BANGUN KEKUATAN TIM, CARA BERTAHAN DI MASA PANDEMI COVID-19

BANGUN KEKUATAN TIM, CARA BERTAHAN DI MASA PANDEMI COVID-19

KARYA UMKM- Usai membuka acara dan menjadi narasumber Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas menyempatkan diri melihat hasil kerajianan tangan yang dihadirkan pada acara pelatihan berwirausaha di masa pandemi covid-19 bagi pelaku UMKM di Lapangan Tenis Indoor Jalan Nansarunai, Tamiang Layang, Senin (13/9).

TAMIANG LAYANG – Di tengah pandemi covid-19 seperti ini semua pengusaha perlu beradaptasi secepat mungkin. Salah satunya dengan cara membangun kekuatan tim agar menjadi lebih solid. Karena dengan memiliki tim yang solid, maka segala beban dan kesulitan menjadi lebih ringan dan akan lebih mudah diatasi. Hal ini disampaikan oleh Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas saat menjadi narasumber pada  kegiatan pelatihan berwirausaha di masa pandemi covid-19 bagi pelaku UMKM di Lapangan Tenis Indoor Jalan Nansarunai, Tamiang Layang, Senin (13/9).

Ampera AY Mebas menjelaskan dimasa pandemi covid-19 ini banyak berdampak terhadap dunia usaha, salah satunya pasar. “Pasar lesu, distribusi barang terhambat, omzet turun drastic, modal terganggu, kredit macet dan banyak lagi dampak lainya,” terang Ampera AY Mebas. Pria yang lahir di Tanjung, 3 Agustus 1967 silam ini pun mengatakan, akibat covid-19 banyak pelaku usaha memilih mengurangi produksi dan melakukan pemutusan hubungan kerja dengan karyawannya. Hal ini ditempuh agar usaha tetap jalan dan bisa bertahan. Bahkan ujar Bupati Barito Timur, banyak pelaku usaha yang menutup usahanya akibat covid-19 ini.

Lalu apa yang dilakukan untuk bisa bertahan?, Bupati Barito Timur menjelaskaan selain membangun kekuatan tim mengatur cash flow (arus kas) juga sangat penting. “Intinya kurangi  pengeluaran yang tidak mendesak atau tidak penting,” jelas Almuni Magister Manajemen STIE Pancasetia Banjarmasin ini. Mantan anggota DPRD Kabupaten Tabalong ini juga mengatakan membangun bisnis bukan hanya mencari untung saja, tapi juga membangun empati.

Diakui Bupati Barito Timur dimasa sulid sekarang ini, banyak pelaku usaha yang kekurangan modal usaha, karena itu Dia menyarankan kepada para peserta pelatihan agar mencari pendanaan yang berisiko rendah (bunga rerjangkau) dan terhindar dari jeratan rentenir. “Banyak sumber permodalan di Barito Timur diantaranya pendanaan bank dengan bunga rendah, koperasi, lembaga keuangan non bank ( bunga terjangkau), lembaga-lembaga BUMN dan swasta, dalam bentuk pinjaman bergulir dari dana CSR, dan dukungan atau program stimulus pemerintah,” jelas Ampera AY Mebas. Dihujung acara orang nomor satu di Barito Timur ini memberikan strategi pemasaran baru kepada peserta pelatihan UMKM diantaranya menjaga hubungan dengan konsumen, memanfaatkan seluruh sumber daya termasuk komunitas, menggunakan media online tempat promosi produk dan menawarkan produk yang dibutuhkan dengan harga terjangkau. Usai memberikan materi kepada peserta pelatihan Bupati Barito Timur menyempatkan diri melihat produk UMKM yang ada di Kabupaten Barito Timur.(cak-diskominfops).

Tinggalkan komentar

Email anda tidak akan dipublikasikan. Wajib diisi *

1 + four =