas peraturan daerah kabupaten Barito Timur Nomor 5 tahun 2011 tentang retribusi jasa umum kabupaten Barito Timur.

Dikatakannya, dimana pada pasal 2 ayat (2) dalam Perda tersebut, salah satu jenis retribusi jasa umum adalah retribusi pengendalian menara telekomunikasi, dan sebagai dasar untuk ketertiban dan kepastian hukum dalam pemungutan retribusi pengendalian menara telekomunikasi. Maka perlu diatur lebih lanjut dalam peraturan Bupati yang mengatur tentang perhitungan, pembayaran, tata cara pembayaran, penyetoran dan sebagainya.

Evy juga menyebutkan, jumlah menara untuk wilayah Bartim ada 41 menara telekomunikasi, dan dapat menghasilkan retribusi sekitar Rp.25.800.000,00- (Dua Puluh Lima Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah) dalam satu tahun untuk menambah pendapatan daerah.(SM88-Diskominfo Bartim)

Bupati Bartim Ingatkan Desa Agar Lebih Berinovasi Untuk Meningkatkan Ekonomi Dan SDM

Bupati Bartim Ingatkan Desa Agar Lebih Berinovasi Untuk Meningkatkan Ekonomi Dan SDM

Diskominfo (Barito Timur) – Bupati Kabupaten Barito Timur, Provinsi Kalimantan Tengah, Ampera A Y Mebas. Ingatkan kepada tiap-tiap desa untuk dapat meningkatkan pengembangan potensi ekonomi lokal, kewirausahaan, sumber daya manusia (SDM) dan infrastruktur desa.

Hal tersebut di sampaikan Ampera saat memberikan sambutan pada kegiatan Bursa Inovasi Desa (BID) yang dihadiri oleh kepala SOPD se-Kabupaten Bartim, Koordinator Program Wilayah (KPW) 3 Provinsi Kalteng, Camat Dusun Tengah, Raden Batuah dan Pematang Karau, Kepala Puskesmas, Kapolsek, Tim Inovasi Kabupaten (TIK) Bartim, tenaga ahli Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) kabupaten Bartim, layanan P2KTD, Pendamping lokal Desa dan Pendamping Desa, panitia pelaksana kegiatan BID Cluster III, kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta tokoh masyarakat, Selasa (23/07/2019).

“Kegiatan program inovasi desa yang hadir, sebagai upaya mendorong peningkatan kualitas pemanfaatan Dana Desa (DD) dengan memberikan rujukan inovasi, pembangunan desa serta merevitalisasi peran pendamping dalam pengembangan potensi ekonomi lokal, kewirausahaan, SDM dan infrastruktur desa”,ucap Ampera.

Orang nomor satu di Bartim tersebut menjelaskan bahwa BID merupakan salah satu bentuk kegiatan pameran, yang menghimpun kegiatan pembangunan masyarakat dan desa yang telah di nilai inovatif/pembaharuan. Sekaligus sebagai ajang pertukaran pengetahuan penyebarluasan kegiatan inovatif serta penyebarluasan keberadaan penyedia jasa layanan teknis bagi masyarakat dan desa.

“Kabupaten Bartim sampai saat ini mulai muncul bentuk inovasi desa, seperti mikro organisme lokal (MOL), di desa Tampa yang bisa masuk ke menu bursa nasional, namun demikian perlu ditingkatkan kembali dari hasil inovasi tersebut”, jelas Ampera.

Diteliti kembali agar dapat mengetahui kandungan unsur hara dalam kandungan pupuk tersebut, sehingga mengandung lisensi dan Mol lebih baik lagi. Harapan kedepan desa-desa dapat menggali potensi dengan karakteristik masing-masing desa, juga Desa bisa memahami tentang inovasi pada akhirnya.

Bupati juga mengatakan, “kegiatan ini akan menjadi sarana dan media untuk membagi pengetahuan dan kegiatan pembangunan di desa yang bertujuan memberikan inspirasi kepada desa-desa, untuk dapat melakukan replikasi atau adaptasi dengan sumber dana yang ada di desa masing-masing, khususnya dalam pemanfaatan Dana Desa (DD) agar lebih terarah.

Melalui Program Inovasi Desa (PID), diharapkan mampu memicu munculnya Inovasi dan pertukaran pengetahuan secara partisipatif. BID merupakan salah satu bentuk dukungan Kepada Desa agar lebih efektif dalam menyusun penggunaan DD sebagai investasi dalam peningkatan produktivitas kesejahteraan masyarakat.

PID dirancang untuk mendorong dan memfasilitasi penguatan kapasitas desa, yang diorientasikan untuk memenuhi pencapaian target melalui peningkatan produktivitas perdesaan, dengan bertumpuan pada pengembangan ekonomi kewirausahaan bumdes serta produk unggulan desa.

Ampera juga menegaskan kepada kepala desa, para ketua BPD, TIK P3MD Kabupaten, PD, PLD, sekiranya berkomitmen akan melakukan replikasi kegiatan inovatif.

“Pada kegiatan bursa ini, agar membahas bersama dengan ketua BPD masing-masing, yang nantinya mendapatkan kesepakatan dari musyawarah desa, melalui mekanisme perencanaan reguler. Jangan asal-asalan membuat komitmen hanya untuk memenuhi syarat dari PID yang ada ada, namun wajib dilaksanakan untuk kepentingan masyarakat desa masing-masing”, tegas Ampera.

Persiapkan agenda penyelarasan RPJM Daerah dan RPJM Desa, agar proses pembangunan desa bersinergi terencana terarah dan terukur dengan baik, dan untuk TIK pada Pokja PPID dan Pokja P2KTD bersama TA P3MD agar benar-benar melaksanakan peran serta dalam melaksanakan tugas dan fungsi yang telah dipercaya, untuk membantu dan mendampingi tim pelaksana inovasi desa (TPID) Kecamatan bersama PD, PLD dalam pelaksanaan kegiatan agar hasil yang kita harapkan lebih maksimal, melalui anggaran APBDes khususnya DD.(SM88-Diskominfo Bartim)

Peringati Hari Jadi Pemerintah Dan Kota Palangka Raya, Wabub Bartim Beri Penghormatan

Peringati Hari Jadi Pemerintah Dan Kota Palangka Raya, Wabub Bartim Beri Penghormatan

Diskominfo (Barito Timur) – Pelaksanaan upacara dalam memperingati Hari Jadi ke 54 Pemerintah Kota Palangka Raya dan Hari Jadi ke 62 Kota Palangka Raya, Wakil Bupati Kabupaten Barito Timur, Provinsi Kalimantan Tengah memberi penghormatan. Rabu pagi (17/07/2019)

Upacara peringatan yang di pimpin langsung oleh Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Habib Said Ismail selaku inspektur upacara dan menyampaikan dalam sambutannya mengajak seluruh komponen untuk dapat mempererat kebersamaan dan kompak, serta berharap agar pemerintah dapat memberikan pelayanan dan kerja yang lebih profesional.

“Dengan bertambahnya usia ini, semoga mampu menjadi kota profesional, berdaya saing tinggi dan memberikan pelayanan prima, dan semangat kebersamaan, kerja keras, kompak dan partisipasi dari seluruh komponen yang ada,” ucap wagub.

Selain itu, orang nomor dua di Kalteng tersebut mengajak semua komponen pemerintahan kalteng dapat meningkatkan pembangunan untuk kalteng yang lebih baik lagi, Pungkasnya.

Sementara Wakil Bupati (Wabub) Bartim, Habib Said Abdul Saleh yang turut hadir dalam pelaksanaan upacara peringatan hari jadi pemerintah dan Kota Palangka Raya tersebut memberi penghormatan khusus.

Dirinya berharap apa yang telah disampaikan oleh Wakil gubernur dapat terlaksana untuk kemajuan dan pembangunan Kalimantan Tengah, dan menjadi motivasi bagi pengemban tugas yang berada di Pemerintahan Kalteng.

“Semoga apa yang di sampaikan dapat terlaksana, hal ini menjadi tugas pemerintah untuk dapat kompak, kerja lebih profesional dan memberi pelayanan yang lebih baik, karna tujuan pemerintah adalah untuk meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan rakyat”, ucapnya.

Wabub juga berterimakasih kepada para pejuang yang telah membesarkan dan berusaha mempertahankan Kalimantan Tengah sampai saat ini.

Kegiatan tersebut di hadiri juga oleh para unsur pimpinan pemerintah Kalteng, serta para tokoh masyarakat, adat, akademisi, anggota dewan, para pelajar dan lain-lain.(SM88-Diskominfo Bartim)

Diskominfo Bartim Berkomitmen Untuk Mendulang Informasi, Dari Penyebaran Berita Hoax

Diskominfo Bartim Berkomitmen Untuk Mendulang Informasi, Dari Penyebaran Berita Hoax

Diskominfo (Barito Timur) – Tanggapi Intruksi Kementerian Komunikasi dan Informatika pusat, Diskominfo Kabupaten Barito Timur, Provinsi Kalimantan Tengah, berkomitmen untuk memerangi peredaran berita hoax, mendulang informasi sebelum beredar luas.

Seperti yang tercatat data dari Kominfo pusat per Juni 2019, temuan hoax berada di angka 330, dan kini turun, dibandingkan bulan Mei yang mencapai 402 hoax.

Hal tersebut menjadi perhatian khusus Diskominfo Bartim untuk terus menekan angka peredaran hoak dari konten ataupun akun dunia maya yang kerap kali di jadikan sarana untuk penyebaran hoax.

Plt.Kepala Dinas Komunikasi Dan Informatika,Suprayogi,SE.,MT melalui Plt.kepala bidang pengelolaan informasi dan komunikasi publik, Ampiansyah,S.Hut.,M.Pd bersama Kepala Seksi Layanan Informasi Publik dan Kehumasan, Bambang Rahmatullah,SE dengan Kepala Seksi Informasi Publik, Elly,S.Sos mengatakan bahwa pihaknya akan terus mengontrol penyebaran berita hoax di wilahnya, dirinya juga mengatakan untuk Bartim masih tahap pengembangan dan terus bekerjasama kepada Kemenkominfo.

“Kita akan terus melakukan kontrol dan berupaya mencegah beredarnya berita hoax khususnya Bartim, walaupun kita masih tahap pengembangan karna belum memilik Mesin Pengais Konten Negatif (AIS) adalah mesin crawling otomatis, seperti yang di miliki Kemenkominfo pusat”, ucapnya.

Dengan maraknya tentang penyebaran berita hoax yang sangat cepat di media sosial maupun situs resmi seperti Facebook, Twiter, Youtube, whatsAap dan lain-lain. Diskominfo Bartim bekerjasama dengan pihak terkait, baik dari penegak hukum maupun dari media-media publik.

“Sejauh ini kita bekerjasama terhadap penegak hukum dan media begitu juga jurnalis agar dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan informasi secara cepat dan akurat”, jelasnya.

Kominfo menggandeng gerakan Siberkreasi untuk memberikan literasi digital kepada masyarakat, salah satu tujuannya agar masyarakat tidak mudah mempercayai hoax dan informasi yang belum pasti kebenarannya.(SM88-Diskominfo Bartim)

Bupati Bartim Tegaskan Untuk Maanfaatkan Inovasi Desa Sebagai Sumber Ekonomi

Bupati Bartim Tegaskan Untuk Maanfaatkan Inovasi Desa Sebagai Sumber Ekonomi

Diskominfo (Barito Timur) – Bupati Bartim Ampera AY Mebas tegaskan untuk tingkatkan ekonomi melalui Badan Usaha Milik Desa (BumDes), yang dapat dimanfaatkan dan di sesuaikan penggunaanya sebagai penguat ekonomi di setiap desa.

Hal itu di sampaikan Bupati saat kegiatan Bursa Inovasi Desa (BID) cluster I bagi desa di tiga kecamatan, yakni kecamatan Dusun Timur, Paju Epat dan Benua Lima di Aula dinas Pendidikan pada selasa (16/07/2019).

Acara dibuka langsung oleh Bupati Bartim Ampera AY Mebas, Wakil Bupati, Kepala Seksi Lembaga Ekonomi Masyarakat DPMD provinsi Kalteng, Kepala Dinas (Kadis) PMD Bartim, Kadis pendidikan, Kadis kesehatan, camat, pendamping desa, Kades dan perangkat desa, BP dari tiga kecamatan serta tokoh masyarakat.

Bupati Batim Ampera AY Mebas mengatakan bahwa BID merupakan salah satu bentuk kegiatan pameran, yang menghimpun kegiatan pembangunan masyarakat dari desa, yang telah dinilai inovatif, sekaligus sebagai ajang pertukaran pengetahuan, menyebarluaskan kegiatan inovatif serta penyebarluasan keberadaan Penyedia Jasa Layanan Teknis (PJLK) bagi masyarakat dan desa.

“Untuk kabupaten Bartim saat ini mulai bentuk inovasi desa, seperti Mukro Organisme Lokal (MOL) di desa Tampa, yang bisa masuk ke menu bursa nasional, terima kasih atas usaha dalam menggali potensi desa dan sekanjutnya dapat dikembangkan, sehingga benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat banyak dan dapat menunjang peningkatan ekonomi desa”, ucap Ampera.

Adapun program inovasi desa dirancang untuk mendorong dan memfasilitasi penguatan kapasitas desa yang diorientasikan untuk memenuhi pencapaian target, melalaui peningkatan produktivitas pedesaan dengan bertumpu pada tiga hal, pertama pengembagan ekonomi lokal dan kewirausahaan, baik pada ranah pengembangan usaha masyarakat maupaun usaha yang diprakarsai oleh desa.

Di jelaskan orang nomor satu di Bartim tersebut, perlunya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), kaitan antara produktivitas pedesaan dengan kualitas SDM ini, diharapkan terjadi dalam jangka pendek, maupun dampak signifikan dalam jangka panjang, melalui investasi dibidang pendidikan PAUD TK dan kesehatan, saat ini berhubungan dengan stunting perlu di perhatikan.

Begitu juga dengan pemenuhan dan peningkatan infrastuktur pedesaan, khususnya yang secara langsung berpengaruh terhadap perkembangan perekonomian desa dan memiliki dampak menguat rekatkan kohesi sosial masyarakat pedesaan.

Bupati juga mengharapkan agar setiap desa dapat berinovasi dengan memanfaatkan BumDes, dan utamakan pengelolaan usaha benar-benar di lakukan masyarakat lokal, agar perputaran ekonomi tetap berada di Bartim.(SM88-Diskominfo Bartim)

Selamat dan Sukses kepada Bupati Barito Timur atas Penghargaan Pin Emas Satya Lencana Adhi Bhakti Tani Pratama

Selamat dan Sukses kepada Bupati Barito Timur atas Penghargaan Pin Emas Satya Lencana Adhi Bhakti Tani Pratama

Diskominfo (Barito Timur) – Kerja keras dalam membangun sektor pertanian yang berwawasan lingkungan, mendapatkan hasil yang memuaskan untuk pemerintah Kabupaten Barito Timur, Provinsi Kalimantan Tengah.

Pelaksanaan kegiatan Pekan Daerah Kontak Nelayan Andalan (PEDA KTNA) XII Kalteng. Perwakilan akan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang digelar mulai 7 sampai 13 Juli 2019 bertempat di Desa Eka Bahurui Kabupaten Kotawaringin Timur.

Kegiatan tersebut ada yang istimewa, sebab Bupati Barito Timur, Ampera AY Mebas,SE.,MM secara langsung terima PIN Emas penghargaan Satya Lencana Adi Bhakti Tani Pratama, yang di berikan oleh Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Pertanian Nasional, Winarno Tohir. Bertempat di Lapangan Desa Eka Bahurui, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Senin (08/07/2019).

Segala upaya dan komitmen serta dedikasi yang tinggi dari Pemkab Bartim, melalui Dinas Pertanian, untuk membangun sektor pertanian masyarakat di Bartim berbuah manis bagi Daerah yang bersemboyan Jari Janang Kalalawah tersebut.

Sementara, Kepala Dinas Pertanian Bartim, Ir.Riza Rahmadi,MM yang juga merupakan Ketua Perhimpunan Penyuluh Pertanian (PERHIPTANI) Bartim tersebut, sangat mengapresiasi prestasi yang diperoleh Bartim dalam bidang pengembangan pertanian yang berwawasan lingkungan, begitu juga dengan kerja keras Penyuluh serta para petani.

“Selamat dan sukses atas penghargaan Pin Emas Satya Lencana Adhi Bhakti Tani Pratama kepada Bupati Bartim oleh KTNA Nasional sebagai bentuk prestasi kepada pemerintah,” Ucap Riza di sela-sela kegiatan.

Apa yang telah di lakukan penyuluh dan para petani Bartim menurut Kepala dinas tersebut tidaklah sia-sia, satu kebanggaan yang di dapat kepada Pemkab Bartim adalah segala upaya yang telah di lakukan selama ini.

“Kerja keras yang kita lakukan melalui penyuluh kepada petani tidak percuma, pada akhirnya pemerintah Bartim sendiri melalui Dinas Pertanian mendapatkan penghargaan, dan menjadi satu kebanggan”,Pungkasnya.(SM88-Diskominfo Bartim)